NovelToon NovelToon
Jebakan Sang CEO Wanita

Jebakan Sang CEO Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / CEO / Penyesalan Suami / Selingkuh / Cinta Terlarang / Balas Dendam
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Hidup Arga yang sempurna bersama istrinya, Nabila, hancur seketika saat mantan kekasihnya, Siska, kembali sebagai istri pemilik perusahaannya.

Siska yang ambisius menawarkan satu syarat gila. "Jadilah pemuas nafsuku, atau kariermu tamat!"

​Arga menolak mentah-mentah demi kesetiaannya. Namun, murka sang Nyonya Besar tak terbendung. Dalam semalam, Siska memutarbalikkan fakta dan memfitnah Arga atas tuduhan pelecehan seksual.

​Di bawah bayang-bayang penjara dan cemoohan publik, mampukah Arga bertahan? Ataukah Nabila, sang istri sah, sanggup membongkar kelicikan Siska dan menyelamatkan suaminya dari kehancuran?

Kita simak kisah kelanjutannya di Novel => Jebakan Sang CEO Wanita.
By: Miss Ra

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Udara di kantor Airborne Group terasa kental dengan ketegangan yang tak kasatmata. Bagi Arga, setiap lantai yang dilewati lift menuju ruangan Direktur terasa seperti perjalanan menuju ruang eksekusi. Sejak Nabila pergi dari rumah, Arga hidup seperti bayangan.

Matanya cekung karena kurang tidur, dan dasinya tak lagi terikat dengan simpul yang sempurna. Dunia yang ia bangun dengan kejujuran kini sedang runtuh, dan penyebabnya ada di balik pintu jati besar di depannya.

Tok! Tok!

"Masuk," suara Siska terdengar rendah, nyaris seperti dengkur kucing yang sedang mengincar mangsanya.

Arga melangkah masuk. Ruangan itu kini hanya diterangi oleh lampu meja kecil dan cahaya temaram dari gedung-gedung pencakar langit di luar sana. Siska berdiri di dekat jendela, memegang sebuah gelas kecil berisi air mineral. Ia tidak menoleh, namun Arga bisa merasakan tatapan wanita itu melalui pantulan kaca jendela.

"Duduklah, Arga. Kau terlihat berantakan," ucap Siska tanpa nada simpati sedikit pun.

Arga tetap berdiri. Tangannya mengepal di samping paha. "Aku tidak punya waktu untuk berbasa-basi, Siska. Nabila pergi dari rumah karena ulahmu. Kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan, bukan? Kehancuran rumah tanggaku. Jadi, apa lagi sekarang?"

Siska berbalik perlahan. Ia mengenakan blazer hitam yang elegan, memberikan kesan otoritas yang mutlak. Ia berjalan menuju kursinya dan duduk dengan tenang, menyilangkan kakinya yang jenjang.

"Kehancuran? Tidak, Arga. Aku menyebutnya sebagai 'pembersihan'. Aku sedang membersihkan sampah-sampah yang menghalangi jalanmu menuju puncak. Istrimu itu hanyalah penghambat," Siska meletakkan sebuah map hitam di atas meja. "Buka itu."

Arga ragu sejenak, namun akhirnya ia membuka map tersebut. Di dalamnya terdapat surat keputusan promosi jabatan. Nama Arga tercetak jelas sebagai Senior Vice President of Operations, posisi yang akan menjadikannya orang nomor dua paling berkuasa setelah keluarga Roy. Gaji, tunjangan, dan saham perusahaan yang tertera di sana adalah angka yang bisa membuat siapa pun buta.

"Besok pagi, Pak Roy akan menandatangani ini jika aku memberikan rekomendasiku," ucap Siska. Ia berdiri dan berjalan mengitari meja, mendekati Arga hingga aroma parfum musk-nya kembali mencekik udara di sekitar mereka. "Tapi, surat itu bisa saja berubah menjadi surat pemecatan karena pelanggaran kode etik jika aku mau."

Arga menatap surat itu dengan rasa muak. "Apa maumu?"

Siska menghentikan langkahnya tepat di depan Arga. Ia mengulurkan tangan, jemarinya yang dingin membelai kerah jas Arga dengan gerakan yang sangat posesif.

