NovelToon NovelToon
SEBATAS KONTRAK DI ATAS RANJANG

SEBATAS KONTRAK DI ATAS RANJANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Orang Disabilitas / Nikah Kontrak
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: 𝕯𝖍𝖆𝖓𝖆𝖆𝟕𝟐𝟒

Ares Sudibyo, pewaris keluarga kaya, tidak pernah percaya pada perempuan. Sejak ibunya meninggalkan ayahnya demi pria yang lebih kaya, ditambah pengkhianatan yang dialami pamannya dan dirinya sendiri, Ares memilih menjauh dari pernikahan.

Namun, pertemuannya dengan Alisha Prameswari secara tidak sengaja mengubah sesuatu dalam dirinya. Aroma tubuh Alisha justru membuatnya penasaran karena tubuhnya sama sekali tidak menunjukkan penolakan, sensasi yang tak pernah ia rasakan dari perempuan lain.

Ketika mengetahui Alisha membutuhkan biaya pengobatan untuk adiknya, Ares menawarkan sebuah kontrak: menanggung seluruh biaya pengobatan, dengan syarat Alisha bersedia memenuhi kebutuhan biologisnya. Setiap kali bersama Ares, Alisha harus menutup mata, sebuah aturan yang tak pernah dijelaskan.

Ares yakin hubungan mereka hanya sebatas kesepakatan. Namun ketika ketergantungan mulai tumbuh, sanggupkah ia melepaskan Alisha yang memilih mengakhiri kontrak dan mencari pendamping baru dalam hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝕯𝖍𝖆𝖓𝖆𝖆𝟕𝟐𝟒, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Batas yang Tidak Bisa Dilanggar

Alisha:

>Saya sudah baca dan pahami isi perjanjiannya. Saya juga paham kalau keputusannya sepenuhnya ada di saya.

Ia berhenti beberapa saat, lalu melanjutkan.

Alisha:

> Jujur, saya keberatan di bagian hubungan intimnya. Bukan karena saya mau mengubah kesepakatannya, tapi saya gak bisa menjalankannya kalau di luar pernikahan.

Alisha membaca ulang pesan itu. Ia masih ragu, namun kali ini ia tidak menghapusnya.

Alisha:

> Kalau Tuan Ares bersedia nikah siri dulu sebelum perjanjiannya berjalan, saya bersedia mempertimbangkannya.

Ia kembali berhenti sebelum menambahkan pesan terakhir.

Alisha:

> Saya gak mengharapkan harta, status, atau hak apa pun di luar yang sudah tertulis. Saya juga gak akan menuntut hidup bersama setelah perjanjiannya selesai. Saya hanya ingin menjalaninya tanpa melanggar keyakinan saya.

Alisha menatap layar. Jempolnya menggantung di atas tombol kirim. Untuk beberapa detik ia masih bimbang.

Begitu pesan ini terkirim, ia tidak bisa menarik kembali kata-katanya.

Akhirnya, Alisha menekan tombol tersebut. Pesan terkirim. Ia langsung meletakkan ponsel di meja dan menarik napas panjang.

Tidak lama kemudian, dua tanda centang muncul. Alisha menatapnya, namun tidak ada balasan.

Ia tidak tahu apakah Ares akan menyetujui permintaannya. Atau justru menarik kembali tawaran tersebut.

Yang ia tahu, sore ini ia telah mengambil keputusan yang paling sulit dalam hidupnya. Bukan dengan menyerahkan seluruh batas yang ia miliki. Melainkan dengan mencoba menyelamatkan satu batas terakhir yang masih sanggup ia pertahankan.

.

Pesan Alisha diterima oleh bawahan Reki menjelang batas waktu yang ditentukan. Setelah membaca isinya, pria itu segera meneruskan percakapan tersebut kepada Reki.

Reki yang sedang memeriksa beberapa laporan di ruang kerjanya membuka pesan tersebut. Matanya bergerak membaca dari awal hingga akhir, lalu mengernyit.

Alisha tidak menolak tawaran tersebut. Namun, perempuan itu mengajukan satu syarat: ia ingin pernikahan siri dilakukan sebelum perjanjian dijalankan.

Tanpa menunggu lama, Reki segera menemui Ares.

“Jawabannya?” tanya Ares begitu Reki masuk.

