NovelToon NovelToon
Incaran Sang Dokter Bedah

Incaran Sang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Satu bulan menikah, IPTU Milka harus menelan kenyataan pahit. Kesetiaannya dibalas pengkhianatan keji oleh sang suami, Vando, yang diam-diam bermain gila dengan sahabatnya sendiri.

Hancur dan menangis di trotoar dengan seragam dinasnya, Milka tak tahu bahwa air matanya disaksikan oleh Theo, pria dari masa lalu yang kini menjadi Dokter Bedah genius sekaligus penguasa sindikat bawah tanah.

Pria yang dulu mundur demi kebahagiaan Milka, kini murka melihat wanita impiannya disia-siakan. Lewat jaringan gelapnya, Theo bergerak cepat menguliti kebusukan Vando dan Irana.

Bagi Theo, menyerahkan suami pengkhianat ke jalur hukum saja tidak cukup. Pria yang telah membuat Milka menangis ... harus merasakan kekejaman pisau bedahnya!

"Biar hukum bekerja lewat tanganmu, Milka. Tapi untuk pria yang menyakitimu ... izinkan aku yang membereskannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Menyaksikan Langsung

Milka buru-buru menutup map, lalu menyelinap ke balik rak besi paling ujung. Tak lama kemudian, pintu itu terbuka. Dua orang masuk sambil tertawa pelan.

'Suara itu ...'

Milka langsung mengenali suara itu. Jantungnya seolah berhenti berdetak.

Dengan gerakan yang sangat pelan, ia mengintip dari sela rak. Dan matanya langsung membelalak.

"Mas ..." Bisiknya nyaris tak terdengar.

Vando dan Irana masuk sambil menutup pintu dengan sangat rapat.

"Aman?" tanya Irana lirih.

Vando mengangguk. "Jam makan siang begini, gak bakal ada yang masuk."

Milka menggenggam gagang pel semakin erat. Jantungnya berdegup begitu keras hingga ia takut suaranya terdengar hingga keluar.

Irana terkekeh pelan. "By the way, tadi Abang telat kerja dan kena tegur sama pak bos, ya?"

Terdengar decakan kesal dari lawan bicaranya. "Iya, Milka tak membangunkanku tadi pagi. Akhir-akhir ini, dia terlihat aneh. Bahkan, tadi malam ia mengatakan hal-hal aneh. Aku rasa, dia mencurigai sesuatu."

Irana kembali terkekeh. "Mencurigai perselingkuhan suaminya?" Irana malah tersenyum lebar. "Bagus, dong. Semakin cepat dia tahu, semakin cepat semuanya selesai."

Vando justru terdiam. Baginya, menceraikan Milka bukan pilihan untuk saat ini. Ia masih ingin mempertahankan pernikahan itu, sampai memperoleh semua yang diinginkannya. Bahkan Hak sebagai suami pun belum pernah benar-benar ia dapatkan dari Milka.

Tiba-tiba, ada amarah muncul di hati Vando. Ia teringat saat sang istri diantar oleh Theodore. Dokter yang sedang ia incar demi proyek kerja sama bernilai Miliaran itu.

"Kamu tahu, tadi malam dia diantar pulang oleh Dokter Theodore. Mereka seperti memiliki sesuatu yang tak bisa aku mengerti," ucap Vando, mengeluarkan uneg-uneg di hatinya.

"Apa kamu yakin tak mengenal pria bernama Theodore itu? Kamu kan satu sekolah dengan Milka sewaktu SMA. Mungkin saja, dia adalah teman masa SMA kalian juga?"

Irana sedikit meneleng, lalu menggeleng. "Aku baru pindah ke sekolah itu waktu kelas sebelas. Kalau Theodore yang kamu maksud senior Milka, berarti dia sudah lulus sebelum aku masuk. Aku memang pernah dengar nama itu sekilas, tapi nggak pernah melihatnya secara langsung."

Irana kembali teringat atas ucapan Vando mengenai kecurigaan Milka. "Bagaimana ya, jika istrimu melihat kita sering ketemu di sini?" Irana bergelantung di leher Vando dan mengecup leher pria itu.

Vando terdengar meringis. "Ah, mana mungkin." Pria itu mengusap rambut Irana membalas kecupan kekasih gelapnya.

