NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Tuan Mafia Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Mafia Lumpuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Anak Genius
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Emily terpaksa menjadi pengantin dari Leon Anderson yang merupakan seorang mafia lumpuh menggantikan sang kakak yang kabur menjelang hari bahagia. Pernikahan mereka juga terjadi karena orang tuanya Emily memiliki utang besar kepada Leon dan Emily juga tak tau jika dirinya hanya seorang anak angkat. Seiring berjalannya waktu, cinta mereka pun tumbuh dan Emily mengandung. Namun, sebuah insiden memisahkan keduanya.

Beberapa tahun kemudian, mereka kembali bertemu tetapi semua telah berubah. Emily tak mengingat kejadian yang lalu. Akankah keduanya bersatu lagi merawat dan membesarkan buah hati mereka? Atau keduanya memilih jalan hidup masing-masing dengan orang berbeda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Satu bulan setelah kehilangan istrinya, Leon datang bersama beberapa anak buahnya yang masih setia kepadanya. Mereka menyerbu markas Anggoro, bahkan Leon yang sudah gelap mata tak memperdulikan orang-orang yang mati di tangannya.

Anggoro yang berada di dalam begitu ketakutan. Ia juga memegang senjata bersiap melawan Leon.

Hampir 30 menit, Leon dan lainnya menghajar anak buahnya Anggoro di luar markas. Kini Leon berhadapan dengan Anggoro sambil sama-sama mengacungkan senjata.

"Kau berani menembakku?" tanya Anggoro.

"Ya, memangnya kenapa? Kau pikir aku akan diam, hmm?" Leon balik bertanya.

"Leon, apa kau tidak ingat siapa yang telah membesarkanmu seperti ini?" singgung Anggoro.

"Aku ingat semuanya. Tapi, aku sadar yang aku jalani salah besar!" kata Leon.

"Kau berubah karena wanita itu. Dia pantas mati!" seringai Anggoro.

Leon yang tersulut menarik pelatuk dan melepaskannya.

Door...

Anggoro terjatuh dengan luka di lengannya.

Melihat Anggoro tertembak, 4 orang anak buahnya Anggoro yang tersisa mendekat dan mengacungkan senjata ke arah Leon dari beberapa sudut. Mereka tak berani membalas Leon karena bagi mereka Leon adalah teman sekaligus saudara. Mereka mengingat kebaikan pria itu.

Anggoro tersenyum seringai melihat Leon tak berkutik. Ia bangkit perlahan dan mengacungkan senjatanya.

Saat hendak menarik pelatuknya dan mau menembak Leon. Terdengar suara tembakan dari arah luar dan suara sirine.

Anggoro dan anak buahnya mulai panik.

Leon segera menghajar anak buahnya Anggoro ketika ada kesempatan. Bahkan, Charles juga turut membantunya.

Anggoro tak mau ditangkap lantas melarikan diri.

Beberapa petugas berwajib mengejarnya dan seorang aparat mendaratkan timah panas ke arah kakinya Anggoro sehingga pria tua itu tak dapat berlari.

Anggoro pun ditahan bersama dengan anak buahnya. Begitu juga Leon yang akhirnya menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Ia yang telah memberitahu mengenai bisnis ilegalnya Anggoro.

Leon meminta aparat agar tak melibatkan Charles dan anak buahnya yang lainnya karena tak bersalah. Sebagai ganti atas kerjasama Leon, aparat pun melepaskan Charles dan lainnya.

***

Keesokan harinya...

Kabar penangkapan Leon membuat orang tuanya syok. Rachel baru saja kehilangan menantunya, kini dia sekarang diselimuti kesedihan lagi. Putra tercintanya harus mendekam di penjara dan mendapatkan hukuman.

Jason yang juga teman Leon dan anak buahnya Anggoro begitu terkejut mendengar kabar penangkapan keduanya. Tak ingin dirinya menjadi sasaran, Jason akhirnya terbang ke luar negeri untuk bersembunyi.

Belinda yang datang ingin menemui Jason tak menyangka pria itu telah meninggalkan ibu kota. Bahkan, nomor telepon Jason sengaja juga diganti untuk menghilangkan jejak.

"Apa kalian tau ke mana perginya Tuan Jason?" tanya Belinda kepada seorang petugas keamanan apartemen. Biasanya ada 2 atau 3 orang anak buahnya Jason yang berdiri di depan pintu masuk gedung apartemen berjaga. Namun, hari ini mereka juga tak kelihatan.

"Tuan Jason tidak tinggal di sini lagi. Apartemennya mau dijual," jawab seorang penjaga keamanan.

"Kenapa dijual? Apa yang terjadi?" tanya Belinda penasaran.

"Maaf, Nona. Kami tidak tau," jawab penjaga keamanan lagi.

Belinda yang kecewa tak dapat bertemu Jason lantas kembali ke rumah. Ia memberitahu kedua orang tuanya bahwa Jason tak tinggal di kota ini.

"Kenapa tiba-tiba saja?" tanya Antonio heran padahal kemarin malam mereka masih bertemu di sebuah pesta pernikahan salah satu pengusaha.

"Aku juga tidak tau, Pa." Jawab Belinda sedih.

"Pasti ada yang tidak beres!" sahut Caroline.

"Ya, sepertinya begitu!" kata Antonio.

Caroline dan Jason bertemu beberapa bulan lalu. Caroline sengaja mendatangi sebuah klub malam tempat biasanya para pengusaha gelap menghabiskan akhir waktu malam. Di sana ia menemui kenalan suaminya dan meminta bantuan. Ia juga membawa foto Emily sebagai jaminan. Ya, tepatnya setelah mendapatkan uang yang diinginkan tentunya Emily akan diserahkan kepada orang yang telah memberikan dirinya uang.

Caroline berhari-hari bernegosiasi dengan mereka untuk menukarkan Emily. Mereka tak mau Emily karena menurut mereka Belinda lebih jauh menarik. Namun, hanya Jason yang tertarik melihat Emily. Dia pun bersedia memberikan sejumlah uang kepada Caroline agar dapat memiliki Emily. Keduanya juga pernah bertemu dan sudah jatuh cinta kepada Emily sejak pandangan pertama. Penampilan asli Emily jauh lebih menarik dan menawan daripada sebuah potret.

"Coba kau cari tau alasannya ingin menjual apartemennya!" kata Caroline.

"Aku harus tanya siapa?" ucap Belinda.

"Tunggu...!" kata Antonio.

Belinda dan ibunya menoleh ke arah pria paruh baya itu.

"Di malam pesta itu aku tidak melihat keberadaan Leon!" ucap Antonio.

"Tidak mungkin dia datang, dia 'kan lagi berduka," tebak Belinda.

"Ya. Tapi, dari obrolan kami dengan para tamu di sana. Papa mendengar sayup-sayup pembicaraan kalau seorang pengusaha besar ditahan!" kata Antonio.

"Papa tau siapa pengusaha itu?" tanya Belinda.

Antonio menggelengkan kepalanya.

"Apa mungkin Leon?" terka Caroline.

"Sepertinya tidak mungkin. Leon hanya dibawahnya!" kata Antonio.

"Lalu siapa?" tanya Caroline dan Belinda penasaran.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!