NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

Sudah waktunya ia menapaki kembali jalan menuju mimpinya. Dulu ia meninggalkan jalan itu demi menempuh jalan baru bersama laki-laki yang dicintainya. Ternyata ujungnya hanyalah jurang yang begitu terjal dan dalam.

Kini ia kembali ke jalan yang seharusnya dengan keyakinan bahwa kali ini akan disambut kesuksesan.

Setelah tidur sebentar, ia mandi dan bersiap-siap lalu pergi ke stasiun kereta. Memilih kelas eksekutif dengan perjalanan kurang lebih empat jam itu sangat sempurna untuk menikmati waktu sendiri sebelum lanjut bekerja.

Sementara itu Ray terus menunggu kehadiran Llyn, tapi wanita itu tidak kunjung datang juga.

"bu Llyn pergi dinas ke luar kota hari ini untuk membahas proyek x pak."

Ray memijat kepalanya pelan karena baru ingat kalau kemarin wanita itu sudah memberitahunya.

"bukankah seharusnya besok?"

"rapatnya memang besok, tapi sore ini ada tinjauan ke lokasi proyek jadi Bu Llyn berangkat pagi ini."

Ray semakin pusing kepalanya, baru sadar ia kalau jadwal istrinya lebih padat dari jadwal direktur utama. Akhirnya mau tidak mau Ray kembali ke ruangannya dengan wajah masam. Tapi itu tidak bertahan lama karena Lilian datang ke kantor.

Ray mencoba tersenyum, dia adalah cintanya dan sudah seharusnya ia bahagia dengan kehadirannya.

Dulu Llyn tidak pernah sekalipun membawakannya makan siang seperti ini. Datang dengan senyuman indah, membawa makan siang dan berbicara dengan lembut. Llyn tidak pernah dan tidak akan bisa seperti ini.

Tidak pernah atau tidak boleh? Tiba-tiba ingatannya kembali ke saat pertama ia memasukkan istrinya ke perusahaan. Dengan jelas ia mengatakan agar jangan masuk ke ruangannya jika selain urusan pekerjaan.

Waktu itu bahkan ia pernah membentaknya di depan karyawan lain karena Llyn masuk membawakan rantang berisi makan siang.

Setelah teringat hal itu, tiba-tiba perasaannya menjadi buruk.

"Rayy, kamu kenapa?"

"ahh tidak apa, aku hanya lapar."

"nah ayo dimakan, ini aku masak sendiri loh."

Sementara itu, Llyn benar-benar menghabiskan waktu di kereta untuk menikmati dirinya sendiri. Mulai dari makan makanan yang dia sukai, tidur, membaca buku bahkan bermain game di ponselnya.

Sesampainya di stasiun tujuan ia sempat kebingungan mencari siapa yang datang untuk menjemputnya. Hingga sosok yang familiar muncul lalu mendekat.

"Llyn?"

"kak Matt?"

"ayo."

Llyn terbengong karena bingung. "aku diminta Kalea untuk menjemputmu," ucapnya menguraikan kebingungan Llyn.

"dasar anak itu, malah jadi merepotkan kakak."

"tidak, tidak repot sama sekali," lalu dilanjutkan dalam hati "aku malah sangat bahagia".

Matt atau Matthias Klein, merupakan pria berdarah campuran. Namun karena sudah tinggal di negara ini sejak SMP, dia sudah sama seperti warga lokal biasa. Hanya penampilannya saja yang berbeda membuatnya terlihat mencolok.

Tingginya hampir 190 cm. Lebih tinggi dari Ray tentunya. Badannya atletis karena dia suka olahraga sejak kecil. Wajahnya tidak perlu ditanya, sudah pasti tampan.

Llyn menepuk pipinya pelan untuk menyadarkan dirinya sendiri. "kenapa malah mengaguminya," rutuknya dalam hati.

"mau keliling dulu atau langsung ke penginapan?"

"emm, ke penginapan saja."

"oke siap tuan putri."

Llyn tertawa mendengar ucapan kakak tingkatnya itu. Bahkan gesture yang dibuat seolah-olah sedang mempersilahkan tuan putri asli. Perjalanan dari stasiun ke penginapan tidak terlalu jauh, hanya ditempuh waktu lima belas menit perjalanan dengan mobil.

"berapa hari di sini?"

"maksimal tiga hari."

"kalau begitu, apa aku bisa mengajakmu makan siang?"

"maaf, aku harus melihat jadwalku dulu karena aku datang ke sini untuk urusan pekerjaan."

"tidak masalah, oh iya bagaimana kalau aku menjadi supirmu selama kamu di sini?"

"bukankah itu terlalu merepotkan?"

"tidak, tidak repot. Kebetulan pekerjaanku bisa dari mana saja, jadi aman. Bagaimana?"

"baiklah, malah terasa lebih aman juga. Kalau begitu, mohon bantuannya selama tiga hari ke depan."

Matt tersenyum tenang dan membiarkan Llyn masuk ke dalam penginapan. Setelah wanita itu tidak terlihat, senyumnya mengembang semakin lebar dan dia meloncat kegirangan.

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!