cerita ini adalah cerita seorang anak gadis tere yang tinggal dengan ibu tirinya, semua yang dilakukannya salah, karna terpaut beberapa taun dengan ibu tirinya, ibu tirinya yang sebenarnya baik tidak pernah harmonis dan selalu menganggap salah tere, hingga pada akhirnya ada laki2 yang umurnya jauh lebih tua, dia seorang camat didaerah xxx dia tampan, gagah, postur tubuhnya sangat bagus,sebutlah namanya adlan, bapak adlan lebih tepatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arbeiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
terapi shock
sedangkan di fakultas, Tere langsung disambut Putra di parkiran.
"hei,,, tumben telat!!! " sapa Putra
"ia tadi malem??? hmmmm? oh aku tadi malem ketiduran Putra, kamu gimana sudah sehat kamu??? " tanya Tere
"ia, sudah sehat kok santai saja, kemana kamu selama 2 hari ini??? " tanya Putra
"hmmmm, kita ke kelas aja yuck!! " ajak Tere mengalihkan.
Tere dan Putra bercanda seperti biasa mereka menuju kelasnya, Tere yang dulu tidak sangat enak dipandang sekarang Tere sangat anggun, modus dan cantik tidak heran semua mata tertuju kepada Tere ketika Tere berjalan, ungkapan para siswa Tere dan Putra mereka adalah pasangan serasi.
Tere berjalan bersama Putra melewati tiap ruang kelas, karena keasyikan bergurau dengan Putra.
"bruuukkkk!!! " Tere menghantam tubuh salah satu mahasiswa semester akhir.
"aduh, maaf kak aku gak sengaja, memunguti buku-buku dan tasnya yang jatuh.
"gak papa, santai saja!!" ucap pria tinggi, gagah, dan tampan.
"maafin teman saya kak!! "Putra mewakili Tere juga.
" sudahlah, dia pacar kamu??? “tanya kakak kelas yang bernama Miko.
Tere dan Putra sama-sama saling melirik bingung dengan sikap Miko, Tere tidak menjawab tetapi Putra yang menjawab pertanyaan miko.
"iya, dia pacar saya kak!! " jawab Putra dengan wajah tidak senang.
"saya tertarik dengan pacarmu, jaga dia, jangan sampai kamu menelantarkan dia!!" ucap Miko dengan wajah dingin.
miko adalah tipe pria yang tegas, berwibawa, dan tidak suka bertele-tele.
"dia siapa sih kok sok begitu?? " Tere bingung dengan ucapan Miko
"dia anak pemilik fakultas disini Tere, dia jarang-jarang mau ikut kelas, dia jurusan tehnik disini sudah semester akhir,dia pengusaha muda juga Tere, makanya jarang ikut kelas, kenapa kamu tanya itu kamu tertarik?? " Putra sedikit kesal menjelaskan pada Tere karena sikap Miko.
"ya gak cuma kenapa dia sikapnya aneh dengan gampangnya bilang suka dan tertarik, sudahlah lagian kamu main nyebut pacar aja!! " ucap Tere menepuk bahu
"aduhhh, ya biar sampek tua tetep aku tunggu nenk!!! " ucap Putra menyusul Tere yang melanjutkan perjalanannya menuju kelas
"gombal, wkwkwkwk!!! " Tere berbalik
kelas sudah dimulai, setelah 1 jam kemudian Tere langsung pamit pulang pada Putra
"nanti malem aku jemput yah, malem mingguan kitaaaa!! " tutur Putra yang tidak tau apapun
"hmmmm, kan kamu tau malem minggu pak Adlan di rumah Putra aku gak enak kalo di luar, biasanya dia ngajak Jalan-jalan sich!" kata Tere diam menyembunyikan statusnya sekarang.
"pokoknya aku jemput nanti!!" ucap Putra sambil pergi menjauhi Tere
"Putra, Put, duch selalu begini, sedangkan aku gak enak sama pak Adlan, apalagi sekarang aku sudah jadi istrinya! " ucap Tere
"langsung pulang yah!!! " pesan dari ponsel Tere dari Adlan.
"ia pak, ini sudah di jalan!! " balas pesan Tere pada Adlan.
"assalamu'alaikum!! " Tere membuka pintu ternyata Adlan sudah di ruang tamu.
"sudah makan siang pak!! " tanya Tere sambil mencium tangan Adlan.
"belum, saya nunggu kamu, ayo!! " ajak Adlan.
"ia pak, saya mau mandi dulu lengket rasanya!! " pamit Tere
"ya sudah sana mandi!! " ucap pak Adlan.
Tere mandi untuk menyegarkan badannya, selang setengah jam Tere selesai mandi terdengar notif WA di ponselnya.
"Hai cantik, aku Miko ada acara kah nanti malem, siap-siap aku jemput yah!!"isi pesan di ponsel Tere
" ini siapa ya??? "balas Tere
" Miko!! "balas Miko
" hah, Miko, Miko siapa, sudahlah mungkin orang iseng!! "Tere meletakkan ponselnya di meja dan mengeringkan rambutnya.
