Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.
"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik
"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 29
Karena Alina dan Tio berangkat siang perjalanan yang lumayan jauh akhirnya mereka sampai siang menuju sore dengan cuaca lumayan terik panas,mereka berteduh dulu di pinggir pantai dengan menikmati pemandangan yang indah.
"Kenapa pagi pagi kamu susah di hubungi"
"Aku bangun kesiangan mas kalau Devi gak ke rumah mungkin aku masih tidur"
"Apa Ezra membuatmu begadang?"
"Enggak,mungkin aku kecapean kemarin jadi tidur nya terlalu nyenyak untung kamu ada meeting dadakan kalau gak aku bakal kesiangan"
"Oh ya apa mamah sudah memberitahu mu besok kita fitting baju"
"Iya mas,apa gak ngerepotin mamah mas kenapa gak diserahin aja semuanya ke WO"
"Gapapa sayang mamah cuma mendampingi mereka, asisten pribadi ku juga dia yang mengatur semua mamah hanya gak mau ada kekurangan"
"Energi mamah kamu benar benar gak ada capek nya mas udah kerja harus ngurus ini itu tapi kalau ketemu semangat terus"
"Iya gapapa selagi mamah enjoy ngejalanin nya papah sama aku gak pernah melarang apapun itu"
"Mas tapi kalau aku kenapa ya mageran, sedikit sedikit pengen rebahan nanti juga kalau aku kerja mau bisnis dirumah aja biar aku capek aku bisa istirahat"
"Ya sudah gak usah kerja aja aku masih bisa menghidupi mu meskipun kamu hobi belanja"
"Wow idaman semua wanita,gak usah kerja diam di rumah ngabisin uang suami belanja tawaran cukup menarik"
Tio tertawa dengan ekpresi Alina seperti sedang mempertimbangkan tawaran nya.
"Buat apa aku kerja siang malam kalau kamu masih tetap harus kerja"
"Mulai mulai sombong nya ke luar,tapi tawaran mas cukup menggiurkan aku gak usah kerja kalau begitu"
"Oh ya Alina aku juga sudah memesan cincin pernikahan kita"
"Ya sudah terserah mas aja aku ngikut aja"
"Apa gak ada desain yang kamu inginkan"
"Enggak mas,kamu lebih tau seperti apa yang bagus untuk aku"
"Apa setelah menikah kamu mau bulan madu kemana?"
"Apa boleh kita ke bandung mas,katanya disana banyak wisata kuliner yang enak aku pengen kesan"
"Kita mau bulan madu sayang bukan wisata kuliner"
"Hehe iya mas kan sama aja boleh ya boleh kita kesana mas"
"Oke biar nanti aku atur jadwal nya" Alina memeluk Tio karena keinginannya di ACC oleh Tio
"Terimakasih mas"
"Apa gak sekalian peluk peluk nya nanti aja kalau gak ada orang sayang"
"Itu mah mau nya kamu mas dasar mesum,ayo kita kesana aku mau main air mas"
Alina sangat senang sekali karena ia bisa main ke pantai ia seperti anak kecil baru ketemu air wajah girang nya sangat terlihat jelas, mengejar ombak setalah ombak akan ke daratan ia lari Tio melihat dari kejauhan.
"Hati hati sayang jangan terlalu ke tengah"teriak Tio karena ombak nya lumayan besar
"Sini mas seru tau"
Tio yang khawatir mendekati Alina dan tiba tiba Alina menyipratkan air ke arah Tio
"Ayo mas kejar aku"Alina yang sudah berlari Tio mengejar nya
Mereka saling mengejar dan menyipratkan air Alina yang sangat senang mengerjai Tio ia tidak berhenti tersenyum memperhatikan giginya yang putih.
