NovelToon NovelToon
Miss Cahya

Miss Cahya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Persaingan Mafia / Mafia
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ebit S

Menceritakan tentang 2 gadis bersaudara dimana dia adalah seorang anak yang di hidupi oleh pengusaha yang sangat kaya raya dan setiap pesaing kalah bisnis dari orang tua nya selalu saja mereka ingin selalu menjatuh kan orang tua Cahya dan Megy....

" Cahya kamu janji ya, akan membalaskan kedua orang tua kita" kata Megy sembari mengelap air mata adik nya yang menetes di pipi.

"Oke, gue janji kak, lu juga janji ya, kak? Ucap Cahya sembari berhenti menangis.

Cahya sekarang usiamu muda, kamu bisa ikut ke medan perang! Di sana kamu bisa mempelajari ahli beladiri apa saja? Kata Megy dengan serius.

Baiklah kak, gue akan pergi dulu! Titip ayah ya? Ucap Cahya.

Apakah orang tua nya akan jatuh atas segala yang dilakukan penjahat..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ebit S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Hilang Ingatan

   Cahya safira yang sedang mencoba mengingat masa lalunya tiba-tiba muncul sosok Meggy yang sedang berkelahi menghadapi berandal dengan sangat gesit. Kemudian Cahya membantu Meggy menyerang berandal itu hingga berandal kalah oleh mereka berdua.

Cahya pun berkata." Egy, lu kejar pimpinan berandal itu, lalu bebasin Ayah ya setelah Gue menjatuhkan mereka?"

"Oke, tapi lu hati-hati ya?" Kata Meggy menjawab dengan raut wajah khawatir.

Kemudian Cahya mulai menghadapi para berandal yang mengepung mereka hingga Cahya berhasil menjatuhkan mereka dan Cahya langsung melirik Meggy memberikan kode dengan mengangguk supaya cepat mengejar pimpinan berandal.

Lalu Meggy dengan cepat pergi meninggalkan Cahya untuk mengejar pimpinan berandal untuk membebaskan Ayahnya yang sedang tersandera.

Kemudian di dunia nyata bertepat di tengah-tengah gang Cahya yang sedang siaga langsung kesakitan.

"Aaaaaahhhh... Kepala ku... Aduuuuh..."

"Kenapa sakit banget?" Kata Cahya sembari memegang kepalanya seperti ditusuk-tusuk jarum.

Kevin pun berkata."Cah, lu jangan terlalu memaksa dulu ingatan lu, yang penting lu percayai dulu kita! Kita pasti bantu lu kok?"

Kemudian Cahya yang sedang kesakitan melihat kearah Reno, Ridho dan Kevin lalu Cahya menganggukkan kepalanya kepada mereka kemudian akhirnya mereka berdiri bersama-sama melihat rombongan para preman itu.

"Kalian sebenarnya siapa? Cepetan jawab jujur aja lu?" Kata Ridho kepada preman yang terjatuh akibat serangan mereka tadi.

Preman yang terjatuh itu adalah Baron lalu dengan kesal Baron berdiri sembari menahan sakit kemudian langsung melihat tajam melihat ke arah Ridho dan temannya yang lain.

"Hehehe... Lu pake banyak tanya belum kenal kami ya." Ucap Baron dengan kesal menatap tajam ke arah Ridho sembari menyeringai.

Baron kemudian memberikan kode dengan siulan lalu langsung semua orang dibalik-balik kegelapan dengan membawa balok, rantai, pisau dan pentungan.

"Alah mak jang.... Banyak amat woiii bisa berabe bin keok nih kita!" Ucap Reno yang kaget melihat semua orang yang muncul.

Dari kegelapan dengan wajah yang sangar-sangar berbadan besar, dan tato serta otot mereka membuat siapa saja pasti gentar.

Cahya Safira dengan dingin lalu melihat kearah orang yang baru saja muncul lalu dengan seringai dingin tersenyum.

Apa masih ada lagi yang lain, kata Cahya dengan tersenyum dingin.

Sembari melihat kearah para pria berwajah sangar dan berotot itu.

"Udah lo nyerah aja, mereka semua adalah pengalamannya udah dimana-mana, jangan menganggap remeh mereka? Nanti nggak ada ampun buat lu!" Kata Baron tersenyum dengan bangga terhadap kehadiran teman-temannya.

