Hans seorang pemuda yang giat belajar. Berteman dengan dua orang Andika dan Febri.Mereka seperti saudara saling membantu dan menolong.
Tiba-tiba persahabatan itu sedikit tergoyahkan setelah datang seorang gadis jelmaan.Dia adalah cucu angkat dari nenek yang ditolong oleh Hans dan gadis yang sudah lama hilang.
Bagaimana persahabatan mereka selanjutnya,nantikan karyaku yang kedua ini
Nantikan detik-detik terkuaknya misteri Gedung Tua ini.
Terimakasih sudah membaca novelku yang kedua ini kritik dan saran dangat author harapkan agar menjadi naskah yang sempurna
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Utiks, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MISI
Ayah adalah seorang ayah yang bijak. Ia memahami betul anaknya yang selalu penasaran ketika menemukan sesuatu hal yang aneh. Tidak heran juga dirinya juga demikian ketika masih muda bahkan orang tuanya juga selalu mengkhawatirkan apa yang selalu ia lakukan di luar sana.
" Kamu ketemu hantu dimana? " ayah Hans yang sudah terbiasa dengan kelakuan anaknya santai bertanya.
" Di rumah kosong yah" sambil mengambil nasi pada piringnya.
" Kog sampai kamu melamun begitu kemaren? biasanya gak gitu, memang serem banget atau bahkan cantik sekali ya hantunya ha ha .. ?" ucap sang ayah menatap Hans yang serius.
" Justru tidak serem itu makanya aku bingung dan penasaran yah " mulai memasukkan nasi pada mulutnya.
Ibunya yang mendengarkan percakapan kedua orang yang disayanginya itu jengah. menyela pembicaraan supaya tidak berlarut-laut membahas hal yang tidak penting baginya. Rasanya sangat membosankan jika mendengar pembahasan yang seperti lagi dan lagi.
" Sudah ini pagi-pagi mau sarapan kog hantu terus yang diomongin nanti gak semangat lo !" ucap ibu menimpali pembicaraan mereka.
" Ayah hanya khawatir saja, putra ayah sudah mulai lagi horornya. Ibu ingat enggak waktu kita sibuk cariin dia? " ucap ayahnya sinis
" Ya ingatlah, wong seharian dia hilang gak ada kabar" sela ibu cemberut menatap anak semata wayangnya. Hans tersenyum melihat kedua orang tuanya mencemaskannya, berarti mereka sayang.
" Kenapa senyum-senyum begitu ,ada yang aneh pada kami? "kata ayahnya.
" Enggak yah aku seneng banget ternyata ayah dan ibu sayang padaku he he ... "
" Kamu ini jelas saja kamu anak kami satu-satunya, memang kamu gak sayang pada kami hahhh..!! "🙄
" Kalau soal itu jangan ditanyakan yah aku sayang kalian" bergegas membereskan alat makannya.
" Ayo berangkat bu sudah siang! Hans kamu hati-hati jangan buat yang aneh-aneh lagi ya?" menasehati anaknya dan mengajak istrinya berangkat kerja.
Hans mencium tangan kedua orang tuanya dan berangkat sekolah, alhamdulillah hari ini tidak hujan. Sampai parkiran di sekolah ketemu Andi Dan Rizki yang baru saja tiba.
" Kamu naik sepeda juga Ki ?" tanya Hans pada Riski.
" Enggak cuma pengen cepet nyari kamu saja, tanya tugas kemaren belum selesai punyaku"
" Oh, ayo Ndi "
Hans menarik tangan Andi mengiringi langkah Riski yang berjalan lebih dahulu.Kemudian menceritakan kejadian yang menimpanya sambil berjalan beriringan. Kedua temannya hanya bengong tak percaya Hans mampu melakukan itu seorang diri.
" Kemaren aku ke rumah kosong itu Ndi, ternyata ada ceweknya"
" Ah, yang bener gak salah lihat kamu? "ucap Andi. Riski yang mendengar menoleh berkata.
" Cewek? cantik ya Hans? "
Andi sejenak berpikir Hans bisa cerita seperti itu pasti ada yang menarik bagaimana tidak. Dia tidak pernah membual apalagi bohong. Ketika ia tertarik sesuatu pasti akan cerita tidak di pendamnya sendirian. Dan mereka teman-temannya selalu mendengarkan dan menjadi temannya curhat.
" Emm, jadi penasaran ya mau ikut? "
Wah ini pasti ada sesuatu yang Hans sembunyikan, tetap saja tuh anak, batin Andi.
" Oke kapan? " Waduh masuk perangkap nih bocah, belum tahu Hans ya batin Andi teriak.
" Bisa nanti pulang sekolah, tapi kamu kan gak bawa sepeda ogah aku nganterin kamu pulang" kata Hans.
" Ya sudah besuk saja penasaran kog semangat banget kamu cerita cewek he.. he.. "
" Serius kamu Hans? " tanya Andi.
" Iya lah lihat wajahku 😂masa aku bohong " ucap Hans gak mau dikatakan bohong.
"Oke nanti sama aku dulu ya, he he ..." ucap Andi berlalu masuk ke kelasnya.
Hans dan Riski juga masuk ke kelas mereka, Riski melihat tugas Hans yang sudah selesai dan mengerjakannya.
***
Pulang sekolah Hans bersama Andi berbincang di parkiran.
