NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 10 : Permohonan

Terhitung sudah 10 hari eunbi tak pernah pergi keluar kamar, ia mati kebosanan, akhir akhir ini hyunjin juga sering meninggalkan nya dalam waktu yang lama, sebenarnya ia merasa lega karena tidak banyak berhadapan dengan pria itu, namun ia tetap merasa tak suka jika terus berada di dalam kamar.

Tok tok tok...

Eunbi melirik tajam, siapa yang mengetuk pintu? karna ia tau hyunjin tidak akan pernah melakukan itu.

Cklek...

Pintu kamarnya terbuka membuat eunbi reflek berdiri, ia melihat seorang pemuda yang ia kenali, kyungmin.

"Tuan putri" Sapanya.

"Berhenti bersikap menjijikkan kyungmin!" Marahnya.

Pria itu justru tersenyum lebar mendengar eunbi memakinya.

"Hyunjin mengizinkan mu keluar hari ini, dalam pengawasanku tentu saja" Kata kyungmin.

Eunbi menyahut cardigan milik nya dan mendorong kyungmin menyingkir sebelum wanita itu pergi meninggalkan kamar.

"Kau dengar?! dengan pengawasanku?!" Teriaknya.

Eunbi langsung berjalan turun kebawah di ikuti oleh kyungmin yang berada di belakangnya tujuan utamanya adalah taman.

"Hei? kau mau kemana?" Tanya kyungmin.

"Bukan urusanmu!" Eunbi berdiri di ujung tangga menatap sengit pada lawan bicara.

"Aku harus tetap bersamamu untuk memantau, ini keinginan hyunjin sendiri" Ungkapnya.

"Apa kau akan ikut juga kalau aku mandi?"

"Aku tidak ingin mati oleh temanku sendiri" Jawab kyungmin.

"Aku bisa membuat dia membunuh mu, menjauhlah dariku sialan!" makinya.

"Aku yakin hyunjin lebih percaya pada kata kataku, jika kau berfikir aku akan masuk jebakanmu seperti apa yang kau lakukan pada jungwoo kau salah eunbi, dia akan lebih percaya pada kata kataku dan kau akan berakhir di ranjang dengan bekas ciuman dimana dimana" Ejeknya.

"Sialan!" Umpat nya pelan.

"Apa kau tau seseorang mati karena ulahmu? hyunjin menembak jungwoo tanpa mendengar penjelasan apapun darinya, malang sekali"

"Kau berharap apa? aku kasihan pada orang lain? lebih baik aku kasihan pada diriku sendiri, dan jika kau membicarakan tentang mati, aku lebih dulu mati daripada kalian semua!" Tandasnya.

"Lee eunbi benar benar mati, kemana gadis yang selalu berbicara lembut dulu, mulut manismu bahkan lebih sering mengumpat daripada semua orang di sini" Balas kyungmin.

"Seharusnya kau tau rasa sakit apa yang ku dapat, dan ini semua karena keluarga keparat ini" Kata eunbi, eunbi menatap tajam pada kyungmin, wanita itu marah rupanya.

"Seo-joon kau datang?" Tiba tiba kyungmin menyapa seseorang yang baru datang dari pintu masuk.

"Seo-joon?" Batin eunbi.

Eunbi berbalik ke arah datangnya seo-joon, wanita itu memasang raut wajahnya yang ramah dengan senyum yang amat manis.

"Ya? selamat pagi?" Sapa seo-joon ramah.

"Selamat pagi, aku sudah lama tidak melihatmu, apa kau sudah makan?" Tanya eunbi.

Kyungmin terkekeh ringan melihat perubahan sikap eunbi yang sangat cepat.

"Ya aku sudah"

"Sudah cukup ayo!" Kyungmin menarik tangan eunbi keluar dari rumah meninggalkan seo-joon, wanita itu sempat melempar senyum pada seo-joon sebelum pergi.

Seo-joon menatap kepergian kyungmin dan juga eunbi, setelah beberapa lama akhirnya ia menemukan jawaban bahwa wanita itu masih berada di sini.

"Ck! lagipula hyunjin tidak akan melepasnya kan?" Gumam seo-joon pelan.

...****************...

Eunbi menyirami bunga nya dengan perasaan jengkel, beberapa tanaman bunganya sudah mati karena tidak ada yang mengurus nya.

"Apa pekerjaan kalian sebenarnya apa mata kalian semua buta! lihatlah bungaku semuanya mati, apakah tidak ada satupun manusia yang tergerak menyiramnya?!" Omel eunbi.

