Igrisia Devalona Bharata terlahir dari darah campuran dewa dan peri, hingga memiliki kekuatan dasyat dan di akui sebagai dewi alam. Namun kekuatan itu membuat para dewa merasa takut, hingga membuatnya jatuh ke dunia manusia dan kehilangan segalanya. Tekad dendam yang membara membuatnya bangkit mencari pecahan kristal jiwa, yang kini dimiliki oleh para pangeran di tiap kerajaan. Perjuangan panjang membuatnya berhasil mencapai tujuan. Namun perasaan yang terjalin dan kontak fisik yang terus terjadi membuatnya bimbang, haruskah dia membalas dendam atau tinggal di bumi dan hidup bahagia bersama pangeran yang dicintainya. Persaingan cinta pun tak terelakkan membuat igris harus mengambil keputusan di saat yang paling krusial.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usu dedek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pangeran Zean harimau putih
Tuan putri, kabar tentang kekuatanmu sudah tersebar ke seluruh dunia. Siapa yang tak ingin menjadi normal dan bebas?" jawab Zean tertunduk malu.
"selama puluhan tahun aku di ikat dan di rantai agar kekuatan ini tidak mengamuk. Bahkan saat terjadi perang dengan suku naga aku malah mengacau,"
Zean menghela nafas namun ragu hendak mencapai tangan putih dewi di hadapannya itu.
"Apa sebelumnya kau pernah mencoba mengendalikan kekuatan spiritual?"
"Ya.. tapi aku malah menyerang rakyatku sendiri. "
"Apa kau bisa berubah wujud menjadi harimau putih?"
"tidak mungkin dewi, hanya orang dengan kekuatan spiritual tingkat ke dua yang mampu berubah wujud. Di daratan Lumina hanya ada satu orang yaitu pangeran Zafier dari kerajaan Borista di selatan. " jelas salah seorang perwakilan.
Zean semakin sedih dan tertunduk. Dia sebenarnya malu mengakui kelemahan negaranya sendiri. Tapi apa boleh buat. Rakyatnya lebih penting dari harga diri.
"kerajaan kami mengalami krisis iklim sudah puluhan tahun. Sejak perang terakhir dengan wilayah selatan, kerajaan kami menjadi tandus dan gersang. Tidak ada satupun tumbuhan yang bisa hidup di tanah kami. Setiap hari puluhan rakyat kami harus mati kelaparan. Kekuatan ini tidak berguna bagiku jika tidak bisa membantu kerajaan. Jadi aku sangat paham, kenapa ayah(raja ornebic) sangat antusias dengan undangan dari raja Hermes. Jika memang pertukaran ikatan darah bisa di lakukan, aku bersedia menjadi pelayanmu seumur hidup. Asal tuan putri bisa membantu kerajaan kami," ucap Zean dengan hati yang hancur dan sedih.
Igris tersentuh dengan kejujuran pangeran Zean. Dia meraih tubuh kekar itu dan mengajak nya berdiri. Zean yang menatap langsung kecantikan sang dewi sontak menjadi malu sendiri. Baru kali inu dia melihat wanita dengan kesempurnaan wajah dan fisik yang begitu mempesona. Keduanya saling tatap tanpa kata.
"aku mendengar setetes darahmu bisa membangkitkan kekuatan dari dalam tanah. Jika setetes darahmu bisa menyuburkan tanah kami, maka kerajaan kami akan selamanya berutang budi dan menjadi saudara dari kerajaan Neuzella. " Tambah Zean lagi.
Rombongan kerajaan Ornebic itupun memberikan penghormatan kepada Igrisia sambil memohon. Tak sedikit kerajaan lain mencemooh mereka. Mengejek betapa lemahnya kerajaan Ornebic. Namun ketulusan mereka ingin menyelamatkan rakyatnya membuat hati igris terenyuh. Tak peduli dengan ejekan kerajaan lain, mereka rela merendahkan diri demi kesejahteraan rakyat nya. Itulah kerajaan sejati yang di pimpin oleh raja Daus Ornebic, seorang raja dari bangsa harimau yang mimilki keramahan dan rasa sayang kepada rakyatnya.
Raja Daus tak dapat hadir karena ada masalah penting di kerajaan nya sata ini. Namun perwakilan dan pengeran mereka sudah cukup menggambarkan betapa bijaksana nya raja mereka.
"Pangeran, apa kau tau apa itu kontrak darah?" ucap Igrisia.
Zean menggelengkan kepalanya.
"aku hanya mendengar bahwa itu seperti segel suci yang akan mengikat dua orang,"
"Kontrak darah adalah penggabungan dari darah dewi dan manusia yang di pilihnya. Saat melakukan kontrak, akan tercipta segel suci kedewaan. Kau akan terikat padaku seumur hidup. Kau selamanya akan bersama ku, menjadi pelayanan, pengawal, dan pendamping. Apa kau bersedia?"
