NovelToon NovelToon
Istriku Masih Perawan

Istriku Masih Perawan

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Nikah Kontrak / Mafia / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Kontras Takdir
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: De Lilah

Terlahir yatim & miskin, membuat Emma mengubur cita-citanya. Padahal, ia ingin kuliah dan menjadi sarjana. Namun, karena insiden penipuan ganda, Emma tiba-tiba menjadi istri kontrak seorang mafia renten yang juga merupakan konglomerat ternama.

Emma yang putus asa, akhirnya bertekad untuk membalik takdirnya.

Emma mau menjadi istri Lukas dengan syarat ia harus tetap jadi perawan & bisa berkuliah.

Lukas-- suaminya, setuju. Lukas juga memiliki sebuah kelainan sehingga tidak dapat menjadi suami sejati bagi Emma.

Seiring waktu, Emma mulai jatuh cinta pada suaminya. Namun, sebuah konspirasi di Pulau Perawan, menghalangi kisah cintanya sebagai pasangan suami-istri yang sejati.

Apa yang tersembunyi di Pulau Perawan?
Mengapa Lukas dan Emma sampai terseret ke dalam permainannya?

Temukan jawabannya di cerita ini.

***
TERBIT SETIAP HARI 💞
VOTE-nya ya 😗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon De Lilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Harga Diri

Emma adalah seorang gadis yatim. Semua orang di desa tahu itu. Namun, Emma gadis yatim yang memiliki harga diri. Ia tidak ingin dikasihani. Meski ibunya hanya seorang buruh tani, Emma tidak pernah malu untuk mengakuinya. Namun, terkadang, Emma berharap jalan hidupnya dapat lebih baik lagi.

..."Yaa Allah. Jika engkau ridho, tolonglah hambamu ini yang butuh kerja. Semoga saja, ada rezeki di hamparan bumiMU yang luas ini, supaya keluargaku dapat hidup dengan baik dan menjaga marwah kami. Amieen.... "...

Selepas salat magrib, Emma berdoa dengan linangan air mata yang membasahi mukenahnya. Ibunya juga baru selesai salat dan mengucapkan salam. Wanita itu kini menepuk-nepuk pundak Emma supaya bersikap tegar.

"Sabar, Nduk. Bukan salah siapa-siapa kita hidup dalam kemiskinan. Jika memang jalannya begini, maka, kita harus sabar," tutur ibunya menyemangati Emma yang tampak bersedih hati. Gadis itu mengangguk, dan mencium tangan ibunya.

"Inggeh, Bu. Emma akan sabar," sahut Emma dengan senyuman.

"Mbak, Ibu, ayo makan," ajak Galih, adiknya, dari arah ruang makan. Beras yang dimasak Emma tadi sebelum salat, rupanya sudah matang. Beras itu tadi diantar sendiri oleh Bude Nini-- kakak ipar ibunya Emma, sebagai upah bulanan ibu dan Galih yang menggarap sawahnya.

Setiap hari, ibu Emma-- Bu Lika, menggarap sawah milik Bude Nini, sejak pagi hingga azan ashar berkumandang. Sepulang sekolah, Galih akan membantu ibunya di sawah. Emma bertugas untuk memasak dan bersih-bersih rumah. Namun, sepertinya, Emma sudah harus mencari kerja, karena adiknya akan segera masuk SMA.

Sore tadi, Emma sempat berdebat dengan budenya karena menolak pemberian uang darinya. Bude bersikeras memberi, tapi Emma tidak mau menerima. Emma hanya menerima beras sekarung sebagai upah resmi pekerjaan mereka. Meski kesal dan jengkel, namun, bude Nini akhirnya memahami prinsip Emma. Bude Nini sangat baik, tapi tidak dengan Indira, sepupunya.

