NovelToon NovelToon
Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Ruang Ajaib
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie seorang dokter dari abad 21 justru mengalami kecelakaan, dan jiwanya justru berteransmigrasi ke tubuh seorang wanita lemah di jaman kuno.

Li Zie pun berniat membalas penderitaan wanita yang namanya juga sama, Li Zie. Ia pun menjadi tabib di sana dan fokusnya hanya mengumpulkan harta, ia juga memiliki ruang dimensi, Li Zie menyembunyikan identitasnya dengan sangat rapi.

Tapi bagai mana jadinya jika ketenangan itu hanya sesaat, karena pria yang berkuasa di dinasti Xuan. Yaitu Kaisar Xuan Long justru mengetahui identitas aslinya.

Seperti apa kelanjutannya? yuk mampir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Li Zie berusaha tetap fokus meski penglihatannya mulai sedikit bergoyang karena lapar dan berkata, "Pangeran, aku akan melakukan satu putaran akupunktur terakhir untuk mengunci aliran racunmu. Setelah ini, kau akan merasa lebih hangat, tapi jangan berani-berani bangun dari ranjang ini sampai matahari terbit!"

Dengan gerakan tegas, Li Zie kembali menusukkan jarum-jarum peraknya. Setiap tusukan disertai dengan penyaluran energi qi murni yang hangat. Pangeran itu memejamkan mata, merasakan aliran hangat yang nyaman mulai menjalar ke seluruh tubuhnya, mengusir sisa-sisa es yang membeku di sumsum tulangnya.

"Selesai," desah Li Zie sambil menarik jarum-jarumnya. Ia berdiri tegak, mencoba memasang wajah paling bijaksana yang ia miliki. "Ingat pesanku, atau kau hanya akan menjadi bangkai tampan di paviliun ini."

Suasana ruangan mendadak hening dan dramatis. Yan menatap Li Zie dengan penuh kekaguman, dan sang Pangeran menatapnya dengan penuh rasa terima kasih yang mendalam. Saat Li Zie hendak berbalik untuk pergi dengan gaya paling keren...

Suara itu jauh lebih keras dan lebih panjang dari sebelumnya. Bukan lagi seperti naga mengamuk, tapi seperti ada gempa bumi yang terjadi tepat di dalam perut Li Zie. Perutnya bergemuruh begitu hebat sampai janggut kuda palsunya ikut bergetar.

Li Zie membeku di tempat. Wajahnya yang hitam karena arang seolah memerah di baliknya.

"Itu..." Li Zie berdeham sangat keras, mencoba menutupi suara perutnya. Li Zie kembali mengumpulkan wibawa nya yang sudah jatuh dan berkata, "Itu adalah... suara resonansi dari energi es yang baru saja kukeluarkan! Ya! Energi itu sangat liar sehingga menciptakan getaran di udara!"

Ji Yu, yang sedang diperban lengannya oleh Yan, langsung menepuk jidatnya sendiri. "Aduh Guru, alasan macam apa itu?" batinnya malu.

Pangeran es itu tertegun sejenak, lalu sudut bibirnya sedikit terangkat membentuk senyum tipis, senyuman pertama yang terlihat di wajah dinginnya. Pangeran pun berkata dengan nada cool, "Energi es yang resonansinya terdengar sangat lapar, Tabib Agung?"

Li Zie melotot galak meskipun perutnya kembali berbunyi kruyuukk! yang lebih kecil .Li Zie menatap galak Pangeran dan berkata,"Jangan banyak tanya!"

Li Zie menoleh menatap Yan dengan malas, dan berkata dengan suara sedikit bergetar "Yan! Mana bayaranku? Dan bawakan aku makanan apa saja yang ada di dapurmu sekarang....atau aku akan membiarkan energi 'resonansi' ini menghancurkan paviliunmu!"

