NovelToon NovelToon
Air Panas Untuk Selingkuhanmu

Air Panas Untuk Selingkuhanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: NinLugas

Ranti merasa hidupnya sempurna. Suaminya, Sony, adalah pria idaman—penyayang, sukses, dan setia. Bahkan, Ranti begitu percaya pada Sony hingga tak pernah sekalipun menaruh curiga.

Namun, kebahagiaan itu hancur dalam sekejap. Kejadian tak terduga mengungkap kenyataan pahit. Ternyata menyimpan makna lain yang menyakitkan. Nama Raya, guru TK anak mereka.

Kekecewaan dan pengkhianatan mengguncang dunia Ranti. Kebohongan Sony selama ini tak hanya menghancurkan biduk rumah tangga mereka, tapi juga persahabatan Ranti dengan Raya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NinLugas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9: BENTENG HATI SANG IBU

Malam merambat makin larut di kamar utama apartemen baru milik Ranti. Suasana di luar begitu hening, hanya ada gemericik air hujan tipis yang membasahi kaca jendela lantai belasan.

Di atas tempat tidur berseprai putih bersih, Bima tertidur lelap. Napas anak laki-laki berusia lima tahun itu teratur, dada kecilnya naik turun dengan tenang. Ranti duduk di tepi ranjang, mengelus rambut halus putranya dengan jemari yang lembut.

Ranti menunduk, memandangi wajah polos Bima yang sangat mirip dengan Sony. Bentuk alisnya, garis bibirnya—semuanya mengalirkan darah pria yang telah meremukkan hatinya tanpa sisa.

Ranti memejamkan mata erat-erat. Di kegelapan kelopak matanya, ingatan akan kenangan manis bersama Sony mendadak berusaha mencuat kembali. Momen ketika Sony memeluknya hangat saat Bima lahir, janji-janji manis di bawah lampu kampus, hingga tatapan penuh kebohongan saat melingkarkan kalung berinisial SR di lehernya.

Namun kali ini, Ranti tidak membiarkan kenangan itu membuatnya menangis lagi.

Ada rasa perih yang teramat sangat melilit ulu hatinya—sebuah luka bakar batin yang jauh lebih mengerikan dibanding luka bakar fisik yang ia siramkan ke tubuh Sony dan Raya. Rasa sakit karena dikhianati oleh orang yang paling dicintai, dipercaya, dan didoakan setiap malam.

Cinta itu membunuhku, pikir Ranti, jemarinya terkepal erat di atas pangkuan. Cinta itu membuatku menjadi wanita bodoh yang bisa dibohongi bertahun-tahun.

Ranti menarik napas panjang, merasuki rongga dadanya yang terasa hampa. Di dalam keheningan malam itu, ia mengambil sebuah keputusan besar. Sebuah ikrar terselubung yang ia tancapkan dalam-dalam ke dasar jiwanya.

Perlahan, Ranti mengubur seluruh rasa cinta yang pernah ada. Ia menenggelamkan perasaan itu ke dasar samudra hatinya yang paling dalam, menguncinya rapat-rapat, dan memasang dinding benteng yang tak akan pernah bisa ditembus oleh pria mana pun lagi.

Ia bersumpah pada dirinya sendiri: pintu hatinya untuk asmara telah tertutup selamanya. Tidak akan ada lagi pria yang diizinkan masuk, tidak akan ada lagi jatuh cinta, dan tidak akan ada lagi kesempatan bagi siapa pun untuk melukainya.

"Mama janji, Bima..." bisik Ranti halus di telinga putranya, membelah keheningan kamar. "Mama akan jadi ibu sekaligus ayah buat Bima. Mama tidak butuh pria lain untuk membahagiakan kita."

Bima bergumam pelan dalam tidurnya, membalikkan badan dan memeluk lengan Ranti erat-erat. Ranti tersenyum—sebuah senyuman yang kini menjelma menjadi sumber kekuatan mutlaknya.

Keesokan harinya, Ranti mengundang Tasya dan Lala untuk minum teh di apartemennya. Bima sedang asyik bermain dengan deretan mobil-mobilan barunya di atas karpet ruang tengah.

