NovelToon NovelToon
AKU YANG DIPANDANG HINA

AKU YANG DIPANDANG HINA

Status: tamat
Genre:Penyelamat / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cublik

Dimata publik, kehidupan wanita bernama Ayunda sangatlah sempurna. Karir cemerlang, ekonomi mapan, paras cantik jelita dengan senyum menawan.

Namun dibalik itu semua, Ayunda memeluk lara seorang diri. Dipaksa bertanggung jawab atas dosa tidak pernah dilakukannya.

Sedari kecil, hidup Ayunda bak di neraka, diperlakukan semena-mena, haknya sebagai seorang anak dirampas.

Ketika dewasa, sekuat tenaga dia menyembunyikan identitasnya, serta melakukan hal besar demi memperjuangkan masa depan yang hampir direnggut paksa.

Rahasia apa yang coba disembunyikan oleh Ayunda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cublik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter : 24

“Saya siap diperiksa pada sebuah rumah sakit,” katanya meyakinkan, secercah harapan membuat sorot matanya berbinar.

Dengan masih bersimpuh, Ayunda menarik tas pada sofa dibelakangnya, lalu mengeluarkan sebuah map, kemudian di sodorkan, berharap Daksa Wangsa berminat. “Ini isi perjanjian yang dipaksakan oleh nyonya Serlina, dan tuan Sarda Guntara.”

Daksa menerimanya. “Duduklah lagi.” Ia membuka halaman pertama, membaca setiap poin penting perjanjian sepihak.

Ayunda kembali duduk, mengabaikan rasa kebas disebabkan kaki tertekuk. Jemarinya meremas ujung kaos yang dikenakan.

“Mereka mengharuskan kamu menjadi perantara untuk memuluskan kontrak bisnis. Cara murahan!” ia mendengus, tersenyum jijik.

Sebenarnya menyodorkan wanita sebagai umpan maupun pelancar transaksi bisnis, sudah sangat lumrah di kalangan pengusaha, dan Daksa Wangsa paham akan hal merendahkan itu.

“Iya. Mereka akan membebaskan saya ketika sudah genap berumur 26 tahun,” lirih Ayunda.

“Kamu percaya begitu saja? Bagaimana jika batas waktu berakhir, mereka ingkar?”

“Makanya saya menawarkan diri ke Tuan. Sebab hanya Anda yang bisa menjamin, dan membuatnya menjadi nyata,” ungkapnya jujur. Percuma berkelit apalagi berusaha berdusta, pria seperti Daksa tidak mudah dipermainkan, yang ada dirinya sendiri merugi.

“Ternyata kamu cukup cerdik.” Dilemparnya map tadi ke atas meja kaca. “Sebutkan keinginan mu!”

Ayunda menegakkan punggung, sedikit maju sampai duduk pada tepi sofa. Wajahnya menatap sejajar dengan bola mata pria terkenal irit bicara, mendominasi. “Saya ingin perlindungan dari rencana licik mereka. Saya juga meminta kesediaan Tuan untuk membiayai pendidikan hingga magister. Kemudian, tolong lindungi juga orang tua saya selagi belum habis masa perjanjian itu. Lalu ….”

Terakhir ini, dia takut memintanya, dikarenakan sudah sangat tidak tahu diri mengajukan banyak kemauan padahal dirinya insan biasa, sama sekali bukan kalangan artis, anak orang berpengaruh, kecantikan juga standar, menurutnya.

Daksa menyilangkan kaki, menunggu sambil mengamati gesture gelisah Ayunda.

“Walaupun apa yang akan saya lakukan nanti bersama Anda tetap sama seperti dia sewaktu menjadi simpanan pria berharta. Namun, boleh saya meminta – bersetubuh dalam ikatan pernikahan?” Ayunda menggigit bibirnya, kala mata Daksa menyipit, cepat-cepat dia menambahkan. “Hanya sebuah pernikahan sah di mata agama. Tidak lebih!”

Ayunda berusaha meyakinkan lagi. “Saya berjanji demi nama ibu dan bapak, tidak akan sekalipun mencoba mengambil keuntungan dari status seorang istri. Jika diluar, kita bagaikan dua orang asing. Apapun yang Tuan lakukan, atau memiliki kekasih, saya berjanji tidak mengganggu hubungan kalian.”

“Saya juga berjanji – menjaga batasan. Sebisa mungkin tidak merepotkan selain permintaan yang tadi saya lontarkan. Saya juga berjanji! Pernikahan siri ini hanya sampai kontrak perjanjian dengan Guntara usai. Setelahnya, saya akan pergi jauh dari kehidupan Tuan, menganggap tidak pernah terjadi apa-apa diantara kita.” Ayunda kembali menangkupkan kedua tangan.

“Tuan, saya pasti menjaga diri, sadar posisi, bermain aman, tidak akan mencurangi Anda. Apa yang dulu dilakukan oleh wanita telah melahirkan saya, saya pastikan tidak terjadi pada hubungan nanti. Menjebak seorang pria dengan bayi, sangat saya hindari. Tolong pertimbangkan, Tuan!” ibarat kata sudah basah, maka mandi sekalian.

Ayunda sadar dirinya keterlaluan, tapi bukannya mundur malah terus maju. Ini satu-satunya cara agar dia tetap bisa melanjutkan hidup nantinya.

“Lantas, apa kamu tetap masih mau menjalani menjadi peran pengganti?” alih-alih merespon permintaan Ayunda, Daksa bertanya diluar konteks pembahasan.

“Biar itu menjadi urusan saya, Tuan. Lagipula saya sudah terbiasa berteman dengan derita, tapi tidak bisa kalau harus jadi pemuas nafsu banyak pria,” jawabnya tenang.

