Fatimah dan Farrel, dua nama yang kalau disebut bareng, seluruh sekolah pasti langsung heboh. Bukan karena mereka pacaran, tapi karena setiap kali bertemu, pasti berantem. Farrel terkenal sebagai cowok jenius yang santai tapi super jail, tapi herannya jailnya cuma sama Fatimah. Sementara Fatimah dikenal sebagai cewek pintar yang gampang kesal dan nggak tahan lihat tingkah konyolnya.
Mereka dijuluki “Tom & Jerry versi sekolah” selalu ribut. Sampai suatu malam, sebuah kecelakaan tak terduga mengubah segalanya, setelah pertengkaran besar.
Saat sadar di rumah sakit, dunia mereka terbalik — Fatimah terjebak di tubuh Farrel, dan Farrel di tubuh Fatimah.
Dunia seakan berputar terbalik.
Farrel harus belajar jadi cewek yang biasa dandan, sementara Fatimah harus berpura-pura jadi cowok santai yang senyumnya bisa bikin satu sekolah teriak walaupun di saat dengannya kayak monyet. Bisa gak mereka bertahan di tubuh yang salah dan gak sesuai dengan gander mereka? Penasaran yuk baca Guys😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatimah Cutꪻᶠᵃᵗᶦ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9 Rencana membahas Pertukaran jiwa
🧸🦋 Happy Reading 🦋🧸
BRAK!
"ASTAGFIRULLAH!"
"Ehh! Kodok-kodok!"
"Maafin gue yang sering lupa minta izin pas ambil MANGGA TETANGGA!"
Pelaku yang membuat semua orang di dalam ruangan pasien kaget sampe terlatah-latah ... malah cengengesan tak jelas, seakan tak berdosa. Tapi kalo di perhatiin dengan teliti ada seupil kekhwatiran di balik matanya.
Tiga wanita cantik menatap yang mendobrak pintu dengan tajam, seakan mau menelan pelaku hidup-hidup.
"Hehe, maafin gue ... gue panik tiba-tiba denger info kalo besty gue yang paling imut kecelakaan!" ucap gadis yang saat ini cengengesan dengan wajah berkeringat dingin karena melihat mata sahabatnya yang seakan keluar leser. Membuat gadis cantik itu bergidik ngeri.
"Lu gak apa-apa kan Fat?! Bisa gak sih jangan natap gue gitu, kayak gue rebut pacar lu aja!" celutuk gadis yang membuat mereka kaget itu berjalan duduk di kasur pasien yang emang lumayan luas.
"Hmm, gue gak apa-apa, cuma gue hampir mati karena kaget, weh!" kata Farrel sinis pada gadis yang tak dikenalnya sama sekali.
"Terus lu siapa? Lu SKSD sama gue gak salah?! Kenal aja kagak!" tanya Farrel dengan wajah malas.
"OMG ASTAGFIRULLAH! Gue gak nyangka lu tega Fat! Lu tega lupain sahabat lu yang paling cantik, imut dan menggemaskan ini! Parah bet jirr," pekik gadis tadi yang bernama Fahira.
Fahira salah satu sahabat Fatimah yang baru saja datang dari luar negri karena orang tuanya kerja di sana. Jadi terpaksa dia mau gak mau harus ikut tinggal di sana dan berpisah dengan sahabat-sahabat absurdnya.
"Bukanya kangen sama gue! Lu malah lupain gue! Terus lu berdua juga ada rencana lupain gue?" sinis Fahira menatap Humaira dan Syafira yang saat ini menatapnya malas. Dan Farrel yang makan buah apel dengan ekspresi emot batu.
"Ya kagak lah jirr! Mana mungkin kita lupain lu sahabat yang paling halu di antara kita! Kalo Fatimah agak lupa sama lu karena kecelakaan maybe," ucap Syafira blak-blakan. Yang di angguki Humaira.
"Lu kan halu mulu dari SD mau nikah sama CEO, tapi sayangnya lu sampai sekarang kagak ada pacar pffftt BUHAHAHA ngakak gue sumpah!" ngakak Humaira sambil menepuk-nepuk tangan Farrel yang emang tepat di sampingnya membuat apel di tangan Farrel jatuh ke lantai.
