Aksa Putra Nugroho, anak pertama dari pasangan Clarisa Andriani dan Sbastian Alex Nugroho.
Clara Wijaya Saputri, anak pertama dari pasangan Reno Saputra dan Vivian Wijaya.
"Gua gak ngerti lagi sama orang tua sekarang. Emang nya masih ada gitu yang namanya jodoh jodohan di zaman modern gini."
"Aku gak sabar untuk menikah dengan kak Aksa kesayangan aku."
Entah bagaimana rumah tangga yang akan mereka bina nanti, jika di antara mereka hanya ada satu orang yang mencintai.
Happy ending kah ? atau Sad ending ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diani Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nomer Tak Di Kenal
Malam itu Alisha mendapat kabar jika Marisa telah berencana untuk menggagalkan acara pertunangan Aksa dan Clara dari salah satu anak buahnya.
*Perketat pengamanan untuk Aksa dan Clara, dan untuk Marisa tetap awasi dia. Cari tau apa yang akan dia lakukan di acara nanti,*
Usai memerintahkan anak buahnya, sebuah panggilan yang berasal dari Leon masuk ke handphone nya.
*Hallo om*
*Hallo Lisa, kamu sudah mendapat laporan anak buah mu* tanya Leon
*Sudah om, aku juga sudah minta untuk mereka mencari tau apa rencana Marisa*
*Ok, kalo begitu kamu fokus ke keluarga kamu saja. Biar Marisa dan Bella, om yang bantu memantau nya. Jangan lupa untuk persiapkan diri kamu Lisa, datang lah ke rumah untuk melatih beladiri dan menembak kamu lagi. Pintu rumah om selalu terbuka untuk kamu,* jelas Leon
*Baik om, sehari sebelum acara nanti aku akan ke rumah untuk mempersiapkan diri.*
Tanpa Alisha sadari, Aska telah mendengar apa yang Alisha bicarakan di dalam kamar. Pasalnya, kamar anak anak tidak pernah di buat kedap suara oleh orang tua mereka.
Selesai menerima telfon, Alisha berencana untuk keluar kamar dan berkumpul dengan keluarga. Saat dia membuka pintu, terkejutnya dia akan keberadaan Aska yang sedang berdiri tepat di depan pintu.
"Abang"
"Kasih tau abang, apa yang sebenarnya terjadi" titah Aska
"Tapi bang,"
"Kalo gak, abang kasih tau mommy dan daddy" ancam Aska
Alisha pun mengajak Aska untuk masuk ke dalam kamarnya. Di dalam kamar Alisha menceritakan semua apa yang anak buahnya katakan mengenai Marisa, termasuk rencana Marisa untuk menggagalkan acara Aksa, namun belum dia ketahui.
"Abang ikut"
"Dih gak usah biar Alisah aja, ini bahaya bang. Abang kan belum terlalu pandai bela diri dan menembak. Alisha takut nanti abang kenapa kenapa" pinta Alisha
"Abang akan memantau pada saat acara berlangsung, setidaknya abang bisa melindungi bang Aksa dari dekat"
"Ok lah, tapi jangan sampai semua orang tau ya bang" pinta Alisha dan hanya di balas anggukan oleh Aska
Sesudahnya, mereka keluar bersamaan dari dalam kamar dan berpapasan dengan Aksa yang juga baru saja keluar dari kamar.
"Dih duaan aja, pan gua yang mau tunangan, kok lo deket nya sama si Aska" tanya Aksa cemburu
"Yeee cemburu aja, abang kan lagi bucin banget sama Clara. Emang aku gak tau tadi makan siang bareng kan di kantor,"
Aksa menjadi salah tingkah karna kebucinannya pada Clara telah di ketahui. Dia pun akhirnya lebih dulu jalan untuk segera turun ke bawah menemui orang tuanya.
"Dad, mom"
CUP
CUP
Suatu kebiasaan yang anak anak Clarisa dan Alex lakukan adalah, mereka tak pernah sungkan mencium daddy dan mommy nya ketika bertemu. Sekalipun mereka bertemu di tempat umum pun, mereka akan tetap melakukannya.
"Udah mau punya istri masih cium cium mommy, sana cium calon kamu aja," ucap Alex
"Yaelah dad, masih cemburu juga sama anaknya. Aku jadi penasaran, waktu aku lahir secemburu apa daddy mom ?" tanya Aksa
"Banget, banget, banget ... apalagi pas pertama kali kamu minum ... hmmmm dad"
Alex segera menutup mulut istrinya, saat di rasa akan membocorkan kecemburuannya pada sang anak.
