NovelToon NovelToon
Cinta Claudia

Cinta Claudia

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:23k
Nilai: 5
Nama Author: Violetta Slyterin

Update hari Senin, Rabu & Jumat pukul 15.00 WIB.


Sebagai satu - satunya laki - laki keturunan keluarga White,Samuel akan di nobatkan sebagai Duke yang baru.Sebenarnya Samuel tidak menginginkan gelar itu ,tetapi keadaan memaksanya.

Claudia ,putri bangsawan desa ,memutuskan pergi ke sana untuk menemani Samuel dengan alasan untuk belajar tata krama.Ternyata keluarga White dan bangsawan lainnya meremehkan Claudia.
Dengan dalih demi kebaikan Samuel ,Dino memaksa Claudia untuk mengingkari janjinya untuk selalu mendampingi Samuel.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya ? Ikuti saja di karya terbaru ku

Jangan lupa kalau kalian suka Like ,Favorit ,Rate dan Komentar positif ya so Vote.Makasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9.

Dong

Dong

Dong

"...."

Dong

Dong

Dong

Dong

Deru jam di sekitar kediaman Duke White berbunyi serentak.

"...Di suruh tidur juga..." Keluh Claudia di kamar tak layak itu.

Greb

" Mana bisa tidur dengan tenang di kamar seperti ini !" Kata Claudia kesal.

" Tempat tidur sekeras ini....Selimutnya hanya satu saja....Dari celah dinding ada masuk angin ...Mana tak ada pemanas...Brrrr....Dingin sekali !" Claudia turun dari tempat tidur dan membuka pintu kamar tamu tak layak itu dengan maksud ingin meminta pertolongan kepada para pembantu di Kediaman Duke White.

" Nggg..." Tak ada satu pun menghiraukannya.

" Bisa minta tolong pinjami Aku selimut ? Malam ini dingin sekali ," Kata Claudia sopan kepada para pembantu yang berkumpul di lorong koridor.

" Hihihihi .."

" Aku pinjam selimut....."

" Ahahahahahahahaha "

" Hei..."

Tak ada yang mau menghiraukan perkataan Clau.

" Sombong sekali dia ,ya ! Padahal hanya seorang anak bangsawan kampungan...Keluarga White ini ' Kan keluarga bangsawan yang paling besar dan terkenal..Kenapa Nyonya mau memanggil Dia ke sini ,ya ?" Cemooh para pembantu Kediaman Duke White kepada Claudia.

" Me...Memangnya kalau Aku seorang bangsawan kampung ! Kalian mau apa , Hah !!" Hardik Claudia kesal di rendahkan oleh para pembantu keluarga Duke White.

" Ya sudah...Aku tak akan meminta tolong kalian lagi ! Huh ! Akan Ku cari sendiri.." Batin Claudia.

Claudia menyelusuri setiap ruangan yang ada di seluruh Kediaman Duke White.

" Pinjam saja satu lembar dari kamar yang lain.."

Klek

Klek

Klek

Klek

" Uh ! Dikunci juga..."

Klekkk

" Akhirnya ! " Sorak Claudia di dalam hatinya saat Ia berhasil menemukan salah satu kamar yang bisa di bukanya.

Kriiiiit

Tep

Perlahan -lahan Claudia memasuki kamar itu dan meraba -raba tiap sudut tempat tidur yang ada di kamar yang di datangi nya secara diam -diam dan Ia menyentuh sesuatu yang di harapkannya.

" Waaaa...Selimut ! Hangat ! Yang ini enak ,nih ..! Oke.." Pikirnya.

" Siapa ? Siapa itu ?"

" Su...Suara ini...Gawat...Nyonya Duchess White !!"

Claudia segera kabur dari kamar tersebut sebelum dirinya terlihat oleh Nyonya Duchess White.

" Uwaaaaaah...!"

Wuuush

" ? ?" Nyonya Duchess White terbangun dan duduk di ranjang dalam kebingungan sendiri.