Tere turun untuk menemani Adlan makan siang.
" mana cincin kamu??? “Adlan melihat jemari Tere tanpa cincin.
"oeeeeh, di meja pak, saya ambil dulu!!" Tere sengaja melepasnya karena dia belum Terima dengan statusnya
"sudah, duduklah,,!! "ucap Adlan.
Tere menatap wajah Adlan yang sepertinya kecewa, lalu dia bergegas lari ke kamarnya untuk mengambil cincin, dan kembali ke meja makan.
"saya janji tidak akan melepas lagi pak!! " ucap Tere merasa bersalah.
"tidak Apa-apa bukalah kalau kamu kuliah! " ucap Adlan dingin.
"maaf Pak!! " Tere menunduk tidak enak hati.
"sudahlah, ayo makannya dilanjut!! " ajak Adlan tersenyum lagi.
"memang aku kecewa, tapi mau gimana lagi, aku harus sabar dengan Tere, aku harus rubah dia pelan-pelan,dengan kewajiban dia sebagai istri, dia begitu karena belum bisa Terima dengan statusnya!! " gumam Adlan sambil mengunyah makanan.
Tere yang selesai makan langsung merapikan meja makan.
"nanti ke kamar ya!! " ajak Adlan
"hmmmm, iiiiiiya pak, nanti saya menyusul setelah cuci piring!! " ucap Tere keki
Adlan naik ke kamarnya dan menunggu Tere, tak lama Tere naik juga dan masuk.
"duduk sini!!" ajak Adlan menepuk kasur mengisyaratkan agar Tere duduk di sebelahnya, sedangkan adlan masih sibuk tangannya bekerja dengan laptop.
"iiiya pak, " dueeeeeech gimana ini, saya kok grogi ya, kok gini sich nech jantung, deg deg kan!! "Tere menyentuh dadanya dan naik pelan-pelan kekasur.
" naiklah, jangan takut saya apa-apain"ucap Adlan.
Tere naik ke spring bednya dengan lega, dan menemani Adlan kerja, tak terasa Tere tertidur karena kelelahan, Adlan pun tertidur di sebelah Tere.
Adlan dan Tere terbangun karena bunyi ponsel Tere
"hmmmm, nomer ini lagi!! " Tere meletakkan ponselnya dan tak menggubris.
"Tereeee angkat ponselnya!! " ucap Adlan berbalik membelakangi tere.
"hmmm, iya pak, " haloooo, assalamualaikum dengan siapa??? "tanya Tere
" Miko, saya diluar, keluarlah!!! "Miko langsung pada pointnya
" hahhhhhhh, Miko siapa??? “Tere bingung
"Miko yang tadi kamu tabrak!! " ucap Miko
"haahhhhh!!! Tere tersentak dan bangun.
" Tere ada apa??? "Adlan juga kaget.
" hmmmm, pak nanti saya jelasin, tapi saya boleh minta ijin nemuin teman di depan!!"ucap Tere
"Putra?? " tanya Adlan
"bukan pak, ayok kalau pak Adlan pengen tau!! " Tere mengajak Adlan karena merasa tidak enak sendiri.
"temui saja!! " ucap Adlan.
Tere langsung turun dan menghampiri Miko
"kakak kenapa disini, dari mana kakak tau nomer juga rumah tinggal saya!! " tanya Tere
"kan aku sudah bilang aku tertarik padamu, ya aku cari tahulah!! " ucap Miko
"tapi kenapa gak telfon dulu kalau kakak mau kesini!! " ucap Tere bingung.
"saya kan sudah telfon tadi!! " ucap miko dingin.
"ea tau, tapi kan, kakak gak tau posisi saya gimana,saya gak enak sendiri kak!! " ucap Tere
"g enak sama siapa???, posisi kamu anak asisten rumah tangga atau asistennya?? " Miko penasaran tapi berbiwabawa
"kakak pulang dulu aja ya!!" pinta Tere
"enak saja, kamu pikir jarak dari rumahku kesini dekat, tidak sopan mengusir tamu!! " ucap Miko
Adlan memperhatikan Tere dan Miko sepertinya berdebat dengan seorang pemuda
"baiklah, masuk tapi janji jangan Lama-lama ya kak!! " ucap Tere
"gitu donk, gak sopan tamu kamu suruh pulang!! " Miko cengengesan
Tere akhirnya menyuruh miko duduk diruang tamu, Adlan yang lapar turun hendak makan akhirnya melihat Tere dan Miko.
"hmmmm,,,, om!!! " miko langsung menghampiri dan berjabat tangan dengan Adlan ketika Adlan hendak menghampiri mereka.
"duduk,ini siapanya Tere???" tanya Adlan.
"bukan tipe orang bertele-tele om, terus terang saya tertarik dengan Tere!! " ucap Miko langsung pada intinya
"maaf!! " Tere menghentikan ucapan Miko menandakan bahwa dia tidak menyukai sikap Miko.
Mohon bantuannya kak🙏