Jika tadi Emma menerima uang tunai dari budenya dan disaksikan oleh Indira, maka, kabarnya akan tersiar ke seluruh desa. Emma dan keluarganya akan dihujat, meski tidak di depan wajah mereka. Emma berusaha sebisa mungkin untuk menjaga marwah keluarganya, agar senantiasa bersyukur dan hidup apa adanya.

......................

Tok Tok

Terdengar suara ketukan pintu dari luar rumah Emma.

"Assalamu'alaikum,"

"Waalaikumsalam,"

Galih bergegas membuka pintu. Sebagai satu-satunya lelaki di rumah, Galih memang selalu kebagian tugas membuka pintu, tentu saja setelah mengkonfirmasi tamu yang sedang berada di luar rumah mereka melalui kaca jendela.

"Emma ada, Dek?"

"Oh. Mas Dani? Ada, sebentar,"

Galih berjalan menuju ke kamar kakaknya dan mengatakan bahwa tamu tadi sedang mencarinya. Emma bergegas ke luar dan menemui Dani yang sedang duduk di ruang tamu.

"Emma, apa kabar?"

"Baik, Dan. Kamu gimana?"

"Aku juga baik. Langsung aja ya, aku mau nawari kamu kerja, Em. Mau nggak?" tanya Dani tanpa basa-basi.

Belum sempat menjawab, ibunya Emma tampak keluar dari kamarnya. Melihat ibunya berada di belakang Emma, Dani mulai memerhatikan cara bicaranya.

"Bulek," ucap Dani sambil mencium tangan Bulek Lika.

"Ya, Nak. Ada perlu apa ke sini?" tanya Bulek Lika menyelidik. Dani terkenal sebagai biang onar di desa. Ia tak suka jika Emma dekat-dekat dengannya.

"Ini, Lho, Bulek. Saya mau nawarin kerja ke Emma. Kan sayang, sudah lulus tiga bulan kok ndak kerja-kerja," ujar Dani sambil tersenyum.

"Ya? Kerja apa? Jangan yang aneh-aneh lho ya!" hardik Ibunya, masih belum duduk dan mendekap kedua tangannya.

"Duduk dulu, Bulek," ucap Dani seakan menjadi tuan rumah. Bulek Likah duduk, dan menerima selebaran yang disodorkan oleh Dani.

...'Panti Pijat Dani. Dijamin Asoy!'...

Kedua mata Emma berbinar. Ia tak menyangka, doanya rupanya terkabul dengan segera. Namun, ibunya merasa was-was. Bulek Likah berdehem, tampak tak setuju. Dani yang menyadari kode itu, kemudian berkelit.

"Ini bukan pijat plus-plus, Bulek. Ini pijat sungguhan. Bersertifikat,"

Ibunya tetap menatap Emma dengan pandangan melarang. Emma tersenyum masam melihat respon ibunya.

"Makasih, Dan. Nanti aku pikirkan dulu," jawab Emma ambigu. Dani berdecak kesal, namun, tetap menjaga kesopanan. Ia akan tetap merebut hati Emma agar mau menjadi pekerjanya. Emma adalah talent paling tepat untuk bekerja di panti pijatnya yang baru saja dibuka. Selain parasnya cantik, kepribadian Emma juga polos dan sopan. Bidadari seperti Emma memang sudah seharusnya menjadi pujaan para pria.

"Yaudah, pulang dulu sana, nanti dihubungi sama Emma," ujar Bulek Lika seakan mengusir Dani.

"Kalo kamu mau, nanti gajimu diatas UMR lho, Em!" bujuk Dani masih ingin mempengaruhi keputusan Emma.

Gadis itu mengangguk, namun, kemudian mengkode Dani agar segera pulang, sebelum ibunya marah besar.

......................

"Ibu tidak setuju, Em. Nanti kamu nek dijual, piye?"

"Ibu, Dani kan teman Emma. Masa dia jahat sama Emma, tho? Coba dulu kan ndak papa. Jangan suuzon,"

Emma dan ibunya mulai berdebat pendapat. Emma ingin segera bekerja, dan meringankan beban keluarga, namun, ibunya menolak mengizinkannya. Ibunya masih merasa sehat dan kuat untuk menafkahi anak-anaknya.

