NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Serangan Dingin Ekstrem & Jarum Perak Penyelamat Nyawa

Parkiran VIP bawah tanah Hotel Grand Royal tampak sepi dan dingin.

Di dekat sebuah mobil sedan mewah Maybach S680 berwarna hitam, keempat pengawal elit Grup Shengshi tampak panik bukan kepalang. Di kursi belakang mobil yang pintunya terbuka, tubuh Qin Wan'er sudah meringkuk menggigil hebat!

Wajah Ratu Bisnis Jiangcheng yang tadinya anggun kini berubah sepucat salju. Bibirnya membiru gelap, bahkan di bulu mata dan ujung rambutnya mulai terbentuk kristal-kristal embun beku yang tipis! Suhu di dalam kabin mobil Maybach itu anjlok drastis seolah-olah baru saja berubah menjadi lemari pembeku daging!

"P-Presiden Qin! Bertahanlah! Obat pereda panas dari Tabib Ilahi Gu Changsheng sudah saya minumkan dua butir, tapi kenapa hawa dinginnya justru semakin parah?!"

Sekretaris wanita Qin Wan'er menangis ketakutan sambil menyelimuti tubuh bosnya dengan tiga lapis jas tebal, namun tangannya sendiri langsung mati rasa karena kedinginan begitu menyentuh kulit Qin Wan'er!

"J-jangan... panggil ambulans..." bisik Qin Wan'er dengan gigi gemeretak menahan rasa sakit yang serasa merobek jantungnya. "Dokter biasa... tidak akan bisa... menyelamatkanku. Ini serangan ke-dua puluh lima Meridian Yin Beku... Tabib Gu pernah bilang, jika kambuh sebelum bulan purnama ini... nyawaku tidak akan bertahan lebih dari sepuluh menit..."

Kesadaran Qin Wan'er mulai memudar. Pandangan matanya perlahan menggelap saat hawa dingin ekstrem itu mulai membekukan detak jantungnya.

Apakah aku akan mati di sini di usia dua puluh lima tahun? batin Qin Wan'er putus asa.

Tepat pada saat itu, langkah kaki yang tenang terdengar mendekat dari arah pintu lift VIP.

"Minggir. Jika kalian terus menyelimutinya dengan pakaian tebal, hawa dingin di dalam meridiannya justru akan membalik ke jantung dan membunuhnya dalam tiga puluh detik."

Suara tegas itu membuat para pengawal dan sekretaris Qin Wan'er menoleh serempak.

"Tuan Ye?!" sekretaris Qin Wan'er terkejut melihat Ye Chen yang muncul seorang diri. Namun salah seorang pengawal yang panik karena keselamatan bosnya langsung menghalangi jalan Ye Chen. "Tuan, Presiden Qin sedang kritis! Kami harus segera membawanya ke Rumah Sakit Pertama!"

"Bawa ke rumah sakit sekarang hanya akan mengantar mayatnya," ujar Ye Chen dingin. Tanpa memedulikan pengawal itu, Ye Chen hanya mengibaskan lengan bajunya sedikit.

Wusss!

Dua pengawal berbadan kekar yang merupakan mantan pasukan khusus itu tiba-tiba merasakan gelombang dorongan lembut namun tak tertahankan yang membuat tubuh mereka bergeser mundur tiga langkah tanpa bisa melawan!

Kedua pengawal itu terbelalak ngeri. Tenaga macam apa ini?!

Dalam kondisi setengah sadar, Qin Wan'er mendengar suara Ye Chen. Dengan sisa tenaga terakhirnya, ia mencengkeram lengan sekretarisnya dan berbisik lirih, "Mundur... biarkan Tuan Ye... mendekat..."

Ye Chen melangkah masuk ke dekat pintu Maybach, lalu menatap kondisi Qin Wan'er.

"Pil Pemurni Yang yang diberikan Gu Changsheng padamu selama ini hanya menekan hawa dingin ke titik Danzhong, bukan membuangnya. Tak heran hawa dingin itu menumpuk seperti gunung berapi es dan meledak hari ini," gumam Ye Chen sambil menggelengkan kepala. "Gu Changsheng menyandang gelar Tabib Ilahi Jiangnan, tapi kemampuannya bahkan belum menyentuh kulit luar ilmu pengobatan kuno."

Ye Chen mengulurkan dua jarinya dan menempelkannya di pergelangan tangan Qin Wan'er yang sedingin es batu, lalu mengeluarkan kantong kain kecil dari sakunya yang berisi tiga batang jarum perak sepanjang tiga inci.

"Tahan sedikit, Nona Qin. Tiga jarum ini akan membuka gerbang meridianmu."

Sebelum sekretarisnya sempat bertanya, tangan kanan Ye Chen bergerak secepat kilat hingga meninggalkan bayangan samar di udara!

Clep! Clep! Clep!

Tiga batang jarum perak menancap dengan presisi milimeter di tiga titik akupunktur utama: titik Baihui di ubun-ubun, titik Tiantu di pangkal leher, dan titik Danzhong tepat di belahan dada bagian atas Qin Wan'er!

Detik berikutnya, Ye Chen menjentikkan jarinya ke pangkal ketiga jarum perak tersebut, mengalirkan seberkas energi murni Sembilan Naga yang hangat ke dalam tubuh Qin Wan'er!

Ngiinggg—!

Ketiga jarum perak itu bergetar hebat dan mengeluarkan suara dengungan nyaring!

Pemandangan yang membuat sekretaris dan keempat pengawal itu melongo seperti melihat keajaiban dunia pun terjadi: dari ujung ketiga jarum perak tersebut, kepulan uap putih yang sangat dingin menyembur keluar layaknya kabut es kering! Sementara itu, warna biru pucat di wajah dan bibir Qin Wan'er menghilang dengan kecepatan yang bisa dilihat mata telanjang, berganti menjadi rona merah muda yang sehat dan segar!

Di dalam tubuhnya, Qin Wan'er merasakan aliran hangat yang luar biasa nyaman menyapu seluruh rasa sakit dan beku yang telah menyiksanya sejak kecil. Untuk pertama kalinya dalam dua puluh lima tahun hidupnya, tubuhnya terasa begitu ringan dan hangat!

"Uhuk!"

Qin Wan'er terbatuk pelan, memuntahkan segumpal darah hitam beku ke atas tisu yang disodorkan sekretarisnya.

Ye Chen menarik kembali ketiga jarum peraknya dengan satu gerakan elegan, lalu memasukkannya kembali ke dalam saku.

"Darah beku di meridian jantungmu sudah keluar. Delapan puluh persen penyakit bawaanmu sudah sembuh, sisanya hanya perlu diresepkan ramuan penghangat selama tujuh hari dan tidak akan pernah kambuh lagi seumur hidupmu," ucap Ye Chen santai.

Qin Wan'er membuka matanya yang indah. Ia menatap pemuda berkaus sederhana di hadapannya dengan tatapan yang bergetar hebat—campuran antara rasa syukur, kekaguman mendalam, dan debaran jantung yang belum pernah ia rasakan sebelumnya terhadap seorang pria.

Tanpa memedulikan sepatu hak tingginya dan gaun kerjanya yang mahal, Ratu Bisnis nomor satu di Kota Jiangcheng itu langsung turun dari kursi Maybach dan berlutut di atas lantai beton parkiran di hadapan Ye Chen!

"Terima kasih Tuan Ye telah memberikan kehidupan kedua bagi Wan'er! Mulai hari ini, nyawa Qin Wan'er dan seluruh yang dimiliki Wan'er sepenuhnya adalah milik Tuan Ye!"

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!