NovelToon NovelToon
Penggoda King Mafia

Penggoda King Mafia

Status: tamat
Genre:POV Pelakor / Konflik etika / Selingkuh / Mafia / Balas Dendam / Romansa / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Ellen merencanakan misi besar untuk menghancurkan pernikahan Freya dan Draco.

Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PKM BAB 10 - Mengadu

Pelayan yang bernama Rara itu ketinggalan informasi mengenai Ellen jadi dia cukup terkejut saat mendengar pernyataan perempuan berambut pirang itu.

"Siapa namamu? Apa kau mau menjadi pelayan pribadiku?" tanya Ellen kemudian.

Jika posisi Ellen hanyalah seorang selingkuhan tentu saja posisi Rara akan semakin terpojok. Dia akan semakin dirundung karena semua yang ada di istana berpihak pada Freya.

"Kenapa? Kau takut?" tanya Ellen lagi karena tak kunjung mendapatkan jawaban. "Dengarkan aku ya, saat aku berhasil merebut posisi Queen otomatis kedudukanmu akan naik, para pelayan yang merundungmu tidak akan berani padamu lagi!"

Ellen terus berusaha membujuk Rara. "Ayo ke kamarku sekarang!"

Pintu yang dirusak Freya sebelumnya sudah diperbaiki karena memang kerusakannya tidak parah.

Di dalam kamar, Ellen terus memaksa Rara untuk bercerita tentang Draco dan Freya. Awalnya Rara ragu tapi gadis polos itu akhirnya bercerita apa-apa saja yang dia ketahui.

"Jadi, king Draco belum melakukan malam pertama dengan istrinya?" tanya Ellen memastikan.

"Untuk itu, saya tidak tahu lebih jelasnya karena saya hanya mendengar dari pelayan lain," jawab Rara.

"Baiklah, sepertinya itu sudah cukup. Kembalilah pada pekerjaanmu, aku akan menemuimu lagi nanti, ya." Ellen tidak ingin Rara terkena masalah jika lama-lama bersamanya.

"Saya permisi dulu!" Rara pamit undur diri.

Setelah kepergian Rara, Ellen termenung sendiri dan mencoba merangkai setiap hal yang dia lihat.

"Jika Draco tidak menginginkan pernikahan dengan pemilik cincin Yvone artinya dia tidak menginginkan aku, bukan?" Ellen jadi kesal sendiri.

"Akh! Bodoh kau Ellen! Tapi bagaimana Freya bisa tahu mengenai aku? Bukankah berarti itu artinya ada pengkhianat besar di istana ini? Yang tahu mengenai aku pasti orang yang mengurus tradisi itu,"

"Aku harus tahu semuanya dan membongkar kebusukan Freya!"

...***...

Malam itu, Draco kembali dari misinya dengan luka tusuk di bagian bahu. Lelaki itu ditusuk secara mendadak saat menyelundupkan barang-barang ilegal yang akan dia jual di pasar gelap.

Ada seorang anggota polisi yang menyamar dan menyerang Draco saat lengah. Tapi, orang itu seperti menggali lubang kuburannya sendiri karena bertindak gegabah.

"Aku akan memanggil tenaga medis kita," ucap Kerel yang tahu jika luka Draco belum ditangani secara benar.

"Tidak perlu, sepertinya ada yang jauh lebih penting dari lukaku. Banyak pengkhianat yang berkeliaran, informasi terus saja bocor," kesal Draco.

"Jebak para-para pengkhianat itu sebelum acara gladiator tiba!" Draco tidak mau reputasi kerajaan mafianya tercoreng.

"Serahkan padaku!" Kerel pasti bisa menangkap para hama yang mengganggu misi itu.

Kembalinya Draco terdengar di telinga Ellen dengan cepat karena Rara yang malam itu masih bekerja melihat kedatangan rombongan Draco.

"Aku punya tugas untukmu!" Ellen memikirkan cara untuk memanas-manasi Freya.

Ellen menulis surat untuk Freya yang seolah-olah surat itu dari Draco.

"Pastikan surat ini dibaca oleh Freya!" perintah Ellen pada Rara.

Setelah itu, Ellen bergegas ke kamar Draco. Perempuan itu hanya memakai bathrobe saja, bukan karena Ellen ingin menggoda tapi karena dia tidak punya baju ganti.

"Drac..." panggil Ellen dengan mengetuk pintu. "Aku tahu kau sudah kembali!"

Draco yang berusaha mengobati lukanya sendirian di kamar mendengar suara itu. Tanpa pikir panjang Draco meminta Ellen masuk karena pintu kamarnya yang tidak dikunci.

"Kunci pintunya sekarang!" perintahnya saat Ellen sudah masuk ke dalam kamarnya.

Pupil mata Ellen melebar saat melihat ada banyak darah di bahu Draco.

"Kau terluka?" Ellen merebut kain kasa yang ada di tangan Draco. "Biar aku yang mengobatinya!"

"Apa kau mau menggodaku lagi?" tanya Draco yang melihat penampilan Ellen.

"Aku kemari untuk meminta kebutuhanku padamu, aku datang ke istana ini hanya membawa diri," jawab Ellen.

"Dan istrimu memperlakukanku dengan buruk!"

1
Novi Yantisuherman
Gila si Draco
Maa Yanti Maa Yanti
kridiiittt x dicicil 🤣🤣🤣🤣🤣
ros
ceritanya menarik 👍
bsjelfjbrndsabdvr
pertama thor
ayu cantik
suka
ayu cantik
suka
Scorpio💞💙💙💙
iya sama kak ak cari ceritanya Ruzel dan izzy gak ada kak the secret bathroom??
SLina
kok g da di listnya thor??
SLina
agak aneh ya, masak penjahat diobati ditempat y dijahatinya. istana y dikepung. apakah y merawatnya tdk tau siapa tuan mereka
Sya'wanah
kl yg ini sudah baca kak
nobita
itulah Ellen akibatnya kamu sering menggoda Drac...
nobita
oalah ternyata cuma acting to tadi...
nobita
akhirnya Draco sadar juga kan...
nobita
ya jelaslah Ellen melawan dengan anggunly
nobita
udah 2 kali baca tapi tetap menarik. ... alur ceritanya sangat apaikkk
nobita
para readers membela pelakor
nobita
ngakak aku dengan kalakuan Elllen.. berani sekalee diaa
nobita
hmmm besar juga nyali mu Ellen
Ai Rosita 😊🌿
wah baru kali ini aku baca cerita kecewa di akhir thor, kenapa harus ada selir /istri..kenapa gk anak asuh gitu
Ai Rosita 😊🌿: ending nya gantung gak sih thor
total 1 replies
Ai Rosita 😊🌿
f banyak iklan thor aku udah hapus karena eror juga ke HP
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!