NovelToon NovelToon
Yang Terluka

Yang Terluka

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perasaan / Romansa Modern / Pengkhianatan / Teen / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: fieThaa

Elthasya Afani, gadis yang tengah mengalami trauma karena sebuah pengkhianatan, juga trauma masa lalunya yang belum juga hilang.

Cenayang, laki-laki yang selalu tahu isi hati Echa dan kini selalu menempel pada Echa bak parasit. Dia adalah Raditya Addhitama, laki-laki yang tak pernah akur dengan Echa. Selalu membuat Echa marah. Namun, ada kenyamanan jika dia berada di samping Raditya. Dari Tom and Jerry kini menjadi Romi dan Yuli.

Siapa Raditya Addhitama? Kenapa Echa bisa dengan mudah merasa nyaman bersama dia? Akankah kisah mereka akan berakhir bahagia? Atau hanya menjadi kisah yang penuh dengan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Inilah Aku

Pintu toilet pun terbuka, Echa bangkit dari jongkoknya, hatinya merasa lega. Melihat senyum itu, membuat tubuh Echa beringsut mundur.

Seringai senyum licik tersungging di bibirnya. "Ma-mau apa kamu?" tanya Echa yang kini sudah terbentur dinding kamar mandi.

"Aku ingin memilikimu," ujarnya.

Tubuhnya mendekat ke arah Echa dan tangannya menangkup wajah Echa. "Aku tidak suka penolakan," ucapnya penuh penekanan.

Echa memberanikan diri untuk melepaskan tangan laki-laki itu di tengah ketakutan yang melandanya. Dengan sekuat tenaga dia melepaskan tangan itu.

Plak!

Tamparan keras mengenai wajah laki-laki itu. Dia hanya bisa memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan Echa. Wajahnya merah padam dan dengan kasar dia menjambak rambut Echa. Dia mencoba mencium bibir Echa namun, Echa terus menggeleng-gelengkan kepalanya.

Amarah laki-laki itu pun memuncak dan dengan kasar dia mencelupkan wajah Echa ke dalam ember besar yang berisi air. Dia tarik lagi dan celupkan lagi.

"Kamu mau terima cinta aku gak?" sentaknya.

"GAK." Dengan sangat kasar dia menjenguk rambut Echa dan mencelupkan wajah Echa kembali hingga wajah Echa benar-benar pucat dan tak berdaya.

Seringai licik muncul di wajahnya. Dia menarik dagu Echa, sebelum bibirnya menyentuh bibir Echa dobrakan pintu kamar mandi terjadi. Wajah Radit merah padam ketika melihat Dimas ingin mencium Echa. Ditariknya kerah kemeja Dimas dari belakang. Dan pukulan tangannya pun mendarat indah di wajah Dimas.

"Kak Ra ...."

Echa langsung tak sadarkan diri. Dan Radit langsung membawa tubuh Echa ke dalam mobilnya. Dia melajukan mobil menuju rumahnya. Dengan bantuan satpam di rumahnya, tubuh Echa berhasil dia bawa ke kamarnya.

Radit mencoba membangunkan Echa dengan bau minyak angin. Selang sepuluh menit, dia pun tersadar. Mata Echa berkaca-kaca menatap Radit. Radit langsung memeluk tubuh Echa dan tangis pun pecah di dalam pelukan Radit.

"Tumpahkan semuanya kalo itu buat hati kamu tenang," ucap Radit sambil mengusap lembut punggung Echa.

Setelah Isak tangis tak terdengar, Radit menghapus air mata Echa. Menatapnya dengan penuh tanya. "Dia ngapain kamu?" tanya Radit.

Echa hanya diam, kejadian tadi seperti kembali ke masa lalu. Dirinya yang hampir setiap hari diperlakukan seperti itu oleh teman-temannya. Menyiksa Echa di kamar mandi.

"Kalo kamu gak mau cerita, gak apa-apa," ucap Radit.