“Dia mau menerima tawaran itu.”

Ares mengangkat wajah dari dokumen yang ia baca.

“Tapi ada satu permintaan.” Reki menyerahkan ponselnya.

Ares mengambilnya, lalu membaca pesan Alisha sampai selesai.

> Saya hanya ingin menjalaninya tanpa melanggar keyakinan saya.

Sorot mata Ares langsung berubah. “Nggak.” Suaranya tegas. “Aku gak mau ikatan apa pun.”

Reki memerhatikan ekspresi wajah Ares sebelum akhirnya menjawab. “Dia gak minta Tuan mencintainya,” katanya kemudian. “Dia juga gak minta harta, status, atau hak apa pun setelah perjanjian berakhir. Dia hanya minta hubungan itu dilakukan dalam pernikahan karena itu batas yang dia pegang.”

“Aku sudah menawarkan kesepakatan dengan syarat yang jelas," tegas Ares.

“Dan dia gak minta Tuan mengubah seluruh kesepakatan.” Reki menatap Ares. “Dia hanya minta satu syarat agar dia bisa menerimanya tanpa merasa melanggar prinsipnya sendiri.”

Ares mengembalikan ponsel itu. “Tetap saja itu pernikahan.”

“Pernikahan siri, Tuan." Reki memperjelasnya. "Secara praktis, kehidupan kalian gak harus berubah kayak pasangan suami istri pada umumnya. Dia bahkan bilang gak bakal nuntut harta, status, kehidupan bersama, atau apa pun setelah perjanjian selesai.”

Ares tidak menjawab.

Reki melanjutkan, kali ini lebih hati-hati. “Kalo yang Tuan khawatirkan adalah dia bakal makai status itu buat nuntut lebih banyak, dari pesannya justru gak kelihatan kayak gitu. Dia sudah menjelaskan batasnya sendiri.”

“Aku gak butuh ikatan.” Nada suara Ares penuh penolakan.

“Saya tau.” Reki menarik napas. “Tapi kalo Tuan nolak, ada kemungkinan dia juga bakal batalin kesepakatannya. Padahal dia udah sampai di titik mau menerimanya.”

Ares menatap Reki. “Dan menurutmu aku harus setuju?”

“Saya gak bilang begitu.” Reki menggeleng. “Saya hanya minta Tuan melihat permintaannya dari sudut pandang dia. Alisha tau apa yang akan dia korbankan. Dia gak mencoba menghilangkan bagian yang gak dia sukai. Dia hanya mencari cara agar keputusan itu tetep bisa dia jalani tanpa kehilangan batas yang menurut dia penting.”

Ares mengalihkan pandangannya ke dinding kaca yang menampilkan lanskap kota.

Reki tahu ia mulai berpikir, sehingga tidak lagi mendesaknya. “Keputusannya tetap di tangan Tuan,” katanya. “Tapi menurut saya, jangan menolaknya hanya karena kata ‘pernikahan’. Pikirkan dulu apa yang sebenarnya dia minta dan apa yang sebenarnya Tuan takutkan dari permintaan itu.”

Reki kemudian sedikit menunduk, ia lalu berbalik dan melangkah keluar dari ruangan.

Ares masih duduk di tempatnya. Masalahnya bukan apa yang akan ia dapatkan dari kesepakatan itu. Secara praktis, hampir tidak ada yang berubah.

Reki benar. Permintaan itu sebenarnya sederhana. Namun, bagi Ares, status itu tetap berarti ikatan. Satu hal yang sejak awal ingin ia hindari.

Ia tidak ingin seorang perempuan memiliki tempat dalam hidupnya, bahkan jika semuanya sudah ditentukan sejak awal. Ia tidak ingin hubungan apa pun berkembang menjadi tuntutan, keterikatan, atau perasaan yang tidak bisa ia kendalikan.

Ares mengembuskan napas perlahan. Entah mengapa ia sulit mengabaikan permintaan Alisha.

 .

...✨“Pengorbanan tidak selalu berarti menyerahkan semua yang kita miliki. Terkadang, pengorbanan justru berarti mencari jalan untuk menyelamatkan orang yang kita cintai tanpa kehilangan diri sendiri.”✨...

.