“Ada banyak hal dapat saya pelajari dari menjadi peran pengganti, dan memudahkan saya menjalani hari-hari layaknya orang normal, seperti tak memiliki masalah berat. Saya masih sanggup menahannya, tidak jadi masalah,” katanya tegas.

Sorot mata Daksa menyimpan sesuatu yang hanya dia tahu. “Pinta pada Guntara untuk menyediakan jasa pengacara saat nanti kalian menandatangani perjanjian itu. Saya akan mengirim seorang lawyer mendampingimu. Lalu, masukan poin – tinggal terpisah dari hunian mereka.”

Ayunda tersenyum sampai ke matanya, lalu dia membekap mulut. “Anda setuju, Tuan?”

“Tergantung hasil pemeriksaan esok. Kalau kamu masih seperti yang tadi dikatakan. Akhir pekan – pulanglah ke kampung halaman, saya akan menikahimu di hadapan kedua orang tuamu.” Daksa beranjak dari sana, mengambil sesuatu pada laci meja rendah di Griya Tawang, hunian paling atas sebuah bangunan apartemen mewah.

Ayunda berdiri, cepat-cepat mengambil map dan memasukkan ke dalam tas nya. “Saya siap, Tuan.”

Wajah masih terdapat sisa air mata, tersenyum manis. Seolah baru saja mendapatkan hadiah padahal dirinya sedang menawarkan diri ke seorang pria.

“Ini.” Sebuah amplop putih disodorkan. “Biaya akomodasi. Saya belum bisa memberi sebuah kartu ATM.”

“Tidak perlu, Tuan. Saya ada tabungan.” Dia menolak tegas.

Ekspresi Daksa tiba-tiba mengeras. “Belum ada sepuluh menit, seseorang baru saja berjanji akan menuruti setiap titah saya, tapi apa ini?”

Wajah Ayunda langsung pias, dia tarik amplop tadi, lalu menunduk dalam. “Terima kasih, Tuan. Terima kasih.”

Daksa tidak menanggapi, mengantar Ayunda sampai keluar pintu apartemennya.

***

Keesokan harinya, Ayunda benar-benar datang ke rumah sakit, dan hasil pemeriksaan menyatakan kalau dirinya masih perawan.

Daksa memenuhi janjinya, berhasil membuat Guntara terkejut karena Ayunda didampingi pengacara kelas menengah kebawah.

Singkat cerita, pernikahan siri itu terlaksana di salah satu villa pinggiran kota tempat tinggal orang tua Ayunda.

Sang gadis berhasil meyakinkan ayah dan ibunya, dan mengantongi restu, serta didampingi.

Tepat di umur 20 tahun, status Ayunda dari gadis menjadi seorang istri, meskipun di kartu tanda pengenalnya tetap tidak berubah.

Namun, biduk rumah tangga mereka, jauh dari kehidupan sepasang suami istri pada umumnya ….

.

.

Bersambung.

Gak sampai satu bab lagi, flashback selesai ya, Kak 🥰

1
rose🦋
yahhh tamattt, trs gmn kisah cinta yeri Iyan seila Ardo, moga ada kisah nya sendiri.
Endang Sulistia
keren
Nabila hasir
tak rela rasanya pisah dng Ayunda dan daksa apalagi arshan.
please bonusnya KK cublik
dng hubunganya Yeri dan Iyan.serta seila dan ardo🙏🙏🥰🥰🥰
Abisatya
matursuwun kak cublik atas karya"nya yg slalu menghibur,,ditunggu karya selanjutnya...buat kak cublik sehat slalu & semangat 🙏💪
Agustin
trimakasih banyak kak cublik, karya2mu sangat luar biasa, mengajarkan para wanita agar kuat dan tangguh tanpa menghilangkan kodratnya sebagai perempuan..
sukses selalu kak cublik
novel destiny
akhirnya happy ending yaaa..

jangan memelihara dendam karna akan membelenggu hatimu.. ahh terimakasih karya nya kaka.. selalu jadi motivasi buat hidup lebih baik. peluk jauh dari sini 🫂
♨ˢᶜ⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
yunda🤣🤣🤣
♨ˢᶜ⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
gk selamat udah tenggelam🤣🤣🤣
♨ˢᶜ⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
bgus nyudul sna
Andriani
Terimakasih kk... lanjutkan karya berikut ya kk
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
masyaallah papi daksa
Umek Zulaichah
sudah end saja kak,,,
cepat pulih n smoga seterusnya sehat2 kk,,,
aku menunggu karya2mu kak ublik,,,
Novi Ya
Suka ceritanya 😍😍
Yanti Gunawan
owh akhirnya timaacih banyak" othor syg😍😍
neni nuraeni
yaaa udah tamat aja sih pdhl msih kngen ma baby arshan,,,, semoga kak thor cpt sembuh 🤲💪💪💪😁
Marlina Prasasty
aamiin,dgn ucapan yg sama dek🙏🏻
Marlina Prasasty
terimakasih banyak dek atas karya adek yg menemaniku di kala sunyi dirumah🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Hasmawati Hasmawati
Bismillah syafakillah untuk penulis yg penuh semangat dalam berkarya
Kaka Shanum
selalu luar biasa karya yang kak cublik hadirkan...ceritanya bikin penasaran,jadi ikut merasakan apa yang dialami tokohnya..
semangat dan sehat selalu kak cublik❤️
Rani ani
yaaaahhhh habissss... sekali nya di bom meledak ya kk 🤭🫣😄..
tapii makasih loh kk udh kasih cerita yg buat aq penasaran ditiap episodenya. yg bikin aq greget nunggu kapan up nya. the best lah buat kk nya. sehat2 terus ya kk.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!