NovelToon NovelToon
Azalea : Aku Menjadi Karakter Teman Tokoh Utama Perempuan Yang Mati Di Ending Novel

Azalea : Aku Menjadi Karakter Teman Tokoh Utama Perempuan Yang Mati Di Ending Novel

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai / Masuk ke dalam novel / Menjadi NPC / Fantasi Wanita
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Azalea Rhododendron

Aku mengalami kecelakaan saat menyelamatkan anak dari kakak laki-lakiku. Aku yang saat itu melihat Keponakanku nyaris ditabrak oleh mobil yang melaju kencang di jalanan, refleks mendorong dia menjauh sehingga aku yang ditabrak mobil. Secara samar-samar aku melihat kakak laki-lakiku datang dan meneriakkan namaku. Akan tetapi, pandanganku sudah gelap. 'Apakah aku akan bertemu Papa dan Mama sekarang?'

Begitu membuka mata, aku berada di sebuah tempat yang hanya ada satu cahaya terang tepat di atas kepalaku tetapi di sekelilingku gelap. Sebuah suara mengatakan bahwa aku bisa kembali, asalkan aku harus bisa melaksanakan misi kehidupan dari diriku yang dulu.

Ini kan tubuh Azalea Lorienfield, teman pemeran utama perempuan dalam novel favoriteku yang mati di ending novel! Apakah maksud suara misterius itu aku harus menyelamatkan diriku agar tidak mati seperti dalam novel?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azalea Rhododendron, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 : Kekuatan Penyembuh

...Happy Reading^^...

...💮...

"Bukankah itu bagus?"

Aku memutar bola mataku jengah.

"Apanya yang bagus?"

"Kau bisa menikah dengan Pangeran Mahkota itu dan hidup bahagia dengannya?"

"Anda pikir ini persis seperti dongeng yang selalu diceritakan pada anak perempuan saat mereka tidur?"

"Bukankah sama persis? Siapa yang tidak ingin menjadi Ratu di masa depan?"

"Tentu saja saya! Saat kecil saya memang ingin menjadi Tuan Putri atau Ratu Kerajaan, tapi realitanya tidak semenyenangkan itu! Aku membaca berita tentang kerajaan-kerajaan atau bahkan kekaisaran di Asia di zaman lampau. Di mana terjadi perebutan antara para anak Raja, saling menyindir dan membunuh antara Ratu atau para selir, skandal-skandal anggota kerajaan yang entah benar atau salah dan juga sifat-sifat asli para anggota kerajaan atau bangsawan yang tertutup topeng senyuman anggun mereka. Saya sebagai Ratu pastinya memiliki banyak tugas termasuk memperhatikan setiap sudut Kerajaan! Ratu memiliki banyak beban! Saya tidak ingin mengalami itu semua!" aku terengah-engah karena habis berceloteh panjang lebar untuk menjelaskan kepada si Pemantauku ini.

"Bukankah sekarang kau juga Bangsawan?"

"Keluarga ini berbeda, itu yang saya baca dari novelnya." aku juga sebenarnya ragu sih, karena latar belakang keluarga ini tidak banyak dijelaskan.

"Benarkah?" ok! Aku jengkel sekarang.

"Kenapa anda malah bertanya? Anda kan melihat segalanya? Mana mungkin kau tidak tahu tentang alur novel ini dan kisah keluarga Count Lorienfield?!" seruku sambil mendengus jengkel.

"Bukankah sudah aku katakan bahwa aku bukanlah Sang Maha Kuasa? Aku hanya ditugaskan untuk mengawasi dirimu yang telah dipilih oleh Sang Maha Kuasa. Aku mana tahu menahu tentang alur novel yang kau sebutkan dan aku juga tidak tahu tentang kehidupanmu sebelumnya, selain kecelakaan yang telah kau alami."

Aku terdiam mendengar penjelasan, benar sih. Dia memang kan awalnya ditugaskan untuk mengawasi dirimu dari atas.

Tapi apa yang dia bilang? Dia bilang tugasnya hanya mengawasi diriku? Artinya dia hanya duduk di atas sana sambil memantauku?

"Enak sekali kerjaan anda, hanya memantau diriku tanpa berbuat banyak!"

"Kenapa? Mau tukaran posisi?"

"Wah! Benarkah? Kalau boleh, aku mau sih-"

Ceklek

Aku membeku saat pintu kamarku terbuka. Apakah percakapanku dengan si Pemantau terdengar oleh orang yang akan masuk ke kamarku ini?

Aku melihat rambut merah muda pendek yang masuk ke kamarku. Asher Lorienfield?

Dia berjalan dengan penuh senyuman ke arahku sambil membawa nampan dan piring di atasnya.

Setelah sampai ke samping kasurku, dia duduk di kursi sambil meletakkan nampan di atas meja kecil dekat kasurku.

"Bagaimana kabarmu, Aza?"

"Sudah agak baikan...kedua tanganku bisa digerakan pelan-pelan," aku menggerakkan kedua lenganku pelan-pelan sebagai bukti kuat ucapanku tadi pada Asher Lorienfield.

Asher Lorienfield tersenyum kecil. "Syukurlah," ucapnya.

Lalu, dia secara tiba-tiba mengangkat kedua tangannya ke depanku. "Ulurkan kedua tanganmu padaku!" perintahnya dengan lembut.

Aku hanya menurut-nurut saja. Tapi, begitu kedua tangan kami saling bertautan. Aku merasakan sesuatu yang sepertinya mengalir masuk ke tubuhku melalui kedua tanganku. Begitu aku melihat tanganku, ada cahaya berwarna hijau yang terlihat dari tubuh Asher dan masuk ke tubuhku.

