Erika Putri seorang office girl dan pelayan kafe bekerja keras membiayai pengobatan ibunya yang sakit kanker usus.
kehilangan ibu, dan mendapat ayah...
menemukan cinta lalu kehilangan cinta...
memilih antara menjadi musuh atau seorang istri, kisah tentang mencintai orang yang tepat...
selalu ada kata terlambat untuk cinta, miliki sekarang atau kehilangan selamanya...
cintai lah orang yang mencintai kamu berjuang dan kembali ke sisi nya. selalu ada pilihan bertahan atau pergi...
lalu kembali di saat yang tepat,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cucu kakek Arif
Erika sudah selesai bekerja. dengan lemas Erika berjalan ketaman. Erika duduk dan menghela nafas panjang
" mentang mentang aku cuma office girl... jahat Erika menggerutu ternyata kakek Arif sudah berdiri dibelakangnya
" kamu kenapa?
" nggak papa kek..
" kok tidak semangat seperti biasanya
" iya ya kek, hari ini Erika kesal dengan srigala itu
" katanya orangnya baik
" iya, semalam Erika diantar pulang lagi sama pak Juna.
" oh ya, dia jemput kamu
" iya ke kafe Erika di ajak muter muter dulu. kalo lihat wajahnya mungkin kakek kenal dengan orangnya kakek kak sering duduk ditaman ini. pak Juna aja kenal dengan kakek dia nanya nanya terus. aneh kan kek
Erika melihat jam dan langsung berdiri pamit pada kakek Arif
" Erika kerja dulu ya kakek jangan lama-lama disini terus pulangnya hati hati
Erika kerja dikafe. sudah jam setengah 10 kafe juga sudah mulai sepi . Arya pun datang
" eh mas Arya mau minum?
" iya kopi aja
" sebentar ya
Erika kembali dengan secangkir kopi ditangannya.
" ini mas silahkan, Erika duduk disini ya
" silahkan malah mas senang..
" mas Arya sendiri...
" iya kan mau antar kamu pulang
" mas Arya serius ... makasih ya tapi masih bentar lagi pulangnya
" ibu kamu sakit ya
" iya Erika ke kota ini bawa ibu berobat. di kota Erika nggak ada alat untuk kemoterapi disarankan kesini jadi Erika kerja untuk beli obat ibu dan Erika ingin kuliah makanya kerja di dua tempat
" mas salut sama kamu
" biasa aja, udah kewajiban Erika rawat ibu lagian cuma ibu yang Erika punya...
" kamu jadi pacar mas Arya mau nggak
" nggak mas Erika nggak punya waktu mikirin itu maaf ya ..
" mas bisa bantu kamu biar kamu kerja di kantor kita nggak usah kerja dua tempat kayak gini...
" enggak Erika suka kok. Erika senang berteman dengan mas Arya...
" jadi mas ditolak?
" maaf...
" nggak papa yang penting kita bisa berteman dulu....nanti siapa yang tau. ..
" Erika tau, udah Erika siap siap dulu tunggu sebentar ya
Erika bersiap dan diantar pulang sama Arya.
besoknya Erika kerja seperti biasa. jam 10 Erika diminta buatkan kopi 2 dan langsung antar keruangan pak Juna
Erika pun datang dengan membawa 2 cangkir kopi dan masuk keruangan pak Juna. Erika meletakkan kopi dimeja dekat sofa. Erika terkejut melihat kakek Arif duduk di sofa dengan pak Juna
" kakek kok disini.. kakek kenal kan dengan pak Juna
Pak Juna langsung melihat Erika,
" Erika permisi dulu silahkan diminum kakek...
" kamu duduk dulu pinta kakek Arif
" duduk...kata Juna singkat
Erika pun duduk disebelah kakek Arif
" kenapa kek? kakek udah makan? tanya Erika yang tidak memperdulikan Pak Juna yang duduk dihadapannya
" ini Arjuna cucu kakek...
" oh cucu kakek namanya arjuuuuuu
Erika menutup mulutnya dan melihat pak Arjuna yang tepay didepannya melihatnya dengan tatapan tajamnya
" maaf pak, saya nggak tau maaf kek Erika nggak tau... Erika permisi dulu ya. Erika berdiri sambil menundukkan tubuhnya. Erika lalu teringat ia ngatakan pak Juna serigala pada kakek. Erika melihat Arjuna lagi.
" duduk aja Erika
" tapi... Erika duduk dan menunduk tidak berani menatap wajah sangat pak Juna. sementara Arjuna menatap sinis dengan senyum tipis melihat Erika yang salah tingkah karena tau kakek Arif itu kakeknya...
" nggak papa Erika, ini cucu kakek yang kakek ceritakan
" oh... iya
Erika yang cerewet itu jadi sangat pendiam.
" jadi kamu teman bicara kakek saya? pantas kamu banyak omong...
" Juna... Erika ini baik anaknya
" iya kan kek Erika baik. maafin Erika ya kek yang bicara santai sama kakek
" nggak apa-apa kakek malah senang.
" ya udah kakek lanjutin aja ya Erika permisi dulu
Erika pun keluar dengan lemas...
" kak Sisy kakek yang didalam itu beneran kakek nya pak Juna? tanya Erika tidak percaya
" iya
" oh ya udah Erika ke atas dulu .
Jam pulang kerja Erika duduk lagi ditaman. kakek Arif pun menghampiri Erika
" Kakek... Erika minta maaf ya udah bilang cucu Kakek srigala..
" nggak apa memang benar..
Erika tertawa.
" Erika...kamu mau jadi cucu kakek?
" Erika kek? ya mau tapi Erika nggak pantas. sekarang Erika udah tau kakek siapa...
" siapa apanya... kakek hanya lelaki tua yang butuh teman bicara,
" iya, Erika juga senang dan lega setiap bicara sama kakek. Erika minta maaf y kek
" udah nggak apa. kakek mau kamu jadi cucu kakek...
" iya kan Erika memang cucu dan teman kakek...
" kakek mau kamu menikah dengan Arjuna
huk...huk... Erika tersedak mendengar kakek Arif.
" Erika kek? menikah dengan pak Juna itu?
tidak se ujung jari pun Erika pantas untuk laki laki seperti pak Juna kek, Erika hanya gadis kampung yang punya ibu sakit sakitan. lagian Erika belum terpikir untuk menikah, Erika harus merawat ibu...
" kakek akan bantu merawat ibu kamu Erika, kamu juga bisa kuliah kan kamu bilang kamu ingin kuliah
" iya kek.. Erika akan bekerja keras untuk mewujudkan itu...
" Erika nggak bisa kek lagian orang seperti pak Arjuna tidak akan melirik sedikitpun pada office girl kayak Erika..
Erika permisi dulu ya, kakek hati hati pulangnya
Erika mencium tangan kakek Arif lalu pergi kerja.