NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:46k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10.

Huuuuuu

Yeeeeee

Suara sorakan kegembiraan begitu kental terdengar.

Waktu berlalu begitu cepat,benar kata orang,tak akan ada yang bisa menghentikan waktu.

Hari Senin,tepat pukul tujuh pagi,para siswa sekolah High school milik yayasan kerajaan,mulai dari siswa kelas sembilan menengah pertama hingga siswa kelas dua belas menengah atas, semuanya bersorak gembira tepat di depan Mading gedung masing-masing.

Pagi itu,sekolah menempelkan pengumuman hasil dari ujian akhir para siswa,sekolah sengaja tak melakukan semua itu melalui online, bertujuan agar para siswa yang akan segera lulus itu masih dapat saling bertemu dengan teman-teman mereka.

" Aaa.. Meera, nama ku berada tepat di bawah nama mu" pekik Cecilia kegirangan,dua gadis cantik itu kembali meraih juara sekolah.

" Kau ini,heboh sekali" ucap Meera yang justru ber ekspresi biasa saja,ia yang memang selalu memegang peringkat pertama di sekolah tak merasa terkejut dengan apa yang ia lihat saat ini.

Namun begitu dalam hati kecilnya ia tetap merasa sangat bahagia, setidaknya ia akan menunjukkan pada Rafael,ada yang masih dapat ia banggakan dari dirinya pada pangeran es tersebut,Meera sering menjulukinya sebagai pangeran es,itu karena sikap Rafael yang selalu dingin .

" Aku pergi sebentar ya,ada yang harus aku lakukan" dengan langkah cepat Meera meninggalkan Mading,membuat Cecilia kebingungan dan kalang kabut mengikuti langkah cepat sahabatnya yang selalu penuh dengan kejutan itu.

" Eh...eh..eh.... Meera,kamu mau kemana?, tungguin woy" Cecilia ikut berlari kecil mengejar sang sahabat.

Meera menghentikan langkahnya saat berada tepat di depan salah satu taman yang terdapat di gedung sekolah menengah atas yang masih satu yayasan dengan sekolah nya.

" Kakak..." panggil Meera ceria saat melihat keberadaan Rafael di tempat itu, Rafael terlihat tengah duduk, seperti biasa,tak jauh dari nya beberapa pengawal pribadinya,namun keberadaan mereka seakan tak pernah Meera hiraukan, terlebih saat ini Rafael terlihat sedang tak bersama siapapun.

" Brug...kakak aku juara umum lagi" ucap Meera ceria seraya memeluk erat tubuh kekar Rafael.

Deg..

Sedangkan Rafael terdiam kaku,ia terkejut dengan tindakan reflek Meera,ini pertama kalinya Meera memeluknya setelah tiga tahun terakhir.

Tangan Rafael terangkat cepat saat melihat salah satu dari pengawalnya bergerak akan menegur Meera,membuat pergerakan mereka terhenti, selanjutnya tangan kekar itu bergerak perlahan membalas pelukan manja Meera, Rafael bahkan memejamkan matanya menikmati perasaan yang ia sendiri sulit mengartikan nya.

Hatinya merasa damai, namun logikanya menolak keras, hingga beberapa menit kemudian dengan cepat ia melepaskan pelukan mereka,membuat Meera ikut tersadar dengan tindakan reflek nya yang memeluk Rafael.

" Apa yang kau lakukan? Ini tempat umum" tegur Rafael terdengar begitu dingin.

" Kak..maaf,Meera tidak bermaksud" jawab Meera lirih dengan wajah tertunduk.

Tak mereka sadari,sejak tadi,dua pasang mata menatap tak berkedip adegan di hadapan mereka itu,di sisi kanan ada Cecilia yang langsung menghentikan langkahnya saat melihat tujuan Meera.

Sedangkan di sisi lain ada Camelia yang juga terdiam kaku dengan dua botol air mineral di tangan nya.

" Pangeran...saya bawakan air mineral" tiba -tiba Camelia membuat Rafael reflek sedikit mendorong tubuh Meera dan menggeser tubuhnya agar berjarak,hal itu membuat Meera terdiam.

" Terimakasih" jawab Rafael setelah menerima botol air mineral yang masih tersegel dari tangan Camelia,gadis manis itu tersenyum lembut, terlihat begitu anggun dan elegan.

" Oh..ada nona Meera ternyata, apakah kedatangan saya menganggu? Jika menganggu saya akan pergi" ucap Camelia yang begitu terlihat berbasa-basi di mata Meera.

" Duduk lah" bukan Meera yang menjawab,tapi Rafael lah yang langsung memutuskan " itu semua tidak seperti apa yang kamu lihat" tambah Rafael terdengar begitu khawatir,ia seakan ingin menjelaskan pada Camelia tentang apa yang baru saja terjadi pada nya dan Meera.

Deg ....

Ada rasa nyeri yang begitu kentara di dada Meera,namun sekuat tenaga ia berusaha menyunggingkan senyuman se indah mungkin,ia tak ingin terlihat lemah terlebih menyedihkan di hadapan siapapun itu,cukup kedua orang tuanya yang tau seperti apa ia yang sesungguhnya.

" Mana mungkin menganggu, bukankah nona Camelia juga salah satu orang yang di percayakan ayah raja mengawasi kakak pengeran, dan bisakah aku minta tolong?" ucap Meera terdengar begitu ceria.

Camelia terdiam sejenak,matanya menatap tak suka pada Meera,namun terlihat jelas ia berusaha keras menutupi nya,ia masih berusaha menunjukkan senyuman termanis nya masih dengan mempertahankan gaya elegan nya.

