Aku berusaha tegar , berusaha untuk tidak menangis saat dalam pelukan Agung . Meski sakit tapi aku tidak boleh lemah di hadapannya, agar tidak lebih membebani dia .
Perlahan tapi pasti Kereta yang saya tumpangi mulai berjalan meninggalkan Agung yang masih berdiri di tempat terakhir dita bersama . Dan meninggalkan semua kenangan yang kita ciptakan selama satu minggu saya di sini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Ho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menyerah
" Hello tante, Lagi apa tan ? " isi pesan dari gue
Gue coba mengirimkan pesan pada tante Ida dan mencoba bersikap biasa saja. tapi masih saja gue tidak mendapatkan balasan dari tante ida.
malam ini gue benar benar kehilangan mood dan akhirnya semalam ini gue uring-uringan gak jelas.
Di Basecamp warkop teman teman gue beberapa kali bertanya keadaan gue, tapi gue berbohong kalau alasan gue uring-uringan karena sedang ada masalah kerjaan.
" Guys gue cabut duluan ya, malam ini gue lagi banyak pikiran " kata gue tiba tiba
Setelah pamit pulang gue pergi meninggalkan warkop, Diperjalanan pikiran gue masih saja memikirkan tante ida dan sangat penasaran siapa pemilik mobil yang terparkir di depan rumah tante ida.
karena masih penasaran gue memutuskan untuk memutar jalan agar bisa lewat di depan rumah tante ida. Setelah gue berada di depan rumah tante ida ternyata mobil yang gue lihat tadi siang masih ada di depan rumah tante ida dan posisinya sekarang pindah jadi berada di garasi tepat di samping mobil tante ida. Pikiran gue semakin penasaran siapa sebenarnya yang ada di rumah tante Ida saat ini dan laki laki mana yang bisa menarik perhatian tante ida setelah gue.
Hati gue mulai sakit karena tante ida mengabaikan gue secara tiba tiba. padahal di sisi lain gue sadar gue bukan siapa siapanya. mungkin sesuatu yang pernah terjadi antara gue dan tante idah hanya sebuah pelarian untuk tante ida setelah ber bulan bulan tidak mendapatkan sentuhan dari seorang laki laki.
Gue saja yang terlalu bodoh cepat menyimpulkan kalau tante ida punya perasaan cinta ke gue.
Sesampainya di rumah gue langsung masuk ke kamar dan mengurung diri, beberapa kali bapak memanggil tidak gue jawab . Gue tidak tau kenapa gue bisa bersikap seperti ini , apa mungkin gue cemburu .
Pikiran gue malam ini benar benar kacau sampai sampai gue tidak bisa tidur. Kalau memang tante ida tidak mau lagi berhubungan dengan gue kan bisa bilang baik baik jangan seperti ini caranya.
Entah sampai jam berapa pikiran gue terus memikirkan tante Ida sampai akhirnya gue tertidur.
tiba tiba gue bangun saat mendengar bapak memanggil dan mengetuk pintu. Gue kaget kita melihat jam di dinding kamar ternyata sudah jam setengah tujuh.
dengan cepat gue bangun dan bersiap siap untuk berangkat kerja .
tidak seperti biasanya hari ini gue tidak lewat ke depan rumah tante ida karena gue takut telat, gue juga takut menerima kenyataan pahit lagi kalau mobil yang gue lihat masih ada di parkiran rumah tante Ida.
Untung saja hari ini Toko sangat ramai pembeli jadi perhatian gue bisa teralihkan tidak harus memikirkan tante ida terus terusan.
...----------------...
Ini sudah hari ke empat gue tidak berhubungan dengan tante ida, mulai hari ini gue akan mencoba untuk menerima kenyataan dan membiasakan diri tanpa kabar dari tante ida.
Sebenarnya gue masih penasaran kenapa tante ida tiba tiba menghindar dari gue, tapi gue lebih menahan diri untuk tidak menghubungi tante ida duluan, biarlah kalau memang harus tidak berhubungan lagi gue akan menyerah dan melupakan tante Id. Selama emat hari ini gue juga tidak lagi lewat ke depan rumah tante ida.
" Gung malam ini Kita tunggu lo di basecamp ya " kata Haikal di pesan Grup
" Siap " jawab gue singkat
setelah membaca dan membalas pesan dari temen gue, buru buru gue menutup toko karena kebetulan ini sudah jam Lima waktunya tutup toko.
kali ini gue juga akan seperti bersikap ceria lagi di depan bapak sama Emak setelah beberapa hari gue murung, karena gue tidak ingin Emak sama bapak terus terusan khawatir melihat anak bujangnya murung .
" nah begitu dong , Anak bapak sama Ema harus ceria , jangan cemberut kalau pulang kerja " kata bapak ketika melihat gue pulang
" Iya mak maafin agung ya, kemarin kemarin agung lagi mumet mak banyak pikiran " jawab gue menegaskan
" iya, tapi lain kali kalau ada apa apa itu cerita sama emak sama bapak, jangan di pendem sendiri
, Emak sama bapak kan jadi khawatir melihat keadaan kamu " sambung emak yang sedang duduk di dekat bapak
" Siap Bos " kata gue sambil melakukan gerakan hormat di depan Emak.
Akhirnya gue bisa melihat senyum Emak lagi setelah empat hari ini wajahnya terlihat khawatir karena memikirkan anaknya.
" Mak Agung lupa bawa Handuk " teriakan gue dari dalam kamar mandi
" Kebiasaan kamu gung, jangan dibiasakan nanti kalau sedang tidak ada siapa siap di rumah bagaimana? " tanya emak sambil ngomel ngomel.
Tidak lama emak datang membawa handuk sambil seperti biasa memberikan petuahnya.
" Kalau tidak ada siapa siapa ya agung telanjang mak " jawab gue ngasal.
" hus , ngaco "
kemudian gue tertawa setelah mendengar jawaban Emak .
Malam ini Gue sudah siap siap pergi ke basecamp untuk nongkrong bareng teman teman .
" Mak bapak kemana " tanya gue
" bapak belum pulang dari mesjid, mungkin sekalian shalat isya dulu " jawab emak
" Oh ,, Mak agung ke basecamp ya , biasa anak muda nongkrong, teman teman Agung juga sudah nungguin " kata gue sambil salim
" gaya nya nongkrong , iya hati hati" ledek emak
setelah pamit Gue langsung pergi dengan mengendarai sepeda motor kesayangan gue. di jalan gue tiba tiba kepikiran untuk lewat ke depan rumah tate Ida lagi. Meskipun gue sudah tidak berharap lagi tapi gue masih ada rasa pemasaran saja .
tepat setelah berada di depan rumah tante ida gue berhenti di pinggir jalan dan melihat ke arah garasi mobil, ternyata mobilnya masih ada di sana,
Gue hanya menghela nafas panjang sambil melanjutkan perjalanan. Kali ini gue benar benar meyakinkan diri gue kalau gue tidak akan pernah berhubungan lagi dengan tante ida. Gue menyerah menunggu dan mengharapkan kabar dari tante ida.
demi ortu mu kamu tega sm kami, kmu nikah lagi, aq dan 2 anak mu trlantar Gung,, uuuhhg kalo inget masa" itu pingin tak.bejek" kamu Guuunggg... hadeeeuuuhh