"Dia tak memiliki kepentingan datang ke kantor ini. Kalau pun datang, dia pasti akan memberitahuku," tambah Vando lagi masih asik dengan aksi mereka.

"Yang penting, kita harus bisa menutup rapat mengenai 'uang itu' dari perusahaan ini. Jika kita berhasil, kita tak perlu lagi bekerja di sini. Aku capek."

"Sejak menikah dengan Milka, orang-orang selalu bilang aku cuma numpang nama di keluarga Wijaya."

"Seolah semua yang kumiliki berasal dari istriku."

"Aku muak."

Irana mengusap pipi Vando, seolah ikut merasakan kegelisahan pria itu. "Makanya kita harus mendapatkan uangnya."

"Begitu semua uangnya cair, aku nggak perlu lagi bekerja di bawah mereka," ucap Vando dengan penuh ambisi.

Melihat aksi mereka secara langsung, mata Milka membelalak. 'Irana, Mas Vando, kalian benar-benar tega...'

Belum sempat ia menata hati, Irana kembali bersuara. "Kalau sampai polisi menemukan arsip penting kita di ruangan ini ... habislah kita."

Milka refleks mengeluarkan ponsel kecil dari saku seragam kerjanya. Pelan-pelan, ia menekan tombol perekam suara. Layar ponsel menyala sesaat.

Bip

Suara notifikasi kecil itu memecah kesunyian ruangan. Gerakan Vando mendadak terhenti.

Irana ikut menoleh. Keduanya saling berpandangan.

"Kamu dengar?"

Vando mengangguk pelan. "Ada orang."

Langkah kaki mulai mendekat ke arah rak tempat Milka bersembunyi.

Milka menahan napas.

Satu langkah ...

Dua langkah ...

Kini ...

Jarak mereka tinggal beberapa langkah lagi.

*bersambung*

1
Aku Rajin Membaca
jangan tamaaat duluu, penasaran mp mereka 😂😂
Aku Rajin Membaca
mentang2 juragan sawit 😂
Aku Rajin Membaca
iiihhh aku juga gemeesss
Aku Rajin Membaca
lancar kali maas..itu mas kawennya banyak amat
Aku Rajin Membaca
uwaaaauuuuwww
Aku Rajin Membaca
maalah kesemsem sendiri 🥰😭
Aku Rajin Membaca
kayak dia menyatakan cinta padaku 🥰
Aku Rajin Membaca
waaahh, dah mau tamat 😭
Aku Rajin Membaca
omaigat, si bucin
Korik Kook
last episode pengen liat Irina ngamuk pas liat Theo nikahi milka 🤣🤣
SoVay: viewnya kacau kak, nanti kita bikinin cerita lain ada Irana di kehidupan penjara yah. jd nanti ada Milka sesekali 🤣

kalau nulis kehidupan dalam penjara, ada yg minat ga ya?
total 1 replies
MomyWa
dih, tamat aja? kok rasanya gak rela ya berhenti baca kebucinan theo 😭🤭
SoVay: walah, aku malah berasa lega. hutangku habis 🤣
total 1 replies
MomyWa
aih aih... sepertinya sepertinhya..
Laila Amalia
seru banget Aku suka...
Anbu Hasna
bonschap.... anak Milka enggak kembar, jadi rebutan para kakek 🤣🤣🤣
SoVay: wkwkwkw..gimana ya? soalnya kacau bgt nih nasib mereka retensinya. 🤣
total 1 replies
MomyWa
to tweeett 🤭🤭🤭
Laila Amalia
baper Aku thor
SoVay: bagi vote boleh ga kak? 🤣🤲
total 1 replies
Ummi Sulastri Berliana Tobing
ahhh,.....so sweet😍😍😍
SoVay: wehehehe, bagi vote nya dong kakak
total 1 replies
Rini
😍😍😍😍😍
SoVay: udah tamat kan kak 😚
total 1 replies
MomyWa
bgaimanapun aq ini seorang dokter
SoVay: dokter.mana itu? dokter cinta?
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
gimana Mil masih ragu 🤔🤔🤔
SoVay: udah nikah euy, kami udah dipaksa tamat sama authornya 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!