NovelToon NovelToon
Eyes Of Curses

Eyes Of Curses

Status: tamat
Genre:Fantasi / Romantis / Action / Petualangan / Iblis / Dunia Lain / Romansa / Penyeberangan Dunia Lain / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:149.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: dwimst

Pertemuan yang tidak disengaja karena sebuah pekerjaan, menuntunnya dalam sebuah pertualangan yang tak terlupakan demi memperjuangkan sesuatu yang bernama cinta.

Menghadapi rintangan bersama agar dapat bersatu, demi menghilangkan sebuah kutukan.

Bisakah mereka menemukan kebahagiaan ketika banyak rintangan yang menghadang di depannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwimst, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Gagal sudah rencana Dira menikmati pagi di hari itu, ia saat ini memandang ke luar jendela mobil tetapi kacanya tidak ia buka sambil menatap cemberut ke luar jendela.

Ia memikirkan apa yang terjadi bila teman-teman satu fakultasnya melihat ia berangkat di antar oleh seorang pria, pasti ia akan diserang oleh berbagai macam pertanyaan oleh temannya.

Belum lagi masalah tersebut adalah masalah seorang pria sedangkan Dira ia tidak pernah dekat dengan pria manapun sebelumnya dan sekarang ia malah di antar seorang pria.

Pasti ia akan menjadi bahan perbincangan hangat teman-temannya dan sekarang ia hanya menarik nafas pasrah.

Sedangkan Reyhan saat ini menikmati dinginnya angin pagi yang menerpa wajah tampannya jendela mobil ia biarkan terbuka.

Selama dua tahun ini ia tidak pernah pergi keluar rumah dan ini untuk pertamakalinya ia memijakkan kakinya di dunia luar lagi.

Dira tidak sengaja melirik ke arah Reyhan ia terpesona dengan diri Reyhan, pria itu tampak begitu tenang.

Di mata Dira Reyhan itu tidak pernah mengeluh pada kekurangannya dan tampak menikmatinya serta menjalaninya saja.

Walaupun Dira masih bertanya-tanya mengapa orang tua Reyhan begitu antusias kalau Reyhan ikut keluar bersama dirinya. Ia teringat saat Reyhan minta izin untuk ikut mengantar Dira.

.

.

.

"Ayah, bunda. Reyhan mau minta izin ikut mengantar Dira," kata Reyhan dan saat itu kedua orangtua Reyhan menatap senang ke arah putranya.

"Baiklah sayang bunda izinkan tapi hati-hati," kata bunda Reyhan mengizinkan.

"Dira kamu jaga yah putra tante, kami percaya sama kamu," kata Rosa ke arah Dira dan Dira ingin menolak waktu itu.

"Om percayakan Reyhan sama kamu." kali ini ayah Reyhan yang bersuara dan mau tidak mau Dira akhirnya mengiyakan ia tidak bisa menolak karena Dira melihat wajah orangtua Reyhan yang begitu menginginkan Dira untuk menemani putranya keluar dari rumah itu seolah-olah Reyhan memang tidak pernah ke luar rumah dan itu untuk pertamakalinya ia keluar rumah.

.

.

.

Apa jangan-jangan bos gak pernah keluar rumah sama sekali. Batin Dira menebak.

"Anu maaf bos sebelumnya, aku pengen tanya sama bos, apa bos gak pernah keluar rumah sama sekali sebelumnya?" Dira akhirnya bertanya karena begitu penasarannya.

"Hm," jawab Reyhan sekenanya.

"Maksudnya 'hm' itu apa bos?" Dira tidak puas dengan jawaban Reyhan.

"Iya," kata Reyhan datar.

"Kenapa?" gumam Dira ia tidak menyangka ternyata bosnya itu mengurung dirinya dari dunia luar.

"Aku gak PD." jawabnya ternyata Reyhan menjawab gumaman Dira.

"Bos kamu seharusnya gak perlu kayak gitu, menurutku bos itu sempurna," kata Dira begitu saja.

"Hm, aku baru menyadarinya. Kekuranganku ini gak selamanya buruk, itu berkat kamu. Walaupun sebenarnya aku tau gak semua orang bisa berpikiran seperti kamu, kamu itu benar-benar menghormati orang lain entah seperti apapun orangnya," kata Reyhan dan membuat Dira salah tingkah dibuatnya.

"Ta-tapi bos aku gak pernah melakukan apa-apa, lagi pula aku hanya menjalankan tugasku." ucap Dira gugup karena ucapan Reyhan barusan yang menurutnya tidak benar saat ini ia tertunduk malu.

