Cikal Bakal Tim Divisi Kasus Dingin
Ini GD setelah GD 1 sebelum GD 2 ( Shea n the gank ). Makanya aku kasih judul Ghost Detective Season 1.5.
Isinya awal tim gabut dibentuk. Masih the o.g tim ( bang Dean, mas Rayyan, mbak Nana, mbak Tikah dan pak Jarot ). Jangan cari mbak Lilis karena belum ada tapi ada awal mula mbak Susi ikutan. Ada mbak Nita juga, ada anomali lainnya ( belum musim Saja Boys versi tuyul ). Masih ada Hoshi dan Bima. Ini masih bersama L, Nyes dan Dendeng.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Serial Killer?
"Kalau dokter ini senior dan konsulen dok Rahmat di bedah ... Agak susah ini. Pertama, meskipun aku tidak percaya kebetulan, bisa dengan alasan kebetulan saja memang usianya si pasien sampai segitu. Kedua, jika tidak ada penyidikan secara forensik medis, juga susah. Karena kita pasti harus membongkar jenazah yang sudah pasti tidak terlihat kenapanya," ucap AKP Dean Thomas.
"Masa harus menunggu korban lagi bang?" tanya Iptu Rayyan.
"Mau tidak mau. Kecuali ... Keluarga korban merasa curiga dengan kematian anggota keluarganya. Nah, itu baru bisa kita selidiki. Cuma kan tidak semudah itu ...." Suara ponsel AKP Dean Thomas berbunyi membuat ucapannya terhenti. "Ya dik Hani ... EH? Oke ... Aku kesana!"
"Ada apa bang?" tanya Iptu Atikah.
"Rafika mau melahirkan! Kok maju dua Minggu sih!" AKP Dean Thomas auto gedubrakan.
"Lahiran dimana?" tanya Kompol Jarot yang auto ikut gedubrakan.
"Bhayangkara!"
"Kita kesana semua!" putus Iptu Rayyan.
***
Hampir dua jam proses kelahiran putra pertama AKP Dean Thomas dengan Rafika, akhirnya pria ganteng itu pun keluar dari ruang operasi. Wajahnya tampak berbinar dan semua anggota tim kasus dingin bersama Lachlan, Nareswari dan Raiden menatap dengan wajah penasaran.
"Puji Tuhan, meskipun Fika sempat ngeyel tidak mau Caesar, putra kami lahir dengan selamat. Fika juga selamat dan sedikit lelah," senyum AKP Dean Thomas yang langsung mendapatkan pelukan dari rekannya.
"Siapa namanya?" tanya Aizen sambil bersalaman dengan AKP Dean Thomas.
"Alfie. Artinya serigala yang mulia versi bahasa Jerman serta penasehat yang bijaksana dalam bahasa Inggris," jawab AKP Dean Thomas.
"Kenapa kamu kasih nama itu bang?" tanya Kompol Jarot.
"Karena aku tahu Alfie akan bersama Shea, Raynard anaknya mas Saki, Hana anaknya mas Aizen dan Ryuga anaknya dokter Remy. Kan mereka sebaya itu. Belum nanti sama anaknya dik Rayyan," jawab AKP Dean Thomas.
"Semoga Alfie tetap bijaksana menghadapi para saudaranya nanti," kekeh Lachlan.
***
Untuk sementara kasus dokter Rahmat ditunda dulu karena para tim kasus dingin harus mencari data pasien-pasien yang dicurigai meninggal tidak wajar dan itu tidak mudah karena harus berhubungan dengan IDI. Apalagi tidak mudah untuk membuktikan semuanya tanpa ada bukti yang jelas. Tidak bisa berdasarkan asumsi dan perasaan saja.
"Meskipun kami sepertinya tidak bergerak, tapi kami tetap menyelidiki layar belakang para pasien itu. Kami nanti diskusi dengan dokter Kaysa yang bekerja di PRC Hospital," ucap Iptu Rayyan.
"Apa tidak melanggar kode etik?" tanya Dokter Rahmat yang datang ke ruangan tim kasus dingin untuk berdiskusi soal kasus kemarin.
"Tidak jika pasiennya dibuat confidential. Misal begini. Pasien A menderita usus buntu dan pasti prosedur ada sendiri. Jika tidak sesuai dengan prosedur, itu bisa dibilang malpraktek. Tapi ... Jika dokter Rahmat bisa membuat log korban ... Bisa kita bandingkan," jawab Iptu Atikah.
"Aji tahu?" tanya AKP Dean Thomas,"soal kasus ini."
