Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ten
Kaisar Zhao dan pengawal nya meringis di bilang tua. mau mengelak pun tak bisa tapi memang dia sudah berumur enam puluh tahun
"Bocah nakal Zhen belum terlalu tua.... Zhen masih pantas di panggil ayah oleh kalian" ucapnya dengan nada kesal
"Ayah? tatet mau dadi ayah tami?" tanya Xiao Xie dengan mata berbinar binar. perasaan Kaisar Zhao yang melihat mata bulat indah milik Xiao Xie pun tersenyum bahagia
"Ya... Zhen ini mulai sekarang ayah kalian, karena Zhen sampai sekarang tidak memiliki anak atau cucu, jadi kalian bertiga anak-anak Zhen". ucap Kaisar Zhao
"Bagaimana anda mau punya keturunan... menikah atau berdekatan dengan wanita saja anda seperti melihat cacing" gumam hati pengawal pribadi kaisar Zhao
Xiao Lin menatap Kaisar Zhao dengan menilai, tidak punya anak dan tidak punya cucu kata-kata itu seperti mengganjal di hati Xiao Lin
"Sudah setua ini anda belum memiliki keturunan? Anda tidak belok bukan?" tanya Xiao Lin dengan nada penuh menyelidik
"Eh... bocah nakal Zhen ini tidak belok atau pun mandul, Zhen hanya sering jijik bila ada wanita yang mendekati Zhen, itu karena masa kecil Zhen yang tidak baik" ucap Kaisar Zhao sambil duduk di bangku taman paviliun milik Xiao Lin
"Zhen tidak bisa melupakan penghianat ibu Zhen dengan pengawal pribadi nya dulu" ucap Kaisar Zhao pun menatap kedepan dengan tatapan sulit di artikan
FLASHBACK ON KAISAR ZHAO
Dulu kaisar Zhao masih berumur tujuh belas tahun. dia menyaksikan pergulatan ibu dan pengawal pribadi itu, bahkan adik perempuan bungsu nya itu ternyata anak dari si pengawal pribadi ibunya
Pengawal pribadi ibunya itu adalah cinta pertama sang ibu. dia menjadi pengawal pribadi setelah ibunya menikah dengan ayahnya sekitar delapan belas tahun, tapi ternyata cinta pertama ibu mengalahkan cinta ibu pada ayahnya itu
Rasa jijik dan mual membuat Kaisar Zhao berteriak marah kencang, karena kejadian itu ayahnya mati terkena serangan jantung. mendiang ibu suri pun langsung menghukum ibunya dan pengawal itu dengan hukuman mati, adik perempuan satu-satunya pun di asingkan karena ibu suri mengetahui bila dia bukan putri dari kaisar Zhao terdahulu. adik-adik kaisar Zhao yang tertekan dengan lingkungan sekitar pun memilih hidup di luar istana, mereka memilih menjadi saudagar atau petani. Mereka tidak ingin menduduki kursi pemimpin di kekaisaran Zhao
Bahkan anak dan cucu dari adik-adik nya pun tak tertarik dengan kekuasaan itu, mereka memilih hidup menjadi rakyat biasa. dari situ lah Kaisar Zhao tapi pernah tertarik dengan wanita. bahkan melihat nya pun jijik, pernah di umur dua puluh lima tahun Kaisar Zhao di paksa menikah, tapi semua orang terkejut saat calon Permaisuri Kaisar Zhao telah berbadan dua
Semakin jadi rasa jijik dan benci pada wanita yang Munafik, dia terkenal Kaisar bengis dan tanpa pandang bulus bila sudah berkata A ya tetap akan A. makanya banyak menteri dan pejabat yang tidak menyukai dengan konsep pikiran nya, Kaisar Zhao sudah membabat habis para menteri itu, mungkin yang menyerang nya itu Raja yang berada di bawah naungan Kekaisaran nya itu, dan istri dari Raja itu putri kedua dari menteri yang di hukum mati
FLASHBACK OFF
...----------------...
