NovelToon NovelToon
Black Grimoire

Black Grimoire

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Merlin yang merupakan seorang genius dari dunia bumi mati tewas karena kelelahan dan juga kebosanan di dunia asalnya, dan terlahir kembali ke Avalond yang mana berada di galaksi Andromeda, di sana dia menyadari kalau Avalond telah mengembangkan tehnik sihir yang mana mereka lakukan untuk bertahan hidup dari serangan 10.000 ras monster. Namun bukanya putusasa ataupun bertekad untuk menjadi penyelamat dunia, Merlin malah lebih tertarik untuk mulai meneliti tehnik sihir yang ada di dunia Avalond.

Ini adalah kisahnya seorang peneliti gila yang jenius, yang akan melakukan apapun untuk penelitiannya, baik itu legal maupun ilegal dan akan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya baik itu manusia, monster, Demon ataupun Dewa itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 09 Demonic Grimoire bagian 2

Tehnik sihir memiliki berbagai macam bentuk dan kekuatan yang berbeda-beda, secara singkat tehnik sihir dapat di bagikan menjadi tiga kategori, yaitu jenis terpusat, area, dan penolong. Terpusat adalah tehnik sihir yang memusatkan seluruh kekuatannya pada satu target, dan area adalah jenis tehnik sihir kuat yang membuat dampak dia area luas, sementara penolong biasanya berjenis tehnik untuk membantuk rekan sesama atau juga melemahkan lawan.

Namun diantara ke 3 kategori tersebut ada satu lagi kategori yang pernah manusia buat untuk tehnik sihir milik bangsa Demon, pada saat itu seorang Demon yang memiliki kepala kambing dan tubuh manusia setinggi 3 meter muncul di hadapan pasukan Mage. Demon itu kemudian menyerap energi force di udara dan merubah energi force tersebut menjadi tehnik sihir bangsa Demon, tehnik itu berbentuk sebuah tombak merah darah yang menusuk targetnya dengan kecepatan suara.

Ketika target terbunuh oleh tombak itu maka mayat mereka akan bangkit kembali, dan mayat itu akan berubah menjadi manusia Demon yang memiliki sepasang tanduk dan telah kehilangan akal sehatnya. Manusia Demon adalah musuh yang kuat karena mereka dapat mengingat kembali tehnik sihir yang mereka miliki saat masih hidup, dan juga manusia Demon tidak mengenal rasa sakit ataupun takut akan kematian, karena hal itulah mereka dapat maju melawan umat Mage manusia tampa takut akan kematian.

Tehnik Demon tersebut kemudian di tulis di catatan seorang peneliti yang di sebut sebagai kategori Disaster, lalu karena para Demon telah kembali ke dunia mereka, tidak ada lagi yang dapat melihat tehnik sihir kategori tersebut.

“Hmm… jadi seperti itu, kecepatannya sama seperti seekor burung yang terbang… dan karena bentuknya yang kecil belati merah ini tidak mudah untuk di hindari” kata Merlin.

Hanya dalam waktu hitungan detik Merlin dengan mudah membantai para Goblin tersebut, pada awalnya hanya ada 5 ekor Goblin yang Merlin lawan, akan tetapi karena rasa takut akibat aura yang Merlin keluarkan, para Goblin itu mulai memanggil rekan-rekannya yang lain sehingga terjadilah sebuah pembantaian besar-besaran. Belati merah darah terbang bagaikan burung yang di angkasa, dan dengan cepat belati itu menusuk jantung para Goblin tersebut satu demi satu.

Setiap tusukan meninggalkan sebuah kecil pada tubuh para monster Goblin tersebut, dan bukan hanya itu saja, sebagian kecil darah para Goblin itu terhisap kedalam belati tersebut. Semakin banyak darah yang di hisap oleh belati merah itu, semaki Merlin dapat merasakan energi force yang besar berada didalam belati itu.

“Taask…” ketika Merlin menyentuh belati tersebut, dia dapat merasakan “Duk-duk… Duk-duk…” sebuah detak jantung pada belati itu. Mendengar detak jantung itu, membuat rasa penasaran Merlin menjadi semakin liar, dia kemudian mulai melihat setiap inci dari belati merah itu dan “Crrass…” dia bahkan melukai tangannya sendiri menggunakan belati itu.

“Jadi begitu, nampaknya belati ini telah menganggap diriku sebagai tuannya… bahkan luka yang aku buat telah di sembuhkan olehnya dengan cepat”

“Lalu bagaimana kalau itu adalah luka dari serangan lain, apakah belati ini juga akan menyembuhkan luka itu” pikir Merlin.