Echa menatap Radit dengan tatapan pilu. "Dia mengunci aku di kamar mandi. Dia ... menenggelamkan wajah aku ke dalam ember yang berisi air," lirihnya.

Hati Radit sangat marah mendengarnya. "Dia memaksa aku untuk menjadi pacarnya. Karena aku nolak jadinya dia berbuat seperti itu."

"Dia mencoba mencium kamu kan?" Dengan pelan Echa menganggukkan kepalanya.

"Aku takut," lirihnya.

Radit menarik tangan Echa dan mendekapnya lagi. "Jangan bilang ke orangtua ku," pinta Echa. Radit hanya diam, sebenarnya dia ingin sekali melaporkan semua perbuatan Dimas kepada orangtua Echa.

"Kak ...."

"Iya," jawab Radit lembut.

"Makasih Kak, aku sudah biasa terluka seperti ini," lirihnya.

"Maksudnya?" Radit mengerutkan keningnya tidak mengerti.

"Waktu TK semua teman-teman ku dan juga orangtua mereka mengatai ku sebagai anak yang tak memiliki ayah, anak haram. Tapi, aku terus mencoba untuk baik-baik saja. Terkadang aku juga menangis diam-diam ketika Mamah belum menjemput ku di sekolah." Radit benar-benar terhenyak mendengar cerita Echa.

"Ketika aku sudah memiliki orangtua yang lengkap. Di SD, teman-teman di kelasku menyebutku anak yang tidak diinginkan. Aku tidak boleh bermain bersama mereka dan aku selalu disiksa oleh mereka. Perlakuan mereka persis seperti yang dilakukan Kak Dimas tadi."

"Kamu gak bilang ke orangtua kamu?" Echa hanya menggeleng.

"Kenapa?"

"Aku gak mau buat Mamah sedih dan buat Ayah marah. Sudah cukup aku melihat Mamah bersedih ketika kami ditinggal oleh Ayah. Dan ketika kami bersatu aku berniat untuk menjadi anak yang baik, anak yang tidak nakal yang tidak mengecewakan orangtua ku. Aku tau Ayahku sangat menyayangiku, siapapun yang mengusikku pasti Ayah akan marah. Dan aku tidak mau seperti itu. Aku juga gak mau teman-temanku semakin tidak menginginkanku."

"Aku sudah terbiasa hidup sedih dan terluka dari kecil. Menahan tangis ketika melihat teman-temanku dijemput oleh Ayahnya. Menahan luka ketika teman-temanku mengerjai ku hingga tanganku berdarah ataupun aku basah kuyup. Itu sudah biasa bagiku."

"Cha ...."

"Inilah aku Kak, anak yang mencoba baik-baik saja di hadapan orangtua ku. Padahal aku menyimpan sedih dan luka ku sendiri. Kenapa aku simpan? Karena aku tidak ingin orang-orang yang dekat denganku, hanya sayang kepadaku karena iba. Aku gak mau," ungkapnya.

Radit hanya terdiam, tak bisa berbicara apa-apa. Mata Echa menyiratkan luka yang sangat dalam yang dia pendam seorang diri.

"Kamu gadis hebat," ucap Radit sambil membelai rambut Echa.

Setelah keadaan Echa membaik, Radit mengantarkan Echa pulang. Hanya mengantarkannya saja tanpa ikut masuk ke dalam rumahnya. Karena Radit sudah membuat janji dengan orangtua Echa.

Radit datang ke rumah Rion, di sana sudah ada Ayanda dan juga Giondra. Radit tidak bisa menyimpannya seorang diri. Terlalu banyak rahasia tentang diri Echa yang mereka pun tidak tahu.

"Ada apa Dit?" tanya Rion.

"Om, Tante, maaf sebelumnya." Radit menarik napas dulu sebelum berbicara.

"Bagaimana dengan Echa kecil?" tanya Radit.