Wajah Kaisar Zhao. tak seperti Kaisar tua pada umumnya, karena dia memiliki Geng keturunan Kaisar terdahulu yang tidak menua saat di umur lima puluh tahun keatas
Xiao Xie mendekati Kaisar Zhao dan memegang tangan nya, tatapan Kaisar Zhao yang awal nya penuh kesedihan dan rasa sakit berubah jadi lembut
"Tatet pacti mendelita? tata jie jie juga, janan tel lalu dipikiltan" ucap Xiao Xie
"Hahaha.... Zhen tidak pernah memikirkan nya, jadi kalian mau kan jadi anak-anak Zhen? sudah lama Zhen ingin memiliki keturunan, tapi tubuh Zhen tidak bisa berbohong bila tak bisa menerima mereka yang mendekati Zhen karena ambisi" ucap Kaisar Zhao
"Kenapa memilih kami?" tanya Xiao Lin
"Mungkin karena takdir dewa" jawab Kaisar Zhao. Xiao Lin memikirkan ucapan itu, kalau membicarakan masalah tentang takdir memang tidak ada yang mengetahui takdir apa yang akan mereka jalani ke depannya
"Yang Mulia terima saja... tapi minta beliau gabungkan kekaisaran nya dan kekaisaran ini nantinya, bukan kah anda akan membangun kekuatan di dunia dinasti ini?" ucap Moci dalam telepati nya
"Kamu benar Moc... aku juga harus memantau dunia bawah dan Fana, kebetulan hutan ini pintu untuk kedua dunia itu. jadi aku tak bisa meninggalkan hutan ini" gumam Xiao Lin
"Boleh saja... tapi aku tak bisa meninggalkan hutan ini" jawab Xiao Lin
"Kenapa? kenapa kau tidak bisa meninggalkan hutan hitam ini? kau tahu bukan hutan ini sangat tidak bisa di masukin manusia?" tanya Kaisar Zhao
"Hais.... tolong jangan lupakan saya dan kedua adik saya juga manusia, dan anda juga tidak lupa bukan bila anda dan pengawal anda juga manusia?" ucap kesal Xiao Lin
"Eh... iya juga? kenapa aku melupakan itu" gumam Kaisar Zhao. sambil menggaruk kepala yang tidak gatal itu
Sedangkan pengawal nya terkekeh geli, Kaisar Zhao kadang suka lupa diri bila dia sudah tua Bangka, andai Kaisar Zhao mendengar suara hati pengawalnya mungkin sudah di kirim ke kediaman kak mei, agar bisa menjadi tukang masak nya
Xiao Lin memutar mata malasnya mendengar ucapan Kaisar Zhao yang menurut nya tidak jelas
"Kesatu hutan ini sudah seperti rumah bagi kami.... kedua kami tidak ingin meninggalkan hutan ini karena kami ini membangun kekaisaran bagi para budak. pengemis dan juga rakyat jelatah yang tak memiliki tempat tinggal" ucap Xiao Lin. Kaisar Zhao terkejut dengan ucapan putri angkatnya itu
"Kau serius? kau yakin ingin membuat Kekaisaran bagi mereka?" tanya Kaisar Zhao
"Ya... Xiao Lin akan membuat hutan ini menjadi rumah bagi mereka yang terlantar dan terusir karena tidak keadilan itu, Xiao Lin tak ingin ada yang namanya budak di dunia dinasti ini Ayah Kaisar" ucap Xiao Lin
DEG
Hati Kaisar Zhao begitu tersentuh saat mendengar panggilan itu. dia begitu menginginkan panggilan itu dari dulu, dan sekarang dia mendengar panggilan itu
Rasa haru bahagia itu yang dia rasakan saat ini, rasa sakit atas penghianat dan kekecewaan itu tertutup dengan rasa bahagia di dalam hati nya
"Co coba sekali lagi kau pa panggil A ayah pada ku" ucap gugup Kaisar Zhao. dengan mata berkaca-kaca yang tidak bisa dia tahan lagi
"Ayah Kaisar" panggil Xiao Lin. Xiao Nam. Xiao Xie. ketiga adik kakak itu dengan kompak memanggil Kaisar Zhao dengan sebutan Ayah
"Hahaha.... kau dengar itu To Long, aku di panggil ayah.... hahahaha hari ini Zhen bahagia
TBC