NovelToon NovelToon
Istri Bodoh Pangeran Arya

Istri Bodoh Pangeran Arya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cinta setelah menikah / Cinta Murni
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Najmu Laila

Di hari pernikahannya. Aluna menggantikan sang adik untuk menikahi pangeran Arya. Adik dari raja yang rumornya menderita penyakit aneh. Setiap penyakit itu kambuh, Dia akan membunuh siapapun yang mendekatinya. Tetapi, Setelah bertemu Aluna. Penyakit Arya melunak, Bahkan begitu lembut menghadapi sifat kekanakan Aluna meskipun penyakitnya kambuh.

Lalu, Bagaimanakah Aluna hidup bersama Arya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SISA WAKTU 2 TAHUN

Bau obat menyeruak ke semua arah, Beberapa lilin terlihat padam. 3 tabib memeriksa pangeran Arya dengan teliti, Dari Nadi, Lidah dan kedua Mata.

Tabib Ming menarik napas panjang. Lalu Bersujud.

"Yang Mulia..."

"Katakan." Suara Arya datar, Ia sudah tau seberapa parah penyakitnya.

"Penyakit 'darah panas' yang Mulia derita sejak lahir... sudah sampai ke jantung."

"Ini karena racun di dalam teh tadi, Racun itu mempercepat waktu 3 bulan." Tabib Wen menunduk paling dalam. "Dengan kondisi sekarang... Yang Mulia hanya punya waktu... paling lama 2 tahun."

Hening.

Juna langsung menunduk, Bahunya terlihat gemetar. Sedangkan Aluna di pojok langsung menutup mulut dengan derai air mata.

Arya tertawa Pendek dan Kosong.

"2 tahun, Pantas saja Ibu Suri tidak pernah mau menjadikan aku Putra Mahkota, Apa Karena aku cacat dari lahir." Ucapnya tertawa sumbang.

Ia berdiri. Sempoyongan. "Keluar semua."

"Yang Mulia—" Juna maju.

"AKU BILANG KELUAR!!" Bentaknya, Beberapa gelas pecah. Tinggallah Aluna dan Arya. Arya tak bisa mengusir Aluna.

Arya duduk di pembaringan Sambil memunggungi Aluna. Ia tak bisa menatap wajah gadis itu sekarang. Rasanya hatinya sesak. Ia takut penyakitnya membuat gadis itu pergi, Tetapi ia tak sanggup mempertahankan Aluna di sisinya.

"Kenapa belum pergi?" Suaranya serak. Aluna maju dengan wajah serius, Ia Duduk di lantai. Bersandarkan kepala di lutut Arya.

"Aku nggak mau pergi." Ucapnya.

Arya menoleh, Matanya terlihat memerah. "Kau tidak dengar?Waktuku hanya 2 TAHUN! Aku gila! Aku bisa membunuhmu kapan saja!"

"Aku tau." Aluna menggenggam tangan Arya. Tangannya dingin, Gadis yang selalu memasang wajah bodoh itu kini menatapnya dengan serius.

"Lebih baik 2 tahun sama yang mulia, Dari pada 100 tahun sama orang lain." Lirihnya.

"Aluna..."

"Yang Mulia." Potong Aluna, Senyum gadis itu sambil nangis.

"Dulu Yang Mulia bilang ke aku. 'Kalau takut, berarti masih waras'." Ucapnya dengan suara bergetar.

"Sekarang aku bilang, Kalau Yang Mulia masih mau hidup 2 tahun sama aku... berarti Yang Mulia masih waras." Arya terdiam. Tenggorokannya tercekat.

Aluna mengusap luka lama di lengan Arya.

"Yang Mulia sudah hidup 20 tahun, disiksa orang karena penyakit ini. Dianggap monster."

"2 tahun ke depan... biar aku yang bikin Yang Mulia ngerasa jadi manusia." Aluna menatapnya dengan tegas, Seolah gadis bodoh yang kemarin ia manjakan telah hilang.

Setetes air mata Arya akhirnya jatuh.

Ia langsung menarik Aluna ke dalam pelukannya, Ia Memeluk sekuat tenaga.

"Gadis bodoh..." Bisiknya di leher Aluna. "Kenapa kamu mau sama orang yang mau mati..." Bisiknya, Meskipun hatinya sangat senang mendengar ucapan gadis itu.

"Karena orang yang mau mati itu...orang yang ngasih aku makanan enak ketika aku kelaparan, Kasih selimut hangat di saat aku kedinginan. Dan yang memeluk aku ketika semua orang menghindar." Air mata Arya kembali menetes.

"Tapi aku akan segera pergi, Aluna." Lirih Arya, Aluna menggeleng pelan.

"Aku tetap ingin bersama yang mulia, Bisa kan?" Arya semakin memeluk Aluna lebih erat. Kata-kata yang tak pernah ia dengar dari siapapun, Kini ia dengar dari gadis yang ia pikir hanya akan ia lindungi.

"Tentu saja, Boleh." Arya mencium pucuk kepalanya dalam.

Setelah beberapa menit mengobrol, Arya belum tidur. Dia duduk, menatap Aluna yang tertidur di pangkuannya. Wajah Aluna masih basah dengan air mata. Tapi tangannya masih menggenggam jubah Arya erat.

