NovelToon NovelToon
Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: ririn dewi88

Tiba-tiba beralih ke tubuh seorang gadis tentu saja membuat Almira kaget. Yang Almira ingat adalah saat dirinya berperang dengan musuh Kakaknya dan dirinya tertembak beberapa kali, tentu saja tak mungkin hidup Almira pasti sudah mati.

Tapi kenyataannya Almira masih hidup, tapi bukan dalam tubuhnya. Wajahnya pun sangat berbeda ini sangat muda sedangkan Almira sudah 28 tahun.

Siapakah sebenarnya pemilik tubuh ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sangat menyakitkan

"Dasar anak tidak tahu di untung, sudah aku bilang jangan buat masalah di sekolah. Apakah kamu tidak kasihan dengan orang tua kamu Laura, kamu sudah membuat Ayah malu. Apakah kamu tidak bisa mencontoh saudara-saudaramu ? Mereka itu pintar, mereka sekolah dengan benar tidak selalu membuat ulah sepertimu" bug bug bug sambil menendang kaki Laura beberapa kali.

"Ampun Ayah ampun sakit sekali. Laura benar-benar tidak melakukan itu. Mereka yang memaksa Laura untuk merokok, untuk minum-minuman keras itu. Laura tidak mungkin melakukan itu" Laura hanya bisa memohon ampun tanpa bisa membalas apa yang Ayahnya lakukan.

Sudah beribu-ribu kali Ayahnya memukul Laura, sejak masih kecil sampai sekarang Laura berumur 17 tahun. Apakah hidupnya akan terus seperti ini, apakah hidupnya akan hanya ada kesakitan, kesedihan, kesengsaraan saja. Apakah hidupnya ini tidak akan ada kebahagiaan.

Ibunya tidak ada semenjak Laura lahir. Ibunya meninggal karena melahirkannya. Laura benar-benar tidak tahu harus berpegangan pada siapa. Ayahnya begitu kejam, Ayahnya begitu ringan tangan selalu memukul Laura apapun itu kesalahannya.

Meskipun masalahnya kecil Ayahnya akan selalu memukul Laura. Padahal Laura di sekolah mendapatkan perundungan, tapi Ayahnya tidak pernah percaya dengan apa yang Laura katakan. Ayahnya selalu berkata kalau Laura berbohong, tidak mungkin katanya teman-temannya sampai melakukan perundungan padanya. Apalagi katanya di sana ada saudaranya.

Plak "Masih berani kamu membela diri kamu, sudah tahu kamu ini dari awal masuk sekolah sudah membuat ulah. Merokok, pacaran bebas apakah itu mencerminkan anak yang baik, tentu saja tidak Laura. Aku benar-benar menyesal mempunyai anak sepertimu"

"Sudah Ayah sudah, ini sangat sakit sekali sudah "Laura memegang kaki Ayahnya untuk menghentikan tendangan-tendangan yang terus Ayahnya berikan padanya.

Kakinya rasanya sudah remuk, tulang-tulangnya sudah sangat sakit sekali. Apalagi kepalanya beberapa kali dibenturkan oleh Ayahnya. Dari pulang sekolah tadi sampai sekarang Laura disiksa oleh Ayahnya, tidak ada yang berani untuk menghentikannya. Laura sudah tidak kuat untuk hidup.

Laura ditarik paksa oleh Ayahnya masuk ke dalam kamar mandi yang begitu gelap. Lalu mendorongnya dengan keras tanpa memperdulikan luka-luka yang dialami oleh anaknya itu.

"Diam di sini akan aku kurung kamu seharian. Mungkin akan berhari-hari lebih lama lagi, karena kamu sudah membuat aku malu Laura. Sekali lagi jika kamu membuat masalah akan aku bunuh sekalian. Dasar anak tidak tahu diri "

"Tolong Ayah jangan-jangan "Laura menahan pintunya agar tidak tertutup. Laura benar-benar takut dengan kegelapan. Sejak kecil Laura selalu dikurung oleh Ibu tirinya. Laura benar-benar takut.

