NovelToon NovelToon
Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fazilla Shanum

Aira memergoki suaminya selingkuh dengan alasan yang membuat Aira sesak.
Irwan, suaminya selingkuh hanya karena bosan dan tidak mau mempunyai istri gendut sepertinya.

akankah Aira bertahan bersama Irwan atau bangkit dan membalas semuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fazilla Shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Kotor dan Ambisi Baru

"Jangan sok tahu jadi orang, mending kamu pergi saja sana sebelum sendal saya ini melayang ke kepala anda," jawab Aira dengan kelas.

Mungkin karena mukanya yang dekil dan jelek, makannya kelihatan susah dan seperti orang yang butuh pekerjaan. Padahal keadaan hatinya sedang tidak baik-baik saja setelah melihat suaminya yang telah mengkhianatinya. Dan sekarang hatinya malah semakin buruk bertemu dengan pria itu.

"Wow wow, santai aja dong Mbak, nggak perlu ngegas seperti ini. Justru saya ingin memberikan penawaran yang baik jika memang Mbak sedang butuh pekerjaan. Kebetulan saya memiliki lowongan pekerjaan di bagian sekretaris, mungkin Mbak berminat?" tanya Damian yang masih berusaha untuk membujuk Aira.

"Anda benar-benar ingin mengejek saya ya? Walaupun saya gendut seperti ini, tapi saya juga masih memiliki harga diri," jawab Aira.

Rasanya tidak mungkin jika ada perusahaan yang akan menerima sekretaris yang jelek dan gendut sepertinya. Makannya Aira berpikir jika Damian hanya berniat meledeknya saja karena tubuhnya yang seperti buntalan beras.

"Siapa sih yang meledek Mbak. Saya justru serius, kebetulan saya ingin mencari pawang untuk Papa saya agar dia berhenti bermain selingkuh dengan sekretarisnya. Jadi saya pikir, jika Mbak yang menjadi sekretaris Papa saya, dia tidak akan bermain gila. Ya kan mungkin aja berkat Mbak, Papa saya bisa sadar dari dari kelakuannya yang tidak benar itu. Kasihan Mama saya dirumah Mbak," ucap Damian mencoba menjelaskan pada Aira.

Aira menganga tak percaya setelah mendengar penjelasan dari Damian. Namun, ia tiba-tiba juga mengingat saran dari Bu Melati yang menyarankannya agar bisa bekerja untuk belajar bisnis dari bawah.

"Memangnya selama ini apa yang anda lakukan sebagai anak?" tanya Aira pada Damian.

"Ya, banyak yang sudah saya lakukan. Hanya saja setiap mendapatkan sekretaris baru, pasti akan terulang. Saya sampai capek sendiri," jawab Damian.

"Berapa gaji yang akan saya dapatkan untuk posisi itu? Apalagi posisi itu sangat berbahaya, bisa-bisa nanti saya yang akan terlempar ke kandang macan itu," tanya Aira.

"Ternyata tebakan saya benar kan kalau Mbak memang butuh uang. Nggak usah sok malau Mbak, saya sangat tahu kalau cari kerja di Jakarta emang sesulit itu," jawab Damian. Aura tegasnya tadi langsung menghilang setelah Aira mendengar kecerewetannya.

"Terserah anda mau bicara apa saja, tapi saya hanya mampu bekerja selama tiga bulan saja. Setelah itu, saya akan berhenti," ucap Aira dengan tegas.

"Tidak masalah, Mbak. Tapi saya ingin Mbak bekerja sama agar nanti Papa saya juga bisa tobat dan setelah itu perusahaannya bisa beralih pada saya. Jangan berpikir negatif dulu, saya sudah memiliki usaha sendiri, begitupun dengan Abang saya, dan perusahaan yang di kelola oleh Papa saya itu adalah milik Mama saya, Mbak. Saya ingin menyelamatkan aset saja sebelum Papa saya kambuh," jelas Damian.

"Kenapa ceritanya malah mirip denganku yang bodoh karena cinta, dan merelakan perusahaanku untuk Mas Irwan!" batin Aira.