"Kau hanya tidak menyadarinya, seandainya semua orang di dunia ini memiliki sikap sepertimu orang-orang sepertiku pasti gak akan pernah merasa di pojokkan." jelas Reyhan.

"Bos," gumam Dira ia terharu.

Dira dia adalah seorang gadis yang mudah terharu oleh sebuah perasaan bahkan ia tidak akan segan-segan menangis bila itu merupakan hal-hal yang membuatnya sedih dan membuatnya terharu tetapi sebenarnya dia adalah seorang gadis yang kuat.

Akhirnya sampailah Dira di depan Universitasnya.

"Bos sekarang kamu mau kemana?" tanya Dira.

"Menunggumu." jawab Reyhan dan Dira hanya menatapnya heran.

"Tentu saja aku tidak akan berdiam di mobil ini terus aku juga akan berjalan-jalan." jelas Reyhan melanjutkan.

"Begitu yah bos, nanti kalau sudah selesai kuliah aku akan langsung mencari bos," kata Dira sambil tersenyum kemudian berlalu pergi.

Saat ini Reyhan sedang duduk di kursi taman dekat Universitas Dira dengan di kawal oleh supirnya sendiri.

Sedangkan Dira saat ini fokus pada mata kuliah yang sedang diterangkan oleh dosennya.

Tidak terasa beberapa jam telah berlalu, saat ini Reyhan masih setia duduk di kursi taman itu sambil menikmati bau tanaman dan angin yang meniup dirinya.

Kemudian Reyhan pun berjalan-jalan lagi di sekitar taman itu di pandu oleh supirnya.

"Pak Yon, apa disekitar sini ada warung penjual nasi goreng?" tanya Reyhan hidungnya menangkap aroma nasi goreng.

"Ah iya Den tepat di depan kita," jawab sang supir yang bernama pak Yon itu.

"Aku ingin mampir kesana," Reyhan mengajak pak Yon.

"Tapi Den, apa di sana makanannya sehat?" tanya pak Yon tidak setuju tuannya makan di sembarang tempat terutama itu di pinggir jalan.

"Udahlah pak Yon gak papa," Reyhan bersikeras tidak mau dibantah dan akhirnya pak Yon pun menuruti kemauan tuannya itu.

Pesanan mereka berdua pun akhirnya datang, saat ini Reyhan makan dengan lahap.

Reyhan bernostalgia pada masanya saat SMA dulu ia senang sekali bersama teman-temannya makan di warung-warung di pinggir jalan menikmati nasi goreng seperti ini.

Reyhan memang anak orang kaya tetapi kalau soal makan ia bisa makan-makanan dimana saja Reyhan bukan orang yang pemilih soal makanan.

Sebenarnya Reyhan dulu adalah anak yang baik tetapi setelah ia tidak bisa melihat lagi, ia mulai menutup diri dan bahkan menghilang dari dunia luar.

Di tambah lagi teman-temannya tidak ada lagi yang ingin berteman dengannya karena dia buta dan hal itu lah yang menambah keterpurukannya.

Sampai ia bertemu dengan Dira gadis yang bahkan tidak memperdulikan kekurangan Reyhan dan bahkan tidak pernah menghinanya dan mengurusi dirinya begitu tulus.

Semua itu seperti semangat baru untuk Reyhan bangkit kembali di kehidupannya dan meninggalkan masa lalunya yang di penuhi oleh kesendirian.

.

.

.

Prank!

Suara piring pecah. Dan terlihat dua orang preman memalak penjual nasi goreng itu.

"Hei pak tua, lo harus bayar uang pajak jualan di sini," kata seorang preman jalanan memegang kerah baju si penjual sambil menodongkan pisau.

Dan mau tidak mau si penjual memberikan uangnya.

Tetapi tidak merasa puas mereka yang saat ini tampaknya berdua mendatangi Reyhan dan pak Yon.

Pak Yon pun melindungi Reyhan sedangkan Reyhan sedang konsentrasi mendengar pergerakan preman yang sekarang menuju ke arahnya dan kemudian Reyhan tersenyum sinis.

"Kalian pak tua dan orang buta serahkan semua uang kalian," kata salah satu orang preman dan membuat Reyhan menggeram kesal karena di katai buta dan sekarang Reyhan juga sedang berdiri di belakang pak Yon.

"Kami tidak ingin sama sekali memberikan uang kami sepeser pun pada kalian," kata Reyhan tampaknya menantang kedua preman itu.