"Apaan sih kamu, lipstik aku berantakan tuh jadinya"
"Daddy"
"Mommy"
Di tengah keributan orang tua mereka, Alisha datang dengan suara cempreng nya memanggil kedua orang tua nya bergantian.
CUP
Sebuah kecupan mendarat di pipi sang daddy, namun saat Alisha akan mencium Clarisa, dia terkejut karna lipstick yang di gunakan mommy nya berantakan sampai pipi.
"Mommy kaya ondel ondel" ucap Alisa
"Tuh kan, daddy tidur di ruang tamu nanti malam. Jangan coba coba masuk ke kamar,"
Clarisa yang kesal pun akhirnya meninggalkan meja makan untuk kembali ke kamar dan menghapus lipstick yang berantakan di wajahnya.
"Lagian udah musim lipstick matte, masih aja pake lipstick yang becek begitu. Mommy norak nih," ucap Alisha yang sudah duduk di salah satu kursi meja makan
"Hust, kalo mommy denger bisa bisa daddy suruh beli pabrik lipstick ini inces"
"Bang, bujuk mommy sana" titah Alex pada Aska
Aska yang mendengar perintah sang daddy, membulatkan matanya terkejut. Memang sudah kebiasaan Alex, jika Clarisa sudah kesal pasti Aska lah yang akan dia suruh meredai kekesalannya.
"Pasti, pasti, dan pasti .... gua lagi gua lagi" ucap Aska namun tetap mengikuti perintah daddy nya
Tok ... tok ... tok
"Masuk" titah Clarisa dengan tangan mengusap bibir dan pipinya menggunakan kapas
"Mom"
"Hilih, pasti daddy yg nyuruh kamu kan" tebak Clarisa
Aska hanya menimpali ucapan Clarisa dengan sebuah anggukan dan senyuman yang memperlihatkan deretan gigi putihnya dengan berjalan untuk duduk di ranjang.
"Tadi aku liat ada ikan asam pedas, pasti itu buatan mommy. Yuk ah makan, aku udah ngiler banget nih"
"Untung kamu yang dateng, coba daddy. Bakalan ada drama ikan panggang nanti," ucap Clarisa yang telah selesai memoleskan kembali lipstick di bibirnya
Aska dan Clarisa pun keluar bersama dengan tangan yang saling bertautan. Hal itu, memancing kecemburuan Alex yang memang tidak pernah suka istrinya tersentuh oleh laki laki lain termasuk anaknya.
"Yank"
"Apaan sih, dia kan anak aku. Kamu mau cemburu," ucap Clarisa dengan duduk di kursinya
Ketiga anak Alex hanya tertawa dalam diam melihat kecemburuan sang daddy.
Sementara di kediaman Leon, seluruh keluarga juga sedang melakukan makan malam bersama di selingi dengan obrolan ringan mengenai pertunangan Clara dan Aksa.
"Jadi, kakek udah mau di tinggal sama cucu kakek nih" tanya Ridwan
Clara yang mendengar ucapan kakeknya, segera menghampiri sang kakek dan memeluknya.
"Kakek, kan rumah yang abang beli deket dari sini. Jadi aku bisa kapan aja pulang ke rumah ini atau ke rumah mommy,"
"Aksa beli rumah ?" tanya Leon pura pura tidak tahu
"Iya opah, tadi aku sempet liat sekalian pulang dari kantor Abang"
"Sok pura pura," goda Vivian
Mendengar godaan anaknya, Leon hanya menyipitkan matanya ke arah Vivian. Sementara Reno dan Ridwan hanya menanggapi dengan senyuman.
Di tengah makan malam mereka, terdengar suara handphone berbunyi yang berasal dari handphone Clara. Setelah di lihat ternyata sebuah panggilan telfon dari nomer yang tak di kenal.
"Siapa kak, kenapa gak di angkat aja" tanya Leon
"Biarin lah, gak ada namanya juga."
"Gak ada namanya, coba sini opah liat" pinta Leon
Clara pun menyerahkan handphone nya ke Leon. Di tekan nya tombol hijau pada handphone tersebut, dan setelahnya terdengar suara wanita yang berbicara dengan nada mengancam.
*Hai Clara, persiapkan diri untuk kehancuran diri lo sendiri*
Nah siapa ya kira kira yang nelfon Clara ?
Penasaran kan 🤭
Tetap stay di abang Aksa ya 😘
Jangan lupa tinggalkan jejak 🙏🙏