NovelToon NovelToon
Vampir Yang Sangat Lembut

Vampir Yang Sangat Lembut

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Vampire / Romansa Fantasi-Non-Human / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:131.4k
Nilai: 5
Nama Author: aiiwa

Ongoing

Apa yang terjadi padaku ? kenapa aku tidak merasakan sakit ditubuhku.. Reini sang gadis cantik yg populer dikalangannya.

🌺🌺🌺🌺

Mengisahkan perjalanan seorang lelaki bernama Tristan yg mencari teman masa kecilnya.

Pertemuan tidak terduga pun terjadi pada sebuah universitas ternama di kota London. membuat lelaki itu jatuh hati pada seorang wanita yg baru pertama kali membuatnya merasa nyaman.

Apakah pertemuan itu hanya kebetulan semata atau memang mereka dijodohkan oleh sang maha kuasa.

Yuk baca terus kisah mereka!!! jangan mau ketinggalan kelucuan dan keseruan setiap peran yg ada didalamnya.

OTHOR SAYANG KALIAN ❤️😀

Jangan lupa terus dukung karya Author supaya lebih semangat lagi !!! 🙏😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTEMANAN

🍀🍀🍀🍀

Area gedung kampus

Gisele seorang gadis yg periang, mudah tersenyum,wajah natural,tak ada polesan, dan selalu mengikat rambutnya. dalam keseharian gisele selalu memakai kaus dalam,dibalut dengan kemeja terbuka, celana jins, serta sepatu both terbuat dari kulit. seorang gisele tidak pernh memakai sekalipun baju yg dipakai kebanyakan wanita lainnya.

Berawal dari pertemuan mereka kembali di imperial college, banyak sekali pertanyaan yg muncul dikepala Rei untuk Gisele saat ini tepat berada disampingnya.

"Sudah puas belum lihat aku Rei... kamu seperti tidak pernah melihat orang! Tau gak, wajah kamu tuh sekarang gimana." Gisele melirik Rei seolah tau isi otak Rei saat itu.

"Memangnya bagaimana wajahku sekarang." Rei mengerutkan bibirnya.

"Hm...gimana yaa? oh, kamu itu seperti seorang nenek yg baru bertemu cucunya sekian tahun! kira-kira gitu sih, hahaha," jawab Gisele sembari tertawa lebar.

"Sudah puas ngetawain aku?" tanya Rei mengepalkan tangan rasa ingin meledak karna ucapan gisele.

"Belum, hahah..." tertawa selebar mungkin.

"Baiklah kalau belum! kamu lanjutkan saja tawamu disini, kita berpencar saja gausah bersama," jawab Rei tampak wajah merah padam.

"Aiiihh... mbak Rei kok sensitif banget ya hari ini? Gisele jadi sedih loh...." ucapnya sembari bermanja memukul pundak Rei perlahan.

"Terus bagaimana? kamu maunya apa," ketus Rei pada Gisele.

"Aku kan anak baru Rei disini... nanti kalau nyasar gimana? emang kamu mau kehilangan aku..." mengedipkan sebelah matanya terlihat seperti merayu Rei dengan senyuman manjanya.

Rei sudah tidak tahan lagi mendengar ocehan sedari tadi yg dilontarkan Gisele untuknya, seakan dia tidak bisa seharipun marah pada Gisele.

"Rei,,, masih marah nih ceritanya? oke deh... aku nyerah sama kamu," tersenyum melihat Rei yg mengalihkan pandangannya.

Gisele segera merangkul tangan Rei yg terlihat cuek padanya, Dia tak peduli semarah apapun Rei padanya Gisele tak akan pernah pergi dari hidup Rei.

Rei tertawa begitu saja melihat Gisel sedari tadi manja padanya. Rei memang tidak pernah bisa marah terhadapnya, karna Gisele selalu ada di saat dia butuh, Gisele selalu bisa menenangkan hatinya.

H**ihihi.. Anak ini tingkahnya tak pernah berubah, selalu makan permen karet apalagi keponya tidak berkurang dikitpun! gumamnya pelan sembari tertawa kecil.

"Kamu habis ketawa ya Rei? kamu ketawain aku ya..." ujar Gisele tampak wajah cemberut.

"Penasaran kan... males ngasih taunya," nyolek ujung hidung Gisele tampak senyum disudut bibirnya.

"Apasih! Rei...tunggu aku dong..." berlari kecil meraih tangan Rei yg telah meninggalkannya dibelakang.

