Seorang CEO tampan bernama Kevin,berusia 30 tahun dan menyandang status duda,memiliki satu anak laki-laki yang menggemaskan berusia 3 tahun bernama Raka.
Karena tuntutan dari sang putra untuk cepat memberikan mami ia bingung berbuat apa,sebenarnya ia juga lelah melakukannya semua sendiri.
Akankah Raka mendapatkan mami baru??
Kuy readers langsung gas,jan lupa vote and like.mksh^^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saluna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 9
"Bapak juga harus makan nanti bapak sakit kalau nggak makan" ucap nisa pada kevin.
"Hmm" kevin hanya berdehem saja.
Kevin menyuapkan nasi ke dalam mulutnya sendiri,ia bahkan memakai sendok bekas bibir nisa,setelah menyuapi nisa ia menyuapi dirinya sendiri begitu seterusny sampai makanan nya habis.
Tak lama makanan mereka pun habis,kevin membawa piring yang mereka gunakan untuk makan ke dapur.
"Raka emang nggak sekolah hem?" tanya nisa pada raka.
"Tidak laka mau disini aja sama mami,laka maunya kalau sekolah dianter mami aja!" ucao raka pada nisa.
"Raka ķenapa nggak sekolah,nanti dimarahin bu gurunya raka lho,kalau raka bolos " jelas nisa.
"Mami mau nggak nanti anterin laka ke sekolah terus pulang nya dijemput mami lagi?" tanya raka.
"Iya nanti mami anter kamu ke sekolah ya,sekarang raka mami mandiin dulu oke" ucap nisa.
"iya mam" jawab raka semangat.
Mereka berdua pun keluar kamar kevin,mereka pun berpapasan dengan kevin yang hendak masuk ke kamarnya.
"Kalian mau kemana?" tanya kevin.
"Laka mau mandi pi,terus nanti sekolahnya mau di anterin sama mami juga ya pi" jawab raka.
Kevin pun menoleh ke arah nisa.
"Kamu emang udah enakan nis,kamu kan butuh istirahat biar aku aja yang nganter raka ke sekolah" ucap kevin.
"Nggak papa kok pak cuma nganterin raka ke sekolah aja,ya udah kita pamit dulu ke kamar raka,mau siap-siap dulu permisi" ucap nisa pada kevin.
"Ya udah nanti kalau udah siap raka panggil papi oke" jawab kevin.
Nisa dan raka pun pergi ke kamar raka.
Nisa mulai memandikan raka,mengganti seragam,dan memakaikan sepatunya.
"Oke udah siap sekarang kita panggil papi ayo mami gendong" ucap nisa sambil merentangkan tangannya.
Raka pun mengangguk dan mengalungkan tangan kecilnya ke leher nisa.Mereka berdua pun menuju ruang kerja kevin.
Tok
Tok
Nisa mengetuk pintu kamar kevin,dan tak lama kemdian pintu dibuka.
Ceklek
"Papi laka usah siap yuk berangkat pi!" ajak raka penuh semangat.
"Iya iya ayok kita berangkat" ucap kevin lalu masuk ke ruang kerja nya kembali mengambil kunci mobil.
Setelah mengambil kunci mobil kevin,mereka bertiga pun turun kebawah.
Mereka pun berpapasan dengan pelayan disana.
"Bi saya ater raka ke sekolah dulu,bibi jaga rumah bentar nanti saya balik lagi" ucap kevin pada pelayan denga nada yang lebih ramah.
"Iya tuan" jawab pelayan bersamaan.
Mereka bertiga pun menuju ke parkiran dan nisa pun masuk ke dalam mobil,ia duduk disamping kevin itu karena perintah kevin.
Saat ini raka duduk dipangkuan nisa.
Saat perjalanan ke sekolah raka ,raka bercerita banyak hal tentang dia dan teman-temannya disekolah.
"Mami mami nanti kalau laka disekolah, laka mau ceritain kalau sekarang laka udah punya mami,mami laka cantik sama baik,mami juga sayang sama laka kan?" ucap raka pada nisa.
"Iya sayang mami sayang bangett sama kamu muachhh" ucap nisa sambil menciumi pipi raka terus-menerus.
"Mami geli mami,udah laka gelii " ucap raka yang kegelian diciumi oleh nisa.
