NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Jeslyn tidak percaya jika dirinya masuk kedalam cerita novel dan parahnya menjadi istri kedua yang tidak diceritakan dalam novel, ibu tiri dari pria yang diceritakan akan meninggal karena memperebutkan seorang wanita.

Jeslyn istri tidak diinginkan suaminya serta anak tirinya berniat mengubah takdir Lucian anak tirinya, siapa sangka niatnya hanya ingin menyelamatkan tokoh Lucian saja malah mendapatkan bonus jika suaminya malah jatuh cinta padanya dan juga Lucian yang bucin pada ibu tirinya.

Mampukah Jeslyn menyelamatkan Lucian dan mengubah takdir Lucian? Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggilan Orangtua

Di sudut koridor sekolah yang agak terpencil, suasana mendadak mencekam. Lucian baru saja melangkah keluar dari kamar mandi saat tiga sosok besar menghadangnya. Tanpa peringatan, tubuh jangkung itu didorong kasar hingga ia terhuyung kembali masuk ke dalam ruangan yang lembap dan berbau pembersih lantai tersebut.

​Marco, si penguasa sekolah yang angkuh, melangkah maju diikuti oleh dua antek setianya, Fabian dan Valery. Dengan gerakan cepat, Marco menarik kerah baju Lucian, menyudutkannya ke tembok hingga punggung Lucian menghantam keramik dingin dengan bunyi gedebuk yang cukup keras.

​"Tampang lo itu... selalu bikin gue muak, Lucian," desis Marco tepat di depan wajah Lucian. Matanya memancarkan kebencian murni.

​Lucian hanya menatap balik dengan tatapan dingin, meski rahangnya mengeras. "Lepas, Marco."

​"Lepas? Lo pikir lo siapa berani perintah gue?" Marco tertawa sinis, sementara Fabian dan Valery terkekeh di belakang.

"Oh, gue lupa. Lo kan anak yang nggak punya siapa-siapa. Orangtua lo aja nggak peduli lo masih napas atau udah jadi bangkai di selokan, kan?"

​"Tutup mulut lo!" balas Lucian datar.

​"Kenapa? Tersinggung?" Marco semakin mengeratkan cengkeramannya.

"Semua orang juga tahu, Lucian. Lo itu anak yang nggak diharapkan. Anak malang yang cuma jadi pajangan di rumah mewah tapi kesepian. Kasihan banget, sih, hidup lo!"

​Kata-kata itu bagaikan pemantik api. Tanpa menunggu aba-aba, Lucian menghantamkan kepalan tangannya ke rahang Marco. Baku hantam tak terelakkan. Ruangan kamar mandi yang luas itu seketika menjadi ring tinju dadakan. Suara pukulan dan geraman memenuhi ruangan, mengabaikan teriakan peringatan dari siswa lain yang mulai berkumpul di depan pintu.

​Sementara itu, di mansion yang megah, Jeslyn sedang duduk di sofa kamarnya, menatap layar ponselnya dengan tatapan tajam dan penuh ketidaksukaan. Ia baru saja mengirim pesan terakhir yang memutuskan hubungan dengan kekasih gelap pemilik tubuh yang ia tempati ini.

​"Jijik," gumamnya pelan sambil melemparkan ponsel ke atas meja.

"Gila aja, badan orang udah berstatus istri sah masih mau punya selingkuhan? Apa bedanya gue sama Vivian, si ibu kandung Lucian yang nggak tahu diri itu?"

​Jeslyn menghela napas panjang, mencoba menenangkan debaran jantungnya. Ia benar-benar tidak bisa menoleransi penghianatan, apalagi jika ia harus menjalani peran sebagai wanita yang tidak setia.

​Tok! Tok! Tok!

​Suara ketukan pintu memecah lamunannya. Jeslyn berdiri dan membukanya. Di sana, Pak Eland, kepala pengurus mansion yang sudah berusia 60 tahunan, berdiri dengan kepala menunduk sopan.

​"Nyonya Jeslyn," suara Pak Eland terdengar tenang namun mendesak.

"Maaf mengganggu waktu Anda, tapi saya baru saja menerima telepon darurat dari pihak sekolah."

​Jeslyn mengerutkan kening, perasaan tidak enak mulai menyerang. "Ada apa, Pak Eland? Jangan bilang Lucian buat masalah lagi?"

​"Tuan Muda Lucian terlibat perkelahian di sekolah, Nyonya. Pihak sekolah meminta orangtua untuk segera hadir," lapor Pak Eland.

​Jeslyn mematung. "Perkelahian? Lucian?"

​"Benar. Dan karena Tuan besar sedang berada di luar negeri untuk urusan bisnis, serta Nyonya Vivian tidak bisa dihubungi, pihak sekolah meminta Anda sebagai wali untuk datang ke sana," jelas Pak Eland lagi.

​Jeslyn merasakan detak jantungnya berpacu lebih cepat, bukan karena takut, melainkan karena ini adalah kesempatan emas.

"Wali? Aku? Seumur hidup belum pernah aku jadi wali siapa pun! Aduh, ini... ini gimana caranya?"

