NovelToon NovelToon
Cewek Bar Bar Bertemu Chef Jutek

Cewek Bar Bar Bertemu Chef Jutek

Status: sedang berlangsung
Genre:Gangster / Wanita Karir / Romantis / Barat / Crazy Rich/Konglomerat / Komedi
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kriwil86

Seorang gadis yang cerewet dan suka emosian itu bekerja sebagai CEO di perusahaan kosmetik terbesar di indonesia namun sialnya gadis itu malah bertemu dengan seorang chef yang sangat jutek awalnya mereka saling benci namun lama kelamaan di antara mereka ada rasa sayang yang mulai tumbuh bagaimana kisah kelanjutan nya silahkan kalian baca saja novel nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kriwil86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 10

Clarissa terkejut melihat sepupunya itu datang ke kantor tiba-tiba.

"kapan kamu datang ke indonesia Helen" tanya Clarissa.

Ya Helen adalah sepupu nya dari adik keluarga Pak Leo Julian yang berada di belanda.

"sebenarnya kemarin malam aku sudah sampai di indonesia namun aku beri kejutan sama kamu hari ini" ucap Helen.

"apa kabarmu" ucap Clarissa.

"baik baik saja,aku baru saja lulus koas kedokteran beberapa bulan yang lalu. Lalu aku di tugaskan di rumah sakit besar di Jakarta Pusat oleh ayah" ucap Helen.

Ayah Helen mempunyai beberapa rumah sakit di indonesia tepatnya di jakarta ada dua rumah sakit besar milik ayah nya Helen.

"oh begitu,lalu adikmu Hani sekarang bagaimana kabar nya" tanya Clarissa.

Ya Helen mempunyai adik cewek bernama Hani si cewek tomboi dan cerewet sekali.

"huh dia selalu saja bikin masalah,Hani sekarang sudah mulai masuk kuliah namun kata ayah Hani akan pindah juga ke Jakarta karena dia anak nya sedikit nakal. Dan aku ke sini juga ingin membahas Hani dengan mu" ucap Helen.

"ya kenapa dengan Hani" tanya Clarissa sangat penasaran.

"jadi gini sebenarnya ayah itu udah nyuruh Hani masuk kuliah jurusan kedokteran. Tapi dia malah ingin jurusan otomotif. Ya kamu tahu sendirilah kalau Hani itu agak keras kepala dia gak akan pernah mau masuk kuliah jurusan kedokteran. Dan kamu tahu dia mau pindah ke Jakarta asal kuliah dia tetap jurusan otomotif" ucap Helen.

"hahaha anak itu emang gak pernah berubah ya dari kecil selalu saja begitu. Terus kapan Hani pindah kuliah nya"

"bulan depan karena ayah masih sibuk dengan pekerjaannya. Aku udah pusing ngurus tuh bocah. Oh iya bagaimana kabar Paman Leo" tanya Helen.

"Ayah baik baik saja. Keseharian ayah kalau gak mancing ya dia nonton bola atau gak minum kopi sambil liat berita di ponsel." jawab Clarissa.

"oh iya aku ganggu kerjaan kamu gak. Maaf ya aku datang nya dadakan"

"oh gak sama sekali kok santai saja sebentar lagi juga beres tinggal satu dokumen lagi yang belum aku periksa"

Clarissa pun menyelesaikan dokumen itu secepatnya.

"Sudah waktunya jam istirahat Helen kita makan bareng di restoran saja yuk" ajak Clarissa.

"ok sebelum ke rumah sakit aku akan makan siang dulu" ucap Helen.

"Dinda kamu mau ikut bergabung sama kita makan siang bareng" tanya Clarissa.

"baik Bu, saya akan ikut makan siang" jawab Dinda.

Di restoran...

Clarissa,Dinda dan Helen makan siang bersama dan mereka membicarakan tentang masa depan dan kegiatan mereka sehari hari.

"kamu pasti Dinda sahabat Clarissa dari waktu SMA ya" tanya Helen.

"iya mbak" jawab Dinda.

"No No No... Panggil Helen saja itu lebih enak di dengar" ujar Helen.

"oh iya Helen" ucap Dinda.

"perkenalkan aku Helen Agatha sepupu nya Clarissa dari Belanda" kata Helen.

"Aku Dinda pertiwi" jawab nya.

"senang bisa berkenalan dengan mu Dinda" ucap Helen.

"Ya Helen,Dinda ini sahabat sekaligus sekretaris ku di kantor. Dia sangat rajin dan cerdas. Dia juga sangat pekerja keras di perusahaan" ujar Clarissa.

"orangtuamu siapa" tanya Helen.

"orang tuanya sudah meninggal saat Dinda lulus SMA. Kedua orang tuanya mengalami kecelakaan di pesawat saat pulang ke indonesia" ucap Clarissa.

"oh maaf Dinda aku turut berduka atas meninggalnya orang tuamu" kata Helen.

"iya tidak apa apa Helen. Sekarang aku hanya hidup berdua dengan adik laki laki yang bernama Davin" ucap Dinda.

"oh adikmu Davin usia nya berapa" tanya Helen.

"usia nya baru 20 tahun dia bekerja di Cafe sebagai kasir" ujar Dinda.

