NovelToon NovelToon
The President Daughter And Mafia

The President Daughter And Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Gotcha ! Hati Boss Mafia / Roman-Angst Mafia / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vanda Anastasia Adam

"Apa yang kalian inginkan?"

Paloma Hendrawan diculik ketika ia pulang dari kampusnya.
Dia dibawa ke Italia dan dijual di pasar gelap untuk menjebak seorang mafia.
Karena kesepakatan yang di setujui oleh Paloma membuat dia tidak bisa lagi merasakan kebebasan seperti dulu.



Mohon dukungannya yahh untuk novel perdanaku 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanda Anastasia Adam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan

Keesokan harinya Paloma dibawa ke Kota Roma menuju Mansion Utama milik Alano Lodovico bersama Albert Hall. Dia ingin langsung mengantarkan Paloma kesana sekalian mengunjungi adik perempuannya yang buta.

Selama 5 tahun Albert tidak pernah bertemu dengan adiknya, Alano membatasi siapa saja yang ingin masuk ke mansion utama termasuk Albert Hall paman kandung Alano.

Alano Lodovico dan Angelina Hall ibu kandungnya dulu tinggal di Mansion Apple, salah satu Mansion milik Keluarga Lodovico di Milan. Namun karena beberapa penyerangan yang terjadi akibat ulah Albert, Alano pun memutuskan pindah ke Mansion Utama di Kota Roma, dengan pengawalan yang lebih ketat dan berada ditempat yang sedikit terpencil.

"Jangan lupakan kesepakatan yang sudah kita buat Nona Paloma, ingat nyawa ayah dan bundamu ada di tanganku!" Albert menatap Paloma dengan seksama, dia tidak ingin rencana yang sudah dia susun dengan baik akan berantakan.

"Aku tahu apa yang akan aku lakukan!"

Paloma berbicara tanpa mau menatap Albert Hall yang duduk disampingnya, dia hanya melihat keluar jendela menikmati pemandangan yang ada dengan pikiran yang melayang.

Flashback On

"Kesepakatan apa yang Anda inginkan?" Paloma masih duduk ditempat tidurnya menahan amarah.

"Aku ingin kau menikah dengan keponakanku dan membunuhnya!"

"Apa kau gila?! Bagaimana mungkin aku menikah dengan orang yang tidak aku kenal, dan apa tadi kau bilang aku harus membunuhnya? Lelucon macam apa ini, apa kau sedang bermain drama Pak Tua?!"

Paloma meneriaki Albert yang duduk di depannya, ia tidak habis pikir untuk apa Albert repot-repot menculiknya jika hanya ingin menikahi dan membunuh keponakannya, diakan bisa menyewa pembunuh bayaran untuk melakukan itu.

"Ternyata selain berani, kau cerewet juga Nona Paloma. Kau tidak perlu banyak bertanya, lakukan saja apa yang aku perintahkan padamu, jika tidak aku akan membunuh kedua orang tuamu. Kau bisa memilih mengikuti kemauanku atau orang tuamu yang mati!" Albert tersenyum licik menatap Paloma, gadis itu tidak akan bisa menolak permintaannya.

"Kau memang tidak waras, keponakanmu sendiri mau kau bunuh?! Manusia macam apa kau ini!"

Braakkk

Albert melempar tab yang dipegangnya kearah Paloma dan hancur dilantai, darah segar mengalir dari dahi Paloma.

"Jangan coba-coba memancing amarahku Nona Paloma, aku sudah cukup bersabar dengan semua omong kosongmu. Kau pikir aku tidak bisa membunuhmu sekarang? Harusnya kau bersyukur aku tidak membunuhmu. Orang yang telah menculikmu menyuruhku untuk langsung menghabisimu begitu kau sampai ke Italia, tapi aku masih berbelas kasih padamu Nona Paloma. Aku tidak akan membunuhmu, namun kau harus mengikuti perintahku!"

Paloma bergetar takut atas perlakuan Albert Hall padanya, kepalanya tambah sakit akibat lemparan Albert yang mengenai dahinya.

Darah segar mengalir membasahi baju Paloma. Sebenarnya siapa yang ingin menculik dan membunuhnya? Paloma pikir Albertlah dalang dibalik ini, tapi sepertinya dugaan Paloma keliru.

Kalau bukan Albert lalu siapa? Apa mereka musuh ayah atau ada yang dendam pada keluarga mereka? Gumam Paloma dalam hati.

