Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
"Karena ia termasuk salah satu politisi yang anti mafia makanya ia sering dicari pemburu berita dan diundang tampil di televisi"ujar Bram.
" Woww menarik juga ya sepak terjang si tuan politisi ini, kalau benar ia seorang yang anti mafia berarti ia juga banyak musuh dong" jawab Keenan sambil menoleh kearah Bram.
" Ya kalo urusan banyak musuh saya gak tau pastinya juga boss, tapi bisa jadi juga banyak pihak yang merasa dirugikan karena bisnis ilegal mereka terusik" ujar Bram dengan mimik muka serius.
"Saya sih tau beritanya hanya lewat televisi" ujar Bram .
"Bukan begitu maksud saya Bram, kalo beliau banyak musuh gak mungkin kan keluar rumah sendirian tanpa pengawalan ketat.
Pakai kendaraan mewah ditengah keramaian. Itukan bisa mengundang bahaya. Apalagi bawa mobil sendiri , seperti kejadian pagi tadi kan bisa membahayakan nyawanya" ujar Keenan sambil beralibi.
"Makanya gue gak yakin klo yang nyetir mobil sport merah tadi pagi tuan Adiguna, pasti itu anaknya atau anggota keluarganya yang lain" ujar Bram menambahkan.
"Bisa jadi seperti itu" ujar Keenan.
"Oiya... ntar malem kita ada jadwal meeting sekaligus makan malam dengan klien dari Eropa bos" ujar Bram
"Oke..apa agenda yang akan kita bahas ntar malem" jawab Keenan kepada sang asistennya.
"Wait..wait gue liat dulu di catatan gue" ujar Bram sambil membuka agenda digitalnya.
"Klien kita tertarik untuk mengadakan kerjasama di perusahaan Furniture kualitas premium yang baru kita launching minggu kemarin bos ujar Bram sambil menjelaskan secara detail kepada Keenan.
"Oke...berarti ini proyek perdana kita sebagai pemasok Furniture ke pasar Eropa terbuka lebar" ujar Keenan.
"Iya benar bos" jawab Bram.
" Kita harus serius dan tunjukan kalo perusahaan kita pantas untuk mendapat proyek besar ini jangan sampai mengecewakan klien kita" ujar Keenan lagi.
"Bram cepat urus perizinannya melalui orang kepercayaan kita, agar tidak terjadi kendala sewaktu barang-barang kita kirim keluar negeri".
"Ini kesempatan kita mempromosikan furnitur lokal kualitas premium ke pasar internasional" ujar Keenan dengan bangganya.
" Saya tidak mau barang-barang kita nanti dikira ilegal" ujar Keenan dengan serius.
"Siap boss , semua surat-surat perizinan dan dokumen nya sudah diurus oleh staf kita Aldo" ujar Bram.
"Ntar sore pak bos mau pulang dulu kerumah atau mau langsung dikantor?" tanya Bram kepada bosnya itu.
"Langsung dari kantor aja Bram, gue mau istirahat sebentar soalnya mata gue ngantuk banget" ujar Keenan sambil berdiri dari sofa dan berjalan menuju kamar pribadinya di dalam ruangan kantor mewahnya itu.
"Satu jam lagi loe bangunin gue ya" ujar Keenan sambil berlalu tanpa menoleh kepada asistennya, ia sudah menghilang dibalik pintu kamar rahasianya itu.
" Baik bos" jawab Bram sang asistennya.
\=\=\=\=\=\=\=
Pov
Bram bukan hanya sekadar asisten biasa, tetapi ia adalah orang kepercayaan dan sudah dianggap seperti keluarga oleh Keenan dan keluarganya.
Ayah Bram dahulu juga jadi orang kepercayaan kakek dan ayah Keenan, Ia sudah mengabdi selama puluhan tahun. Hingga memasuki usia lanjut posisinya digantikan oleh Bram yang kebetulan sudah menamatkan kuliahnya. Selisih umur Keenan dan Bram yang tidak terlalu jauh menjadikan mereka sangat akrab.
Sebagai seorang CEO sudah tentu ruangan kerja Keenan dilengkapi dengan kamar tidur pribadi dan berbagai fasilitas lainnya bak kamar hotel. Kadang ia suka bermalam dikantor jika banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Sebagai seorang petinggi diperusahaan besar Keenan terkenal sangat disiplin dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.
Ia terkenal sangat tekun dan pekerja keras, kadang ia suka terjun langsung ke lokasi proyek untuk mengecek sendiri proyek yang sedang berjalan.
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