Kehidupan Ringgo yang selalu dibully tiba-tiba berubah saat ia tak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik yang ternyata seorang siluman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepuluh
Semua siswa tampak menganga mendengar jawaban Ningrum.
"Wah dia keren sekali, sepertinya dia akan menjadi lawan terberat Denis mulai sekarang?" celetuk salah seorang siswa membuat suasana kelas menjadi gaduh.
Guru mata pelajaran berusaha menenangkan mereka, namun tetap saja para siswa itu tetap tak berhenti membicarakan Ningrum.
Merasa terganggu dengan suara berisik teman-temannya Denis pun langsung terbangun dari tidurnya.
"Berisik sekali kalian," ucapnya membuat semua siswa langsung diam
Karena siswa sudah tenang sang guru pun menyuruh Ningrum untuk memilih tempat duduk. Hanya Ringgo dan Denis yang duduk sendiri di belakang.
Denis merasa yakin jika Ningrum akan memilih duduk bersamanya daripada dengan Ringgo. Namun sayangnya Ningrum lebih memilih duduk bersama Ringgo membuat semua siswa tak percaya melihatnya.
"Aku kira karena dia itu elegan maka pilihannya pun elegan, tapi ternyata aku salah. Dia malah milih duduk sama si cupu yang hanya seorang sampah!" celetuk salah seorang siswa
"Tapi menurutku selera Ningrum memang berkelas, berkelas seperti emak-emak yang lebih memilih kekayaan daripada ketampanan,"
"Sepertinya dia juga seorang sampah. Hanya saja ia berusaha menutupinya dengan penampilannya yang keren tapi seleranya gak banget!"
Ningrum melirik sinis kearah para siswa perempuan yang merendahkannya.
Ringgo hanya menunduk mendengar semua ucapan siswa Perempuan yang sudah merendahkannya.
"Sebaiknya lo jangan duduk di sini jika tidak mau dikucilkan seperti aku," tukas Ringgo
Ningrum menanggapi santai ucapan Ringgo.
Ia malah menggandeng lengan pemuda itu membuat beberapa siswa yang melihatnya kembali mencibirnya.
"Wah dia benar-benar norak. Lihat saja bagaimana murahannya dia. Masa belum kenal sudah berani pegang-pegangan tangan!"
Karena tak tahan mendengar cibiran teman-temannya, Ningrum pun menjentikkan jarinya hingga mereka yang sedang menggunjingkan dirinya tiba-tiba terjatuh dari tempat duduknya.
*Braaaakk!
Semua siswa tertawa terbahak-bahak melihat beberapa siswa perempuan terjatuh dari duduknya.
Bunyi bel istirahat membuat siswa langsung bergegas keluar dari kelasnya. Jika semua siswa keluar dari kelas menuju ke kantin maka Ringgo lebih memilih tinggal di dalam kelas. Ia membuka bekal yang dibawanya.
Ia bahkan menawarkan makanan tersebut kepada Ningrum.
"Kalau Lo mau tinggal ambil saja," ucap Ringgo
Ningrum melongok kotak bekal milik Ringgo. Ia hanya menggelengkan kepalanya saat melihat isi bekalnya.
"Bagaimana bisa putra tunggal seorang konglomerat hanya makan nasi goreng saja," ujarnya
"Tapi hanya ini makanan kesukaan ku, dulu ibu yang selalu membuatkan bekal untukku. Tapi setelah ibu tiada maka aku harus membuatnya sendiri," jawab Ringgo
"Hmm, kalau begitu aku akan ke kantin saja. Aku tidak bisa makan nasi goreng karena sedang diet,
Saat Ningrum hendak pergi beberapa orang siswa mendekati Ringgo. Seperti biasa mereka mengambil makanan Ringgo dan membuangnya di lantai.
"Gimana mau pintar kalau Lo makanya nasi goreng mulu, sekali-kali makan daging dong!" seru mereka menginjak-injak nasi yang terjatuh di lantai.
Setelah berhasil membuang semua bekal Ringgo mereka kemudian mengambil semua uang saku di kantong baju pemuda itu.
Awalnya Ningrum tak mau ikut campur ataupun membantu Ringgo yang sedang mengalami pembullyan. Namun melihat mereka juga mulai menyerang Ringgo membuat wanita itu geram melihat nya.
Ia pun berjalan menghampiri mereka dan menangkap Ronggo yang terhempas setelah mendapatkan tendangan dari mereka.
"Sebaiknya jangan ikut campur atau kau akan mendapatkan hal yang sama dengannya,"
pantesan ningrum tahan hidup 200th
ada hiburannya🤣
pak wisnu jadiin istri si nayra
tak jamin hidup pak wisnu jdi berwarna🤩
yg penting nyai seneng 😜
saling mencintai tapi tak bisa saling memiliki 🥺🥺🥺
berarti kemungkinan besar Nayra masih hidup donk
karena kamu baru aja membunuh Ringgo di depan mata Ningrum pula
yang ada malah kamu sendiri yang bakalan meninggal noooooh
gak bisa kebayang gimana paniknya Dion saat tahu mobil yang sedang di kendarainya bisa melayang di udara