zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#bab 9
florenca yg sudah duduk di sebelah lucas ingin membuat elvina cemburu, dia juga berniat membuat elvina tidak di sukai oleh ayah dan juga ibu lucas lalu segera di usir dari rumah itu
"kak elvina, maaf ya aku duduk di sebelah kak lucas, aku sama kak lucas udah terbiasa kaya gini dari kecil, kak elvina ga marah kan?" ucap florenca dengan nada sok imut sekaligus ingin membuat elvina terlihat marah
"ga papa kok jangan sungkan, lagian juga aku sama lucas belum menikah, jadi belum sah kalo megang megang sembarangan, apa lagi megang calon suami orang, takut jadi bahan gunjingan" sahut santai elvina lalu ia tersenyum seolah mengejek florenca, ayah, ibu dan lucas yg mendengar itu ingin tertawa tapi mereka menahan nya, florenca yg mendengar jawaban dari elvina merasa sedikit malu
"kakak ga marah kan sama floren? maaf ya kalo floren lancang" ucap nya yg merasa tidak punya salah sama sekali
"ahhh ga papa, udah biasa itu mah, lagian ngapain minta maaf segala, bukan nya kamu udah terbiasa ya kaya gitu sama calon suami orang? apa cuman sama calon suami aku aja?" ejek elvina yg membuat florenca makin marah
"kamu..., kak lucas liat kak elvina, masa dia bilang gitu ke aku, tante, om liat dia ngelunjak banget" kata kata nya yg sok imut membuat elvina muak dan merasa ingin muntaj di tempat
'astaga, muak banget gw dengerin kata kata nya yg sok imut itu, orang dia yg mulai duluan gw yg di aduin, emang sakit ya ni orang, gila kali ni orang, pingin rasa nya gw tampol tu muka' ucap kesal elvina dalam hati nya, ia terus memperhatikan florenca dengan tatapan kesal dan rasanya sangat ingin mengusir nya dari rumah itu, lucas dan orang tua nya yg mendengar itu tak menghiraukan apa pun, dan memilih untuk melihat apa aksi selanjut nya yg akan di lakukan florenca dan elvina
'kok tante kinan sama om richard diem aja si? kenapa mereka ga marahin dia? gw harus cari cara lain biar di di usir dan ga di sukai lagi sama keluarga ini gimana pun cara nya' florenca yg segera menyiapkan rencana berikut nya, florenca melihat ada sepiring buah yg memang di sediakan di meja depan nya, ia melihat ada satu buah yg tidak bisa elvina makan. di novel aslinya, florenca tau kalau elvina alergi seafood terutama udang, alergi terhadap buah mangga dan, alergi kacang hijau, dan juga alergi telur
di novel tertulis, florenca sebenarnya tidak tau banyak tentang elvina, dia menyuruh seseorang untuk menjadi mata mata keluarga theodore, tidak ada seorang pun yg mengetahui hal itu, setelah ia mendapat informasi dari orang yg dia suruh, ia banyak merencanakan sesuatu yg akhirnya membuat elvina terbaring di rumah sakit selama berbulan bulan, hingga pada akhirnya karna lucas yg sudah muak dengan elvina pun menikah dengan florenca, saar baru beberapa bulan mereka menikah, perusahaan keluarga frederick mengalami krisis uang dan mengakibatkan kebangkrutan dalam waktu dekat, mereka seketika menjadi gelandangan di jalanan dan mendapat banyak hujatan dari para orang orang, sedangkan florenca, ia malah bersenang senang dengan kekasih baru nya dan hidup bersama berkat rencananya yg berhasil merebut takhta milik keluarga frederick
elvina yg tadi nya berbaring di rumah sakit pun sembuh setelah beberapa minggu menjalani pengobatan rutin, dan setelah ia tau kalau keluarga mantan suami nya bangkrut, dia tak perduli dan membangun usaha sendiri berkat bantuan dari kakak nya dan menjadi sangat sukses
******************
"ekhem. kak elvina mau buah ga? kalo mau bisa sekalian aku kupasin buat kakak" tanya sok imut florenca pada elvina yg seakan sangat peduli itu, elvina menatap sinis florenca sebelum menjawab, ia tau kalau ini adalah jebakan bagi nya, elvina yg sedari tadi juga melihat kalau ada beberapa buah mangga di atas meja menebak kalau florenca bakal mengupas kulit mangga itu dan di berikan pada nya