"Kau akan aku bawa ke acara pelelangan di Milan, dan akan ku jual kau padanya. Setelah kalian menikah, buat dia agar jatuh cinta padamu lalu bunuh dia. Setelah kau berhasil membunuhnya, kau akan aku bebaskan dan akan kubawa kau pulang ke Indonesia. Tapi satu hal yang perlu kau ingat adalah, jangan berpikir untuk melarikan diri karena nyawa orang tuamu ada ditanganku!"

Albert menjentikkan jari memanggil anak buahnya untuk mendekat, dia menyuruh mereka untuk memanggilkan dokter untuk mengobati dahi Paloma.

"Aku akan tinggal dengan kau dan keponakanku agar aku bisa memantau langsung semua gerak gerikmu. Di sana juga ada adikku, calon ibu mertuamu. Kau akan memakai alat pelacak di tubuhmu agar aku bisa tahu kemanapun kamu pergi, karena setelah kalian menikah kau pasti akan selalu ikut dengan keponakanku kemanapun dia pergi." Albert berdiri dari tempat duduknya dan keluar meninggalkan Paloma yang menangis.

Mengapa hidupku jadi begini? Apa tak ada yang bisa aku lakukan Tuhan? Kenapa aku tak mati saja waktu itu? Airmata Paloma terus menetes bersamaan dengan darah yang mengalir, hatinya sesak, Paloma tak mampu berpikir ia putus asa dengan hidupnya.

Flashback off

"Kita sudah sampai Bos." Suara supir membuyarkan lamunan Paloma.

Dia tidak sadar jika kini mereka telah berada di depan pagar tinggi dengan pos penjaga disamping kiri dan kanan.

Albert Hall menurunkan kaca mobilnya dan berbicara kepada beberapa penjaga disitu dengan bahasa Italia.

Paloma tahu apa yang sedang mereka bicarakan karena ia juga menguasai beberapa bahasa asing.

Sebagai pewaris utama Hendrawan, Corp Paloma harus bisa berbicara bahasa asing karena ia akan selalu menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan luar negeri.

Sebelum pintu gerbang besar itu dibuka para penjaga tampak menelepon seseorang untuk menanyakan apakah Albert telah membuat janji terlebih dahulu atau tidak dengan Alano Lodovico, Bos besar mereka.

"Mereka sudah sampai Bos."

Alano yang saat itu sedang berada di ruang kerjanya memeriksa laporan perusahaan menghentikan aktivitasnya.

"Bawa mereka ke ruang keluarga dan antarkan juga mommy kesana, ia harus melihat calon menantu dan kakaknya." Alano berdiri dari kursi, menatap keluar jendela dengan pandangan dinginnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jangan lupa Like and Vote yaa guys 🌹

1
nonamanizzzzz
haduh thoor tdk ada yg cocokk visual nya bedah semua aduh, gimana sih🤔🙄
Moertini
terimakasih thor sudah tamat ceritanya asyik mantap seru ada drama tapi semua berakhir bahagia dilanjutin terus berkarya semangat
Moertini
dilanjutin terus thor sampai tamat ceritanya bagus asyik seru semangat
Cherry🍒
ngakak beda ya Al temu musuh sama temu mertua berasa horornya 😂
Cherry🍒
kamu yakin istri akan bunuh suami kan alano mafia besar mintalah bantuan dia untuk lindungi orangtuamu polama 😘😘😘
Cherry🍒
wooooooh, keren konfliknya berat 😎
Dewi Nurlela
blm waktunya Paloma keluar agen
Mimin Rukmiami
semangat terus berkarya 💪💪
Tara
Bandel nya anak tsb😁😊🌻
Lusi Daniel
y ampun suami haluku,, knp kau ada disini,,,
Dewi Astuti
syuka deh krn crita ini menyangkut orang no 1 di RI menegangkan seru deh
Author Vanda: hehehhe
makasih, Ka 🥰
total 1 replies
joong
Apa Dave menyukai Barbara???
joong
apa atensi di novel ini sedikit karena terlalu mengexplore kekejaman ya....
sebenarnya ceritanya bagus... Tapi ya itu... sereeem 🥴🥴🥴😖😖😖
joong
saat Alano memeluk Paloma, dia memeluk 2 orang terkasih nya... ada jantung Momy nya ditubuh istrinya 💕💕💕
joong
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
joong
lemes deh si Pablo..... di gertak dulu habis2an, trus pegang ekornya... kereeen 👍👍👍
joong
ke laut aja Bella
🌻Ruby Kejora
Slaa kenal kk. Sukses bwt kk❤️❤️
Noli loliii
kak ali sama kate aja yaaa
sari ariswati
lha mafia nya siapa sih😂
Riki Amteme: sutisna mba
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!