Nisa pun berhenti meciumi raka.
Kevin yang sedang menyetir sesekali memperhatikan keduanya,terlihat mereka berdua sangat bahagia sampai tertawa lepas.
Setelah beberapa saat kemudian mereka sampai di sekolah raka.Mereka bertiga turun layaknya satu keluarga yang sedang mengantar anak mereka ke sekolah.
"Sekarang raka masuk sekolah ya,belajar yang pinter,jangan nakal-nakal sama temennya oke" ucap nisa pada raka.
"Iya mam laka sekolah dulu nanti jemput ya" ucap raka sambil mencium kedua punggung tangan kevin dan nisa.
"Iya, raka buruan masuk sebelum terlambat,semangat ya belajarnya anak mami" ucap nisa pada raka.
Raka pun berlari menuju kelasnya terlihat wajah bahagia di wajah raka.
Kevin dan nisa pun kembali ke mobil.
"Bapak boleh nggak saya di anter ke tempat kost saya?" tanya nisa memberanikan diri.
Tapi kevin hanya terdiam sambil terus melajukan mobilnya.
Saat diperjalanan nisa melihat bahwa jalan yang dilewati bukan jalan menuju kost nya,nisa panik dan bingung.
"Ini kan buka arah ke kost saya pak,kita mau ke mana paka" tanya nisa mulai panik.
"Siapa juga yang mau membawa mu kembali ke tempat kost mu,kita akan kembali ke rumahku!" jawab kevin tegas.
"Tapi saya harus kuliah pak,saya juga nanti harus ke caffe" jelas nisa.
"Kau itu baru saja sembuh,kau butuh banyak istirahat jangan memikirkan kuliah dan pekerjaan mu saja,apa kau mau pingsan di tengah jalan? jelas kevin pada nisa.
"Baik pak" jawab nisa pelan.
"huh untung saja dia nurut" batin kevin.
Setelah melakukan perjalanan pulang akhirnya mereka pun sampai ke rumah kevin.Mereka berdua pun masuk ke rumah.
"Kau bisa istirahat lagi,aku akan berangkat ke kantor pagi ini,nanti siang kita akan pergi bersama menjemput raka" jelas kevin pada nisa.
Nisa pun bingung harus masuk ke kamar kevin lagi atau ke kamar raka atau kemana.Melihat nisa yang bingung ia pun menyuruh nisa untuk memilih kamar yang mau ia pakai.
"Kau bisa memilih mana kamar yang akan kau pakai,istirahatlah,nanti akan ada pelayan yang mengantar pakaian,dan jika kau perlu apa-apa kau tinggal memanggil salah satu pelayan disini,banyak lah istirahat supaya lekas sembuh!" ucap kevin pada nisa.
Nisa pun mengangguk ia lalu pergi menuju kamar tamu yang bersebelahan dengan kamar raka.
Dan kevin pun masuk ke kamarnya untuk mandi dan bersiap ke kantor.Setelah semua keperluan kevin sudah siap ia segera berangkat ke kantornya.
Berbeda dengan nisa,nisa terlihat sangat bosan di kamar itu,namun tak lama kemudian ada yang mengetuk kamarnya.
Tok
Tok
Tok
Nisa pun bangkit dari ranjangnya menuju pintu kamarnya.
Ceklek
Nisa membuka pintu kamar nya,didepan pintu ada seorang pelayan sedang berdiri didepan kamar nisa.
"Maaf nona sudah mengganggu waktu istirahat anda,saya kemari ingin mengantar pakaian nona,ini silahkan nona"
"Ahh iya terima kasih bi,panggil saya nisa saja jangan panggil saya nona" ucap nisa pada pelayan,karena ia merasa aneh dipanggil nona.
"Tidak nona nanti saya kena marah sama tuan kevin nona" jelas pelayan.
"Apakah tuanmu orang yang galak?" tanya nisa penasaran.
"Sebenarnya tidak nona,dia orang yang baik,tapi tuan juga bisa berubah menjadi orang yang menyeramkan saat marah atau ada yang berbuat salah padanya" jelas pelayan.
"Baiklah saya permisi nona,jika nona pengen sesuatu nona bisa panggil saya dibawah" ucap pelayan ,nisa hanya mengangguk.