"Aku hanya berdiskusi dengan mas Aji karena kan divisi spesialisnya beda bang Dean."
"Jadi begini saja. Dokter Rahmat awasi saja dokter Westin setiap melakukan operasi. Catat semua simptom pasien dan operasinya apa saja. Jika terjadi malpraktek hingga membuat pasien meninggal, perlu dipertanyakan. Biasanya seorang pembunuh berantai akan semakin meningkat perilakunya karena dia merasa tidak mendapatkan hukuman jadi semakin menjadi," ucap AKP Dean Thomas.
"Dia sudah masuk serial killer ya?" tanya Iptu Atikah.
"Orang kalau sudah membunuh lebih dari tiga orang, itu sudah masuk serial killer, pembunuh berantai, Tikah," jawab AKP Dean Thomas.
"Iya juga sih."
"Bang Dean yakin dia akan meningkat?" tanya Kompol Jarot.
"Percaya padaku."
***
RS Bhayangkara Jakarta
"Dok Rahmat!"
Dokter Rahmat menoleh dan tampak dokter Westin memanggil dirinya.
"Dokter Westin," senyum Dokter Rahmat.
"Nanti sore kita ada tindakan. Splenectomy."
Dokter Rahmat terkejut. "Limpanya kenapa dok?"
"Bengkak. Kebanyakan minum dia. Nanti jam empat sore ya?"
"Siap dok Westin."
Note
Operasi untuk mengangkat limpa yang bengkak ( splenomegali ) atau bermasalah disebut splenektomi. Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi pembengkakan parah, cedera, atau penyakit yang tidak membaik dengan pengobatan, baik melalui teknik laparoskopi ( sayatan kecil ) maupun bedah terbuka.
Sumber Google
Dokter Rahmat lalu mengirimkan pesan ke AKP Dean Thomas.
📩 Dokter Rahmat : nanti sore jam empat, aku dan dokter Westin akan melakukan operasi pengangkatan limpa
Tak lama balasan dari AKP Dean Thomas pun masuk.
📩 AKP Dean Thomas : sesuai dengan rencana dok. Catat semuanya.
***
Polda Papua Barat
Iptu Nana bersama dengan Rommy, suaminya, beserta ayah dan ibunya, berusaha tegar saat penyerahan dua jenazah anggota keluarga mereka.
Tapi tidak dengan Lucky Buwono.
Remaja akhir yang baru saja masuk kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, tampak shock karena harus kehilangan dua orangtuanya sekaligus.
"Dik ... Ikhlas ya ...." Iptu Nana memeluk Lucky dengan erat.
"Aku tidak menyangka ... Mereka baru telepon aku paginya buat nyemangati aku ... Siangnya aku dikabari ... Papa dan Mama tidak ada ...." Lucky pun memeluk Iptu Nana.
"Iya dik. Kamu baru delapan belas tahun tapi sudah tidak punya orang tua," ucap Iptu Nana.
"Lucky, kamu tinggal sama Pakdhe dan Budhe saja. Soal biaya kuliah, kamu tenang saja," kata ayah Iptu Nana. "Nanti biar pakdhe bantu soal warisan kedua orang tua kamu. Simpan saja uangnya ... Kamu akan butuh nanti. Biaya kuliah, pakdhe saja. Anggap balas budi pakdhe dulu disekolahkan ke S3 sama papamu ke Amerika. Papamu menyisihkan gajinya buat biaya Pakdhe selama disana karena tidak lolos LPDP."
"Tapi pakdhe ...."
"Pa, kita bicarakan nanti, Pa. Yang penting sekarang kita urus jenazah sampai ke Surabaya dulu. Soal warisan dik Lucky dan semuanya di Papua, aku yang urus," ucap Rommy. "Biar aku ditinggal dulu di sini nanti kalau sudah selesai pemakaman, dik Lucky balik kemari untuk tanda tangan atau kalau bisa via email maupun WhatsApp, mana yang bisa dipakai," ucap Rommy. "Nana, ini katanya bang Dean juga mau bantu."
Iptu Nana membaca pesan AKP Dean Thomas yang akan membantu pihak Polda Papua karena yang di bagian Asabri adalah adik kelasnya.
"Alhamdulillah ... Kamu bisa tenang karena tahu, pasti kamu nggak bisa mikir kan sekarang," ucap Iptu Nana ke Lucky.
***
Yuhuuu up Siang yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
pntsn mbilnya smp ringsek,yg nmpel ada 10.....tp bgus sih,biar tu pnjht nrima akibtnya....abs ni siap2 bbo d sel pula.....