Yan yang biasanya kaku pun hampir tidak bisa menahan tawa. Ia segera memberi isyarat. "Tentu, Tabib Agung! Saya akan membawakan emasnya dan... makanan paling mewah yang bisa disiapkan pelayan kami dalam waktu lima menit!"

Li Zie duduk di kursi dengan kasar, tidak lagi peduli pada wibawa kakek-kakek saktinya, dan kembali berkata dengan tak sabar dengan suara melengking, "Cepat! Dan jangan berikan aku bubur! Aku ingin daging!"

Di ranjangnya, sang Pangeran tertawa pelan untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Tabib misterius ini benar-benar menarik baginya.

Wibawa Tabib Agung resmi dikubur di bawah lantai paviliun yang dingin. Li Zie kini tidak lagi duduk tegak tubuhnya merosot di kursi kayu, kakinya mulai menendang-nendang lantai dengan tidak sabar.

"Yan! Mana makanannya?! Kau mau aku mati syahid di sini?" teriak Li Zie dengan suara serak yang kini terdengar melengking karena emosi.

 "Kalau dalam tiga menit tidak ada daging, aku tidak menjamin paviliun ini masih punya atap!" suara Li Zie kembali terdengar, kali ini suara khas perempuan. Tapi ia tidak peduli dengan apapun, rasa lapar sangat menyiksanya. Efek Mata dewa.

Ji Yu yang sudah diperban hanya bisa menutupi wajahnya dengan tangan yang tidak terluka. Ji Yu kembali mengingatkan gurunya, "Guru, tolonglah... sedikit wibawa..."

"Wibawa tidak bisa dimakan, Ji Yu!" semprot Li Zie galak. Benar-benar hilang kendali.

Tiba-tiba, Mata Dewa Li Zie berkedut hebat karena kehabisan energi. Penglihatannya mulai kabur dan berhalusinasi. Warna-warna di sekitarnya berubah menjadi oranye kecokelatan yang menggoda.

Li Zie perlahan menoleh ke arah ranjang giok. Di matanya, sosok Pangeran tampan yang sedang bersandar itu perlahan berubah bentuk. Jubah sutra putihnya nampak seperti lemak yang gurih, dan tubuh tegapnya...

"Wah..." Li Zie bergumam, air liurnya hampir menetes di balik kumis kuda palsunya. "Daging gulingnya... besar sekali... baunya harum..."

Pangeran itu mengernyitkan alis, merasa ada yang aneh dengan tatapan kakek di depannya. Pangeran berkata sedikit panik, "Tabib Agung? Kenapa Anda menatap saya seperti itu?"

Li Zie mulai berdiri dengan langkah gontai, matanya terpaku pada leher sang Pangeran, Li Zie bergumam, "Kenapa daging guling ini bisa bicara? Ah, tidak peduli... kulitnya pasti renyah kalau digigit."

Ada yang hadiah begitu banyak, terimakasih banyak kakak, sambil di komen-komennya ya, biar makin semangat nulisnya.

1
ilensya
aku ga sabar soalnya😄🙏
Fitria: Author baru up, kak. Kemarin lagi sibuk banget soalnya
total 1 replies
ilensya
mana ya lanjutan nya
ilensya
lanjut dong thor jangan lama2 up nya
ilensya
pencuri handal
ilensya
makan terus si li zie, epek bertahun-tahun cuma dikasi tajin encer🥲
ilensya
kapok lu
ilensya
rasakan kau
ilensya
💪💪💪
ilensya
ji yu 🤣
ilensya
haha gatau aja kamu,, dia sekarang juragan emas🤣
ilensya
jangan harap jubah itu kembali feng
Fitria: Makasih udah mampir, Kak.
total 1 replies
ilensya
🤣🤣🤣
ilensya
gahabis pikir aku sama si li zie
ilensya
haha mengerikan
ilensya
li zie hebat banget
ilensya
💪
ilensya
makin seru
ilensya
jadi orkay li zie
ilensya
💪💪💪
ilensya
🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!