“Aku nggak mau nikah sama ustaz dingin kayak kulkas berjalan!”
Itulah teriakan Naura Aleesha saat orang tuanya menjatuhkan keputusan ia akan menikah dengan Gus Azzam Al-Farizi, pewaris pesantren ternama. Bagi Naura, gadis modern yang mencintai kebebasan, café, dan koleksi bunga, menikah dengan lelaki yang hidupnya diatur oleh aturan agama adalah akhir dari dunianya.
Di sisi lain, Gus Azzam menerima wasiat terakhir almarhum kakeknya dengan tenang. Meski calon istrinya jauh dari kesan islami, keras kepala, dan bahkan tidak berhijab syar’i, Azzam adalah lelaki yang tak pernah membantah takdir. Ia berjanji akan menjaga Naura, meski dengan caranya yang diam dan penuh batas.
Pernikahan yang diawali penolakan dan kesalahpahaman ini perlahan mempertemukan dua dunia yang bertolak belakang. Di balik tatapan dingin Azzam, ada taman bunga yang diam-diam ia tanamkan untuk istrinya. Di balik keras kepala Naura, ada kelembutan yang mampu melelehkan hati sang Gus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jlianty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PROLOGUE
...Halo readers, author cuman mau bilang maaf banget kalau alurnya masih ambur adul, begitupun bahasanya. Mohon di maklumin author juga manusia biasa whehheeh >.<...
...WARNING ⚠️ ...
...Cerita ini murni hasil pikiran author. Jikalau ada kesamaan nama karakter atau alur itu hanya kebetulan semata. Jangan lupa like sebagai ucapan semangat untuk author. CMWW....
...ΩΩΩ-VISUAL PEMERAN-ΩΩΩ...
Naura Aleesha Mahendra
Azzam Al-Farizi
Zahra Humaira
Cipa Rahmania
...Azzam & Naura...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Oke guys hanya itu yang bisa author kasih agar kalian bisa ngebayangin visual mereka. Selamat membaca, pendapat kalian sangat berharga bagi author jadi sangan sungkan untuk berkomentar agar cerita ini lebih berkembang....
...-Wasiat di Ujung Sajadah-...