"Ibu sudah sepuh. Kali ini, biar Emma saja yang bekerja, gimana?" bujuk Emma.

"Jangan di tempat Dani," titah ibunya masih dengan keputusan mutlak.

"Gini mawon, Bu. Emma bekerja seminggu dulu di sana, gimana? Kalo aneh-aneh dan menjurus ke prostitusi, Emma keluar,"

"Bener?"

"Bener, Bu. Masa Emma bohong?"

Ibunya menghela napas dalam-dalam. Ia sebenarnya tak menyetujui usul Emma, namun, perkataan putrinya benar juga. Ia sudah tua. Pinggangnya juga sering sakit jika terlalu lama bekerja di sawah. Belum lagi nguli, kakinya kini sudah tak selincah dulu.

"Emma janji ya sama ibu?"

"Inggeh, Bu. Janji..... "

"Yasudah,"

Akhirnya, ibunya Emma mengizinkannya untuk bekerja di panti pijat milik Dani. Emma senang bukan kepalang. Ia akan mendaftar keesokan harinya, dan semoga saja sudah dapat langsung bekerja.

...****************...

...Bersambung...

...****************...

1
Irat Tok
ayo semangat Lukas
hajar smp tepar semua
Author DELILAH: Ahsiapp
total 1 replies
Irat Tok
next
Irat Tok
hahahahhahaha
kasihan nenek sihir
dicuexin ma pangeran
Author DELILAH: semakin kasihan dia... huhu
total 1 replies
Irat Tok
keren eih.....
makan serasa waktu kamping
Author DELILAH: gabung grup pembaca setia ya
total 2 replies
gaia kinanti
wew, hati-hati askara
Fatisya
jodoh emang datang dengan cara yang tak terduga...
salah satu caranya disandera dulu
Fatisya
ampooon bang vulgar syekali kamyu...
aq kan kaget
Author DELILAH: kagak nahan dia xixixix
total 1 replies
Fatisya
yakin bang pntng cuan dari cewek?
Author DELILAH: yakin.. dia mah begitu...
total 1 replies
Author DELILAH
Halo, kalo suka, komen ya.. biar autor semany. Kalau masih rame pembaca, author akan terus up.. Kalo tidak.. akan hiatus dulu 😘
gaia kinanti
ya ampun lukas sampai segitunya nggak inget ena-ena sama cewek lain 😴
Author DELILAH: rupanya.. lukas sedang....
total 1 replies
gaia kinanti
nggak pernah setengah-setengah emang lukas, langsung beli aja hotelnya
Author DELILAH: gitulah rang kaya mah bebas yaaa
total 1 replies
gaia kinanti
suka deh sama plesetan-plesetan acaranya 🤣
Author DELILAH: yuk nontonn kaaakk
total 1 replies
Ms. Ra
lanjuut.. peng liat Lukas lagi
Ms. Ra
seruuuu
Ms. Ra
lnjt
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Novel ini ceritanya bagus dan mudah dipahami. Mantap! 👍👍
Author DELILAH: Terima kasih kakak....
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Percakapan sampai bab ini baik👍👍
Author DELILAH: thanks
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Alur ceritanya jelas, penempatan tanda baca sudah tepat. 👍👍
Author DELILAH: semoga terhibur kakak... silakan diteruskan...
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Visual tokohnya lengkap dan jelas serta saling mendukung. Harapanku novel ini sampai Tamat Thor 💪💪
Author DELILAH: makasih kakaaa
total 1 replies
ㅤ 🍒⃞⃟🦅⍣кιͣяᷡαͩηͬαͤ˙𝐀⃝🥀
memang segala sesuatu itu mesti dicoba sih Emma, tapi kok aku ngeri sama nama panti pijat nya Dani yaa 🙈
Author DELILAH: dan ternyata... feeling anda benar!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!