NovelToon NovelToon
Cinta Kedua

Cinta Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:983.4k
Nilai: 5
Nama Author: Khairin Nisa

Novel ini menceritakan kisah tentang seorang wanita yang bernama Ailin yang selalu di sakiti oleh suami pertamanya sampai membuatnya harus kehilangan anak yang masih ada di dalam kandungannya.



Penghianat suaminya yang di lakukan terus-menerus membuat pernikahan mereka berakhir dengan kata cerai.



Apakah Ailin bisa move-on dari masa lalunya dan masihkah ada pria yang baik hati dan menyayanginya apa adanya. Temukan ceritanya di season kedua dari novel Pernikahan Kontrak Ailin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaun Pengantin Termahal.

Pagi hari, Ailin hendak merias wajahnya sendiri di depan cermin namun ketukan pintu dari luar kamarnya membuat perhatian wanita itu teralihkan dan mulai beranjak berdiri dari posisi duduknya kemudian berjalan untuk membukakan pintu kamarnya itu. Setelah pintu terbuka, Ailin melihat Sani, Nyonya besar Sea dan juga Ada dua orang wanita paruh baya yang berdiri di belakang mereka. Entah siapa kedua perempuan yang membawa beberapa tas makeup di tangannya yang berwarna hitam.

“Silahkan masuk Mama,” ucap Ailin sembari membuka pintu kamar itu lebar-lebar dan membiarkan semua wanita ha g berdiri di depan pintu kamarnya itu masuk.

Keempat orang itu masuk ke dalam kamar Ailin dan tidak lupa menutup pintunya kembali. Nyonya besar Sea memberitahukan pada Ailin jika kedua wanita paruh baya yang ikut masuk kedalam kamar ini ialah, seorang perias pengantin yang dia datangkan dari luar kota khusus untuk membuat putrinya ini menjadi pengantin tercantik yang pernah ada di negaranya. Ailin sempat menolak

penata rias pengantin itu, sebab dia tahu jika Nyonya besar Sea lagi-lagi tidak akan

sungkan untuk mengelontorkan dana yang tidaklah murah.

Namun setelah melihat raut wajah nyonya besar Sea yang kelihatan bersedih karena penolakan Ailin itu, akhirnya Ailin pun mengalah dan mengiyakan permintaan Nona besar Sea. Nyonya besar Sea segera keluar dari ruangan itu untuk mengurus hal lainnya. Dan Sani masih berada di sana untuk menemani sahabatnya itu.

Selang beberapa waktu Ailin sudah di rias dengan begitu cantik dan juga mempesona bahkan Ailin sendiri sampai kagum dengan wajahnya sendiri yang dia lihat dari pantulan cermin. Kedua wanita paruh baya itu langsung meminta ijin untuk meninggalkan ruangan tersebut Sani mengiyakannya

sebab tugas mereka sudah selesai.

“Ailin kau sangat cantik, kau seperti princess di negeri dongen,” puji Sani dengan berdiri di belakang Ailin dan melihat pantulan wajah

sahabatnya itu yang begitu cantik dari cermin yang berada di meja rias di hadapan mereka.

“Kau jangan berlebihan,” elak Ailin walaupun di dalam hati wanita itu membenarkan apa yang di ucapkan oleh sahabatnya itu.

Ailin masih memakai baju pendek dia belum berganti gaun pengantin sebab pernikahan ini di lakukan dengan begitu mendadak sehingga gaun pengantin yang dia rancang sendiri belum selesai, “Sani, aku harus memakai gaun apa ini, kau tau sendiri kan gaun rancangan ku masih belum selesai,” ucap Ailin dengan mengerutkan keningnya bingung.

Sani tidak menjawab apa yang di tanyakan oleh Ailin itu tapi dia malah tersenyum sumringah membuat Ailin malah marah karena menganggap Sani bersenang-senang di atas penderitaanya. Ailin sudah mengerutkan keningnya dan menarik kasar tubuhnya dari posisi duduknya kemudian melotot pada Sani saat pandangan mereka bertemu.

Ailin hendak membuka mulutnya namun seseorang mengetuk pintu itu dari luar dan membuat Ailin mengalihkan perhatiannya kearah pintu kamar itu. Nyonya besar Sea masuk ke dalam kamar dengan membawa dua pelayan wanita yang membawa gaun pengantin dengan desain simple namun kelihatan begitu mewah.

Ailin melihat Gaun pengantin yang terbuat dari sutra-satin yang di hiasi sulaman Zari dengan bertabur banyak mutiara bercampur berlian hijau. Mata Ailin langsung terbelalak dengan begitu lebar setelah melihat gaun

pengatin yang begitu mewah bahkan sepanjang hidupnya Ailin belum pernah

merancang gaun dengan banyak taburan mutiara asli dan juga berlian 8,8 karat  yang ada di hadapannya saat ini.

