NovelToon NovelToon
TERJEBAK DI MASA LALU

TERJEBAK DI MASA LALU

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:160.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arby yingjun

Di novel Author yang kedua ini, Author akan menceritakan sebuah peliknya kehidupan seorang pemuda tampan, yang dimana kehidupannya selalu di selimuti kesedihan yang sangat perih di dalam dirinya.

pengalaman hidup, akan kehilangan orang orang yang sangat di sayangi, membuatnya berpikir, dia belajar dan terus belajar menjadi orang yang sangat kuat, dan tak ingin lagi menjadi sosok seorang lelaki yang lemah cengeng dan manja.

Hingga pada suatu masa, ketika ia telah dewasa. Dirinya terjebak di sebuah dunia, dimana ketika itu, tak ada kehidupan canggih seperti zaman sekarang ini.

Berat memanglah berat, kehidupan yang di jalaninya. Mungkinkah Leon bisa bertahan sekaligus melewati petualangan hidupnya.

Simak dan baca terus, kisah perjalanan Leon Scott Kennedy dalam mengarungi bahtera kehidupanya yang sangat pelik dan epic.

Jangan lupa like rate and comment karya terbaru saya,

Salam Author

Arby Yingjun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arby yingjun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ANGIN SEGAR UNTUK VIRZA

Johan telah selesai dengan ritual mengisi bahan bakar perutnya, dia keluar dari Cafe dan melanjutkan kembali perjalanan pulang menuju rumah, yang jaraknya kebetulan tidak jauh dari tempat ia berlatih.

Kring... Kring...

Dering ponsel berbunyi dari saku celana Johan, dan ia pun dengan cepat menjawab panggilan telponya.

"Posisi dimana cuy?" tanya Virza

"Baru beres makan di Cafe bro." Johan berbincang sambil melanjutkan perjalanannya.

"Bro maen kesini sih!, gue kesepian nih." Pinta Virza pada Johan.

"OK bro, sehabis maghrib gua meluncur ke rumah loh, gimana?, gak apa apa kan." tanya Johan.

"OK brother, jam berapa pun. Pintu rumah gue bakal terbuka buat loh" jawab Virza.

"Gua suka gaya loh. OK brother, kalo gitu gua pulang dan mandi dulu." Johan menutup panggilan telpon dan masuk ke dalam rumahnya.

Di dalam rumahnya, Johan langsung melempar tas slempangnya ke sembarang tempat. Dia duduk sambil menyenderkan kepalanya dan merenung sambil melihat langit langit rumahnya.

"Nasib.. nasib, kapan title jomblo ini akan lepas dari hidupku?" Johan bertanya pada dirinya sendiri.

Johan bangun dari tempat duduknya, beralih menuju ke kamar mandi untuk ritual pembersihan badannya.

Tak terasa waktu telah menunjukan tepat pukul 5 sore.

Di kamar Leon, terlihat Virza yang baru saja masuk dan duduk di sebelah Leon yang sedang tidur.

Virza membangunkan Leon yang sedari 2 jam tadi, telah tertidur dengan pulasnya.

"Leon, bangun. Bangun sayang." Virza menepuk nepuk lembut pipi Leon.

Dan tak lama setelah itu, Leon terbangun sambil menggosok mata dengan punggung tangannya.

"Mandi yuk, udah sore." ajak Virza.

"I ya, Om." Leon turun dari tempat tidurnya dan berlanjut menuju kamar mandi.

Sementara itu, Virza bangun dan membuka lemari baju Leon.

"Nah, yang ini sajalah." ucap Virza

Dia mengambil satu style baju dan bawahanya, untuk di pakai Leon setelah dirinya selesai mandi.

Selesai mengambilkan baju, Virza teringat pada rekening listrik yang harus di bayarnya bulan ini.

Dia segera mencari nomer rekening listrik yang berada di laci lemari yang berada di ruang tamu. Setelah menemukanya, ia segera mengeceknya via aplikasi smartphonenya.

"Waduh, Rp 200.000." Virza tercengang setelah mengetahui nominal tagihan listrik yang harus di bayarnya.

Aku harus bagaimana ini?, sedangkan di dompet uangku tersisa seratus ribu lagi.

"Cari pinjaman kemana ini?, apa aku harus menjual ponselku ini?" Virza terus berpikir mencari jalan keluar.

**Tok.. Tok.. Tok..

Di tengah kegalauan Virza, terdengar suara ketukan pintu yang membuyarkan lamunannya.

"Asalamu alaikum." seru seseorang di luar.

"Wa'alaikum salam, I ya, sebentar." Virza keluar dari kamar dan segera menghampirinya.

Virza pun membukakan pintu rumah untuk memastikan siapa yang datang.

"Selamat malam De Virza." sapa seorang lelaki berbaju batik dan memakai peci hitam di kepalanya.

"Pak Afkar, mari silahkan masuk Pak." ajak Virza pada Pak Afkar.

"Terima kasih, De Virza." Pak Afkar pun masuk

kedalaman rumah.

Pak Afkar adalah seorang Lurah, sekaligus juragan gula dan beras di tempat Virza tinggal.

"Duduk dulu Pak, sebentar saya buatan kopi." ucap Virza, sambil berlalu menuju dapur rumahnya.

Di dapur Virza segera membuat kopi dengan racikan manis jambu untuk di suguhkanya pada Pak lurah Afkar.

"Om, " panggil Leon yang telah terlihat rapi dengan bajunya.