"Jadilah milikku, Arga. Jadilah selingkuhanku," ucap Siska dengan nada yang sangat lugas, tanpa rasa malu sedikit pun. "Aku tidak memintamu mencintaiku dengan kata-kata puitis seperti yang dilakukan istrimu yang malang itu. Aku hanya ingin kehadiranmu. Aku ingin kau ada di sampingku setiap kali aku merasa bosan dengan Pak Roy. Aku ingin kita melanjutkan apa yang pernah kita mulai dulu."

Arga menarik napas tajam, mencoba menahan amarah yang meledak di dadanya. "Kau sudah gila. Kau memiliki segalanya - kekayaan, kekuasaan, suami yang sangat mencintaimu. Kenapa kau harus menghancurkan hidupku?"

"Karena kau adalah satu-satunya hal yang tidak bisa kubeli dengan uang Pak Roy!" Siska berteriak tiba-tiba, suaranya melengking di ruangan yang sunyi itu. Napasnya memburu. "Tujuh tahun aku hidup dalam kemewahan, tapi setiap malam aku membayangkan wajahmu yang menatapku di bawah hujan hari itu. Aku ingin membuktikan bahwa pada akhirnya, kau pun akan tunduk padaku. Aku ingin mematahkan integritas yang kau bangga-banggakan itu."

Siska kembali merendahkan suaranya, jemarinya kini merayap ke pipi Arga. "Pilihannya sederhana, Arga. Terima promosi ini, jadilah 'rahasia' manisku, dan kau akan hidup seperti raja. Atau, tolak aku, dan aku pastikan kau tidak akan pernah mendapatkan pekerjaan di industri ini lagi. Aku akan menghancurkan reputasimu hingga kau harus mengais sampah hanya untuk memberi makan istrimu, itu pun jika dia mau kembali padamu."

Arga mematung. Kata-kata Siska bukanlah gertakan sambal. Ia tahu jaringan Siska sangat luas. Satu telepon darinya bisa menutup semua pintu karier bagi Arga. Ia membayangkan Nabila yang sedang menderita di luar sana, ia membayangkan masa depan yang gelap.

Siska tersenyum, yakin bahwa Arga telah terpojok. Ia mendekatkan wajahnya, mencoba mencium bibir Arga.

Namun, di detik terakhir, Arga memalingkan wajahnya. Ia mencengkeram pergelangan tangan Siska dan melepaskannya dengan kekuatan yang cukup untuk membuat Siska meringis.

"Dengarkan aku baik-baik, Siska Roy," suara Arga terdengar dalam dan bergetar karena emosi. "Kau mungkin bisa membeli gedung ini, kau mungkin bisa membeli hukum dengan uang suamimu, tapi kau tidak akan pernah bisa membeli harga diriku."

Arga menunjuk ke arah pintu. "Tujuh tahun lalu, aku kehilanganmu karena aku miskin harta. Tapi hari ini, aku bersyukur karena saat itu aku kehilangan wanita sepertimu. Nabila mungkin tidak punya berlian, tapi dia punya jiwa yang jauh lebih murni daripada hatimu yang sudah membusuk."

"Arga, jangan berani-berani...."

"Aku menolak promosimu! Aku menolak dirimu! Dan jika kau ingin menghancurkanku, lakukanlah!" bentak Arga. "Pecat aku sekarang juga. Aku lebih suka kehilangan karierku daripada harus berbagi napas dengan wanita yang menjijikkan sepertimu. Kau pikir aku akan mengkhianati Nabila hanya untuk sebuah jabatan? Kau tidak mengenal Arga Mandala sedikit pun."

Arga menyambar tasnya dan berbalik menuju pintu.

"Kau akan menyesal, Arga! Kau akan memohon padaku!" jerit Siska dari belakangnya. "Besok pagi, Pak Roy akan tahu bahwa kau mencoba melecehkanku di ruangan ini! Aku akan membuat skenario yang akan membuatmu membusuk di penjara!"

Arga menghentikan langkahnya di ambang pintu tanpa berbalik. "Lakukanlah, Siska. Tapi ingat satu hal, kebenaran punya caranya sendiri untuk muncul ke permukaan. Dan saat itu terjadi, tidak akan ada cukup uang di dunia ini yang bisa menyelamatkanmu."

Brak!

Arga membanting pintu kayu itu hingga suaranya bergema di seluruh lantai eksekutif.