" Apa yang nona Meera butuhkan dari saya? Akan saya usahakan jika saya mampu" ucap Camelia bernada begitu sopan dan lemah lembut.

Meera terlihat tersenyum puas" bolehkah nona Camelia melaporkan pada ku kalau kakak pangeran melirik wanita lain? Atau mungkin memiliki kekasih secara diam-diam" ucap Meera bernada memohon.

Uhuk..Rafael sampai tersedak minuman nya yang tengah ia teguk, sedangkan Camelia terlihat begitu tercekat, ekspresi wajahnya seketika berubah.

" Kakak..ya ampun pelan-pelan saja minum nya,aku memang juga sedang haus,tapi tenang saja aku ga akan ambil minum kakak kalau bukan kakak sendiri yang menawarkan nya" sekuat tenaga Meera menutupi rasa sakit hati nya,terlebih saat menyaksikan begitu besar perhatian yang Camelia tunjukkan untuk Rafael dan terlihat Rafael tak menolak nya.

" Berhati-hatilah pangeran,anda membuat khawatir " ucap Camelia lembut,tangan nya mengulurkan selembar tisu.

" Terimakasih" ucap Rafael yang menerima tisu pemberian Camelia, sedangkan tangan Meera menggantung di udara dan ia tarik secara perlahan,setelah melihat Rafael tak mengambil tisu pemberian nya,entah pria itu tak melihat nya atau mungkin tak ingin mengecewakan Camelia.

Bibir Meera tersenyum tipis,bahkan sedikit bergetar melihat semua itu,ia meremas kuat tisu dalam genggaman nya seraya memalingkan wajahnya menatap ke lain arah, matanya mulai berkaca-kaca.

" Kakak pangeran,nona Camelia, aku permisi ya, tiba-tiba perutku merasa agak lapar" ucap Meera berpamitan setelah sekuat tenaga menenangkan perasaan nya yang tengah tak baik-baik saja.

" Oh..ia silahkan nona Meera" jawab Camelia cepat,tak lupa wajahnya yang selalu tampil anggun dan elegan.

Sedangkan Rafael terlihat tak memberikan respon atau jawaban apapun,ia hanya diam menatap wajah Meera sebelum wanita itu melangkah meninggalkan tempat itu.

Rafael masih menatap punggung Meera hingga hilang di belokan menuju kantin, tatapan nya begitu sulit di artikan, sampai-sampai kedatangan kedua sahabatnya tak ia sadari.

" Bahkan anda masih terus memandangi nya, padahal yang terlihat hanya punggungnya " ledek Damares santai.

" Selamat ya pangeran kita,anda masih tetap menjadi yang terbaik,selamat juga buat kamu Camelia,bisa menandingi yang lainnya dan menjadi siswi terbaik juga" Alexander mengucapkan selamat atas keberhasilan dua sahabatnya, Camelia dan Rafael.

" Terimakasih" jawab Camelia terlihat begitu bahagia, sedangkan Rafael terlihat biasa saja,tak menunjukkan respon apapun.

" Tapi Nymera juga memegang peringkat teratas untuk lulusan angkatan nya,anak itu memang pintar,dia selalu memegang peringkat pertama sejak kelas tujuh" ucap Damares semangat.

" Dia sudah mengatakan nya" jawab Rafael cepat,ia seakan tak ingin di anggap orang terakhir yang tau tentang Meera.

1
KIM TAMIE
puyeng ya EL..selamat deh 😂
Umi Kolifah
udah mulai jatuh cinta si Alex, jangan mau cecil
irma hidayat
alex penjahat kelamin yg tidak berperasaan
Leha Leha
Patut nye thor ulat Bulu tu berjodoh dgn alex
Yensi Juniarti
ntah sampai kapan lah ya ulat bulu sama benalu itu tersingkir...
dan gimna rekasi si pangeran liat orang kepercayaannya sendiri nusuk dari belakang
Leha Leha
Kesian cecilia dia da troma dgn alex😭
KIM TAMIE
puasa dulu EL..bisa khaan ???????????🤣🤣
Queen AL
tolong yah, ini cerita kerajaan berarti bukan di Indonesia jadi jgn pake lo gue
irma hidayat
mantap ya kejutan menantumu arman
KIM TAMIE
adooooh siapa yg naroh bawang di siniiiiii 😭😭😭😭😭😭
Umi Kolifah
kalau ini ulah Alek ayo Rafael babat habis sahabat lahnatmu itu biar tau rasa, dan semoga kalau meera hamil janinnya g' kenapa2, ayo Thor up LG ini masih kurang
KIM TAMIE
jangan2 ini ulah si kampret Alex dan kroni2nya
irma hidayat
wah mau mudik ketanah air gimana itu kagetnya ortu merra kalau bilang udah nikah
irma hidayat
mudah2an junior rafaelnya segera hadir fi perut meera
Leha Leha
Mungkin kah ade khabar gembira untuk pangeran
Leha Leha
Kesian cecilia thor dia baik lepas tu ade org jahat bwat dia knp thor Tk bg dia cupel dgn dameris
Siti Naimah
yang penting Meera baik2 saja😍
irma hidayat
terlalu bersemangat berulang jadilah bengkak, rugi kn kamu hrs puasa dulu rafael
KIM TAMIE: Dia lagi maruk2nya kak 🤣
total 1 replies
Leha Leha
Tq thor I love you
Nurfi Susiana
next thor,,aq tunggu karma dan penyesalan alex
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!