​Ia memutar otaknya. "Ini waktu yang pas! Kalau aku datang dan membela Lucian, mungkin dia bakal mulai percaya sama aku. Ini langkah awal buat memperbaiki semuanya."

​"Pak Eland, beri saya waktu lima belas menit untuk bersiap!" seru Jeslyn dengan semangat yang meledak.

​"Baik, Nyonya," Pak Eland mengangguk patuh.

​Jeslyn berlari kecil menuju kamarnya. Ia tidak lagi peduli dengan imej "istri pelakor" yang melekat. Ia membuka lemari, memilih dress berwarna cream formal yang memberikan kesan elegan namun tetap ramah. Ia memoles wajahnya dengan riasan tipis namun cantik, menonjolkan kecantikan alami pemilik tubuh ini tanpa terlihat berlebihan. Rambut panjangnya ia tata rapi hingga terurai indah di pundaknya.

​Ia menatap pantulannya di cermin. "Oke, Jeje. Lo bukan Jeslyn yang bar-bar, lo sekarang adalah sosok yang bakal jadi tameng buat Lucian. Tunjukkan pada dunia kalau anak tirinya itu punya seseorang yang peduli!"

​Beberapa menit kemudian, Jeslyn sudah berdiri di teras mansion. Ia tampak mempesona dan berwibawa. Karena Pak Eland masih harus mengurus beberapa administrasi rumah yang tertunda, Jeslyn memutuskan untuk berangkat lebih dulu.

​Ia melangkah masuk ke dalam mobil sedan mewah yang sudah disiapkan. Sopir yang sedari tadi menunggu segera membukakan pintu dengan hormat.

​"Ke sekolah Lucian sekarang, Pak. Dan tolong, bawa mobilnya dengan stabil tapi cepat. Jangan sampai ada yang berani menghalangi jalan kita!" perintah Jeslyn dengan nada tegas namun tetap sopan.

​Mobil pun melaju meninggalkan gerbang mansion. Jeslyn duduk tegak di kursi belakang, tangannya menggenggam tas kecilnya erat-erat. Ia memandang ke luar jendela, pikirannya penuh dengan rencana bagaimana cara menghadapi pihak sekolah dan yang lebih penting, bagaimana cara membuat Lucian sadar bahwa hari ini, dia tidak akan sendirian menghadapi dunianya.

​"Tunggu aku, Lucian," bisik Jeslyn pada diri sendiri.

"Hari ini, mami bakal bikin perhitungan sama siapa pun yang berani nyentuh kamu!"

Suasana di ruang bimbingan konseling itu benar-benar mencekik. Lucian duduk di kursi kayu dengan kepala tertunduk, wajahnya yang tampan kini dihiasi lebam keunguan dan goresan luka di sudut bibir. Di hadapannya, tiga orang wanita paruh baya dengan dandanan mewah terus melayangkan sumpah serapah, menunjuk-nunjuk Lucian dengan jari-jari penuh cincin berlian.

​"Anak ini benar-benar tidak punya tata krama! Lihat wajah putraku, Marco! Berdarah-darah karena ulah anak tidak tahu diri ini!" seru Meila, ibu Marco, dengan nada melengking yang memekakkan telinga.

​"Benar! Kami menuntut dia dikeluarkan dari sekolah ini! Anak buangan seperti dia memang cuma membawa masalah," sahut ibu Valery tak kalah sengit.

​Tepat saat suasana mencapai puncaknya, pintu ruangan itu terbuka dengan debuman keras.

Brak!

​Seluruh pasang mata di ruangan itu beralih ke pintu. Jeslyn berdiri di sana. Mengenakan dress formal berwarna cream yang membalut tubuhnya dengan elegan, rambutnya tergerai indah, dan perut buncitnya tampak menonjol, memberikan kesan seorang wanita yang tenang namun memiliki aura dominan yang luar biasa.

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 33 sampai bab 37
Potatoes 🥔
Bagus Banget,/Kiss/
Fajar Fathur rizky
cepat bikin mcnya bongkar kebusukan hera
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 29 dan bab 33 thor
It's me Ri🥕: Udah ya tunggu beberapa menit lagi, selamat membaca
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin lu cian cinta thor bikin perasaan itu seperti anak yang tidak mau ibunya lebih perhatian kepada ayahnya
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 25 sampai bab 30
It's me Ri🥕: Sebentar ya kak, lagi di cek dan edit lagii🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 16 sampai bab 20
It's me Ri🥕: Sudah di up ya, tunggu sebentar lagi🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Aawww🥺 Semoga suka ya kak😘
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin adegan Lucian menganggap mcnya seperti ibu kandungnya sendiri
Fajar Fathur rizky
nanti pas lahiran bikin mcnya jadi model yang terkenal dan cantik bikin banyak yang suka bikin suaminya cemburu
Fajar Fathur rizky
cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru
It's me Ri🥕: Kak😭 Ini udah di up kok, semoga suka yaa/Kiss/
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
besok bikin 5 bab thor ceritanya seru bikin pas mcnya selesai lahiran bikin dia jadi model yang terkenal dan cantik
Fajar Fathur rizky: biar suaminya cemburu thor mcnya banyak yang naksir hahaha
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!