Arya mengusap rambutnya. Bisik:

"Gadis bodoh... kamu benar. Kalau aku masih mau hidup 2 tahun sama kamu... berarti aku masih waras."

Ia memanggil Juna.

"Juna. Besok pagi. Kirim surat ke Istana. Aku mau menghadap Kakanda dan Ibu Suri."

****

Pagi harinya, Dengan tubuh lemah namun langkah tegap, Arya mendatangi Kaisar dan juga ibu suri.

Kaisar Terlihat duduk dengan Wajahnya gelap. Ibu Suri di samping, memegang gelang giok. Melihat wajah keluarganya, Arya paham. Bahwa berita soal dirinya yang hanya punya waktu 2 tahun itu sudah menyebar. Tatapan takut semua orang seolah berganti menjadi iba.

Baskara dan zephira tersenyum simpul.

Arya masuk dan berjalan dengan tongkat Aluna mengekor di belakangnya, lalu ia Bersujud.

"Adik-Ku Duduklah." Kata Kaisar pelan. Arya tidak duduk, Ia tetap berdiri tegak.

"Kakanda. Ibu Suri, Hamba datang untuk 2 hal." Ucapnya dengan tatapan tak goyah.

"Apa itu adik-ku." Selama ini Arya selalu menghindari istana, Ia pikir bahwa kaisar waspada dengan kesembuhan dirinya. Itu sebabnya ia tak pernah mendatangi istana. Tetapi hari ini, Arya terlihat sangat tegas.

Suasana hening.

"Pertama." Arya menatap lurus ke depan. "Hamba ingin menikah ulang dengan Aluna. Secara adat. Di depan Langit, Bumi, dan Leluhur." Ucapnya.

Baskara menatapnya tajam "APA?"

Ibu Suri menyipit. "Baiklah, Lanjutkan?"

"Kedua." Arya menggenggam tangan Aluna. "Setelah ini, hamba tidak akan pernah mengambil selir, Seumur hidup."

Suasana kembali hening, Tindakan tak mengambil selir untuk kelangsungan penerus Kerajaan itu cukup mustahil. Apalagi, Keturunan kerajaan sudah hampir tidak ada. Tetapi, Ini permintaan Arya setelah 20 tahun mengasingkan diri.

"Bagaimana bisa, Ini tidak mungkin" Zephira menatap tajam Aluna.

Kaisar terdiam lama. "Alasannya?"

Arya tertawa pendek, Tetapi Kosong, matanya terlihat jernih.

"Karena waktu hamba hanya 2 tahun, Kakanda. Tabib sudah bilang." Aluna langsung menunduk dengan Air mata yang jatuh.

"2 tahun terlalu singkat untuk menyakiti orang." Lanjut Arya.

"Terlalu singkat untuk membagi hati dan Terlalu singkat untuk punya anak dari perempuan lain."

Ia berlutut begitu pun Aluna, Ia ikut berlutut.

"Hamba sudah 20 tahun dianggap monster. 20 tahun hidup sendiri, Dihina dan Dibenci."

"Di 2 tahun terakhir ini... hamba hanya ingin jadi manusia, Dengan satu istri. Yang memilih tetap di samping hamba saat semua orang lari."

Ibu Suri memejamkan mata. Air matanya jatuh.

"Kau..."

"Kakanda." Arya mendongak. "Izin kan hamba. Izin kan hamba menikah dengan layak. Sekali saja. Sebelum hamba mati."

Hening panjang.

"Tapi, Paman... Anda harusnya menikah dengan gadis yang baik dan...."

"DIAM." Bentak Kaisar.

Semua terdiam, Baskara mengepalkan jarinya kuat.

Kaisar berdiri dan Turun dari singgasananya. Lalu berhenti di depan Arya. Ia mengangkat wajah adiknya.

"Arya... 20 tahun aku membiarkanmu sendiri, Karena takut. Dan karena penyakitmu."

Ia menatap Aluna. "Tapi gadis ini tidak takut."

Kaisar lalu menoleh ke Ibu Suri. "Ibu?"

Ibu Suri menghela napas panjang. Lalu... mengangguk.

"Baik. Aku izinkan."

"Upacaranya 7 hari lagi. Adat lengkap. Aku akan menulis resmi pernikahan kalian." Ucap ibu suri tersenyum lembut.

Ibu Suri menatap Arya. "Dan aku setuju. Kau tidak perlu selir. Kalau 2 tahun adalah semua yang kau punya... maka habiskan dengan orang yang kau pilih." Ucapnya mengusap lembut kepala Arya.

Arya langsung bersujud, Dahinya menyentuh lantai.

"Terima kasih... Kakanda. Terima kasih... Ibu suri." Aluna ikut bersujud. Bahunya bergetar karena menangis.

Kaisar mengusap kepala Arya. Pertama kalinya dalam 20 tahun.

"Hiduplah, Adikku. 2 tahun ini... hiduplah dengan bahagia." Gumam kaisar. Baskara dan Zephira terlihat menggeram kesal.

TBC

like dan komen.

1
jenny
semoga Seno bisa menyelamatkan Arya dan Aluna.
jenny
Terima kasih kak, sudah update kembali.
ditunggu kelanjutannya 🙏
Nycthophile
yok arti buat anak 🤭🤭
Nycthophile
tiba tiba banget
Nycthophile
dih dasar pangeran busuk mending ama Arya ke mana-mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!