Ayanda dan juga Rion saling pandang, mereka berdua tidak mengerti kenapa Radit menanyakan ini.

"Dia anak yang baik dan tidak pernah berbuat masalah," jawab Ayanda.

"Dia anak yang ceria, sangat ceria," tambah Rion.

"Apa Tante dan Om tau, dibalik Echa menjadi anak yang baik dan anak ceria ada sebuah kesedihan dan kesakitan yang dia rasakan?"

"Maksud kamu apa?" tanya Rion. Radit pun menceritakan semuanya kepada keempat orangtua Echa. Ayanda menutup mulutnya tak percaya dan air matanya terjatuh begitu saja.

Rion hanya terdiam, die memejamkan matanya sejenak. Dia merasa telah gagal menjadi sosok seorang Ayah.

"Dan harus Tante dan Om tau, hari ini hampir saja Echa terluka dan ternoda." Semua mata orang dewasa itu melebar dengan sempurna.

"Maksud kamu apa?" sentak Gio.

"Om Rion tau Dimas, kan?" Rion mengangguk, begitu pun Amanda.

Radit menceritakan kelakuan Dimas kepada mereka dan wajah murka seorang Ayah terlihat jelas di wajah Rion dan juga Giondra.

"Echa tidak apa-apa kan, Dit?" tanya Amanda.

"Tidak Tante, tapi Radit mohon jangan menyinggung hal ini. Karena Echa tidak ingin kalian semua tahu, dia tidak ingin kalian merasa khawatir."

"Kenapa kamu seperti ini, Kak?" lirih Ayanda yang tidak bisa membendung air matanya. Gio merangkul pundak Ayanda dan mencoba menenangkan istrinya.

"Dimas siapa?" tanya Gio.

"Anak teman gua, Resky," jawab Rion.

"Resky ...."

*****

Happy reading

1
Aku Mira
mampusss parah predator wanita ga tuhhh🤣🤣🤣
Yus Nita
waoowww... kereeen...
kampus lo pelakor
Yus Nita
janji yg hrs di penuhi.
tak selamanya ny bahagia itu dirasa kan. adakala nu pedih dan sakit juga mengiringi ny
Yus Nita
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Yus Nita
jumpaa kedann sesama ii digo ssisi KKkKk ssysya
Yus Nita
jahat banget ayah si Neshaa..
berbuat yg tdk senonoh do depan anak ny sendiri
aa pantas manusia biadab sprti di sebut seorang Ayah....
syukur lah Rindra membalas ny dengan kejam tapi tak sebanding dengan nyawa dan rasa sakit yg Nesha rasa kan juga ibu ny
Yus Nita
emang muka tembok, apa dia peduli
Yus Nita
memaaf kan tak semudah melupakan kan semua ny...
terlalu sakit utk di kenang dan rasa kan
Yus Nita
Aq yg cuma baca chat doang, sakit ny gak tanggung
gimanaa lg klu nyata di depan mata...
bis kalap Aq ngebunuh ny..
Yus Nita
meninggal nech cewek 😃😃😃
Yus Nita
beruntung banget y jadi Echa...
tdk sprti diri Q...
boro2 uang bulanan di tambah, di kurangi iya ada 😌😌😌
Yus Nita
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Yus Nita
cinta oohhh cintaaaa... 😁😁😁
Yus Nita
akan kah ada keajaiban utk anak special seperti aleesya..
Yus Nita
semangat terus y Thor...
Yus Nita
kamgDuda MERIANG 😃😃😃
Divani Ani
kok segitunya anak kecil sifatnya emaknya jg anak nakal nggak boleh di marahin haduuh emak apa klu orng kaya gitu ya😁
Yus Nita
bahagia..
hanya kata itu yg pantas buat mereka..
Yus Nita
tapi biar cepat loncing Radit dan Echa junior 😃😃😃
Yus Nita
udah mulai waras lagi otak siAmanda.
gak kesurupan lg kayak kematen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!