NovelToon NovelToon
OBSESSION OF THE SEVEN

OBSESSION OF THE SEVEN

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Harem
Popularitas:274
Nilai: 5
Nama Author: aera_yong

Genre: Dark Romance / Reverse Harem / Thriller Psikologis.

Premis Utama: Althea, seorang gadis yatim piatu yang bekerja sebagai pengarsip dokumen kuno, terjebak di dalam "Septem Foundation"sebuah yayasan elit rahasia di bawah kendali tujuh pria berkuasa dan manipulatif yang terinspirasi dari pesona member BTS.

Kehadiran Althea di mansion tersebut ternyata bukan kebetulan, melainkan sebuah jaring laba-laba yang sudah disiapkan sejak lama. Ketujuh pria ini memiliki masa lalu kelam yang terikat dengan Althea, dan kini mereka bersaing secara dingin sekaligus obsesif untuk saling memperebutkan hak "memiliki" dirinya. Cinta mereka yang awalnya terasa seperti perlindungan mewah perlahan berubah menjadi sangkar emas yang posesif, berbahaya, dan mematikan.

Ketegangan psikologis saat Althea mencoba mengungkap misteri ingatan masa lalunya yang hilang, sembari bertahan hidup di antara dominasi, manipulasi, dan cinta gila dari tujuh pria

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aera_yong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tatapan yang Menjerat

Tiga hari berlalu sejak insiden di lorong tangga bersama J-Hope. Althea mulai terbiasa dengan rutinitasnya atau lebih tepatnya, dipaksa terbiasa. Dia tahu setiap gerak-geriknya direkam oleh Suga dan dipantau 24 jam oleh J-Hope.

Namun, pagi ini sebuah gaun beludru hitam dengan potongan elegan sudah tergantung di depan lemarinya, lengkap dengan sepucuk surat pendek dari Rm:

A

“Malam ini adalah Gala Dinner tahunan 'Septem Foundation'. Bersiaplah, Althea. Kamulah pusat dari acara ini.”

Saat malam tiba, Althea melangkah masuk ke dalam aula utama yang telah disulap menjadi ruang dansa megah. Puluhan tamu asing berbusana mewah memenuhi ruangan, namun begitu Althea turun dari tangga, atmosfer seolah membeku.

Ketujuh pria berjas hitam yang berdiri di area VIP serentak menoleh, menatapnya dengan pandangan lapar yang tak disembunyikan.

Althea yang merasa tidak nyaman memilih memisahkan diri ke sudut ruangan dekat meja altar minuman. Saat dia hendak mengambil segelas air, seorang pria tiba-tiba berjalan melewatinya dengan sengaja.

PRANG!...

Gelas anggur merah di tangan pria itu tersenggol dan isinya tumpah, membasahi bagian dada hingga perut gaun hitam Althea.

"Ah, astaga! Maafkan aku, aku benar-benar ceroboh," sebuah suara lembut, beralun seperti musik, terdengar di dekat telinganya.

Althea mendongak dan mendapati seorang pria dengan setelan jas hitam tanpa dasi, memperlihatkan leher jenjangnya.

Rambutnya yang berwarna cokelat gelap agak berantakan namun estetik, membingkai wajahnya yang luar biasa cantik sekaligus sensual. Sepasang matanya berbentuk bulan sabit, memancarkan pesona yang begitu memikat.

"Tidak apa-apa, ini hanya noda," ujar Althea panik, mencoba membersihkan gaunnya dengan tisu.

"Gaun seindah ini tidak boleh ternoda, terutama saat dipakai oleh gadis sepertimu," pria itu tersenyum manis, memancarkan aura karisma yang membuat beberapa tamu wanita di sekitar mereka menatap Althea dengan pandangan iri. "Aku Park Jimin. Kamu bisa memanggilku Jimin."

Sebelum Althea sempat membalas, Jimin sudah melepaskan jas hitam mahalnya. Dengan gerakan yang sangat lembut namun tegas, dia menyampirkan jas yang masih hangat oleh suhu tubuhnya itu ke bahu Althea, membungkus tubuh mungil gadis itu sepenuhnya. Aroma parfum *amber and vanilla* yang manis namun memabukkan langsung mengurung indra penciuman Althea.

"Jas Anda nanti kotor, Tuan Jimin—"

"Biarkan saja," potong Jimin pelan. Jemarinya yang lentik tiba-tiba bergerak naik, merapikan seuntai rambut Althea yang jatuh di pipinya. Sentuhan kulit jarinya terasa begitu halus, namun ada getaran posesif yang kuat di sana. "Saat lagi melihatmu memakai bajuku... membuatku merasa kamu adalah milikku sepenuhnya, Althea."

Althea menahan napas, mencoba melangkah mundur, namun Jimin justru memajukan tubuhnya, mengunci tatapan Althea.

Matanya yang semula tersenyum kini berubah menjadi tajam dan gelap, menjerat kesadaran Althea seperti racun yang bekerja lambat.

"Kamu tahu? Aku sengaja menumpahkan anggur itu," bisik Jimin dengan suara rendah yang terdengar begitu seksi sekaligus mengerikan di telinga Althea.

"Aku tidak tahan melihat pria-pria lain di aula ini menatap tubuhmu dengan gaun ketat itu. Jadi, aku harus menutupimu dengan jas milikku, agar mereka tahu... siapa pemilikmu di sini."

Jimin mencondongkan tubuhnya lebih dekat, bibirnya hampir menyentuh daun telinga Althea yang kini memerah karena paduan rasa malu dan takut.

"Selamat menikmati malammu, Althea ku. Dan ingat, ke mana pun kamu berjalan di pesta ini, mataku akan selalu menjeratmu."

 

Bersambung

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!