Aku terkejut melihat ini dan menoleh pada Asher yang masih tersenyum padaku, aku bisa melihat mata hijaunya juga ikut bersinar dengan cahaya hijau ini.

Begitu cahaya itu pudar, aku merasakan tubuhku terasa ringan. Asher pun melepaskan tangannya dari tanganku.

Aku melihat kedua tanganku yang semakin mudah digerakkan, aku merasa takjub dan kembali memandang ke arah Asher.

Entah mengapa, aku merasa seperti bisa menggerakkan tubuhku. Aku berusaha duduk walau masih merasakan nyeri di seluruh tubuhku, Asher juga membantuku untuk duduk.

Astaga! Duduk saja aku masih merasa susah!

"Bagaimana?"

"Perasaanku menjadi baik dan tubuhku semakin bisa digerakkan!" jawabku dengan ceria.

"Senangnya mendengar jawabanmu."

"Tapi apa itu?"

"Itu kekuatan penyembuhan." jawaban Asher membuatku terkejut. Aku baru ingat kalau genre novel ini juga fantasi, yang artinya banyak kekuatan magis yang dimiliki beberapa karakter atau bahkan beberapa keluarga bangsawan...termasuk anggota Kekaisaran.

"Ah, kekuatan penyembuhan ya?" tapi setelah itu, aku menyadari sesuatu.

"Kapan keluarga Lorienfield punya kekuatan penyembuhan?"

Asher memberikan senyuman manisnya. "Bukan keluarga Lorienfield, adikku sayang..."

Aku menatap Asher dengan pandangan bertanya, tapi sedetik kemudian aku menemukan jawabannya.

"...yap! Benar! Yang memiliki kekuatan Penyembuh adalah keluarga Mama kita." mataku berkedip-kedip mendengar jawaban yang sudah kudapatkan dari Asher.

"Ya, sebenarnya kekuatan Penyembuh Mama jauh lebih lemah dibandingkan saudara-saudaranya yang lain, makanya kekuatan penyembuhku hanya sebatas membuat tubuhmu tidak merasakan sakit. Walau begitu aku senang kekuatan penyembuhku ini cukup berguna untuk adikku," aku diam membiarkan Asher terus mengoceh di dekatku. Aku merasakan usapan lembutnya pada surai merah mudaku.

"Tapi jangan khawatir, Papa telah memberikan pesan darurat pada saudari Mama yang berada di kuil suci agar datang untuk mengobatimu. Kuharap saudari Mama itu datang secepatnya agar kamu cepat sembuh," usapan lembut itu masih dapat aku rasakan.

"Mama juga sedang menyimpan tenaga agar dapat menggunakan kekuatan penyembuh, setidaknya itu akan dapat membantu pemulihanmu. Itu sih yang Mama katakan,"

Aku tidak menyangka bahwa keluarga Mamanya Azalea memiliki kekuatan penyembuh, karena tidak banyak yang diceritakan di novel maupun di kisah Hades dan Persefone.

"Kak Ash bilang kalau keluarga Mama memiliki kekuatan penyembuh? Tapi, aku tidak ingat keluarganya Mama serta nama keluarganya? Atau bahkan aku juga tidak ingat orang-orangnya?"

"Tidak apa-apa Azalea, tidak banyak juga yang kamu ingat kan? Ya, sebenarnya...Mama juga tidak pernah bertemu dengan keluarganya selain acara-acara penting seperti pernikahan kerabat terdekat, terlebih Mama juga sibuk dengan pekerjaannya sebagai Nyonya Lorienfield keluarga kita."

"Lalu...di mana mereka berada sekarang kak? Nama keluarga Mama apa?"

"Ah, iya! Kakak lupa menyebutkan nama keluarga Mama. Nama keluarga Mama adalah Miravale. Wilayah keluarga Mama terletak di wilayah Barat yang jaraknya cukup jauh dari Wilayah Lorienfield. Waktu kecil, kita sering berkunjung ke tempat tinggal Mama untuk mengunjungi Kakek dan Nenek. Namun, semenjak keduanya meninggal...kita tidak pernah lagi ke tempat itu, kecuali ada undangan pribadi untuk menghadiri suatu acara. Wilayah Miravale sekarang dipimpin oleh Kakak laki-laki Mama, yaitu Paman Ashoka Miravale. Saudari-saudari Mama yang lain memilih untuk mengabdikan diri sebagai biarawati yang terletak jauh di wilayah Utara sana."

Utara? Wilayah yang sangat sering dipimpin oleh para male lead novel atau komik kerajaan yang sering kubaca di kehidupan yang lalu?

"Mama bilang, itu semua dilakukan agar kekuatan keluarga Miravale tidak jatuh ke tangan lain. Cukup keluarga Miravale saja yang memiliki kekuatan penyembuh, keluarga lain tidak boleh! Karena itu, jarang sekali anak perempuan di keluarga Miravale menikah apalagi dengan orang luar."

"Tapi Mama berbeda?"

...💮...

...Bersambung....

...Thanks For Reading My Story^^...

...Dipublikasikan pada tanggal 23 Januari 2026....

1
Alishe
masi kaku dia wkwk menanti gebrakannya deh😘
Azalea Rhododendron: oke siap^^
total 1 replies
Alishe
w demen nih kluarga bucin bontot gini🤣🤣🤣
Azalea Rhododendron: iya, nantikan terus keluarga cemara ini ya^^
total 1 replies
Alishe
mampirrr
Azalea Rhododendron: Terima kasih sudah menyempatkan ke cerita ini😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!