bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10. KE BAR NYOBA ALKOHOL
"Baru juga datang qai". Ucap Medicare's pada sang anak nya itu.
"Ngak papa, qai ngak capek malahan qai lapar dari tadi ngak makan soal nya mau kulineran kek dulu". Ucap qaira lagi dengan semangat.
"Yaudah, tapi jangan pulang malem bangat ya". Ucap hazian memberikan kunci mobil ayini yang ada di laci meja.
"Siap, kalau kita ngak pulang semalam itu artinya kita malas pulang, jadi kita bakalan nginap di hotel bintang". Ucap qaira dan ayini bersamaan.
"Yaudah tapi hati hati ya, jangan keluyuran terlalu larut malam, kalian cewek". Ucap Medicare's.
"SIAP". ucap mereka berdua bersamaan lagi dan langsung mengadahkan tangan di depan sang ayah.
"Apa?". Tanya amura dan faya yang masih belum agak mengerti karena pasal nya anak gadis mereka tak bisa meminta melainkan di beri.
"MONEYYYY". Ucap sang ayah dan sag anak bersamaan.
"Ohhhhc. Jawab kedua istri mereka itu dan hazian langsung memberikan kartu blackcard eklusif pada masing masing putri mereka itu karena kalau mereka sedang berdua pasti nya belanja ngak liat limit.
"Maacih dad-pah". Ucap mereka berdua dan langsung masuk ke kamar ayini untuk berganti pakaian sejenak.
Dan begitu selesai berganti mereka berdua langsung keluar dengan pakaian yang sama yaitu pakaian kopel oleh oleh dari qaira.
Baju tanpa lengan dengan rok sepaha yang menampilkan kulit bening mereka di tambah dengan sepatu formal sesuai pakaian nya.
"Kita pergi dulu, daaaahh". Ucap kedua gadis itu dan langsung pergi.
Mereka turun menuju parkiran dan langsung pergi menuju mobil ayini, mereka masuk ke dalam mobil dan langsung pergi ke pasar malam untuk membeli berbagai jenis kuliner malam.
Mereka berdua bersenang senang dan setelah bosan mereka kembali ke mobil.
"Jujur seru". Ucap qaira.
"Seru sih seru tapi juga ngebosanin". Jawab ayini.
"Yaudah sayang jam berapa sekarang". Tanya qaira.
"Hampir jam 12 malam". Jawab ayini dengan enteng nye menyebut jam yang hampir jam 12 seakan jam 5 sore.
"Gimana kalau kita ke barrrrrr". Ucap qaira.
"Tagi gue takut ke tempat gituan". Jawab ayini agak tak berani pergi.
"Ngak papa lah que'en, sekali kali lo minum".
"Emang lo pernah minum?". Tanya ayini.
"Jujur sering, kalau gue lagi stres gue pergi ke bar buat hilangin stres". Jawab qaira dengan enteng nya.
"Oke, gas kalau gitu, sekali kali brooo". Ucap ayini dengan nada percaya diri.
"Tancap gas". Ucap qaira dan mereka berdua langsung pergi ke bar terkenal di kota itu.
Sesampainya nya di depan pintu bar ayini menelan lidah dan qaira yang melihat langsung tersenyum lebar.
"Tenang aja, aman kok walaupun kita mabuk ngak ada yang berani ganggu juga karena kita megang kartu nya daddy ". Ucap qaira dan mereka langsung masuk ke area bar.
Di dalam terdapat banyak aroma minuman yang bercampur canpur dipadukan dengan musik yang keras dan banyak aroma parfum yang menyengat.
"Gila bau bangat". Ucap ayini menutup hidung nya.
"Namanya iuga bar ay, tenang aja kalau mabuk nanti bakalan ada orang khusus yang ngantarin kita kok ke kamar". Ucap qaira.
"Gue takut di apa apain qai". Jawab ayini masih ragu untuk minum.
"Tenang aja ngak bakalan ada yang berani, macam macam". Ucap qaira dan lainsung meneguk segelas alkohol.
"Enak ngak?". Tanya ayini penasaran.
"Coba aja sendiri, nati juga tau kok rasa nya". Ucap qaira dan ayini langsung mengambil gelas kecil yang berisikan minuman berakohol itu.
Dengan pelan iya menvicipinya dan begitu menyentuh lidah ayini langsung membuang minuman itu dari mulut nya ke tempat sampah.