"Apa itu artinya aku menjadi pasanganmu juga?"
"Ya benar ... tapi seorang dewi tidak meliki batas, dia bisa memiliki banyak pasangan sesuka hati. Dewi sepertiku bisa memiliki puluhan pasangan dengan kontrak darah. Seseorang yang menjalin ikatan denganku, akan mendapatkan tubuh baja dan memiliki kekuatan dewa tingkat empat alam spiritual tanpa harus melakukan kultivasi. Bisa mengendalikan hewan suci dan akan memiliki senjata agung ilahi. Bahkan satu kebasan kipas angin miliku saja bisa membelah bumi, apalagi jika ingin meratakan kerajaan yang membangkang, itu sangat mudah,"
Ucapan igris membuat gaduh istana. mulai timbul perdebatan dan hawa perebutan. Banyak kerajaan yang tak terima dengan kata-kata sombongnya. Siapa yang tidak tau bahwa kekuatan dewa tingkat lima saja mampu membelah langit dan lautan. Tak terbayang dasyatnya jika hanya dengan setetes darah bisa membangkitkan kekuatan yang di impikan semua orang. Igris sengaja membeberkan rahasia tubuhnya itu guna memancing para pemilik kristal jiwa. Ia melirik ke arah seorang pemuda yang masih asyik menyeruput teh di jejeran atas sana. Tampak pemuda itu hanya cuek dengan ucapan tersebut.
"Apa kau bisa membuktikan kata-kata mu itu?" Tanya seorang suku naga dari kerajaan api.
"di setiap kerajaan memiliki pengendali hewan suci yang memiliki kristal jiwa itu. Jika kami membuat kontrak darah dengan putri mahkota kerajaan Neuzella, apa kalian bisa menjamin tidak akan menyerang kami?" Tanya wanita dari kerajaan lain.
"Apa keuntungan bagi setiap kerajaan, jika kami menyetujui aliansi ini?"
"tiga syarat, ... sebelum kontrak darah di lakukan kalian bisa meminta tiga syarat. Selama syarat itu bisa aku penuhi maka aku akan menyetujui kontrak. Jika semua kerajaan bekerja sama maka kita akan menjadi satu negara, tidak perlu lagi perang. Kita tidak akan butuh dewa di atas langit sana untuk memberikan kedamaian. "
Mendadak suasana menjadi hening. Danji dan raja Hermes hanya saling tatap. Igris tidak tau bahwa pernyataannya barusan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Dia benar-benar menganggap semua orang butuh kedamaian dan hidup bahagia.
"Bagaimana kau membuktikan kekuatan darah mu itu tuan putri?" sahut seseorang dari kejauhan. Seorang pemuda berambut merah menyela keheningan.
Tampak pemuda itu perwakilan dari kerajaan api. Kepalanya miliki tanduk kecil. Igris hanya tersenyum bangga. Dia lalu mendekat ke arah Zean dan kerumunan kerajaan Ornebic yang masih berada di tengah-tengah aula.
"Apa kau bersedia menjalin kontrak darah denganku?" Tanya igris kepada Zean sembari menjulurkan tangannya.
"Apa kau bersedia berbagi kekuatan dewa? Selamanya kita akan bersama,"
Bak gayung bersambut, Zean langsung duduk berkuda kaki menyambut tangan itu dengan lembut dan menciumnya.
"aku Zean Napoleon Arnebix putra keempat dari kerajaan Ornebic bersedia menjalin kontrak darah dengan dewi Igrisia Devalona Bharata Hermes," ujar nya.
"Bersediakah engkau menjadi pendampingku seumur hidup? dan membagi kekuatan jiwa dan dewi ku untuk kesejahteraan rakyat mu?"
"aku bersedia," jawab lantang Zean.
"sebelum melakukan kontrak darah aku ingin bertanya kepada perwakilan kerajaan Ornebic. Apa yang kalian inginkan?"
"yang mulia, kami hanya ingin kemakmuran untuk kerajaan kami, selain dari pada itu kami tidak menginginkan hal yang lain."
"Benar yang mulia, kerajaan berdiri karena adanya rakyat. Jika setiap hari ada rakyat yang mati kelaparan maka lama kelamaan kerajaan akan runtuh dan tidak akan memiliki kekuatan lagi. "
"bukan hanya rakyat yang terancam, tapi militer pasukan harimau juga semakin melemah karena pasokan makanan tidak tersedia. Wilayah kami benar-benar tandus. Bahkan air pun semakin mengering."
"Mohon yang mulia putri mahkota bisa berbelas kasih,"
Tanpa mempedulikan status kerajaan lain rombongan kerajaan Ornebic menegaskan kejujuran wilayah mereka. Sekalipun di anggap lemah mereka akan bertahan demi rakyatnya.
"tiga hal!" Tegas igris bersungguh-sungguh.