Kyungmin hanya menggeleng pelan melihat wanita itu berdiri di bawah terik sinar matahari dan memetik satu persatu daun bunga yang kering.

"Aku bergabung di kawanan mafia hebat dan tugasku hanya mengawasi tuan putri yang sedang berkebun?" Tanya kyungmin tak percaya.

Ting

Kyungmin melihat ponselnya saat terdengar suara pesan masuk, ternyata hyunjin mengiriminya pesan, Pria itu menanyakan kabar kekasihnya.

"Dia baik" Gumamnya sembari mengetik pesan di ponsel.

Eunbi memicing kesal, bukan nya menolong kyungmin hanya bermain ponsel dan meneduh di teras rumah.

"Dasar tidak berguna!"

Eunbi melempar peralatan berkebun nya dan pergi dari taman bunga tanpa di ketahui oleh kyungmin.

"Dimana dia?" Tanya kyungmin saat tidak menemukan keberadaan eunbi halaman.

"Aahh menyusahkan saja" Keluhnya.

...****************...

Eunbi mengelilingi halaman rumah keluarga hwang, ia juga sempat masuk ke dalam rumah untuk mencari seseorang.

"Apa dia bersembunyi di lubang tikus?" Gumamnya kesal.

"Mencari siapa?" Sebuah suara menggema di belakangnya.

Eunbi menoleh dan tersenyum lebar ketika menemukan keberadaan seo-joon.

"Aku mencarimu" Katanya.

"Aku? kenapa?"

"Tidak ada, apa yang kau lakukan di sini?" Tanya eunbi.

"Hanya diam, seharusnya aku yang bertanya, kenapa kau kesini?"

"Aku bilang aku mencarimu"

"Baiklah, ada apa?"

"Entahlah aku hanya senang mengobrol denganmu, aku merasa kau orang yang berbeda di sini" Ujar eunbi.

"Tuan muda mungkin akan marah jika melihatmu di sini bersamaku"

"Abaikan saja dia, lagipula jika dia marah bukanlah kau ahli dalam perkelahian, aku banyak mendengar kemampuanmu"

"Tapi aku akan tetap mati terkena senjata api" Jawab seo-joon.

"Apa kau sudah punya pacar?"

Seo-joon terdiam mendengar pertanyaan yang di utarakan eunbi, kenapa gadis ini bertanya demikian. "Ya, kami bertunangan" Bohongnya.

Eunbi tak berekspresi apapun ketika seo-joon menjawab demikian, wanita itu hanya menatap datar.

"Apa dia cantik?"

"Ya begitulah, bagiku semua wanita adalah cantik" Katanya.

"Bagaimana denganku?"

"Ya kau cantik, karena itulah hyunjin sangat menyukai mu" Katanya.

"Aku senang kau memanggilnya tanpa embel embel tuan muda"

"Maaf aku tidak bermaksud... "

"Tak masalah, jangan terlalu kaku, abaikan saja" Eunbi memotong.

"Terimakasih, kalau begitu aku pergi dulu!" Pamit seo-joon.

"Apa kalian saling mencintai?" Tanya eunbi sesaat seo-joon akan melangkah pergi.

"Kalian?" Tanya seo-joon tak mengerti, siapa yang di maksud kalian?

"Kau dan tunanganmu?"

Ah ia baru mengingat bahwa seo-joon baru saja mengakui hubungan asmaranya yang palsu.

"Tentu saja, kami bertunangan, tentu kami saling mencintai"

"Apa menurutmu pernikahan harus berlandas dasar saling cinta? apa itu penting?"

Seo-joon tak mengerti kenapa eunbi bertanya demikian padanya, apa yang sebenarnya eunbi ingin sampaikan?

"Ya begitulah" jawab seo-joon seadanya.

"Kalau begitu seharusnya aku tidak di sini" Kata eunbi.

"Aku tidak mengerti"

"Aku tidak mencintai hyunjin seharusnya aku tidak di sini kan? maksud ku semua orang mengenalku sebagai pasangan nya, seharusnya mereka tidak, aku tidak mencintai hyunjin" Kata eunbi.

"Apa dia memaksamu?"

Eunbi mengangguk samar, ia semakin mendekat ke arah seo-joon, meraih lengan nya dengan kedua tangan.

"Bawa aku pergi" Pintanya memohon.

Seo-joon tak berkedip ketika menatap mata eunbi berbinar penuh harap.

"Bawa aku bersamamu"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!