Tasya memperhatikan Ranti yang sedang menuangkan teh hangat ke dalam cangkir keramik. Ada perubahan aura yang sangat mencolok dari diri sahabatnya itu. Wajah Ranti memang masih tampak anggun dan cantik, tetapi matanya tak lagi memancarkan kelemahan atau sisa-sisa kesedihan. Matanya kini dingin, tajam, dan memancarkan keteguhan yang tak tergoyahkan.

"Ti," panggil Tasya pelan seraya menerima cangkir teh. "Kamu kelihatan beda banget hari ini. Lebih... tenang. Tapi tenang yang misterius."

Lala ikut mengangguk setuju, menyandarkan punggungnya di sofa. "Iya, Ran. Kemarin di kafe kamu masih sempat menangis sesak. Hari ini mukamu kayak ratu yang baru selesai memenangkan perang besar."

Ranti duduk di hadapan kedua sahabatnya, menyesap tehnya perlahan.

"Aku memang baru selesai menang perang, La," sahut Ranti dengan suara datar namun mantap. "Bukan cuma perang melawan Sony dan Raya di pengadilan, tapi perang melawan hatiku sendiri."

Tasya dan Lala saling bertukar pandang, bingung dengan arah pembicaraan Ranti.

"Maksud kamu gimana, Ti?" tanya Tasya penasaran.

Ranti menoleh sejenak ke arah Bima yang sedang tertawa polos menabrakkan dua mobil-mobilannya, lalu kembali menatap kedua sahabatnya.

"Semalam aku mengambil keputusan," tutur Ranti tenang. "Aku sudah mengubur semua rasa cinta yang pernah ada dalam hidupku. Aku sudah matikan perasaan itu, sampai ke akar-akarnya."

Lala mengerutkan dahi, memajukan tubuhnya. "Ranti... jangan bicara begitu. Kamu ini masih muda, cantik, dan punya masa depan panjang. Trauma gara-gara pria bangsat seperti Sony itu wajar, tapi jangan menutup diri sepenuhnya dari masa depan."

"Benar kata Lala, Ti," potong Tasya cepat. "Suatu hari nanti, kalau lukamu sudah sembuh, kamu pasti bakal bertemu dengan pria baik yang bisa menghargai kamu. Pria yang pantas mendapatkan ketulusan kamu."

Ranti terkekeh pelan—sebuah tawa tipis tanpa emosi. Ia menggelengkan kepalanya tegas.

"Tidak, Sya. Tidak akan pernah ada pria lain," tegas Ranti, kata demi kata terucap dengan begitu yakin. "Aku tidak sedang trauma, tapi aku sadar. Jatuh cinta itu kelemahan. Ketika kita menyerahkan hati kita pada seorang pria, kita sedang memberikan senjata kepadanya untuk menghancurkan kita kapan saja."

"Tapi tidak semua pria seperti Sony, Ranti!" sela Lala mencoba melunakkan kerasnya hati Ranti. "Lihat Mas Hendra, dia setia banget sama Tasya. Pria baik itu masih ada di dunia ini."

"Mungkin ada, La. Tapi aku tidak sudi mempertaruhkan hidupku dan kebahagiaan Bima hanya untuk membuktikan apakah seorang pria itu 'baik' atau tidak," balas Ranti dingin. "Dulu aku percaya Sony pria paling baik dan paling bertakwa di dunia. Hasilnya apa? Dia meniduri guru TK anakku di atas ranjangku sendiri."

Tasya dan Lala bungkam. Kalimat tajam Ranti membuat atmosfer ruang tamu itu mendadak hening seketika.

"Mulai hari ini," lanjut Ranti seraya memegang cangkir tehnya erat-erat, "fokus hidupku cuma dua: membesarkan Bima dan membangun kerajaanku sendiri. Aku akan jadi single mom yang mandiri, kaya, dan tidak bisa disentuh oleh siapa pun. Aku akan pastikan Bima mendapatkan pendidikan terbaik, kehidupan termewah, tanpa perlu mengemis kasih sayang dari ayah pengkhianatnya."

"Ti..." Tasya memegang tangan Ranti dengan tatapan prihatin. "Kami cuma tidak mau kamu merasa kesepian di masa depan..."

Ranti menatap Tasya penuh kehangatan, menggenggam balik tangan sahabatnya itu. "Aku tidak akan pernah kesepian, Sya. Aku punya Bima. Aku punya kamu, Lala, dan Mas Hendra. Kalian adalah keluargaku yang sebenarnya."