"Oke, sepakat. Saya akan menerima tantangan ini, dan pastikan gaji yang akan saya dapatkan juga setimpal," jawab Aira dengan cepat.

Mungkin dengan cara itu, ia juga bisa berlatih bagaimana nanti merebut perusahaannya dan membuat Irwan tak berkutik.

Damian malah bengong mendengar jawaban Aira. "Apa Mbak benar-benar sanggup?"

"Saya tidak mungkin setuju kalau saya tidak sanggup. Saya juga sangat membenci para priayang selingkuh. Jadi untuk kasus Mama kamu, saya akan ikut turun tangan dan membantu," jawab Aira dengan mantap dan tegas.

"Sepakat! Untuk gaji, saya hanya bisa memberikan gaji sekretaris biasanya. Kecuali kalau nanti Mbak berhasil."

"Ngomong-ngomong panggil nama aja, nama saya Aira. Saya bukan Mbak kamu," jawab Aira kembali ketus.

"Ah, iya Aira. Saya akan sangat berterimakasih jika kamu berhasil. Abang saya sudah tidak peduli dengan perusahaan itu, dia mendirikan perusahaan di bidang property sendiri dengan dana yang besar. Aku pun sebenarnya begitu, hanya saja aku tidak rela jika sampai harta milik Mama harus di gunakan untuk para selingkuhannya," curhat Damian pada Aira.

"Curhat? Panggil Mama Dedeh aja sana!" jawab Aira sambil berdiri.

Ia tak memiliki waktu banyak untuk mendengarkan curhatan orang lain. Mending sekarang pulang dan bertemu Syifa.

"Hei, kenapa malah tiba-tiba pergi?" Damian buru-buru mengejar Aira yang sudah berjalan jauh.

"Aira, kamu beneran serius mau menjadi sekretaris Papaku?" tanya Damian untuk memastikan kembali.

"Serius," jawab Aira singkat.

"Aku tunggu kamu di perusahaan Darma Group, jam 7 pagi dan jangan sampai telat," ucap Damian.

"Baiklah, aku tidak pernah ingkar janji kamu tenang aja. Siapkan aja dulu DP gaji untuk pekerjaanku yang sangat merepotkan itu," jawab Aira.

Ia akhirnya sampai di mobilnya dan langsung masuk meninggalkan Damian yang hanya bisa menatap kepergian Aira dengan aneh.

"Tuh cewek bisa punya mobil, berarti tadi dia emang bukan sedih karena ditolak kerja?" gumam Damian, "masa bodo lah. Yang penting dia bisa bantu aku membuat Papa sadar. Mama juga keras kepala banget, udah diminta ceraikan Papa dari dulu masih aja tetap bilang sayang sama Papa. Cinta benar-benar bikin orang bodoh!"

*****

"Dalam rangka apa nih kamu ngajakin aku ke restoran begini, Mas?" tanya Lisa dengan senyum merekah. Apalagi restoran yang mereka datangi adalah salah satu restoran mahal.

"Jadi begini Sayang, apa kamu mau tinggal dirumahku? Tapi untuk sementara aku masih belum bisa mengadakan pesta pernikahan. Istriku tiba-tiba aja pergi dari rumah setelah dia tahu kalau aku selingkuh," ucap Irwan.

Bukannya sedih, Lisa malah sangat senang mendengar ucapan Irwan. "Tentu kamu pasti udah tau jawaban aku bakalan gimana Mas? Aku tentu aja mau banget tinggal sama kamu. Bukannya udah lama aku selalu meminta hal itu sama kamu?"

"Iya Sayang, tapi ada hal yang harus kamu tau, aku nggak punya asisten rumah tangga dirumah. Biasanya selalu Aira yang masak, hanya untuk bersih-bersih aja dia bayar ART harian," jelas Irwan.

"Jadi maksud kamu, kamu juga ingin aku juga jadi pembantu di rumah kamu, Mas? Ayolah Sayang, aku tinggal di sana untuk bisa melayani kamu aja kan? Masa kamu tega sih kalau nanti kuku cantikku ini rusak?" tanya Lisa dengan cemberut.