Sani sudah melihat gaun penganti itu sebelumnya namun dia masih saja kagum dengan bentuk dan juga desain gaun pengantin yang di gadang-gadang memiliki harga fantastis ini. Dengan begitu polos Ailin belum menyadari jika itu adalah gaun pengantin miliknya karena Nyonya Sea memang sengaja merahasiakan ini pada Ailin.

“Ma, ini milik siapa bagus dan begitu mewah sekali?” tanya Ailin dengan masih tak berkerdip melihat kearah pelayan wanita yang membawa gaun pengantin tersebut.

Nyonya besar Sea berjalan mendekati Ailin, “Ini hadiah dari Mama dan juga Papa untukmu sayang,” jelas wanita paruh baya yang saat ini kelihatan cantik dengan mengenakan baju berwarna Navy yang memiliki desain elegan namun tidak mengurangi kemewahan yang di tuangkan oleh sang desainer dalam baju tersebut.

“Ma, ini pasti mahal aku tidak bisa menerimanya,” ucap AIlin dengan menatap kearah wanita paruh baya itu yang langsung bersedih setelah mendengarkan kata-katanya barusan.

“Nak, Mama dan papa sudah menyiapkannya khusus untukmu, sayang.” Wanita itu bicara dengan nada suara terdengar jika dia sedang terluka akan penolakan putrinya itu tadi.

Memeluk tubuh wanita paruh baya yang saat ini ada di hadapannya itu dengan lembut, “Jangan bersedih Ma, aku akan dengan senang hati memakainya,” ucap Ailin dengan mulai melepaskan pelukannya.

“Pelayan, bantu Nona muda memakai gaun pengantin ini,” ucap Nyonya besar Sea sembari menatap kearah pelayan yang sedang berjalan mendekatinya saat ini.

“Nak, Mama dan juga Sani akan menunggu di bawah,” ucap Wanita paruh baya itu dengan tersenyum lembut.

“Ailin, aku akan menunggumu di bawah dan ingat saat berjalan berhati-hatilah jangan sampai kau melakukan banyak adegan yang konyol saat pengantin turun dari anak tangga dan terjatuh,” goda Sani sembari berlalu pergi

dengan tawa terkekeh.

Nyonya besar Sea hanya bisa tersenyum mendengar candaan Sani sembari menepuk pelan punggungnya dan berjalan berdampingan hendak keluar dari kamar ini.

“Dasar kau ini,” umpat Ailin sembari melempar lipstick yang sejak dari tadi masih dia pegang di tangannya itu.

Namun dengan sigap Sani malah mengambil lipstik itu dengan menjulurkan lidahnya seolah dia sedang balik meledek pada sahabatnya itu. Pintu kamar itu mulai tertutup kembali, di dalam kamar kedua pelayan wanita sedang membantu Ailin untuk berganti baju yang telah mereka bawah tadi.

Selang beberapa waktu Ailin sudah mengenakan gaun pengantin berwarna putih itu, “Nona muda, anda kelihatan begitu cantik mengalahkan kecantikan artis di Negara ini,” puji kedua pelayan itu bergantian sembari ikut

mengarahkan pandangannya dalam pantulan cermin yang tertempel di meja rias di

hadapan mereka.

“Kalian jangan membuatku semakin gugup seperti ini,” ucap Ailin dengan melihat pantulan dirinya di cermin.

Dulu waktu Ailin masih kecil dia selalu memimpikan seorang pangeran akan datang dengan membawa kuda putih dan memberikan kebahagian untuknya. Namun saat dia menjalanani pernikahan kontrak dengan mantan suaminya mimpi masa kecilnya itu seakan hanya ada di dalam khayalannya saja namun mimpi masa kecil yang sudah mulai menghilang dari pikirannya itu sekarang mulai kelihatan nyata.

Semenjak mengenal Adam dia merasa menjadi wanita yang sempurna, Ailin mulai melihat pangeran yang memakai kuda putih itu semakin nyata ketika Adam datang dan menariknya dari masa lalu yang kelam itu.

Ailin sudah mengenakan gaun pengantin, dia keluar dari kamarnya setelah seorang pelayan membuka pintu untuknya. Di sana Ailin melihat Tuan besar Sea sudah menunggunya dari tadi.

“Papa, maafkan aku telah membuatmu menunggu terlalu lama,” ujar Ailin dengan wajah menunjukkan penuh penyesalan.