"Ahh, kalau tidak ingin dihukum makanya jangan buat masalah. Dasar anak bebal tidak ada prestasi yang bisa membanggakan orang tua sama sekali kamu ini "

Brak, Laura didorong begitu saja oleh Ayahnya lalu pintu ditutup dengan sangat kencang. Ruangan ini gelap sekali, tapi yang Laura pikirkan sekarang bukan itu kepalanya begitu sakit. Ternyata kepalanya berdarah karena terkena ujung tajam yang ada dikamar mandi. Darah segar sudah merembes dan menetes dengan banyak.

Laura hanya bisa menangis dengan keadaan ini. Berteriak pun rasanya sudah tidak bisa. Tubuhnya sudah lelah suaranya sudah tidak ada "Tolong siapa saja tolong, aku benar-benar butuh bantuan tolong" lirih Laura.

Pandangan Laura sudah buram, nafasnya sudah sangat sesak sekali dan sakit. Apakah ini benar-benar akhir hidupnya ? Sungguh menyedihkan hidupnya. Bahkan saat akan pergi pun rasanya sangat menyakitkan.

Tubuhnya luka-luka, kepalanya berdarah seperti ini tidak ada yang menemani satu orang pun. Kalau tahu akhir hidupnya seperti ini, rasanya Laura lebih baik tidak usah dilahirkan sama sekali daripada harus hidup, tapi dalam kesusahan dan tidak ada yang menyayanginya.

...----------------...

"Tuan, maaf sudah semalaman Nona Laura dikurung. Apakah tidak sebaiknya dikeluarkan saja. Kasihan Nona Laura dari pulang sekolah belum makan apa-apa Tuan, tolong "ucap Bi Rina yang memang dari kecil mengurus Laura. Satu-satunya orang yang peduli dan menyayangi Laura.

"Tahu apa kamu tentang Laura, kamu ini hanya seorang pekerja. Lebih baik balik lagi ke dapur dan kerjakan pekerjaanmu, tidak usah mengurusi Laura "marah Ayahnya Laura.

"Tapi Tuan, Nona Laura sudah sering diperlakukan tidak baik seperti ini. Saya mohon untuk hari ini keluarkan Nona Laura, pasti dia sangat kedinginan dan juga sangat kelaparan Tuan" Bi Rina masih saja memohon, tak mau menyerah begitu saja.

Ayah Laura mendelik dan kembali menyeruput kopinya. Tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Bibi. Sepertinya pintu hatinya sudah tertutup rapat untuk anaknya sendiri. Sampai-sampai dia tega mengurung Laura di kamar mandi, tanpa mempedulikan keadaan anaknya. Apakah dia baik-baik saja, apakah dia masih sehat atau sudah tidak ada.

"Akhh"

Tiba-tiba saja ada teriakan yang begitu melengking. Bibi yang memang sangat khawatir dengan Laura segera berlari ke arah teriakan itu. Bibi juga melihat ada genangan darah yang keluar dari dalam kamar mandi.

"Tuan tolong buka " Bibi sampai berlutut pada majikannya itu untuk membuka pintu.

Akhirnya Ayahnya Laura membuka pintu dan melihat keadaan Laura yang sudah sangat pucat sekali. Dia hanya diam berdiri saja melihat anaknya yang sudah tidak berdaya.

Bi Rina langsung masuk dan memangku kepala Laura, begitu banyak darah di sini "Tuan bawa Nona Laura ke rumah sakit, Tuan tolong Tuan "lagi-lagi Bi Rina harus memohon.

Barulah setelah itu Ayah Laura membawa anaknya itu ke rumah sakit. Tapi bukan dia yang menggendong anaknya, anak buahnya yang melakukannya. Ayah Laura seperti tidak mau terkena darah anaknya sendiri. Dia hanya mengikuti dari belakang dan yang tadi berteriak adalah istrinya.