Luka sayatan di tangannya menghilang dengan cepat, itu karena energi merah yang terlihat seperti kabut asap kecil menyelimuti dan menutup luka tersebut, dalam hitungan detik luka sayatan tersebut menghilang tampa bekas sedikitpun. Karena rasa penasaran yang tidak tertahankan, Merlin kemudian mulai masuk semain dalam ke dalam hutan.

Di dalam hutan tersebut dia menemukan seekor serigala besar yang terpisah dari kelompoknya, serigala besar itu terlihat kelaparan karena tubuhnya kurus dan melihat Merlin dengan tatapan yang tajam. Tampa rasa takut Merlin mulai menyerang monster serigala besar tersebut, dia mengaktifkan tehnik sihir yang ada di dalam Demonic Grimoire.

“Demonic Magic Level 0… Demon Orb…”

Energi force di udara mulai masuk kedalam buku Demonic Grimoire, dan energi force tersebut di ubah menjadi energi elemen Demon yang membentuk 10 bola kristal merah yang sedikit transparan. Ke 10 bola kristal merah tersebut mulai melayang-layang di sekitar Merlin, dan dengan satu gerakan dari tangannya “Funggs…” salah satu bola kristal tersebut langsung dengan cepat melesat kearah serigala besar tersebut.

Satu tembakan dari Demon Orb “Bomsshk…” dapat menyebabkan sebuah ledakan besar yang juga menyebarkan element Demon di sekitarnya, serigala besar yang mana terkena serangan langsung tersebut langsung tewas dengan setengah bagian tubuh atasnya hancur total karena ledakan Demon Orb.

“Serangan yang sangat kuat, di ikuti dengan energi beracun yang memberikan dampak negatif pada setiap mahluk hidup yang ada… bukan hanya itu saja, bagi tumbuhan dan hewan lemah yang terkena energi elemen Demon akan berubah dengan cepat”

“Seakan-akan energi ini hidup dan menginfeksi lawannya, bagaikan parasit dia menyesuaikan tubuh inangnya sesuai dengan kehendaknya… inilah kenapa para Demon adalah musuh tersulit dari ras manusia, karena mereka memiliki kemampuan Teraforming”

“Kemampuan gila yang membuat beberapa wilayah manusia menjadi habitat yang mirip dengan dunia Demon” pikir Merlin.

Dan pada hari itu Merlin mulai menggila di dalam hutan, menyebabkan ekosistem monster yang ada di dalam hutan hancur total, karena karena dirinya juga beberapa monster kuat yang memiliki level 3 keatas mulai keluar dari persembunyian mereka. Semuanya karena energi element Demon yang mereka rasakan, sebuah energi menakutkan yang bahkan di takuti oleh beberapa ras monster lainnya.

Ketika sore hari, Merlin kemudian mulai kembali ke gerbang Kerajaan, melihat Merlin kembali tampa luka sedikitpun membuat penjaga gerbang Kerajaan kebingungan dan tak bisa berkata-kata. Saat Merlin akan kembali ke dalam asrama miliknya, “Taasskk…” dia di hentikan oleh 5 orang berjas hitam dan memakai kaca mata hitam.

Salah satu diantara ke 5 orang tersebut adalah seorang Mage yang memiliki level lebih tinggi dari Merlin, karena pada saat itu Merlin dapat merasakan energi force kuat keluar dari arah ke 5 orang berjas hitam tersebut. Kemudian dengan nada dingin tampa menunjukkan rasa takut sedikitpun Merlin berkata.

“Siapa kalian, kenapa kalian bisa ada di depan pintu asramaku…??”

“Maafkan kami tuan Merlin, akan tetapi tuan kami meminta kami untuk bertemu denganmu” balas salah satu pria berjas hitam tersebut.

“Sebutkan nama tuan kalian, maka akan aku pikirkan akan mengikuti kalian atau tidak” kata Merlin.

“Tuan kami bernama Namos Greed, dia adalah kepala Keluarga Greed saat ini” balas salah satu pria berjas hitam tersebut.

Mengetahui kalau yang ingin menemuinya adalah ayah dari temannya, Merlin kemudian memutuskan untuk mengikuti ke 5 pria berjas hitam tersebut, mereka lalu membawa Merlin ke sebuah restoran besar yang hanya dapat di masuki oleh orang-orang kaya dan berpengaruh di Kerajaan Nera. Akan tetapi pada saat itu, satu restoran tersebut sama sekali tidak ada pengunjung di sana, karena Namos Greed telah memesan seluruh restoran tersebut untuk pertemuannya dengan Merlin.

Saat Merlin memasuki restoran itu, dia dapat merasakan energi force keluar dari tempat Namos Greed duduk, bagaikan sebuah bencana alam yang mengambil bentuk dari sesosok manusia, itulah perumpamaan dari Namos Greed dimana Merlin saat ini.

“Haha… Luar biasa” pikir Merlin.

.

.

.

.

Bersambung…..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!