"Hahaha woy bro, lu aja nggak kenal dengan kita udah nganggep mereka ada apa-apanya, lu pikir kita kesini nggak ada persiapan?" Kata Reno lalu dengan tertawa senang.

Kemudian rombongan Baron melihat Reno dengan terhenti setelah mendengar ucapan Reno.

Kemudian Reno segera mengeluarkan Rantai, lalu Ridho mengeluarkan kayu balok, kemudian Kevin mengambil pisau dua satunya untuk memberikan ke Cahya.

"Cahya, ini buat lu! Mereka harus kita habisi di sini?" Kata Kevin sembari memberikan pisau ke Cahya untuk digunakan menjadi senjata mereka.

Lalu Baron menyeringai melihat mereka mengeluarkan senjata kemudian langsung melihat ke arah teman-temannya.

"Hahahaha dengan senjata kalian itu begitu, kalian udah sangat yakin, hahaha! Ingat senjata kalian cuma gitu, semntara kalian aja kalah jumlah! Dari mana keyakinan kalian haaaaaahahaa?" Ucap Baron dengan penuh keyakinan atas kemenangannya.

Kemudian Baron melihat kearah temannya, dengan menyeringai berteriak lalu berkata."Kalian tunggu apa lagi, lawan mereka! Biar mereka ngerasain gimana merasakan penyesalan dan ketakutan?"

Lalu rombongan pria yang sangar dan berbadan besar langsung menyeringai kemudian berjalan dengan penuh kemantapan maju menuju rombongan Cahya dengan sangat waspada bersiap-siap.

Kemudian Cahya dengan penuh keyakinan langsung maju mendahului para orang yang berbadan besar itu dengan menyeringai dingin.

"Bodoh" kata Cahya berkata dengan dingin sembari maju menuju kearah yang berbadan besar kemudian.

"Aaaaaah....Aduuuuuh...aaaaahhhh...plaaaaaak....bruuuuuugh....bruuuuugh..."

Cahya dengan sangat cepat langsung menghajar rombongan pria berbadan besar itu kemudian Cahya maju lagi menuju kearah orang yang sudah ia hajar tadi.

"Plaaaaak...plaaaaak...bruuuughhhh.... Aaaaaaahhhhh... Gedebuk..." Jerit orang berbadan besar yang terhempas kearah pagar gang hingga mengenai salah satu temannya dan ikut terlempar hingga merasakan kesakitan dan terluka.

Lalu orang yang berbadan besar, berkata." Aaaah... Aduuuh... Tuh cewek, jangan dianggap enteng bro, kayaknya dia punya beladiri bro! Di lihat dari serangannya bisa langsung merobohkan kita?"

"Hadeeeeeeh gue belum maju aja, juga ikut terlempar bareng lu, belum apa-apa gue juga udah luka? Udah kita hajar aja temennya biar yang lain hadapi tuh cewek?" Kata lelaki yang sangar itu sembari berdiri bernama Jay.

Lalu pria bernama Johnson, berkata."Ya mending kita hajar aja laki-laki itu."

Jay yang mendengarnya kemudian hanya menanggapi temannya dengan hanya mengangguk saja lalu segera menuju kearah Reno yang sedang berkelahi melawan dua orang.

"Busssset... Kenapa lawan gue jadi banyak banget?" Kata Reno yang sedang berkelahi dengan sekuat tenaga langsung dikeroyok empat orang.

Lalu ditempat lain Cahya sedang berdiri melihat kearah Baron yang sedang berdiri melihat para rombongan lelaki berbadan besar dan berwajah sangat sedang berkelahi.

Kemudian Cahya dengan sangat cepat langsung mendekati Baron hingga Cahya langsung menendang Baron mengeni pinggang Baron tidak hanya menendang Cahya kemudian merah pergelangan tangannya hingga melempar Barong terhempas di dinding Gang.

"Aaaaahhhh..bruuuugh....bruuuuughh... Plaaaaaaaak....." Jerit Baron yang menabrak dinding gang hingga terluka.

Kemudian Baron berdiri dan bergumam didalam hati."buseeet, nih cewek kok jadi kuat banget? Waktu dia sendirian tadi nggak ada apa-apa nya?"

Kemudian Baron menyeringai tersenyum melihat Cahya yang baru saja menjatuhkan Baron berjalan santai menuju Baron.