" Kagetnya...Kaget ! Kaget ! Kamar tidur Nyonya White rupanya ," Kata Claudia di luar kamar tidur Nyonya White dengan napas terengah -engah.

" Aah sudah ,deh. Kenapa Aku harus menyelinap ke kamar tidur orang ? Apa Aku harus mencuri selimut segala..?" Pikir Claudia pada akhirnya ia pun memutuskan untuk kembali dengan tangan kosong ke kamar tak layak itu.

" Uh...Set..! Set..!" Claudia mengusap kedua mata indahnya yang sudah mengantuk itu.

Melalui jendela kamar tidurnya yang berada di area lain di Kediaman Duke White. Samuel melihat Claudia dari sana dengan perasaan hatinya amat tergugah.

" Clau..Lho ? Kenapa Dia ada di lorong itu...? Apa Dia tidur di Kamar tamu yang aneh itu...?" Pikir Samuel.

Pada tengah malam hari yang sangat larut pintu kamar tamu tak layak itu terbuka dan terlihatlah Dino Baskoro masuk ke kamar itu dan pemuda ini menemukan keponakannya meringkuk kedinginan di tempat tidur tak layak yang berada di kamar tak layak itu.

" Claudia , jangan bersikap tidak sopan kepada Keluarga White , ya ? Cepatlah menjadi seorang Lady yang baik.." Di dalam mimpi Claudia tetaplah teringat pesan Ayah dan Ibu nya sebelum dirinya pergi belajar tata krama ke Kediaman Duke White.

" Nggak mau....Aku ingin pulang...Habisnya di sini dingin sekali..! Ibu....Ayah.." Isak Claudia di dalam tidurnya.

" Claudia.." Panggil Dino Baskoro mengangkat Clau dari tempat tidur tak layak itu.

" Di..Dingin.." Rintih Clau.

" Clau.." Panggil Dino Baskoro menggendong Clau dengan erat dan kehangatan.

" Ng..." Claudia merangkul pundak Dino Baskoro yang mempererat gendongannya agar gadis kecil ini tidak kedinginan lagi.

" Hangat..Sekali..."

Cip

Cip

Cip

Suara burung berkicau dan sinar mentari pagi dari sebuah tirai jendela yang tersibak oleh Dino telah membangunkan Claudia di pagi hari itu di tempat tidur dalam kamar khusus untuk Dino Baskoro bisa tempati.

" Selamat pagi , Claudia ..!" Sapa Dino tersenyum hangat kepada keponakannya.

" Paman Dino..Ini..."

" Kamarku..Semalam para pelayan sudah terlanjur tidur , jadi tidak sempat di suruh menyiapkan satu kamar untukmu." Kata Dino Baskoro yang terlihat oleh Claudia tengah merapikan bantal dan juga selimut dari sofa di sudut kanan kamar tidur dari pemuda baik itu.

" Paman tidur di sofa...?" Pikir Claudia tak enak hati.

" Maa..." Kata Clau kepada Dino Baskoro.

" Claudia , Kenapa kamu bisa ada di kamar itu ?" Tanya Dino Baskoro melihat eksprsi sendu dari wajah Claudia yang biasanya ceria itu." Kenapa kamu tidak bilang Paman ?"

" Habisnya..." Jawab Claudia menundukkan wajah dengan sedih.

" Waktu itu Paman bersama Miya..Pa....Pa..Para pelayan ...Juga semuanya.." Imbuh Claudia makin sedih.

" Clau.." Dino Baskoro meraih jemari mungil dan lembut Claudia dan menyentuh dagu gadis kecil itu untuk mengangkat wajah dan menatapnya.

" Ayo ..Coba Kamu sebutkan siapa namamu..!"

"...Claudia La Kurt Fillan.."

" Iya , begitu , Kamu harus selalu menyebutkan nama itu dengan penuh rasa percaya diri..Putri bangsawan keluarga Count Sean La Kurt Fillan..!"

