NovelToon NovelToon
I WILL GET YOU

I WILL GET YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Idola sekolah
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Citra_marbun

sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~•

Ken yang merasa tak enakan untuk menolak ajakan mama Grace langsung mengiyakan saja.

Keesokan harinya

Seperti yang dikatakan oleh mama Grace, mereka berdua berangkat ke sekolah bersama menggunakan mobil Ken.

Sesampainya di parkiran sekolah Darius yang baru saja memarkirkan mobilnya mengarahkan pandangannya melihat Grace yang turun dari mobil Ken.

"Grace?, sama siapa ?" tanya Darius dalam hatinya

Darius langsung menghampiri Grace dan langsung menggenggam tangannya erat.

"ini siapa?" tanya Darius dingin

"eh Lo, i-ini teman gue kenalin dia Ken" ucap Grace senyum senyum

"halo" ucap Ken dengan senang yang merasa diperkenalkan

"sebaiknya Lo jauhi Grace, dia udah ada yang punya" ucap Darius langsung menarik tangan Grace meninggalkan Ken yang masih bingung dengan keadaan saat itu dan memutuskan untuk kembali ke kelas.

tak berselang lama cella datang dengan mobil miliknya dan segera berjalan memasuki gedung sekolah.

sesampainya cella di kelas, cella segera meletakkan tas nya dan segera berjalan keluar kelas.

"heh Lo mau kemana?" tanya Cindy menyadari cella ingin pergi

" gue ada urusan bentar ke kelas 12, bentar doang kok" jawab cella

"oh yaudah, cepetan ya bentar lagi udah mau masuk nih" ucap Cindy

"iya iya" jawab cella langsung berlari ke lantai 3

cella menghampiri ruangan kelas 12A, kepalanya mondar ke kanan dan ke kiri tampak mencari seseorang yang tak kunjung dilihatnya.

tiba tiba Zayn datang dari belakang telinga cella lalu berbisik pelan.

"cari siapa?" tanya Zayn dengan nada yang pelan

"anjir Udin, kaget banget gue!!" teriak cella sontak langsung melompat pelan ke belakang.

"iih apaan sih Lo, ngagetin aja tau ga sih, mana tiba tiba lagi" gerutu cella dengan nada yang keras

" Lo nyari gue?"tanya Zayn menaikkan alisnya sebelah

" dih pede banget Lo, gue cari ka-, EH KAK!!" Teriak cella begitu melihat Sean yang baru saja datang.

Zayn langsung melihat ke arah Sean, wajahnya dingin namun tampak ada yang janggal dihatinya.

"eh cella" ucap Sean melihat cella yang berlari kecil ke arahnya

"pagi kak, kakak sibuk ga sekarang?" tanya cella menatap penuh wajah Sean

"oh nggak kok, kenapa emang cella?" tanya Sean menggelengkan kepalanya dengan cepat.

"boleh bicara bentar ga kak?" tanya cella

" boleh boleh, di rooftop aja ya" jawab Sean

Mereka berdua segera menuju ke rooftop dan berdiri di tembok yang pemandangannya langsung tertuju ke kota besar.

" jadi mau ngomongin soal apa nih?"Tanya Sean bergerak menghadap ke arah cella namun tubuhnya tetap menyandar di tembok itu.

"cella penasaran deh kak, kok kakak bisa datang nyelamatin kita semua?" tanya cella langsung menaruh wajah serius.

" ah udahlah cella, toh juga kalian udah selamat dan kita udah balik ke sini lagi" jawab Sean tersenyum kecil

"ga kak, cella cuman mau tau aja kok" ucap cella dengan penasaran

" hm, sebenarnya kakak ga tau ya, kamu bakalan percaya atau enggak tapi dulu waktu masih berada di sekolah menengah sekolah kami juga dulu pernah study tour kesana dan mengalami hal hal seperti yang kalian alami" jelas Sean kembali menatap ke arah kota besar itu

"lalu kak?" tanya cella mulai tertarik dengan cerita Sean

" lalu salah satu pengawas yang ada di sana datang menyelamatkan kami dengan cara memperbaiki posisi dan bentuk dari sesuatu yang telah di rusak dan meminta maaf dengan hati yang sangat tulus, barulah jalan di hutan itu mulai terbuka" jelas Sean kembali

"oh gitu ya, tapi sekali lagi makasih banyak ya kak, kalo ga ada kakak pasti kami udah ga tau lagi sekarang" ucap cella menundukkan kepalanya pelan.