'halah sok sok an baik, padahal mah ada niat terselubung kan lu, gw tau nih, pasti dia mau ngambil mangga buat gw' ucap nya dalam hati yg di dengar oleh lucas dan kedua orang tua nya, sontak mereka bertiga melihat ke arah florenca yg tengah mengambil buah, dan benar sesuai dugaan elvina, dia mengambil buah mangga lalu di kupas hingga bersih lalu di berikan pada elvina
"ini kak buah nya, dimakan ya, enak tau" ucap sengaja florenca sambil tersenyum licik, namun elvina sudah tau sejak awal dan sudah tau apa yg harus dia lakukan selanjut nya
'emang bener bener sakit ya ni orang, udah tau gw alergi mangga, masih aja di kasih mangga, sesuai kemauan lo, gw ikutin permainan lo' ucap licik elvina dalam hati nya, ia tau niat busuk florenca itu, sehingga ia sudah menyiapkan rencana bagus untuk membalas nya, tapi siapa sangka, ketiga orang yg bisa mendengar isi hati elvina itu sangat terkejut ketika tau kalau elvina alergi buah mangga, mereka baru tau hal itu dari suara hati elvina, kalau saja dia tidak bicara soal alergi nya, ketiga orang itu tidak akan tau kebenaran nya seperti apa
"eh makasih, repot repot banget deh" ucap elvina yg ingin mengambil buah itu dari tangan floren namun di jatuh kan oleh nya dengan sengaja
"eh aduhh gimana si kamu, kan jadi jatuh buah nya" ucap elvina sambil memperlihat kan ekspresi pura pura sedih nya itu, florenca yg tau kalau elvina sengaja ingin marah, tapi ia menahan nya
"m-maaf kak, aku ga sengaja, aku yg kurang hati hati, nanti biar aku kupasin lagi" balas floren sambil menahan emosi nya, elvina yg melihat itu sedikit tersenyum puas karna rencana pertama nya berhasil
'hihi rasain, salah siapa mau main main sama gw, liat aja balesan nya' puas elvina dalam hati, tanpa sadar ketiga orang itu tersenyum karna tingkah lucu elvina
"makasih lo flor, tapi kalo boleh jujur nih, aku ga makan mangga, kamu lupa ya?" ucap sengaja elvina, florenca yg mendengar itu terkejut seketika, ia buru buru meletakkan buah mangga yg tengah ia kupas di atas meja
"e-engga kok kak, aku ga lupa" jawab nya dengan gugup, ia tak menyadari bahwa jawaban nya itu di dengar oleh ketiga anggota keluarga itu, mereka yakin kalau ada sesuatu yg di sembunyikan oleh florenca
"jadi kamu tau kalau el alergi mangga?" tanya tegas ayah lucas pada florenca, florenca yg mendengar itu sontak bingung ingin menjawab apa, dan bagaimana bisa ia ceroboh bisa mengatakan hal itu di depan keluarga itu langsung
"e-engga om, b-bukan gitu! f-floren cuma inget aja karna kan tadi kak el bilang sama aku" dengan pede nya florenca menjawab seperti itu, orang tua lucas dan lucas sendiri akhirnya mulai curiga pada florenca
"oh ya? sejak kapan ya aku bilang ke kamu kalau aku itu alergi mangga? yg tadi itu kan cuman peringatan aja dari aku kalau aku ga bisa makan mangga karna alergi, aku juga nanya kan kalau kamu lupa apa ga? kamu bilang kalau kamu ga lupa, kamu bisa tau dari mana kalau aku itu alergi mangga?" sentak elvina pada florenca, florenca sedikit gemetar mendengar itu, dia bingung dan terjebak di antara rencana nya sendiri, ia tidak tau harus berkata apa lagi selain mengandalkan lucas sebagai tameng
"kak lucas aku takut, aku juga kan ga tau kalau kak elvina alergi mangga, aku pikir dia suka banget sama mangga, jadi aku kupasin deh buat kak el" ucap sok imut florenca yg justru membuat lucas semakin risih jika terus berada di sebelah nya
'ngelak aja terus, emang pinter banget ni orang akting, lama lama gw masukin juga lu ke acara film, muak gw liatnya' kesal elvina dalam hati nya, ia ingin sekali rasanya menampar, dan mengusir wanita itu dari rumah lucas, tapi kalau itu terjadi, yg akan disalahkan justru dia karna dianggap tak suka dengan florenca