NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:116.1k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

Song Aran memang cukup terkenal, sebab sangat sedikit gadis desa yang segemuk dirinya. Terlebih ia bertunangan dengan Kang Yance, pemuda paling menjanjikan di desa yang membuat banyak orang iri.

Kang Yance adalah satu-satunya sarjana di desa, tampan terpelajar.

Song Aran amat menyukai Kang Yance, bisa dibilang sangat tergila-gila.

Jika ada seorang gadis melontarkan sepatah kata saja pada Kang Yance, Song Aran akan mengejar, lalu memarahinya.

Tapi tanpa diduga, Zhao Jiao berhasil merebutnya. Hal itu membuat semua orang yang tidak menyukai Song Aran bersuka cita.

Tentu saja dibalik kandasnya hubungan Song Aran dan Kang Yance, ada juga beberapa gadis cerdas yang mendengar bahwa pemuda itu belum melamar Zhao Jiao.

Gadis-gadis tersebut berpikir untuk bertanya kepada nyonya Kang tentang aturan dan syarat pernikahan.

Sebab suatu kebanggaan, jika Kang Yance lulus ujian kekaisaran, mereka akan menjadi istri seorang sarjana.

Namun setelah berita pertunangan Song Aran dengan Xiao Jian yang dianggap pembawa sial, banyak orang menjadi bersimpati.

Tapi melihat mahar yang begitu banyak, mereka juga sedikit iri.

Sungguh sangat beruntung sekali gadis gendut itu.

Namun, apa dia tidak takut dikutuk sampai mati oleh Xiao Jian..?

"Bao, apa semua ini mas kawin Aran..?"

Para bibi rempong berkerumun mengelilingi gerobak sapi yang berjalan lambat.

"Atau sebagiannya milik Jiao..?"

"Yaa, peti kamper ini bahkan diukir, pasti mahal kan...?"

"Lihat jaket merah ini, sepatu bersulam merah, juga ada selimut merah, semua bagus."

"Kalian membeli sendiri..?"

"Padahal kebanyakan gadis di desa selalu meminjam jaket merah bekas dari orang lain ketika mereka menikah, tapi Aran bisa membelinya."

"Seberapa banyak uang yang diberikan keluarga Xiao..?"

"Aran, ayahmu sangat baik karena mampu membelikanmu gelang perak."

Song Aran tetap bungkam, ia malas meladeni mulut-mulut ceriwis itu.

Tapi tidak bagi Song Qing Bao. Pemuda itu menyahuti dengan bangga tapi ada selipan sindiran pongah.

"Tentu saja ini semua mas kawin adikku. Ran'er hanya akan menikah sekali, kami tentu harus membeli seluruh perlengkapannya. Tidak perlu menyewa apa lagi meminjam."

Para bibi saling bertukar tatapan dengki.

Song Qing Bao semakin getol menyulut api.

"Kalau soal gelang, itu calon iparku yang memberikannya. Xiao Jian juga membelikan adikku jepit rambut perak. Royal sekali bukan calon suami Ran'er..?"

Song Qing Bao memang niat sekali untuk pamer, sampai ia memperlambat laju gerobak sapinya.

"Saat pernikahan tiba, adikku akan mengenakan gaun pernikahan sutera, memakai jepit rambut dan gelang perak. Aranku pasti akan terlihat sangat cantik nanti."

Song Qing Bao mengerem mendadak, menepis semua tangan yang ingin menyentuh barang-barangnya.

"Awas, nanti kotor. Cukup lihat saja..!"

Perjalanan pulang yang seharusnya memakan waktu singkat, malah molor sampai satu jam.

Song Aran terkikik geli dengan kesombongan sang kakak. Karena sudah merasa risih dikerumuni, ia gegas melompat dari kereta, lalu berlari pulang.

Begitu Song Aran turun dari kereta, ia merasakan tatapan penuh kebencian dilayangkan padanya.

Dari ekor matanya, Song Aran melihat Zhao Jiao sedang mengintip.

Gadis itu pasti sedang menahan sakit hati, atau bahkan jantungnya sudah menghitam bengkak karena saking marahnya. Bisa jadi, sebentar lagi ia akan lari ke tempat bajingan itu sambil menangis pilu.

Di ingatan pemilik tubuh asli, sejak keluarga Zhao itu memasuki kediaman Song, Aran dan kakaknya acap kali di tindas jika sang ayah tak ada.

Tapi lihat saja kedepannya, meski pembalas itu datang dari jiwa lain. Aran pastikan semua akan sepadan dengan apa yang telah mereka tebar.

"Bibi semua, kami pulang dulu ya..? jangan lupa untuk datang ke pesta pernikahan adikku lusa."

Dengan dagu terangkat tinggi, Qing Bao gegas menarik tali kekang agar cepat sampai dirumah.

Tentu saja, meski tanpa undangan dari pemuda itu, semua orang pasti akan datang karena tidak ingin melewatkan moment yang nanti bisa dijadikan bahan ghibahan.

Seorang gadis desa, menikah dengan jepit rambut dan gelang perak adalah hal yang langka. Kecuali mungkin di rumah-rumah tuan tanah kaya raya.

Pada akhirnya, semua orang berhenti membicarakan pertunangan Song Aran yang batal. Kini mereka malah berbalik iri pada keluarga Xiao, terutama karena keberuntungan Xiao Jian.

Pria yang dirumorkan dapat membawa kesialan bagi istri-istrinya, malah menikahi seorang anak emas.

Tapi mereka tidak tahu, jika Xiao Jian telah memberikan mahar sepuluh tahil perak. Belum lagi benda berharga lainnya.

Kalau tahu, orang-orang itu pasti akan langsung muntah darah.