"Ya kata Mama istri itu harus bisa masak, Sayang. Makannya dulu Aira juga langsung stop asisten rumah tangga yang ada dirumahnya," jawab Irwan.

Lisa terdiam. Ia mencoba mengingat, dan benar saja sepertinya di rumah orang tua Irwan memang tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga.

"Tapi aku nggak mau kalau harus masak. Bukannya nggak bisa, tapi males. Di apartemen aja aku jarang masak, Mas. Biasanya beli diluar, aku keberatan kalau aku harus double begitu. Udah capek di kantor, capek melayani kamu, masa harus capek urus rumah juga. Mending aku nggak usah tinggal dirumah kamu," sahut Lisa dengan memanyunkan bibirnya.

"Lalu, mau kamu gimana?" tanya Irwan.

"Ya kamu harus cari asisten rumah tangga lah, Mas. Kalau kamu nggak memperkerjakan art, ya tinggal beli aja makanan tiap mau makan," jawab Lisa.

Mana mau dia di sulitkan hidupnya oleh Irwan. Masih banyak pria kaya yang bakalan mau dengannya tanpa harus susah-susah masak dirumah.

Irwan menghela napas kasar. "Nanti aku coba hubungi agensi untuk mengirim art kerumah."

"Nah gitu dong, Mas. Jadi nanti sepulang kerja kita langsung ke apartemen dulu ya? Aku mau ambil barang-barang dulu agar bisa langsung pindah ke rumah kamu. Nggak sabar banget mau jadi Nyonya Irwan," ucap Lisa dengan antusias.

1
Sunaryati
Aira agak sombong, ya. Isi Bicaranya gitu, ada yang tak sopan
Sunaryati
Semoga Aira berjodoh dengan Bos Dion, dan bahagia .
Sunaryati
🤣🤣🤣🤣✋✋✋ puas emak jika mereka dapat karma
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
rumah lama nya ga di bersihin dulu kah, biar hilang tuh aura negatif yang awur2an nya🤭
merry
nmy ud truma dan terluka y bgtu lh pak dion di kira rumh tangga di hancur in sm pelakor dan penghianat gk truma apa gk luka gt 🤭🤭🤭
Sunaryati
Nah kan apa kata emak, Nak Dion mulai tertarik ma Aira, waah berarti misi Damian dapat bonus.
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
harus nya kamu balikin wan.. oke klo emang terpaksa mah, mending cerai aja.. soal anak bisa tgg jawab tanpa harus jadi suami istri🤭
mo ngomong apa itu c lisa
Sunaryati
Selamat memanjakan dirimu sendiri, Aira. Semoga hasilnya mempesona.
Sunaryati
Selamat sudah sembuh Aira, semoga dietmu usai dan berhasil, proses cerai lancar
Sunaryati
Bos Dion makin tertarik sama Aira, bakal berhasil misi Damian
Sunaryati
Jodoh kedua Aira Ote🤣🤣🤣
Sunaryati
Sepertinya Bos Dion mulai tertarik dengan Aira. Wah Aira sudah berhasil menurunkan berat badannya. Bahkan pekerjaan yang diberikan Bos Dion bisa membuat Aira langsing.
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
bini kardus modelan gitu aja masih di pertahanin.. ceraaiii kaannnn🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
dion ngomel mulu.. bae2 ntar jatuh cintroonnggg🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
ngejaraahh buuu🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
mata muuu.. enak aja mau ngerayuuu.. terus skrg udah gembel aja masih ngarep di kasih aset.. gatau maluuuuuu
Sunaryati
Kok bawa guci antik, mencuri iitu bisa dipenjarakan
Sunaryati
Rasain punya apa- apa banyak tingkah, hidup jadi parasit saja sok poligami 🤣🤣🤣🤭✋✋ diakali lisa lagi🙏
Sunaryati
Kembali seperti semula tidak punya apa- ap
Sunaryati
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!