" Paman.."

" Mengerti ? Kamu harus percaya diri..Dengan Kau begitu , tak akan ada orang lain satu pun yang bisa meremehkanmu , lalu yang paling penting..Lynete Clau..Putri bangsawan kecil yang manis..Kamu ini yang seperti ini adalah seorang Lady yang hebat ," Hibur Dino Baskoro untuk membangkitkan rasa percaya diri Claudia.

" Paman Dino..."

Dino Baskoro mengecup kening keponakannya.

" Percaya diri..? Baik , Paman.." Jawab Claudia.

" Ayo , ganti pakaianmu...Lalu pergilah sarapan setelah itu akan Paman antarkan kamu ke kamar kamu..Kali ini benar -benar kamar tamu." Kata Dino Baskoro memberikan semangat pada Clau.

Claudia keluar dari kamar Pamannya dengan riang gembira kembali dan tak sengaja terlihat Miya di tangga yang terarah langsung ke ruangan pribadi Dino Baskoro.

" Hei , kamu ! Tadi apa yang telah kamu lakukan di kamar Baskoro ? " Tanya Miya ketus kepada Clau.

" Bukan urusanmu.." Jawab Claudia angkuh pada Miya.

" Ooh...Jadi kamu mau melawan ya , bangsawan kampung ! " Bentak Miya.

" Wee..Cuma segitu nyali mu ? " Ledek Claudia.

" Huh..Martabat Keluarga White benar -benar jatuh karena ada anak seperti Kamu di sini..Di tambah lagi akan di wariskan kepada orang seperti Samuel itu ! " Nada sindiran tajam Miya kepada Clau yang menantangnya.

" Hei...Kamu meremehkan Samuel ,ya ?"

" Weee...Semuanya juga berkata begitu , kok ! Ibu mau mengakuinya karena tidak ada jalan lain." Kata Miya.

" Kamu ini...Mentang -mentang Keluarga White jangan sombong , ya !" Bentak Claudia.

" Apaaaa ! Dasar bangsawan kampungan ! " Maki Claudia berang.

Mereka sudah bersiap untuk berkelahi namun tak lama kemudian terdengar suara salah seorang dari pelayan Kediaman Duke White memanggil keduanya.

" Putri Miya , Putri Claudia..Guru tata krama sudah datang.."

Huuhh..

Keduanya membuang muka dengan sebal pada satu sama lainnya.

Bersambung..!!

1
ferina
serasa ada di tahun belum ada mobil ..hanya kuda kendaraan yg ada di waktu itu
ferina
keren bikin pembaca menghayal suasana indah .. pelangi...bukit...anak anak bermain
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
aduh siapa yg menembak kereta kuda Sam dan Clau
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
siapa Rosalie sebenarnya kenapa dia lebih dulu ketemu Sam?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
semoga kelembutan raja philip bisa menaklukan hati Rosalie
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
semoga tidak mengigau panggil nama Sam
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
tapi kok mirip?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
ternyata saudara angkat, aku kira saudara kandung. bahaya ini bisa menjadi duri klo gak segera sadar
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
semoga semuanya bisa bahagia
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
astaga, kirain ternyata? jgn sampai tercium musuh karena akan dimanfaatkan
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
semoga kau bisa menerima philip Rosalie dan bahagia dengannya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
waduh gitu aja cemburu Sam, tenang napa🤭🤭🤭🤭
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
suara tangisnya lucu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
aku curiga sama Mia ttg rencana jahatnya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
jangan pernah ikuti saran dari miya, sonya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
madih jhat aja mia
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
semakin menarik.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
sbenernya ada apa dg baskoro shrusnya dia kan bahagia keponakannya menikah dg Sam?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
waduh ada apa itu, apkh itu konspirasi dari raja philip?
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘνιҽσℓєт💘⍣⃝కꫝ🎸
kasihan philip
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!