Hay salam kenal ini karya Ke Empat ku... masih seputar keluarga Angkasa ya...
Cinta laki laki biasa yang begitu tulus untuk anak perempuan keluarga Angkasa yang mendapat banyak kasih sayang...
Apa dia akan berhasil? menjalankan tantangan yang di berikan oleh sang kakak dan juga sang ayah dari perempuan itu?
"Aku akan berjuang demi cinta itu, karena aku tulus mencintaimu"
Itulah janji laki laki pada dirinya sendiri.
Penasaran? hemm ikutin ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
01.Tantangan
Devan yang tengah bersiap untuk tidur di kejutkan dengan suara telfon. Devan sedikit kaget karena melihat nama siapa yang menelfonnya. Dengan degup yang luar bisa Devan buru buru mengangkat telfon tersebut.
*Assalamu'alaikum pak... ada yang bisa saya bantu? *tanya Devan sopan.
*Waalaikumsalam nak... saya cuma mau bilang, bisakah kamu besok ke kantor? ada yang mau saya bicarakan*tanya Ivan dengan nada yang santai namun terdengar tegas di telinga Devan.
*Bisa pak... saya akan ke kantor bapak, maaf sebelumnya jam berapa saya harus kesana? *tanya Devan sopan.
*Jam 10 saja, saya tunggu kamu di ruangan, nanti minta sama resepsionis untuk mengantar mu*kata ayah Ivan.
*Baik Pak.. saya akan kesana jam 10*jawab Devan masih dengan menahan rasa gugupnya.
*Baiklah selamat malam,, Assalamualaikum*pamit Ivan.
*Selamat malam juga Pak, waalaikumsalam*jawab Devan dengan mengakhiri panggilan tersebut.
*********
Esok menjelang, semua berjalan sebagaimana biasanya, namun ada yang berbeda dengan Devan dan Ivan kali ini.
Mereka kini sedang bertemu di kantor lebih tepatnya Ivan yang meminta Devan untuk datang kekantor dan menemuinya.
Tok tok tok
"Masuk... " jawab ayah dari dalam.
Setelah mendapat kan ijin, Devan lekas masuk kedalam dan menyapa sang CEO Angkasa tersebut, ada perasaan gugup yang luar biasa yang dia rasakan, pasalnya ini adalah pertemuan mereka yang pertama secara pribadi.
"Duduk nak" ajak ayah Ivan kepada Devan.
"Baik Pak.. " jawab Devan menahan rasa gugupnya. Kini mereka sudah duduk bersisihan di sofa ruangan pribadi Ivan.
"Begini nak, om tau kamu suka kan sama Naya? om tidak akan menghalangi kalian hanya saja om ingin menguji cinta kalian, karena sejarah cinta dalam keluarga kita sangat banyak ujian dan kamu tau hal itu menjadi cinta yang sangat kuat bagi kami. " ucapan ayah terhenti untuk melihat respon anak muda di depannya.
"Dulu om dan tante tidak serta merta bisa bersama, kami mengalami ujian yang tidak mudah, bahkan kami hampir putus asa dengan jalan cerita kita namun perlu kamu tau cinta kami tidak pernah pudar meski kami pernah hidup bersama dengan pasangan masing-masing, begitu pun dengan Zian.. Zian harus berpisah lebih dari lima tahun hanya untuk menghindari hatinya Tapi ternyata rasa cinta itu bukan menghilang malah semakin kuat dan kini om ingin hal yang sama juga Naya rasakan karena om tidak ingin terjadi sesuatu di suatu saat nanti, kamu paham? " tanya ayah setelah mengakhiri ceritanya.
"Devan paham pak... " ucapan Devan di potong oleh Ivan.
"Om saja jangan panggil pak, dan panggil Zian kakak saja" sela ayah.
"Ba baik o om.. " balas Devan gugup.
"Jika kamu sudah paham maka om akan kirim kamu ke kota P untuk menyelesaikan masalah perusahaan di sana, om ingin lihat kinerja kamu, om kasih waktu kamu satu tahun untuk menyelesaikan semua masalah disana dan setengah tahun untuk mengembangkan nya.. apa kamu sanggup? " tanya ayah Ivan sekaligus tantangan.
"InsyaAllah Devan akan berusaha dengan baik om" jawab Devan dengan tegas.
"Dan satu lagi kamu boleh berbicara dengan Naya, dan setelah itu kamu tidak boleh menghubungi dia dan begitu sebaliknya, apa kamu bisa? " tantang ayah lagi.
Sejank Devan terdiam, dia berfikir apakah dia mampu? atau kah Naya juga mampu? tapi biar bagaimana pun dia ingin memiliki Naya dalam hidup nya.
"Devan....
*****
Hay jangan lupa dukungannya.
Ini karya baru aku.. dukung terus ya.
Jangan lupa kasih author like, komen, dan vote nya karena itu bayaran terbaik buat author .
Terimakasih
Itu novel baru ya say...
dtunggu karya terbarunya ya kak..
mohon maaf lahir dan batin kak Ratna..🥰🙏🤝