Beberapa wanita yang iri dengki, bahkan sampai membatin, kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan Xiao Jian untuk akhirnya membunuh gadis gendut yang suka pamer itu.

Zhao Jie sebenarnya mendengar keributan di jalan, tapi tidak ingin melihat kesombongan kakak beradik itu. Jadi ia memilih untuk tidak keluar.

"Kalian mencuri peti kamper Jiao..?"

Zhao Jie baru keluar setelah Song Qing Bao dan Aran, memasuki halaman. Begitu melihat dua peti ukiran, wanita itu langsung berteriak marah.

Sebelumnya Zhao Jie dan Zhao Jiao sudah memeriksa peti-peti itu saat masih diukir. Tentu mereka amat mengenalinya.

Jika Zhao Chang Dong bukan seorang murid magang, setiap peti kamper itu harganya bisa mencapai seratus atau dua ratus koin lebih mahal.

Lalu sekarang dengan seenak jidat kakak-beradik ini mencuri peti-peti tersebut.

Kurang ajar sekali...!

"Mencuri..?" Qing Bao terkekeh "ibu tiri, apa kau lupa..? ini semua adalah kompensasi yang sudah anakmu janjikan untuk adikku."

Zhao Jie mendelik murka.

"Em, kedua peti kamper ini sangat besar dan indah, aku sungguh puas sekali. Jadi kupikir dua saja sudah cukup, oleh sebab itu uangnya aku gunakan saja untuk membeli gelang perak." Qing Bao makin tengil, menarik lembut lengan Song Aran.

"Lihat, cantik bukan..?"

Dengan bangga, Song Aran mengangkat tangannya.

Kilauan perak di pergelangan tangan yang putih bersinar, nyaris meledakkan jantung Zhao Jie.

"Bao, kau itu boros sekali..? barang-barang ini setidaknya berharga enam atau tujuh tahil perak." pekik gila Zhou Jie.

"Ini uang keluarga Song kami, terserah mau aku gunakan untuk apa." sengit Song Aran.

Awalnya, Zhao Jie ingin bersikap manis untuk menjilat, setidaknya ia bisa mendapatkan kembali salah satu peti kamper ukir itu. Tapi melihat Song Aran pamer seperti ini, tekanan darahnya mengalami lonjakan drastis. ia justru tidak bisa mengendalikan mulutnya sama sekali.

"Jalang sialan, keparat...!" raung Zhao Jie dengan wajah merah padam.

"Bajingan, tutup mulutmu..!" balas Qing Bao melotot bengis.

"Berani-beraninya kau mengumpat adikku, apa kau mau aku pukul..?"

Song Qing Bao meraih sapu, mengayunkannya kearah si ibu tiri.

"Ini semua dibeli menggunakan uang keluarga Song. Kau dan kedua anakmu bukan bagian klan Song. Wajar jika adikku menghabiskan uang keluarganya sendiri."

Zhao Jie menjerit, menghindari sapuan yang terarah padanya.

"Jangan pernah berpikir untuk menginginkan harta keluarga Song, aku tidak akan membiarkan kalian melakukannya." raung Qing Bao melempar sapu ditangan, menghantam punggung si ibu tiri.

"Aku menikahi ayahmu, aku istrinya sekarang. Wajar saja jika kedua anakku mendapat bagian juga dari harta keluarga Song..!" seru Zhao Jie memegangi punggungnya.

Mata Song Qing Bao memerah padam. Ia kembali menyambar sapu ditanah untuk memukul ibu tirinya.

Qing Bao tidak perduli, ia bukan lagi anak kecil yang tidak berdaya seperti dulu.

"Tutup mulutmu..! jika kau berani bicara omong kosong lagi, aku pastikan Zhao Jiao tidak akan pernah bisa menikah."

Song Aran menatap dingin Zhao Jie "akan memang tidak bisa menikahi Kang Yance, tapi aku masih sangat mampu untuk membuat Zhao Jiao kehilangan pernikahannya dengan bajingan itu."

Zhao Jie yang tadi masih mengumpat kasar, langsung diam setelah mendengar ancaman itu. Wajahnya pias memerah, cuma bisa kembali meraung tapi di dalam hati.

1
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
wajah Xiao Jian kok belum disembuhkan sama Aran, kan ada air spiritual nya
Datu Zahra
Laosan ini aslinya baik, tapi terlalu takut dan pasrah sama ibunya
Fauziah Daud
lanjuttt
Sribundanya Gifran
lanjut
chataleya
wah jangan2 anak tuan besar tuh
Memyr 67
𝖽𝖾𝗁. 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗁𝗎𝖺. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗇𝖾𝗁
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖻𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺𝗂𝖻, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗂𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗃𝖾𝗅𝗆𝖺𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖾𝗋𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆, 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍, 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝖼𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Andira Rahmawati
thorr knp blm up...dr kemarin kutunggu2 ..
Memyr 67
𝗒𝖺𝖺𝗁, 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺, 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗅𝗂𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗆𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗉𝖾𝗋 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍
Memyr 67
𝗁𝖺𝖽𝗈𝗈𝗁. 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗂𝗇𝗂, 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗉𝖾𝗌 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗌𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗉𝗎𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂? 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗊𝗂𝗇𝗀 𝗌𝗁𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗀𝗎𝖺 𝗁𝗂𝗋𝖺 𝗒𝖺? 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗌𝗍𝖺𝗅𝖺𝗄𝗍𝗂𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆?
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇 𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺? 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗋𝗎𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇, 𝗒𝗀 𝗉𝖺𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇? 𝗍𝗎 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝖺? 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗇𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺.
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dari awal praduga itu ternyata benar, kalo Xiao Jian bukan anak kandung mereka
miss blue 💙💙💙
curga lian keturunan pedagang chen. 🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!