Dua golongan ini terus bermusuhan tetapi akhirnya mereka bisa berdamai karena seorang gadis bernama Maya.
Maya yang harus jadi bahan berbagi ke dua raja ini dan anehnya Maya mencintai mereka berdua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERTAMA KALI
maya berjalan melewati pohon- pohon yang sangat besar dan rimbun, suasananya berkabut sehingga dia tidak bisa melihat sekelilingnya dengan jelas.
Duukkk
" aaahh.. ! " kaki Maya tersandung dan dia terjatuh, lalu tiba- tiba dia melihat sesuatu.
" aaaahhhhkkk... !!!! " Maya berteriak histeris.
Betapa terkejutnya Maya tepat di depan wajahnya ada serigala yang sangat besar, Maya ketakutan dan dengan panik mencoba berdiri.
" tidak jangan kabur... !! " ucap serigala itu.
Mendengar itu Maya langsung tersentak kaget, seakan badannya terbujur kaku, lalu perlahan Maya membalikan badannya dan melihat serigala itu.
Apakah tadi dia bicara padaku.. ?? tapi bagaimana bisa..!!
" ku mohon tolong aku.. " ucap serigala itu lagi.
" kau bisa bicara ?? " tanya Maya dengan nada ketakutan.
" yaaa tentu saja aku ini adalah werewolf, bisakah kau menolongku.. " ucapnya dengan menatap Maya penuh harap.
Maya lihat setengah badannya tertimpa pohon yang sangat besar.
" bagaimana kau bisa terjebak di sini ?? " Maya sekarang mengerti kenapa dia meminta tolong.
" ceritanya sangat panjang.. "
" apa kau tidak bisa menggerakkan tubuhmu.. ?? aku rasa werewolf itu sangat kuat pasti jika cuman pohon sebesar ini saja bisa di gerakan.. "
" aku ini masih anak kecil " ucapnya dengan sedikit lesu.
" haaa.. !!! "
Serigala yang besarnya hampir atau bahkan melebihi mobil truk ini masih anak kecil..?!!
" jika segini saja kau masih anak- anak gimana ukuran dewasa ?? "
" werewolf yang sudah dewasa ukurannya jauh lebih besar lagi.. "
Maya tercengang mendengarnya.
" jadi apa kau bisa menolongku.. ?? " ucapnya dengan nada memohon pada Maya.
Maya merasa dia bukanlah ancaman, kelihatannya dia cukup baik, walaupun sebenarnya Maya sedikit ragu tapi dia butuh seorang teman yang bisa menolongnya di alam aneh ini.
" aahh baiklah aku akan menolong mu tapi bagaimana caranya ?? aku tidak bisa memindahkan pohon yang besar itu sendirian.. "
" tidak aku tidak akan menyuruhmu memindahkan pohonnya.. "
" lalu.. ?? "
" eemm aku rasa aku terjebak disini cukup lama dan kelompok ku pasti sekarang sedang mencari ku, bisakah kau temui mereka ?? "
" apa.. !!! " Maya sangat terkejut mendengarnya rasanya seperti tersengat listrik.
" apa kau ingin membunuhku.. ?!! " Maya merasa di kerjain serigala itu.
" kau tenang saja mereka tidak akan membunuhmu.. " ucapnya dengan yakin.
" bagaimana kau sangat yakin dengan itu ?? "
" kamu cabut lah bulu ku dan tunjukan pada mereka.. " jelasnya pada Maya.
Maya sedikit ragu tapi dia tidak mungkin membiarkannya terjebak di sini, akhirnya Maya menuruti perintahnya.
" kau berjalanlah ke utara kelompok ku ada di sebelah sana.. "
Maya menelan ludah dengan membawa bulunya dia melihat ke arah yang dia tuju.
" baiklah.. " ucap Maya dengan ragu.
" tunggu kau manusia yang terjatuh di peperangan itukan ?? siapa namamu ?? " tanya serigala itu sebelum Maya pergi.
" Maya.. namaku Maya, lalu kau ?? "
" aku Craig.. "
" kak Maya terimakasih.. " ucapnya ramah.
" terimakasihnya nanti saja jika kau sudah bebas.. "
" baiklah... " jawabnya dengan tersenyum.
Maya membalas senyumannya dan akhirnya dia pergi ke utara, dengan penuh keraguan dia menyusuri hutan.
Ini benar- benar gila! bagaiman bisa aku mencari kematian ku sendiri, kenapa justru aku mencari para monster itu..?!!
Maya terus berjalan hingga dia lelah tapi tak kunjung menemukan kawanan serigala itu.
" hah.. aku rasa aku butuh istirahat dulu.. " ucap Maya dengan kelelahan.
Kreeekkk
Terdengar suara dari balik pohon.
Haaahh suara apa itu.. ??
Maya memandangi sekelilingnya terasa ada bayangan besar lewat di depannya.
" si.. siapa di sana.. ?? " tanya Maya dengan gemetar.
Maya tidak tau apa yang ada di balik pohon itu, dia pun merasa was-was dan berjalan mundur lalu tiba- tiba munculah serigala besar dari pepohonan itu.
Mata Maya melotot melihatnya, dia lihat dirinya sudah di kepung oleh mereka, mata mereka menatap Maya tajam, gigi mereka berlumuran air liur, Maya tau gigi dan taring nya pasti bisa memotong apapun.
Maya ketakutan sampai kakinya pun tak bisa bergerak.
" aku mohon jangan bunuh aku, dengarkan aku.. " Maya berusaha berbicara pada mereka.
" kau manusia sedang apa kau disini.. ?! " ucap salah satu serigala itu.
Mereka semakin mendekat dan hendak memangsa Maya.
" aku memang mencari kalian.. " ucap Maya membuat mereka terdiam sejenak.
" untuk apa kau mencari kami ?? " mereka pun bingung.
" bukankah kalian sedang mencari Craig ?? "
Mereka terkejut mendengar Maya mengetahuinya.
" bagaimana kau bisa tau... ?? "
" dia memintaku untuk menemui kalian, dia terjebak kalian harus menolongnya dan ini buktinya.. " ucap Maya sembari mengeluarkan bulu Craig.
" tuntun kami ke sana " ucap serigala itu dengan mendekati Maya.
" baiklah.. " Maya bergegas.
" naiklah ke punggungku.. "
" hah apa ??!! " Maya terkejut mendengarnya.
" aku rasa itu terlalu menakutkan.. " Maya mencoba menolaknya.
" kau tidak punya pilihan lain.. "
" hah.. baiklah.. " ucap Maya pasrah.
Akhirnya Maya menaiki serigala itu, dia berlari sangat cepat Maya berpegangan dengan erat dan akhirnya mereka sampai.
" Craig.. anak ku..! " ucap salah satu serigala itu.
" mama.. !! " Craig merasa gembira.
Craig akhirnya bebas dan bertemu kelompoknya
" terimakasih.. " ucap mama Craig pada Maya.
" sama.. sama.. " Maya membalasnya dengan ramah.
Craig mendekatkan diri pada Maya seperti anak kucing, Maya pun mengelus lembut wajah dan bulu Craig.