Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
alur yang tidak sesuai
Tak terasa Aira sudah hidup di dalam dunia ini hampir satu tahun lamanya,namun semakin kesini alurnya semakin jauh melenceng dari yang ia baca,
Kedua tokoh utama semakin menjauh ,dan tidak sesuai Dnegan alurnya,sementara sang atangaonis utama Fatih,justru semakin bucin terhadap nya,
Seharusnya ini sudah di tengah bab,di mana sang antagonis utama mulai tertarik Dnegan tokoh utama wanita,dan menghalalkan segala cara untuk merebut nya dari tokoh utama pria,
Namun yang terjadi di luar dugaan Aira,saat ini sudah kenaikan kelas, konflik paling epik harusnya di saat ini,
Dimana Morgan semakin mencintai Anita dan melindungi nya dari setiap orang yang membully nya,bahkan Morgan mengancam semua orang didepan umum,
Saat acara perpisahan kakak kelas,Morgan menyampaikan perasaannya pada Anita dan keduanya pun bertunangan,tapi kini keduanya sudah menikah secara siri,
Anita juga sudah menjadi milik morgan,tapi kenapa Morgan justru menjauhi Anita??apa ada yang salah Dnegan Morgan atau alurnya yang memang sudah tidak bisa di selamatkan?
Jika terus begini apa dirinya masih bisa kembali ke dunianya??
Aira terus merenung bagaimana caranya agar keduanya saling mencintai seperti di buku,ia tak ingin menjadi seperti buku yang ia baca, membuat tokoh utama jatuh cinta dan tinggal di dunia ini,
meskipun di dunianya ia hanyalah anak yatim piatu tapi ia masih bisa hidup layak dan bahagia,awalnya ia memang berencana tinggal disini selamanya,toh disini ia punya keluarga dan kekayaan,
Tapi setelah di fikir ini bukan dunianya bagaimana kalau pemilik tubuh kembali lagi??
"Lo kenapa Ra??kok kaya Orang binggung gitu??"tanya Naura santai
"gak papa sih cuma agak binggung aja,gosip yang beredar itu benar gak sih??"tanya Aira santai
"maksud Lo tentang Morgan dan Anita yang sudah menikah??"sahut Naura mulai serius
"bukan yang itu,tapi yang katanya Anita jebak Morgan"bisik Aira lirih
[dari mana mereka tau kalau Morgan dijebak??bukannya kasus ini sudah di tutup oleh tuan Wiliam??ada yang aneh pasti ]
"gue gak tau sih tapi di grup sekolah udah banyak buktinya,bahkan yang Anita masuk ke kamar Morgan juga ada"bisik Naura
Aira kembali merenung Dnegan tatapan yang di penuhi perhitungan seharusnya kasus ini sudah selesai karena tuan Wiliam mengatakan Morgan mabuk dan khilaf,
[apa mungkin ada yang ikut campur??dan juga tentang gue yang masuk kesini pasti juga ada rahasia nya,gak mungkin tiba2 gue ditarik kesini kan??]
[gue harus cari tau dalang di balik ini semua nya,gue gak mau kejebak di dalam novel selamanya!!!]
"Ra woy malah bengong"ucap Naura
"bagaimana mungkin Anita melakukan itu??"tanya Aira binggung menatap sang sahabat
"mana gue tau"Naura mengedikan bahunya acuh tak acuh
"dah lah gak usah bahas dia,untuk acara perpisahan kakak kelas,kita di minta untuk tampil,Lo mau berpartisipasi??"sambung Naura mulai serius
"gak deh males gue"Aira cuek
"Lo tau gak tentang Anita sama kak Morgan yang ribut di taman belakang sekolah??"bisik Naura lirih
"kapan??"tanya Aira penasaran
"tadi pas istirahat katanya ada yang lihat, videonya juga udah ada di grup sekolah"sahut Naura semangat
"ribut kenapa??"tanya Aira
"katanya kak Morgan pernah mergokin Anita bersama lelaki paruh baya pergi ke club,menurut Lo ini benar gak??"tanya Naura
[ehh morgan udah tau??dari mana dia tau??apa Morgan juga mengawasi tindakan Anita??]
[kalau gitu biar gue bantu dia,buat buka kedok Anita yang Sok polos itu,tapi kapan ya gue sebarin nya]
Tak lama Anita melangkah masuk ke dalam kelas,ia menghampiri Aira Dnegan langkah yang tenang,
"Aira kemarin kamu jalan sama ayahmu ya??tapi kok beda sama yang ada di koran??aku pernah lihat tuan Wijaya di koran "ucap Anita lembut menatap Aira
ucapan Anita sontak menjadi perhatian banyak siswa yang ada di dalam kelas,sementara Aira hanya tersenyum tipis
Bodoh dia sedang mencari celah,kini Anita justru yang memulai duluan benar-benar cari mati,
[Lo yang gali kuburan Lo sendiri so bukan salah gue ]........