To be continued

1
Dek Sri
lanjut
Septi Wijaya
donor sumsum tulang... bisa dari janin kan?
jadi alisha harus hamil... Cuba bicarakan dengan Ares Al, tp lagi banyak hal yang menggangu, si Arga.
anonim
Sudah sah juga kenapa Ares belum meminta haknya sebagai suami. Dari pada was-was dengan apa yang akan dilakukan Arga yang menyukai Alisha.

Belum lagi Yudhis yang masih menginginkan kembali Alisha.

Lebih baik lagi kalau pernikahannya disyahkan secara hukum negara. Tapi penutup matanya disudahin dulu 😁.
anonim
Ares pasang kamera CCTV di kamar yang ia gunakan bersama Alisha. Kamera itu hanya untuk memastikan Alisha sudah menutup matanya sebelum ia masuk.

Kenyataannya - ketika Ares melihat rekaman CCTV di laptop yang berada di atas meja, ia melihat Alisha keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang terlilit di tubuhnya.

Ares memperhatikan Alisha yang menuju lemari. Jakunnya naik turun.

Ya sudah - segera dieksekusi tuh istri yang sudah sah.
Fadillah Ahmad
Ayo Kak Nana... Lanjutkan lagi Kak 🙏🙏🙏😁

Semangat Kak Nana... Up Bab Barunya ya, Kak 🙏🙏🙏
Fadillah Ahmad
Kan, aku sudah bilang tadi Reki... 😂😂😂 Kali ini berbeda Reki... 😁😁😁 Ares sudah mendapatkan jatah dari pawangnya semalam, jadinya Ares jauh lebih tenang sekarang... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Stafnya sampai bingung dong... 😂😂😂 Karena perubahan sikap Area... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Itukan biasanya... 😂😂😂 Sebelum Ares bertemu pawangnya... 😁😁😁 Kalau sekarang kan, Ares sudah menemukan pawangnya... Jadi, emosinya bisa lebih terkontrol 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Nah loh... 😂😂😂 Anda dalam masalah besar Pak... 😂😂😂 Ares bisa marah besar pada anda pak! 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Anda sungguh teledor yaaa 😂😂😂 Masa bisa sampai salah begitu sih? 😂😂😂 Kalau Ates sampai murka, anda juga yang jadi sasarannya tau... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Itu benar! 😂😂😂 Kalau kalian tetap nekat, maka meeting pasti akan di tunda dan itu artinya, keputusan bisnis juga akan tertunda juga... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Kalau kalian nekat memakai parfum yang menyengat, maka kalian pasti akan di lempar keluar seperti yang sudah sudah... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Ayo Kak Nana... Lanjutkan lagi Kak 🙏🙏🙏😁

Semangat Kak Nana... Up Bab Barunya ya, Kak 🙏🙏🙏
Fadillah Ahmad
Sudahlah Alisha... Ikuti saja kata suami kamu itu Alisha... 😁😁😁 Daripada Nanti suamimu marah kan? 😂😂😂 Terus, kamu nggk di bolehin lagi untuk kerja selamanya... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Kamu jagan membantah Alisha... 😂😂😂 Entar, suamimu bisa marah loh sama kamu, karena kamu bekerja dengan keadaan begiru... 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Nah kan? Apa aku bilang... 😁😁😁 Namanya juga baru pengalaman pertama bagi Ares, jadi sering minta nambah deh... 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Aduh... Kamu itu bikin gemes aja deh Alisha... 😂😂😂 Kamu mau minta aku cium ya? ha? 😂😂😂 Entar, kalau suamimu marah, karena aku mrncium kamu, aku akan bawa lari kamu dari Ares, Alisha... 😂😂😂 Kamu jangan Khawatir... 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Emang! Itu semua gara-gara suamimu Alisha... 😂😂😂 Maklumlah Namanya juga baru pengalaman pertama 😂😂😂 Jadi, masih sering nambah nambah 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Itu wajar Alisha... 😂😂😂 Kan, kamu baru pertama kali melakukannya bersama suamimu Alisha... 😂😂😂 Kalian sama-sama masih amatiran... 😂😂😂 Belum Profesional... 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Wajar sajalah Pipi Alisha memanas 😁😁😁 Karena, Alisha baru melewati malam pertama mereka berdua... 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!