☘️☘️☘️☘️

Lorong gedung kampus

Kegelisahan sudah sangat jelas diwajah Gisele dan juga Rei, mereka sama sekali belum mengetahui ruangan untuk mereka belajar ada disebelah mana, karna mereka sudah mengelilingi lorong gedung, mereka juga masih canggung untuk bertanya pada setiap orang yg telah dilewati.

Dengan berputar sekali lagi akhirnya Usaha mereka mencari ternyata membuahkan hasil, mereka telah menemukan ruangan bagian jurusan bisnis, tidak terlalu jauh dari pandangan mata mereka.

Tetapi Sebelum masuk, langkah kaki mereka terhenti. karna Gisele mengingat sesuatu yg sangat mengganjal hatinya saat itu, bukankah mereka berdua adalah mahasiswi pindahan, bagaimana bisa masuk sembarangan saja.

"Rei." Gisele menoleh menatap Rei.

"Ya sel?" jawab Rei pula membalas tatapan Gisele.

"Apa kamu gak merasakan keganjalan?" tanya Gisele mengernyitkan alisnya.

"Iya... aku tau apa yg mau kamu katakan sel," jawab Rei pula.

"Apa pemikiran kita sama?" muncul garis bibir bawah Gisele.

"Yaa... begitulah," tampak mata Rei terkulai.

Setelah perbincangan itu mereka saling tertawa bersama sekaligus beranjak pergi mengulurkan niat mereka untuk masuk kedalam ruangan.

Rei hanya menggelengkan kepala melihat tingkah teman baiknya agak sedikit tidak waras berhasil membuat dirinya tertawa lepas.

Beberapa menit kemudian mereka celingak celinguk memperhatikan setiap ruangan yg sudah beberapa kali mereka lewati, tetapi mereka tak dapat menemukan ruang rektor agar masalah mereka terselesaikan.

Langkah mereka terhenti ketika melihat ada seorang lelaki tua yg sedang berdiri menggenggam sebuah ponsel dan memakai dasi,juga berpakaian yg sangat rapi pasti tidak lain ialah pegawai maupun dosen kampus.

"Selamat pagi pak," sapa Gisele dari dekat.

"Iya... selamat pagi, ada yg bisa saya bantu?" sahutnya pula.

"Kami mahasiswi pindahan pak, kami masih bingung... karna bnyak ruangan disini," ucap Gisele tersenyum.

"Oh, saya baru ingat! kalian yg mengajukan surat pindahan kemarin... mari ikut bapak," memberi perintah pada mereka berdua.

"Huuh..." membuang nafas serentak.

Sampailah diruangan yg sangat sulit mereka temukan sedari tadi, mereka juga dipersilahkan untuk masuk kedalam bersamaan dengan seorang bapak yg memberi arah jalan.

Langkah kaki Rei terhenti dan memegang pergelangan tangan Gisele yg membuat Gisele juga ikut berhenti, Rei menatap ke arah depan membelalakkan kedua matanya.

"Apalagi sih Rei... ayo masuk?" ajak Gisele menarik kembali tangan Rei yg tertahan.

"Em, itu..." Rei berusaha memberikan isyarat mata pada Gisele agar mengerti maksudnya.

"Apasih... kamu kok panik gitu?" tampak wajah Gisele jengkel.

Rei masih berdiri didepan pintu tidak percaya dengan apa yg sudah dilihatnya, bagaiman bisa dia bertemu lagi dengan seseorang yg membuat harinya kacau.

"Rei..." Gisele mencubit tangan Rei agar segera sadar.

"Aww, sakit dong sel... apa sih kamu," menggerutu karna cubitan gisele yg membuatnya terkejut.

"Kamu yg kenapa Rei... Aku panggilin dari tadi diem aja! makanya aku gak ada pilihan lain." Gisele masih bingung karna tingkah Rei.

"A- gak papa kok! hanya saja..." terhenti begitu saja.

"Hanya saja apa?" beo Gisele.

"....."

"Ayok dong Rei..." hampir tak sabar melihat tingkah Rei.

"Kemana..." kata Rei dengan mata yg terkulai.

"Kok kemana sih! ya masuklah... jadi mau kemana lagi?" tanya Gisele menggertakkan giginya.

"Oh, baiklah! tapi...." Rei tertunduk.

"Tapi apa lagi Rei...." meraih tangan Rei cepat.