Dengan wajah datar serta tersenyum dingin Cahya berkata."Lu pikir dengan adanya temen-temen lu yang gede dan sangar itu bisa buat gue gentar, hah!"

Tanpa banyak bicara lagi Cahya langsung mengangkat kakinya tinggi ingin menginjak Baron yang sedang terluka hingga tak berdaya lalu dengan seringai dingin Baron tersenyum sinis.

Baron pun, berkata."Lu bunuh gue? Gue pastikan lu nggak bakal ketemu dengan dia!"

Setelah itu Baron segera merogoh saku celananya dan melemparkan HP kearah Cahya yang sedang berdiri menatap tajam kearah Baron.

Sementara Cahya menghentikan gerakannya untuk menginjak Baron kemudian melihat HP yang dilemparkan oleh Baron kepadanya.

Cahya dengan hati-hati melihat ke Baron lalu, berkata."Maksud lu apa, hah? Emang nya ada apa dengan HP itu?"

"Lu periksa aja sendiri, setelah lu lihat! Lu akan tahu apa itu?" Ucap Baron dengan tersenyum licik.

Kemudian Cahya tanpa waspada langsung mendekati HP lalu langsung diserang oleh Baron dengan tiba-tiba, tetapi tanpa disadari oleh Baron ditempat lain Kevin melihat Baron dengan seringai licik kemudian dengan cepat langsung menghajar Baron yang hendak menyerang Cahya secara diam-diam.

"Aaaaaaaah..... Gedebuk.... Bruuuuugh..." Jerit Baron terpental hingga terhempas di tembok gang.

1
Anisa Febriana272
kenapa pak Eko sekalu ketimpa sial ya😭😭😭 kayak nya orang yang berniat culik pak Eko dia benar2 iri dengki dengan pak Eko
Indira Mr
Kasihan Joni, minum..minum..dulu..baru berantem lagi, Meggy itu kuat walau dikeroyok.
MARDONI
kejar-kejaran Cahya dengan Bos Geng ini benar-benar menegangkan. Saat Kevin datang membantu Cahya rasanya lega banget, lalu Megy tiba-tiba muncul dan menghajar Bos Geng itu makin bikin semangat. Tapi Bos Geng masih belum menyerah juga, jadi penasaran bagaimana mereka bisa memaksa dia bicara soal ayah Megy.
izmie kim
novel genre aksi yang pertama aku baca seorang wanita dengan keberanian luar biasa
Wida_Ast Jcy
hati hati lho awas ke kejar
Wida_Ast Jcy
ya Allaah cahya 🤣🤣🤣🤣 lanjutkan saja lah
Kabuki
anjayy jago banget megy😭😭
Kabuki
masa cuma digertak kek gitu para gengnya udh langsung ketakutan sih? padahal yang gertak cuma cewe🗿🗿
Serena Khanza
sukurin lu
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
putri-putri? Aku kira si Cahya cowok loh🤣
Panda
namun sampai sampai tak terlalu (ini maksudku kak yang penggabungan katanya aneh, dan cukup banyak)

ini seperti isi teks yang langsung up tapi mungkin lupa di edit lagi tanpa di kroscek

padahal isi ceritanya cukup oke
Panda
cukup seru cuma bakal lebih baik kalau dibikin lebih luwes karena banyak penggabungan kata yang agak 'aneh'
Panda
ini maksudnya motor terbang beneran apa gimana kak??
Panda
mungkin bisa diperhalus kak 👍
rahmad faujan
bnyk bngt musuhnya takut mati duluan😭
Anisa Febriana272
omaygattttttt ayah nya pak Eko Wijaya kemana😱😱😱 apa jangan2 di culik lagi karena kemarin. gagal😭
izmie kim
sibuk benerr ya ampun kapan habisnya musuh tuh
MARDONI
Salut banget sama persahabatan Cahya, Kevin, Reno, dan Ridho yang langsung turun tangan bantu cari ayahnya. Tapi Megy benar-benar mencuri perhatian di sini! Cara dia menghadang mobil dan melawan para geng itu bikin merinding. Sekarang makin penasaran sebenarnya ayahnya Cahya disembunyikan di mana 😣
Wida_Ast Jcy
iya aku pun mau nanya thor pesta apaan ya🤔🤔
Wida_Ast Jcy
kasihan banget thor ayahnya disiksa🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!