"oh begitu kapan kapan kamu ajak adikmu itu kita jalan jalan bareng. Jika ada waktu bersama lagi" ucap Helen.

"iya Helen jika ada waktu luang aku akan perkenalkan adikku nanti" kata Dinda.

"oh Iya Clarissa sepertinya aku harus segera ke rumah sakit.Kapan kapan kita jalan bareng ya. Oh aku hampir lupa boleh aku minta nomor ponselmu Clarissa soalnya aku sudah ganti nomorku saat tiba di indonesia" ucap Helen.

"ya boleh" ucap Clarissa sembari mengeluarkan ponsel nya.

/

/

/

Besok paginya...

Clarissa pergi ke kantor untuk meeting bersama investor luar negeri.

Clarissa sedang duduk di ruang meeting, menghadapi beberapa investor luar negeri dari Amerika dan Eropa. Mereka berdiskusi tentang peluang investasi di perusahaan kecantikan Bu Clarissa.

"Selamat datang, semuanya. Saya sangat senang dapat bertemu dengan Anda hari ini untuk membahas peluang investasi di perusahaan kami." ucap Clarissa dalam bahasa inggris.

"Terima kasih, Bu Clarissa. Kami sangat impressed dengan pertumbuhan perusahaan Anda di Asia. Kami ingin tahu lebih banyak tentang rencana Anda untuk ekspansi ke pasar internasional." ucap sang investor Amerika.

"Kami memiliki rencana untuk meluncurkan produk kami di pasar Amerika Utara dan Eropa tahun depan. Kami yakin bahwa produk kami memiliki potensi besar di pasar internasional karena kualitasnya yang tinggi dan harga yang kompetitif."Jelas Clarissa.

"Kami juga melihat bahwa Anda memiliki komitmen kuat untuk menggunakan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan. Bagaimana Anda melihat tren ini mempengaruhi industri kecantikan di masa depan?"kata Investor Eropa.

"Kami percaya bahwa tren ini akan terus meningkat dan menjadi standar industri kecantikan. Kami telah melihat peningkatan permintaan dari konsumen untuk produk yang lebih alami dan ramah lingkungan, dan kami siap untuk memenuhi kebutuhan ini." jawab Clarissa.

"Kami sangat senang mendengar itu. Kami ingin membahas lebih lanjut tentang peluang investasi di perusahaan Anda. Apa yang Anda tawarkan kepada kami?" ujar Investor Amerika

"Kami menawarkan saham perusahaan kami dengan harga yang kompetitif. Kami yakin bahwa investasi Anda akan membawa hasil yang baik bagi perusahaan kami dan meningkatkan nilai saham Anda."

"Baik, kami akan pertimbangkan proposal Anda. Kami akan menghubungi Anda dalam beberapa hari ke depan untuk membahas lebih lanjut."ucap Investor Eropa

"Terima kasih,semuanya. Kami sangat senang untuk bekerja sama dengan Anda." ucap Clarissa.

Setelah Meeting selesai...

Clarissa mampir ke minimarket untuk membeli tisu dan minuman dingin.

Saat Clarissa membawa semua belanjaan nya ia tak sengaja bertemu kembali dengan Kelvin.

"Astaga dunia ternyata sempit ya. Perasaan ini bukan di restoran tapi tuh wajah kera muncul mulu di mana mana sebenernya dia itu manusia atau siluman kera sih" ucap Clarissa.

Dan ternyata Kelvin disana tidak sendirian ia datang ke sana bersama ibunya.

"Clarissa,kamu sedang apa di sini" tanya ibunya Kelvin.

"ini tante beli minuman sama makanan ringan" jawab Clarissa.

"kapan kamu datang ke rumah Kelvin lagi. Gimana kalau sekarang aja kamu mampir sebentar ya ke rumah Kelvin" ucap Ibu Kelvin.

"maaf tante saya gak bisa soalnya sebentar lagi saya ada rapat dengan tim manajer di kantor" ucap Clarissa.

"oh begitu. Oh iya tante lupa kamu kan CEO kecantikan itu ya. Tante suka pakai loh serum merek Gold Beauty. Ya sudah calon mantu tante jangan lupa makan siang ya. Tante duluan ya" ucap Ibu nya Kelvin.

"Iya Tante sampai jumpa kembali" ucap Clarissa.

Sedangkan Kelvin yang dari tadi hanya menyimak obrolan antara Clarissa dan mamah nya hanya diam.

Beberapa menit kemudian Clarissa segera mengantri di bagian kasir dan mulai membuka dompet nya untuk bayar semua belanjaannya. Namun saat ia ingin membayar tangannya sudah digeser oleh tangan Kelvin.

"udah mbak biar saya yang bayar belanjaan pacar saya" ucap Kelvin.

"Heh lu ngapain masih disini" tanya Clarissa.

"udah diem aja,mamah mantau tuh dibelakang" kata Kelvin.

"oh pantesan mau bayarin belanjaan gue biasanya juga cuek bebek" ujar Clarissa.

Kelvin hanya pasang muka datar sedang malas berdebat.

"makasih ya sayang udah bayar semua belanjaanku sering sering kaya gini deh. Biar uang gue utuh di dompet" ucap Clarissa.

"terserah" jawab Kelvin.

#Bersambung...

#Selamat membaca para readers...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!