“Tidak masalah Nak, wanita memang membutuhkan banyak waktu untuk merias dirinya,” sahut Tuan besar Sea sembari mengangkat dagu Ailin. “jangan bersedih di hari bahagia ini,” imbuh Tuan besar Sea dengan mata berkaca-kaca seolah dia sedang melihat Adinda di dalam sosok Ailin.

“Papa, aku sangat menyayangimu,” ucap Ailin dengan memeluk tubuh pria itu sekilas sebelum akhirnya melepaskannya.

Tuan besar Sea segera menyeka air mata Ailin yang hampir jatuh dari pelupuk matanya itu, “Ayo kita turun sudah hampir pukul 10,00 siang." ujar Tuan Sea mengingatkan.

Ailin segera menyilangkan tangannya ke tangan tuan besar Sea dan dengan perlahan ayah dan anak itu menuruni anak tangga pertama rumah itu. Ailin menundukkan pandangannya karena merasa malu dan juga gugup. Tapi Tuan besar Sea meyakinkannya jika semua akan baik-baik saja.

Ailin mulai mengangkat wajahnya membiarkan semua tamu yang sedang berada di lantai bawah itu memandang wajahnya dan begitu banyak wartawan dari stasiun televisi yang memotret mereka seakan tidak mau kehilangan momen penting ini.

Di lantai bawah. .

Radja menatap Ailin dengan tatapan sedih bahkan gejolak hatinya tidak bisa dia bendungan lagi. .

APA YANG ADA DI LAKUKAN OLEH PRIA ITU.

1
levian
mampir kak ke novelku takdir cinta di koridor sekolah meskipun ceritanya nggak nyambung tapi nikmatin aja
Nani Mardiani
Radja, Radja, bukannya sadar diri ini malah menuduh Adam merebut Ailin darinya. Semua itu dari ulahmu yg dibutakan cinta sama si Rena dimasa lalu.
Jadi nikmatilah buah dari apa yg kau perbuat sama Ailin ok!! Hareudang..hareudang..hareudang panas panas panas.....nih lagu wat Radja ketika liat kemesraan Aili. dan Adam.
Nani Mardiani
Hukum tabur tuai yg sekarang dirasakan Radja, maka nikmatilah semuanya.
Aku setuju dengan pernikahan Ailin dan Adam, bayangin aja suami bawa pacarnya kerumah terus dia berhubungan intim dan istrinya diabaikan padahal baru melahirkan dan kehilangan anaknya. Iiuuhhh jijik .... suami abis celap celup sama pacarnya terus pengen pertahanin penikahannya?? gak semua wanita mau menerima suami seperti itu ya, mending pergi aja relakan suaminya sama selingkuhannya bersama kan cocok tuh pasangan lalat dan sampah.
Zizie Malek
lanjutannya thor 💐
Nur😌😊
mantan, ingat itu mantan.....
Nur😌😊
dulu kemana saja...... sekarang ngapain marah, kecewa, tidak terima kan kamu yang bodoh membuang berlian hanya untuk batu.......
Yopi Handayani
cerita julie mana ya...?kok gak ada kak.penasara loh
Yopi Handayani
cerita nya bagus.ni novel toon.suka banget
Ismi Yati
kau akan liat istrimu maen enak enak raja dan rasakan sakitnya liat istrimu di cumbu laki lain
Ismi Yati
kok q lebih suka kalau baca pas episode raja ya seakan gk sabar liat raja mendapat karma
sur yati
kasian bgt deh lo radja d selingkuhin d bodohin bini rasain deh punya bini baik d sia siain dpt bini mlh selingkuh huhu
anti pebinor pelakor
lucu juga
mana yang benar Holly cinta deri atau raja
ada bab Holly seperty udah sangat jatuh cinta sama deri hingga tidak mau pisah dari deri tapi di bab lain dijelaskan deri hanya pelampiasan dan dia masih sangat cinta dengan raja, puyeng gua
Theresia Tibu de Ornay
ini cerita lain lagi, the story' of Julie.....

kenapa ga sendiri aja ya.....
maaf kalo lancang.....
Theresia Tibu de Ornay
buah dari kesabaran dan rendah hati membuahkan kebahagiaan...
selamat buat Ailin dan adam
Theresia Tibu de Ornay
akhirnya Adam menikahi Ailin....
raja....... gigit jari
selamat buat Adam....
Dewi Coryati
sayang banyak typo nya.. thor tolong diperbaiki next ya. 👍🙏
Dewi Coryati
Hmmm perasaan di season I namanya bukan Adinda deh... 🤦🏻‍♀️
Rosmala Dewi
lanjut BB Thor
Rosmala Dewi
seru banget ceritanya
Rosmala Dewi
akhirnya ketahuan juga perselingkuhan holly dan Radja tahu penyebabnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!