"Ayah sepertinya kamu tidak usah ikut ke rumah sakit, kita harus merayakan ulang tahun anak bungsu kita. Cepat kalau tidak dia nanti marah kita harus menyiapkan segalanya"

"Tapi Laura, dia harus dibawa ke rumah sakit dan aku harus tahu keadaannya "

"Alah biasanya juga Ayah ga peduli sama anak itu. Sudahlah ga usah peduli sama anak pembangkang kayak Laura. Lebih baik kita siapkan segalanya untuk anak kita, pokoknya jangan sampai gagal"

Damian akhirnya hanya bisa menghela nafas dan mengikuti langkah istrinya, untuk menyiapkan kejutan untuk anak bungsunya. Damian benar-benar acuh pada Laura dan tidak peduli dengan keadaan Laura mau hidup atau mati sepertinya Damian tidak peduli.

Yang terpenting untuk Damian sekarang kebahagian anak-anaknya yang lain. Laura biarkan saja, sudah biasa dia keluar masuk rumah sakit dan baik-baik saja, selalu pulang kembali.

Jadi tak usah diambil pusing. Laura juga tak penting dirumah ini hanya menjadi beban saja dan membuatnya naik pitam terus.

1
Adi Sahputra
Luar biasa
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇. 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗉𝖾𝗇𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁. 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀.
Memyr 67
𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖺𝗆𝖺𝗍, 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗋𝖾𝗐𝖾𝗅, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗃𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗄𝗎𝗋𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗀𝖾𝗅𝖺𝗉. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍 𝖽𝗂𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂? 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗀𝗄𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗈𝖽𝖾𝗅 𝗆𝖺𝗐𝖺𝗋 𝖺𝗃𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍𝗂. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Memyr 67
𝖺𝖽𝗂𝗄 𝖽𝗎𝗋𝗃𝖺𝗇𝖺. 𝗉𝗈𝗇𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗌𝗂𝗄𝗌𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍. 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝗂𝗁, 𝗇𝖺𝖽𝗂𝗇𝖾 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺.
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗆𝗈𝗇𝗌𝗍𝖾𝗋 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Syilvi Hesty
iya betul seharusnya kan jiwa alhmira yg melayang karna arwah Laura udh pegi duluan GK jelas ne authornya
Syilvi Hesty
emang Andi ne saudara laknat juga giliran Laura dulu di buliyy dia cuek dan diam aj ajd penonton dan GK pernah juga ngerangkul Laura tapi giliran Anya baru sedikit dibuly aj langsung di rangkul di Adan dikasihi, moga aj Laura juga kasih Andi pelajean sakit ht aku,
zz
💪💪💪💪👍👍👍
zz
kalau alam nyata ada ayah macam ni,terbuat dari apa hatinya
Ria Gazali Dapson
baru tau ada sekolah sadistis , kejam , pembullyan , besar²an , berarti sekolah yg pencetak para algojo², ngeri, kompak banget yaa , kejahatan nya , tapi yg aneh ko guru nya g da yg tau dn peduli
Ria Gazali Dapson
itu ayah nya orang ato syaitonirozhim
pelangi jingga
keren sekali kak karyanya, alurnya ga bikin bosen. semangat selalu ya kak semoga makin banyak karya karya barunya
Sisilia Hernianti
sebenarx thor jangan buat laura masuk club krn masih sma..mls bca
echa purin
👍🏻
Priskha
ini sklh atau sarang mafia sih kok isinya kekerasan semua 🤭🤭🤭
Endang Werdiningsih
apakah almira jago beladiri karena bisa menyelamatkan Bima
Ani Maryani
ternyata Rayan juga jahat jangan terjebak Laura cepat selidiki c Rayan
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
Nii
ok
Alana kalista
rasain /Hammer/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!