"Ayo mas terus kejar aku"teriak Alina
"Awas aja kalau aku tangkap gak akan aku lepaskan"
"Ayo coba kejar aku"
Tio terus berlari dan mengejar Alina saat Alina kesandung Tio buru buru meraih tangan nya dan menangkap Alina,Tio memeluk Alina dari belakang
"Akhirnya aku bisa menangkap kamu"
"Bentar mas barusan aku mau jatuh jadi gak bisa lari dari kamu"
"Aku gak menerima alasan"
"Ya udah ya udah lepas mas jangan seperti ini aku malu"
"Biarin gak terlalu banyak orang"
"Ya tetap aja ini ditempat umum mas"
Tio melepaskan pelukan nya dan menuntun Alina untuk duduk.
"Lelah juga ya mas,aku harus"
"Sebentar aku belikan minum dulu" Tio berjalan ke warung pinggir pantai dan membeli dua kelapa muda
"Wahh kelapa muda seger banget kayak nya mas"
"Sayang apa mau pulang sekarang"
"Sebentar mas aku mau lihat sunset,sebentar lagi boleh?"
"Iya gapapa tapi gimana kamu pasti kedinginan baju kamu basah"
"Gapapa mas cuma sedikit kok"
Tidak terasa hari sudah sore, mereka menikmati waktu berdua dengan pemandangan indahnya sunset.
"Mas seperti nya kita harus minta izin sama kak Andin sebelum menikah"ucap Alina
"Iya Alina sebelum fitting baju kita kesana bersama Ezra,karena Ezra juga belum tau makam ibunya"
"Iya mas"
Setelah menikmati pantai Tio dan Alina pulang karena hari sudah malam dan mamah nya sudah menghubungi Alina beberapa kali Ezra entah kenapa menangis terus.
"Pakai jas aku Alina baju mu masih basah"
"Iya mas aku udah mulai kedinginan"
"Kita ke toko baju dulu perjalanan kita lumayan jauh"
Tio mencari toko baju terdekat karena melihat Alina yang sudah kedinginan dan di ujung jalan Tio melihat toko baju dan langsung memarkirkan mobil nya,Alina memilih baju bahan hangat karena ia benar benar kedinginan setelah beres membayar dan mengganti baju Alina dan Tio melanjutkan perjalanan nya.
"Kalau bisa agak cepetan mas kasian Ezra kalau gak berhenti nangis"
"Iya sayang sebentar gak lama kok"
Setelah melakukan perjalanan beberapa saat Tio dan Alina sudah sampai di rumah orang tua Alina,dan melihat Ezra sedang digendong mamah nya melihat sisa sisa air mata nya habis menangis.
"Apa dia nangis nya lama mah?"tanya Alina
"Lumayan lama dia juga demam Alina,tapi saat mamah liat gigi nya mau ada yang tumbuh"
"Ya udah biar Alina aja yang gendong mamah istirahat aja"
"Oh ya mah,Tio akan membawa Ezra menginap di rumah kalau Ezra demam kasian Alina menjaga nya sendiri mamah harus istirahat kalau di rumah biar Tio dan Alina yang menjaga"ucap tio
"Ya sudah tapi kalau ada apa apa kalian langsung hubungi mamah ya"
"Iya mah,sus tolong bawa perlengkapan Ezra"
Semua perlengkapan Ezra sudah siap dan Tio membawa nya bersama Alina, setelah sampai Alina membawa Ezra ke kamar nya karena demam Ezra belum turun juga.
"Mas tolong ambilkan obat Ezra"ucap Alina
Tio memberikan obatnya dan langsung memberikan nya pada Ezra,ayo sayang minum biar kamu cepat sembuh maafkan mamah tadi mamah keluarnya kelamaan ya.
"Biar aku yang menggendong nya Alina,kamu bersih bersih aja dulu"
Tio mengambil alih Ezra badan nya yang panas,maafkan papah sayang Tio mengecup dahi Ezra istirahat biar papah yang jaga kamu kamu harus cepat sembuh biar kita bisa mengunjungi makam mamah kamu.