Di luar gedung, hujan deras mulai mengguyur Jakarta. Arga berdiri di bawah lobi, membiarkan percikan air membasahi wajahnya. Ia merasa bebas, sekaligus sangat ketakutan. Ia tahu, esok adalah awal dari pertempuran yang sesungguhnya.

Sementara itu, di sebuah kedai kopi terpencil yang masih buka, Nabila sedang duduk dengan tumpukan dokumen. Ia tidak sedang meratapi nasibnya. Di layar laptopnya, terdapat profil seorang pria, seorang mantan sopir pribadi Siska yang dipecat secara tidak hormat beberapa tahun lalu di Singapura.

Nabila baru saja mendapatkan informasi penting melalui kenalannya di firma hukum lama. Siska Roy memiliki pola. Ini bukan pertama kalinya dia terobsesi pada bawahannya.

"Sedikit lagi," bisik Nabila. "Sedikit lagi, aku akan membawamu jatuh, Siska."

Ponsel Nabila bergetar. Sebuah pesan masuk dari nomor Arga.

"Nabila, aku baru saja menolak tawaran terjahat dalam hidupku. Aku mungkin akan kehilangan segalanya besok. Tapi aku merasa benar karena aku masih memiliki cintamu di hatiku. Maafkan aku atas semua kebohonganku. Aku mencintaimu."

Air mata Nabila jatuh menetes di atas dokumen yang ia baca. Ia tidak membalas pesan itu, namun ia menutup laptopnya dan segera berdiri. Ia tidak bisa membiarkan Arga berjuang sendirian. Jika Siska ingin menghancurkan Arga, maka Siska harus melewati Nabila terlebih dahulu.

Ancaman di balik pintu tertutup itu memang telah dilepaskan, namun Siska tidak tahu bahwa pintu lain telah terbuka, pintu di mana seorang istri yang terluka berubah menjadi singa yang siap menerkam.

...----------------...

Next Episode.....

1
Eva Karmita
alur ceritanya bagus bikin nano" ...
semoga Arga bisa melawan dan menghadapi Siska si wanita gatal demi rumah tangga nya dgn Nabila 🥰
Eva Karmita: sama" semangat 🔥💪🥰
total 2 replies
Eva Karmita
Arga ingat kalau sikap mu masih lembek kayak jelly harusnya kamu pikir dia kali menghadapi Siska tidak semudah dan segampang yang kamu bayangkan satu kali saja kamu buat kesalahan maka hancurlah rumah tangga yang kamu bangun dgn susah payah.... Nabila akan benar" pergi dari hidupmu dan kamu akan hidup dlm penyesalan seumur hidup
Eva Karmita
semoga Arga bisa melawan Mak lampir
Isee
semoga arga juga bisa menjalankan misi yg direncanakan nabila & jgn sampe ada jebakan tidur bareng siska.
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
👀 calon mayit 👀
💪
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Eva Karmita
Siska otakmu konslet ya...kamu sendiri yang sudah menciptakan luka tapi anehnya malah menyalahkan orang lain 😤
Eva Karmita
😭😭 semangat Arga ingat ada wanita kuat dan tangguh dissimu
Eva Karmita
masa lalu yang menyakitkan 🥺
Eva Karmita
,dasar wanita iblis
Eva Karmita
Arga kenapa harus berbohong dengan istri mu sendiri 🥺😤
Isee
Nabila kenapa kamu ksh tau clue clue itu ke siska 😭😭😭 semoga nabila bisa membela arga & melawan siska sampai dpt hukuman
Eva Karmita
Arga jadilah laki" yg kuat jangan lemah dong.... masalalu harus di kubur untuk apa digali lagi tetaplah masa depan jangan menoleh kebelakang lagi
Isee
bener2 SAKIT si siksa, elu yg buat ulah, nyalahin orang lain.😡😡😡
👀 calon mayit 👀
nyeesek😭
Isee
semangat nabila 💪💪💪 lanjut kak
Miss Ra: siaaaap💪
total 1 replies
Isee
SARAP si siska😡😡😡😡
Isee
jika akhirnya agra gak berterus terang ke nabila, maka lepaskan agra tapi sebelumnya dampingi agra melawan siska sampai siska jatuh karna ulahnya sendiri & diceraikan sama pak roy.
Isee
wah DAEBAK 👍 nabila,,, dampingi selalu arga buat siska KEOK😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!