"Idihh! Lu ejek gue kayak lu pada udah punya pacar aja! Kalian juga jomblo kayak gue btw," ucap Fahira sinis mendengus sebal menatap dua sahabatnya yang dari tadi ngakak kayak monyet.
Membuat ekspresi Farrel berubah datar. Kepalanya mau meledak rasanya. Selain mengganggu karena tangannya panas, makanannya pun tergeletak mengganaskan, "Bisa gak sih kalian drama di luar aja, gue muak woi! Gue lagi sakit! Gue pusing pengen ketemu Fa– hmm maksudnya Farrel," ucap Farrel dengan sinis dan ekspresi muak. Sangking emosi hampir aja keceplosan.
Membuat ketiga gadis yang di omelin terdiam kicep. Menunduk dalam merasa bersalah sahabat mereka sakit malah mereka membuat keributan.
"Anuu, gue minta maaf Fat gue gak bermaksud. Gue datang ke sini mau jenguk lu. Lu kan sahabat gue jadi gue khawatir pas denger lu kecelakaan langsung gue buru-buru ke sini walaupun udah telat sih. Karena gue nyampenya pas ku sadar dari koma. Maafin gue..." Fahira jelasin dengan mata berkaca-kaca, menatap Farrel yang di anggap Fatimah sahabatnya yang suka ngamuk.
Farrel melunak. Dia sadar emosinya sekarang tidak stabil mungkin faktor belum beradaptasi dengan tubuh barunya. Jadi dia maklum Fahira ddk tidak salah sepenuhnya.
Farrel menarik nafas panjang, "Gak apa-apa, gue maafin ... gue juga salah karena mudah emosi maafin gue ya," lirih Farrel dia tidak boleh semena-mena di tubuh Fatimah bisa-bisa yang lain curiga.
"Hehe, okey kita saling maaf-maafan aja walaupun gak lagi lebaran hahaha," canda Humaira terkekeh, di ikuti yang lain.
Tiba-tiba wajah Syafira berubah serius, "Eh, lu serius mau ketemu Farrel, Fat? Lu lagi gak apa-apakan? Tumben lu kagak emosi pas nyebut tuh nama. OHH atau jangan-jangan kalian ada sesuatu ... ekhmm ciee ada apa nih!? gue ketinggalan info kah?" menatap Farrel dengan menarik-turunkan alisnya semangat.
"Kagak woi! G-gue mau ketemu dia karena kalian bilang yang nabrak gue tuh dia! So? Gue mau dia tanggung jawab lah!" ngeles Farrel terbata-bata dengan salah tingkah takut ketahuan.
"Yang bener!?" pekik Humaira, Syafira dan Fahira dengan semakin semangat menggoda Farrel.
"Iyaa weh! Kalian kenapa sih gak percaya amat!" decak Farrel dengan wajah memerah memalingkan muka ke segala arah.
"Cieee ada yang malu nihh~" Mereka makin menggoda Farrel habis-habisan.
"Okeh, udah dulu nanti lanjut lagi godanya! Jadi lu mau ke ruang Farrel di rawat? Nah, kebetulan gue dapat info nih dari grub sekolah kalo Farrel di rawat di rumah sakit ini juga!" ucap Syafira bertepuk tangan bangga karena dapat info.
"Nah! Good gas kita ke sana soalnya gue mau kasih pelajaran sama tuh anak!" ucap Farrel pura-pura sinis. Padahal aslinya ia berencana mau membahas tentang pertukaran jiwa ini kalo emang Fatimah ada di tubuhnya.
"GAS!" pekik mereka bersemangat, sambil meminta izin ke dokter bahwa mau membawa Fatimah ke luar jalan-jalan dengan suster yang sudah mempersiapkan kursi roda buat bantu Fatimah jalan.
CKLEK!
🦋🧸 Bersambung 🦋🧸
Begitulah rasanya yaya sebelum ini 🤭
itu pantas bagi kalian... karena kalian telah melakukan kejahatan yang begitu mengerikan/Angry/
Kok bisa g saling cinta punya anak 2 🤭
Sekarang terjadi di kalian 🤭
Mungkin alasan ini jg jiwa Fatimah & Farel ketukar 🤗