Ranti berdiri dari duduknya, melangkah mendekati Bima yang sedang bermain di karpet. Ia berlutut di samping putranya, mengusap lembut pipi Bima yang gembul.

"Bima..." panggil Ranti lembut.

Anak kecil itu mendongak, menatap ibunya dengan mata bulat yang jernih. "Iya, Mama?"

"Bima bahagia kan tinggal di sini sama Mama?" tanya Ranti penuh kasih sayang.

"Bahagia banget, Ma!" seru Bima polos dengan senyum lebar. "Di sini mainannya banyak, terus Mama selalu ada buat Bima!"

Ranti tersenyum manis, memeluk tubuh kecil putranya dengan erat. Rasa hangat mengalir deras memenuhi dada Ranti, menggantikan setiap remah-remah kepedihan yang semalam sempat tersisa.

Di balik pelukan hangat itu, mata Ranti menatap lurus ke depan dengan pendar keberanian yang abadi. Rasa cinta romantis dalam dirinya mungkin telah mati dan terkubur di bawah puing-puing pengkhianatan Sony, tetapi dari abu kehancuran itu, lahir seorang wanita dan ibu yang tak akan pernah bisa dihancurkan oleh siapa pun lagi.

1
Lee Mba Young
pengacara Sony keren banget, walau Sony napi ttp bisa memenangkan sidang🤣.
pengacara ranti abal abal cm butuh duit Tok mkne keder mengjadapi pengacara Sony. mkne ranti kalah sidang.

pdhl Sony jelas selingkuh Dan korupsi tp masih bisa dpt hak asuh. 👍
NinLugas: ka baca karya baru aku kak, perlu pembaca kritis kyk KK
total 1 replies
Lee Mba Young
pling enak pelakor Raya gk dpt karma.
Lee Mba Young
Cerita pling aneh. pdhl Sony napi dpt hak asuh.
farhan Dan pengacara ranti memang memgalah agar farhan bebas mndekati ranti tanpa bima. 🤣.
pdhl jelas jelas Sony napi kan 🤣
Lee Mba Young
pengacara Sony best banget pdhl Sony selingkuh, zina korupsi tp dpt bebas Dan dpt hak asuh🤣 .
ranty pengacara ne goblok 🤣
farhan kayak nya gk mau bima, cm mau ranti mkne suruh ranti nyerah.
NinLugas: kalau g gila authornya ya ceritanya yg gila kak🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Lee Mba Young
Ini hukum pling aneh, pdhl korupsi kok bisa bebas bersyarat.
pengacara ranti yg kurang keren
sunaryati jarum
Fitnah jika diselidiki dan ada bukti akurat,maka fitnah akan kalah
sunaryati jarum
Sony Seharus kamu akui dan terima kenyataan,ini semua karena kesalahan kamu.
Lee Mba Young
di sini pengadilan yg gk banget bpk nya napi tp dpt hak asuh itu dah aneh.
trus sekarang bpk nya nikah dng selingkuh annya apa gk di Banting tu anak.

ranti punya kerjaan hidup mapan knp gk dpt hak asuh. pdhl anak di bawah umur itu dng ibunya 🤣.
NinLugas: nnti d jelaskan d episode berikutnya nya y kk 🤣
total 1 replies
Lee Mba Young
Kenapa Sony bisa dpt hak asuh anak kn dia narapidana. kok aneh.
hrse dng status napi Dan gk punya penghasilan gk dpt hak asuh kan.
bukan kah kemarin hak asuh resmi ke ibunya. kok mulek.
sunaryati jarum
Kacang lupa akan kulitnya ,itu kamu Soni dan keluargamu
sunaryati jarum
Kamu malah.tambah cari masalah
NinLugas: terimakasih y kk atas dukungannya, 😍
total 1 replies
sunaryati jarum
Ada temen semasa kecil yang memberi dukungan
sunaryati jarum
Semoga kedepannya tidak ada lagi pengkhianat Ranti
sunaryati jarum
Orang tua Raya , bagus.Tidak membela tapi menyalahkan
sunaryati jarum
Tujuan kamu memang ingin merebut posisi Ranti, sudah pas kamu langsung dapat karma instan
sunaryati jarum
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!