Gisele masih belum mengerti sikap rei, dia juga dilanda kebingungan dengan tingkahnya yg tidak seperti biasa, rei tak pernah gelagapan begini kalau sedang berbicara dengannya.

"I- itu..." menunjuk kedalam ruangan tepat didepan mata Rei.

"Hmh, kamu nunjuk siapa?" mengikuti jari telunjuk Rei.

Gisele memutarkan kepalanya kearah dalam ruangan, yg sebelumnya masih menatap Rei.

"O... ternyata mas ganteng toh! kirain siapa...." ujar Gisele dengan percaya diri.

"Kok kamu biasa aja responnya..." tampak wajah Rei kesal dengan ucapan Gisele.

"Lagian kamu! ada-ada aja sih Rei..." Gisele tampak mengerutkan wajahnya.

"Kenapa denganku!" makin tambah kesal dengan ucapan Gisele.

"Ya iyalah... secara yg diliat juga bukan monster! malahan seorang pria ganteng..." menggerakkan tangan serta senyum centilnya.

"Ah, yasudah lah! terserah kamu aja!" hardik Rei krna males berdebat bakal panjang ceritanya.

"Tunggu deh! apa kamu merasa dia tidak tampan ya Rei." Gisele mengerutkan dahinya.

"Bukan urusanku." Rei mengalihkan wajahnya.

"Mmm... aku tau nih? pasti tidak salah lagi..." melirik Rei sembari memegang dagunya sendiri.

"Apa... pasti kamu mikir yg aneh-aneh! sudahlah, gausah dibahas lagi." Rei mengerucutkan bibirnya.

Hihihi, rei.. Rei! kamu itu gak pandai berbohong? terlihat jelas dari telingamu yg sudah memerah!! batin Gisele.

"Kalian tidak mau masuk? apa masih mau berdiri disitu?" tegur seorang lelaki yg sedang duduk di kursinya.

Sangat jelas terdengar ditelinga mereka teguran itu, akhirnya perbincangan mereka berakhir ditengah pintu masuk ruangan.

"Hehe, maaf pak! kami akan masuk," jawab Gisele memaksakan senyumnya.

"Yuk Rei..." kata Gisele menunjukkan ekspresi yg sedang malu menggigit bibirnya.

Rei mengikuti langkah gisele dengan tertunduk agar dirinya tidak melihat aura mencekam itu.

Duh... kenapa terus melihat kearah sini sih! tidak nyaman rasanya? gumam Rei tanpa sadar terdengar olehnya.

..........

Bersambung...

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA🤭😚

🥰😍 MAMAK SAYANG KALIAN 🥺❤️

1
Runiyati Lahengko
lah kok Tamat 😯😯 author...gmna crtanya
ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠QUEN_LION🦁👑🤺: masih fokus ke novel satunya kak, nanti ada season 2 kok😁
total 1 replies
Ru Kayah
aku suka ceritanya kak☺☺☺☺
Asih Mintarsih
ditunggu lanjutannya author...makin greget dan gemes
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
nah kan Rei dan Giselle panik tuuh😳
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
sebagai vampir pasti dia punya kehidupan abadi ya,😅
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
Astaga lupa klo Rei itu cowok ya, ya ampun, ingat novel tetangga 😅🙏
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
siapa ya itu, mudah mudahan orang baik
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
itu mungkin nanti jodoh kamu Rei
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
wah udah ada yang jemput aja nih Rei, belajar yang bener ya Rei
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
hahahaaa
bisa aja lu cari alasan Rick 😂
Kang cilok: mampir kak ke karya pertama ku 😄
total 1 replies
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
yg jomblo tersindir cuy😂😂😂
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
untungnya aku sdh tau, klo Ricky hacker
makasih thor sdh kasih tau aku😅
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
😂😂
knp kok sewot gitu, cuma gegara di blng keras kepala
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
Ueeeekk
baunya sampe kesini ya, cptn Rick pergi, bisa"kamu nanti yg bauu
Lami_Kim
malunya sampe ke ubun ubun ya leo🙈
Lami_Kim
hayo kamu apain Tristan Rei nya kok sampe terus melarikan diri dari kamu
Lami_Kim
Rei tipe tipe cewek idaman sejuta cowok nih kayaknya, buktinya dalem sehari banyak yang nyangkut nih
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
ayah rei gak mau nikah lagi kah?
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
bibinya sayang bgt sama rei
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
kamar mandinya wow bgt..betah dah lama2 dsna🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!