" hey, kok ngomong gitu, udah gak papa, sekarang kita fokus aja belajarnya jangan mikir yang enggak enggak ya" ucap Sean mengelus rambut cella pelan

"iya kak" ucap cella mulai bersemangat dengan kata kata Sean

Pelajaran pertama dimulai

Seluruh siswa 11C segera beranjak ke lapangan untuk pelajaran olahraga.

" baiklah hari ini kita akan melaksanakan pelajaran olahraga kita yaitu lari, kita akan berlari dengan tetap menjaga nafas dan ritme tubuh kita saat berlari agar tetap seimbang" jelas guru olahraga itu

" baik pak" ucap semuanya serempak

tanpa berlama lama mereka segera melaksanakan pelajaran mereka dan tak berselang lama akhirnya mereka diberikan waktu untuk beristirahat.

" anjir capek banget gue" ucap Cindy mengipas dirinya dengan kipas portable miliknya.

"iya gerah banget, mana cuaca panas banget lagi" timpal cella kembali.

"iya kan, mana siap ini pelajaran bahasa Mandarin lagi, sedikit malas ya" ucap Grace merebahkan dirinya di rerumputan halus itu.

tiba tiba handphone Cindy berdering menandakan sebuah telepon masuk.

" eh si mocondo nelpon tuh, angkat gih" ucap Grace mengejek Cindy

" yaudah bentar gue angkat dulu ya" ucap Cindy berlari kecil berusaha menjauh dari tempat peristirahatan.

"halo, kenapa?" tanya Cindy pelan

" Lo buruan datang ke belakang gudang, gue tungguin" ucap Regan langsung mematikan ponselnya

Cindy melihat ke arah cella dan Grace sejenak lalu segera bergegas beranjak ke arah gudang.

Cindy berlari kencang hingga sampai di belakang gudang, melihat bahwa Regan berada di sana.

"Regan, kenapa Lo panggil gue ke sini?" tanya Cindy

"Lo kok jadi ga peduli gitu sama gue HAH!!?" tanya Regan dengan nada suara yang tinggi.

" maksud Lo gimana?"tanya Cindy sama sekali tidak tau

" kan biasanya Lo ngasih uang mingguan gue, kok sekarang Lo ga kasih lagi" ucap Regan marah marah

" lah, bukannya uangnya udah di tf sama papa sama lo?"tanya Cindy gemetar

" Lo pikir cukup?"tanya Regan mendekati Cindy perlahan

"owh gue ngerti sekarang, Lo ga mau ngasih uang lagi sama gue karena si Wili Wili itu kan?" tanya Regan dengan mata yang melotot

"ini ga ada hubungannya sama kak Wili dan Lo berhenti minta uang sama gue, gue udah ga mau ngasih uang lagi sama Lo, gue gak tau uang yang gue kasih selama ini sama Lo, Lo pakai buat apa aja" jawab Cindy perlahan mundur ketakutan

"sialan Lo" ucap Regan menampar pipi Cindy dengan keras membuat pipi Cindy memerah dan berbekas.

"akh sakit" Cindy merintih kesakitan memegangi pipinya yang merah

Cindy segera berlari sekencang mungkin meninggalkan Regan yang marah marah di sana.

" heh, Lo mau kemana, sini Lo sialan!!"teriak Regan dengan mata yang melotot bulat

"awas aja Lo Cindy, berani banget Lo ngomong gitu ke gue" ucap Regan mengepalkan tangannya keras.

" WOI SIALAN, GUE HAJAR LO SINI!!" ucap Wili tiba tiba datang menendang Regan dari belakang hingga membuatnya tersungkur di lantai.

Lanjut Episode 28~•

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!