Akhirnya kedua preman itu menyerang pak Yon dan Reyhan, pak Yon yang sudah tua itu ternyata memiliki keahlian bela diri yang hebat salah satu preman sudah hampir ia pojokkan.

Sedangkan preman yang satunya menyerang Reyhan ketika ingin meninju wajah Reyhan tangan preman itu dengan sigap di tangkap oleh Reyhan.

Buk!

Bunyi tinju Reyhan mengenai perut sang preman.

Jdak!

Reyhan menendang kaki sang preman sehingga sang preman jatuh tersungkur.

Reyhan pikir preman itu telah menyerah tetapi perkiraannya salah dan dengan sigap sang preman berhasil meninju wajah Reyhan dan membuat Reyhan terpental serta membuat sudut bibirnya berdarah.

"Den!" teriak pak Yon pada Reyhan karena sekarang ia akan di tikam oleh salah satu  preman itu.

Pak Yon tidak bisa membantu Reyhan karena ia juga sedang menghadapi preman yang satunya lagi.

"Cih! Mana mungkin aku di kalahkan oleh orang buta," kata preman itu sombong sedangkan Reyhan ia tidak bergeming sedikit pun tampaknya ia menahan sakit.

"Hyaa! Matilah kau!" teriak preman itu mengarahkan pisaunya ke dada Reyhan yang sudah tidak berdaya.

"Den!" pak Yon hanya mampu berteriak karena ia juga sedang di pojokkan oleh salah satu dari preman itu.

Bersambung...

1
Alya Alghazali
keren ceritanya👍👍💓💓
aku suka cerita fantasi dari kecil selalu nonton anime.. bahkan sampai sekarang.
sukses buat auther nya💓💓
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Alya Alghazali
visual nya dong Thor biar bisa ngebayangin.😊
DMus: Terima kasih telah membaca cerita saya☺☺
total 1 replies
Nurul Inayah
Keren lho ceritanya... berasa nonton anime lagi.. Good job, thor!
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Resky Nuri N
thor buat s2nya juga dong
DMus: Hehe iya😁😁
total 3 replies
아미💜🎵
semangat kakak
aku udah mampir nih
jangan lupa feedback yahh ke
LIVE FOR LOVE

menceritakan sulitnya kehidupan dan pahit manisnya percintaan yang dialami oleh Michella davilia

aku tunggu yah
Yuliana Ana
seru👍👍♥️
DMus: Terima kasih telah mampir dan membaca cerita saya
total 1 replies
A. Yohandi
kalau boleh tau nama lengkap penulisnya siapa ya kak?
DMus: Nama saya Dewi🤗🤗
total 1 replies
Ayunina Sharlyn
lanjut 😃
DMus: Terima kasih telah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Rima.N
lanjuuut dong thour....

trour jangan lupa mampir keceritaku juga yaa "love in Banjarmasin"
Rima.N: Sama2...kakak juga mampir yaa, sekalian beri komentar hihi...
total 2 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
DMus: Terima kasih telah membaca, untuk kelanjutan ceritanya memang berakhir sampai disini.

Jika berkenan silahkan baca cerita saya yang lainnya ya!!
total 1 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
Muzfirah
hebat banget!!
Muzfirah
ceritax unik jadi gemmess deh ama authorx
DMus: Hehe, kalo cerita baru masih dalam proses ya. Jika berkenan mampir juga di cerita saya yang judulnya "Dia dan Aku"

Terima kasih telah menyukai cerita saya🥰🥰
total 3 replies
Muzfirah
seru ceritax thor jadix aku terbawa suasana dan deg degan sendiri deh
firtaan_
Betah kok😅😏😉
DMus: Hehe, terimakasih sudah membaca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Choi Aerii (ig:@choiaerii99)
tangannya diapain sih Thor sama si Reyhan? 😆
DMus: Diperiksa saja, soalnya kan Reyhan gak lihat. Jadi meriksanya gitu😁😁

Terima kasih sudah mampir baca🤗🤗
total 1 replies
widi yanti
Boleh kasih saran ya, Thor. Ada kalimat yang berbunyi, 'Dira ia memang merasa takjub.....'
Seharusnya tidak usah pakai ia lagi karena sudah ada Dira.
DMus: Terima kasih sarannya, kedepannya saya akan menulis lebih baik lagi. Dan terima kasih sudah menyempatkan diri mampir dan membaca cerita saya!!😊😊
total 1 replies
widi yanti
Lucu kak. Seru juga 😆
Bie
penulisannya rapi huhu senang bacanya
DMus: Terimakasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Yuni Susilawati
mulai eng..ing...eng
DMus: Terima kasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!