" Leon, maaf Om lagi buatin kopi untuk tamu." Virza meletakkan sendok bekas mengaduk kopinya.

"Om, Leon saja yang bawa kopinya." Leon memberikan nampan plastik yang berukuran kecil pada Virza.

"Boleh, sayang. Tapi hati hati ya, awas tumpah airnya panas." ucap Virza.

"I ya, Om." Leon membawa nampan berisi gelas kopi dengan jalan perlahan menuju ruang tamu di ikuti Virza.

Pak lurah yang melihat Leon membawa nampan dengan tangan bergetar, seketika membantunya.

"Sini, biar Pak lurah saja yang pegang." Pak lurah mengambil nampan yang di pegang Leon dan menyimpanya di meja.

Virza pun duduk bersebelahan dengan pak Lurah.

"Jadi begini De Virza ada sesuatu yang harus saya bicarakan dengan De Virza." ucap Pak lurah sambil menatap Leon.

Virza pun mengerti dengan body language atau bahasa tubuh Pak lurah.

"Leon, masuk ke kamar dulu sebentar ya sayang." Leon pun mengangguk meninggalkan kedua orang dewasa tersebut menuju kamarnya.

Dan Virza pun mempersilahkan Pak lurah untuk melanjutkan pembicaraannya yang sempat terhenti.

"Saya, mewakili seluruh warga di daerah sini. Turut berduka cita atas musibah yang telah menimpa keluarga Almarhum Pak Barry.

"I ya, Pak. Terima kasih." jawab Virza.

"Dan ini, mohon dengan sangat. De Virza bisa menerimanya." Pak lurah mengeluarkan sebuah Amplop berwarna cokelat dari dalam tasnya dan memberikanya pada telapak tangan Virza.

"Tapi pak....

"De Virza jangan menolak, karena ini adalah amanah dari warga daerah sini, yang di titipkan kepada saya, untuk di berikan kepada anda.

"Maaf De Virza, saya tak bisa berlama lama. Saya harus mengirim beberapa ton gula dan beras ke agen agen saya." Pak Lurah Afkar menghabiskan sisa kopi dan bangun dari tempat duduknya.

"Kalau begitu, saya pamit dulu De Virza." Pak lurah berlalu pergi dengan menggunakan motor Rx kingnya.

Virza kembali menutup pintu rumahnya.

Merasa penasaran dengan isi dari amplopnya, Virza segera membuka dan mengeluarkan isinya.

"Hahhh, banyak sekali." Virza kaget setelah tahu bahwa isinya uang yang tidak sedikit.

Dengan seksama ia menghitungnya, di hitung dan di hitungnya kembali.

"Sepuluh juta rupiah." Virza yakin dengan hitungnya.

Virza kembali memasukkan uangnya ke dalam amplop dan hanya mengambil 5 lembar saja uang seratus ribuan.

Virza berjalan memasuki kamar Leon.

"Leon sayang, mau ikut Om?" Virza membuka lemari Leon dan menyimpan amplop coklatnya di bawah baju Leon.

"Kemana Om?" Leon turun dari tempat tidur dan meninggalkan robot mainanya.

"Ke indomart, sayang. Om harus bayar listrik, agar listrik di rumah kita selalu menyala." Virza menjelaskan yang di balas anggukan oleh Leon.

"Ayo," ajak Virza pada Leon.

Sesampai di indomart, Virza segera membayar tagihan listriknya pada petugas kasir.

"Leon, mau jajan apa?" tanya Virza.

"Leon pengen ice cream Om." ucap Leon.

"Ya sudah, sana ambil" titah Virza yang tetap menunggunya di depan kasir.

Leon berlari kecil menuju freezer Ice cream, dia melihat ice cream berbentuk mickey mouse dan mengambilnya.

"Ini, Om." Leon memberikan ice creamnya pada Virza.

Virza pun memberikan kembali ice creamnya pada Leon setelah petugas kasir menscannya.

"Jadi berapa semua, mba?" tanya Virza sambil mengeluarkan dompet ya.

"Semuanya, 217.000 Pak." jawab kasir.

"saya minta Marlborough mentolnya sebungkus." pinta Virza.

"Jadi semuanya pas 250.000 Pak." ucapan Kasir.

Virza segera membayar semua Billnya, dan pergi meninggalkan indomart**.

1
Ida Rubaedah
Luar biasa
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suamiku mendua" makasih kak🙏
total 1 replies
hanita azzahra
luar biasa
𝑻𝒘𝒐_𝒀𝒐𝒖_𝑳'
luar biasa bagus
𝑾𝖔𝖒𝖆𝖓 ᵃˡʷᵃʸˢ ૨เɠɦƭ
luar biasa
ρεɳ🄶🄴🄽ʟɪα🅣︎ˢᵘˢᵘ
keren banget thor ceritanya mu
disyahyank emak
luar biasa
🅶🅴🅽ᴅεɳɠ
keren banget bang
tuyul02
keren banget
Aries🌠
next lanjut update
Aries🌠
uhuuukkk uhukkk aku hadir
Aries🌠
keren banget bang
Rosalinda
lanjut semangat
Rosalinda
up next lanjut
Rosalinda
next lanjut
Rosalinda
semangat terus ok
hamizdan
next lanjut update
hamizdan
lanjut lagi bang
hamizdan
menarik sekali
lii mou
next next next next next next next next next next next next
lii mou
lanjutkan lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!