" Gimana mau jadi lihat cewek yang kubilang tadi gak? " tanya Hans.
" Cewek betulan apa bo'ongan?" mencibir.
" Ya betulan lah he ... he ...? " ketawa senang bisa jahil temannya.
" Ayo, siapa takut !" Andi mengayuh sepedanya disusul Hans dari belakang.
Andi tahu Hans suka aneh-aneh, sering lihat makhluk halus, makanya kadang juga pernah disembunyikan makhluk halus juga seperti kejadian di gedung tua kemaren. Sampai rumah kosong mereka berhenti, ada mobil dan ternyata ada banyak orang disana.
" Ada apa ya? " kata Andika.
" Ayo kita ke sana, gak usah dekat-dekat !" kata Hans.
" Hai, kamu lagi bocah !!" kata lelaki dewasa itu.
" Iya pak, ada apa ya kog ramai sekali?" tanya Hans.
" Oh, itu rumah ini mau dijual, dan itu calon pembelinya masih melihat-lihat dalam rumah mungkin cocok " kata bapak itu.
Dua orang keluar dari dalam rumah." Bagaimana pak rumah kami, cocok kan adem suasananya " kata bapak punya rumah.
" Ya adem sih tapi kaya ada yang aneh pak rumahnya lama gak ditempati ya ? tapi kelihatan bersih seperti ada yang menghuni? " ucap lelaki calon pembeli satu.Tiba-tiba merinding semua yang ada disitu" Saya sering kemari pak ,jadi sering dibersihkan juga biar tidak kelihatan suram " ucap bapak bohong.
" Begitu ya baiklah nanti tunggu satu minggu lagi saya hubungi kalau dell, saya pamit dulu selamat siang " mereka berdua pergi menuju mobilnya meninggalkan tempat itu.
Bapak pemilik rumah menatap Hans dan Andi dengan tajam. "Kenapa gak segera pergi kalian?" hardiknya.
" Yah ! jangan galak-galak dong pak kita juga mau pergi" kata Andi segera menarik tangan Hans pergi dari situ.
" Gimana nih tuh ceweknya? pasti ada sesuatu deh kamu punya ide gak Hans? " ucap Andi. Sejenak mereka berdua berpikir "Bagaimana kalau kita gagalkan rencana bapak yang mau beli rumah itu sementara? " kata Hans.
" Caranya? "kening Andi berkerut.
" Kita buat takut saja pembelinya sampai kita temukan alasan cewek itu di sana, bagaimana? "
" Oke kapan kita mulainya?" Kata Andi."
" Ya besuk lah kita susun, katanya tadi kan satu minggu lagi orangnya menghubungi "
" Baiklah kita minta batuan yang lain gak? " ucap Andi bersemangat.
" Bisa nanti sampai rumah aku hubungi mereka oke? "
" Yes ...!! "
Mereka pulang dengan penuh ide pikiran di otaknya.
Setelah melakukan rutinitasnya sehari-hari setelah pulang sekolah, Hans masuk kamar dan menelpon temannya Andika.
" Assalamualaikum " ucap Hans sambil merebahkan diri di kasur.
📱" Wa'alaikumsallam, ada apa Hans telpon malam-malam gini sudah ngantuk nih" kata Andika.
" Hoii ... melek dulu ada Misi buat kamu nih" ucap Hans sedikit keras.
📱" Cepet kamu bilang misi apaan? " kata Andika hampir memejamkan mata.
Hans menceritakan kejadian yang dia alami kemaren , dan juga hari ini di rumah kosong itu. Andika dan Febri memang belum mengetahui tentang rumah itu makanya kurang berminat ketika Hans dulu cerita.
Tapi ketika hari ini mendengar ada sesuatu ,membuatnya seketika melek dan bangun dari tempat tidurnya.
📱" Apaa ??🙄jadi kamu... " terbengong
" Ha ha ... kenapa ? tumben seperti itu biasanya kagak perduli" 😊Hans tersenyum Andika sudah kepancing. Nalurinya sebagai petualang bangkit he ... he ...
📱" Trus gimana rencananya kita? " mendengarkan serius.
" Kapan kita bisa ngumpul bareng? kamu jangan lupa ajak Febri biar seru" kata Hans santai masih berpikir menyusun rencana.
📱" Hari pendek cuma hari jumat bisa gak? " ucap Andika dari seberang.
" Oke kita ketemu di gedung tua itu saja ya lebih aman " ucap Hans.
📱" Kamu gak kapok ke gedung itu hah? "
" Enggak lah kita kan gak ganggu mereka bismillah nawaitu ✊" semangat mengucapnya.
📱"Ya oke, besuk aku beritahu Febri, sudah ya ini? mau tidur besuk takut kesiangan "
" Oke, sudah dulu assalamu'alaikum"
📱" Wa'alaikumsallam"
Mereka mengakhiri telponnya, tapi belum juga memejamkan mata. Masing-masing bergelut dengan pikirannya.
Membuat rencana baru untuk misi mereka pada cewek bayangan yang ditemui Hans di rumah kosong itu, sampai tak terasa tertidur pulas.
**🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa like & Vote nya
Buat semangat author menulis✒📖
Terimakasih 🙏
🌸🌸🌸🌸🌸**
tetap semangat thorr.💪
Thanks thorr udah mau mampir🙏🤗😁